Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding Semhavok

PELAKSANAAN PEMBERIAN SANTUNAN DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS PADA PT. JASA RAHARJA PUTERA (PERSERO) CABANG SUMATERA SELATAN Permata, Rizka Adhalia; Septayuda, Irwan
SEMHAVOK Vol 1 No 1 (2018): Prosiding Semhavok 2018
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.546 KB)

Abstract

Pelaksanaan Pemberian Santunan Dalam Kecelakaan Lalu Lintas Pada PT. Jasa Raharja Putera (Persero) Cabang Sumatera Selatan. Penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pemberian dana santunan PT. Jasa Raharja Putera (Persero) terhadap korban kecelakaan lalu lintas. PT. Jasa Raharja Putera (Persero) Cabang Sumatera Selatan merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa Asuransi. Metodologi penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskrptif kualitatif. Sedangkan untuk memperoleh data, dilakukan penelitian lapangan dan didukung dengan penelitian kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis mengambil kesimpulan bahwa prosedur pemberian dana santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas yang diterapkan PT. Jasa Raharja Putera sudah cukup baik, tetapi masih ada kekurangan pada menyebarluaskan informasi tentang pemberian dana santunan kecelakaan lalu lintas
PROSEDUR PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) MOR II SUMBAGSEL Septayuda, Irwan; Sari, Komala Permata
SEMHAVOK Vol 1 No 1 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.569 KB)

Abstract

Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengamatan (observation), wawancara (interview), dan literatur. Kesimpulan dari hasil pembahasan prosedur pengelolaan surat masuk dan surat keluar pada PT. Pertamina (Persero) MOR II Sumbagsel Pada Fungsi Comrel & CSR dapat dikatakan cukup baik dikarenkan pencatatan surat sudah  memakai sistem yaitu sistem E-Correspondence. Tetapi terkadang pekerja tidak menerapkan dengan benar prosedur pengelolaan surat yang telah ditetapkan oleh Pertamina Pusat, dan kurang kepeduliannya pekerja dalam penyimpanan surat. Surat hanya di masukkan kedalam ordner tanpa ada penyimpanan khusus.
PENTINGNYA PERALATAN KANTOR DALAM MENUNJANG AKTIVITAS KERJA PADA PT. PERTAMINA MOR II SUMBAGSEL PADA FUNGSI COMREL & CSR Septayuda, Irwan; Arialapiya, Arialapiya
SEMHAVOK Vol 2 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti halnya yang penulis jumpai pada Kantor PT. Pertamina MOR II Fungsi COMREL & CSR Sumbagsel, selama penulis melaksanakan kegiatan praktek kerja lapangan (PKL) di kantor tersebut penulis mendapati ada beberapa peralatan kantor yang belum tersedia dan peralatan kantor yang masih kurang, Seperti CCTV yang tidak ada, AC nya kurang baik, karena mengalami kerusakan seperti bocor dan tidak dingin sehingga ruangan terasa panas dan membuat karyawan merasa tidak nyaman, serta meja kerja yang kurang. Saran yang diberikan penulis untuk kantor PT. Pertamina MOR II Sumbagsel Fungsi COMREL & CSR, lebih diperhatikan lagi peralatan kantornya seperti peralatan yang rusak segera diperbaiki atau diganti dengan yang baru, meja yang kurang segera ditambah, demi kenyamanan ruangan. Serta untuk para karyawan sebaiknya lebih menjaga mesin – mesin kantor yang ada dan dilakukan pemeliharaan yang rutin agar peralatan kantor disana lebih tahan lama.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA PT. PLN (PERSERO) AREA LAHAT RAYON LEMBAYUNG Astuti, Tri; Septayuda, Irwan
SEMHAVOK Vol 2 No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan di PT. PLN (Persero) Area Lahat Rayon Lembayung di bagian constumer service menggunakan dimensi Bukti Fisik (Tangibles) dapat dinyatakan cukup baik dilihat dari pegawai, Kendalan (Reliability) dapat dinyatakan kurang baik dilihat dari ketepatan waktu & Displin, Daya Tanggap (Responsiveness) PT. PLN (Persero) Area rayon lembayung masih kurang baik, Jaminan (Assurance) dilihat dari kemampuan & keterampilan para pegawai sudah baik, Empati (Emphaty) dinyatakan cukup baik, akan tetapi dalam kualitas pelayanan masih kurang perlu diperbaiki atau belum berjalan secara optimal. Hasil penelitian kualitas pelayanan dikantor PT. PLN (Persero) Area Lahat Rayon Lembayung dalam memberi layanan masih kurang maksimal karena konsumen masih kurang puas terhadap pelayanan yang diterima, ketidakpuasan itu disebabkan oleh faktor kurangnya pegawai dibagian constumer service, kurangnya displin dan ketepatan waktu pegawai, kurangnya mengatasi keluhan para konsumen, serta kurang cepat dan tanggap. Sebaiknya ada penambahan pegawai agar tidak terjadinya antrian yang terlalu panjang membuat pelanggan menjadi tidak nyaman menunggu terlalu lama, lebih meningkatkan kedispilinan pegawai harus lebih optimal dengan cara membuat penilaian disetiap bulannya untuk pegawai yang displin dan dipasangkan foto agar pegawai lain termotivasi, melakukan evaluasi terhadap keluhan pelanggan agar nantinya PT. PLN (Persero) dapat merespon keluhan pelanggan dengan baik dan lebih mementingkan keluhan call center, serta perusahaan terlebih dahulu memberitahukan bahwa ada pemadaman listrik secara bergiliran melalui surat peringatan.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN NASABAH PADA PT JASA RAHARJA PUTERA PALEMBANG Anggini, Lia; Septayuda, Irwan
SEMHAVOK Vol 2 No 2 (2020): Juli - Desember 2020
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan nasabah yang dilakukan di PT Jasa Raharja Putera Cabang Palembang dalam melayani dan memuasakan nasabah. Jika belum maksimal penulisan akan memberikan saran sebagai masukan dalam melakukan analisis kualitas Pelayanan Nasabah pada PT Jasa Raharja Putera Cabang Palembang. Penelitian ini mengguakan teknik analisis deskriptif yang bertujuan untuk membuat gambaran secara sistematis factual dan akurat mengenai suatu objek yang di teliti menggunakan metode penggumpulan data primer yang terdiri dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategis pelayanan yang ada pada PT Jasa Raharha Putera Cabang Palembang masi belum maksimal karena adanya rangkap kerja pada karyawan dan juga kurangnya kualitas pelayanan yang diseabkan oleh pihak ketiga yaitu pihak kepolisian dan piihak rumah sakit.
ANALISIS DISIPLIN KERJA PEGAWAI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN DI BALAI PKB DINAS PERHUBUNGAN OKI Selma, Selma; Septayuda, Irwan
SEMHAVOK Vol 3 No 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Fakultas Vokasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disiplin adalah sikap kejiwaan dari seseorang atau sekelompok orang yang senantiasa berkehendak untuk mengikuti ataun mematuhi segala aturan dan keputusan yang telah ditetapkan baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Disiplin dalam melaksanakan pekerjaan sangat penting dilakukan. Tidak hanya menjadikan kinerja lebih baik, disiplin juga membuat kita lebih bertanggung jawab terhadap kualitas layanan terhadap tugas yang kita kerjakan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kualitas layanan terhadap masyarakat. Namun, dimasa sekarang ini pelaksanaan disiplin kerja khususnya pada pegawai masih kurang dan banyak sekali pelanggaran yang masih dilakukan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana disiplin kerja pegawai di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten OKI. Metode penelitian yang di gunakan dalam pengumpulan data yaitu melalui pengamatan / observasi, wawancara, dan literasi. Teknik analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dan deskriptif. Hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa dalam hal disiplin terhadap ketentuan jam kerja masih terlihat pegawai yang datang terlambat serta pulang sebelum jam kantor berakhir. Mengingat selama ini pelanggaran atas ketentuan jam kerja masih banyak ditolerir oleh pimpinan, maka untuk lebih meningkatkan disiplin pegawai selain upaya himbauan-himbauan, perlu upaya yang lebih tegas seperti pemberian sanksi hukuman kepada para pegawai yang melanggar.