Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL BIOSHELL

Analisis Karakteristik Pasien dan Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) pada Kasus Gigitan Hewan di Puskesmas Kota Medan pada Tahun 2024 Limbong, Forentina; Sembiring, Surya Karinanta; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar, Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i1.3963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien serta pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) pada kasus gigitan hewan di Puskesmas Kota Medan tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dilaksanakan pada Maret 2025. Sampel terdiri dari 50 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria hanya pasien yang menerima VAR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien yang menerima VAR adalah perempuan (59,09%). Kelompok usia yang paling banyak terdampak adalah dewasa (54,55%). Luka gigitan paling sering ditemukan pada bagian kaki (34,00%). Selain itu, jumlah total kunjungan pasien untuk menyelesaikan jadwal Post-Exposure Prophylaxis (PEP) hingga pemberian VAR ke-3 mencapai 150 kunjungan.  
Pandangan Masyarakat terhadap Imunisasi pada Anak Usia 0-12 Bulan di Wilayah Kerja Aceh Singkil Susanty, Revi Ruth; Nasution, Marina Azzahra; Harahap, Fauziyah; Edi, Syahmi; Sipahutar, Herbert
JURNAL BIOSHELL Vol 14 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v14i2.3995

Abstract

Imunisasi merupakan tindakan preventif yang efektif dan murah untuk melindungi bayi dari penyakit menular. Namun, persepsi masyarakat mengenai imunisasi masih menjadi perbincangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi atau pandangan masyarakat mengenai pemberian imunisasi pada anak usia 12-36 bulan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, dengan tujuan memperoleh informasi mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam memberikan imunisasi. Hasil penelitian menunjukkan perspektif masyarakat mengenai imunisasi masih tergolong negatif yang ditunjukkan dengan rendahnya ketercapaian imunisasi. Ketercapaian imunisasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kekhawatiran terhadap efek samping imunisasi, anggapan bahwa vaksin mengandung bahan tidak halal, serta kurangnya dukungan dari keluarga. Selain itu, informasi yang tidak akurat dari lingkungan sekitar dan media sosial turut mempengaruhi keputusan orang tua. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi, diperlukan edukasi yang lebih intensif, keterlibatan tokoh masyarakat, serta peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih ramah dan komunikatif.