Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Poster Menggunakan Coreldraw Di SMA Negeri 1 Talun Akhsani, Rafika; kholil, Moch; Ismanto, Ismanto; Waspada, Heri Priya; Athailah, Ibnu; Muluk, Muchamad Saiful; Charisma, Kinanti
Journal of Social Sciences and Technology for Community Service (JSSTCS) Vol 4, No 2 (2023): Volume 4, Nomor 2, September 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v4i2.3216

Abstract

Desain grafis merupakan suatu bentuk komunikasi yang memanfaatkan suatu gambar sebagai media dalam menyampaikan pesan. Dengan pemanfaatan desain grafis, kita dapat menyampaikan pesan dengan mudah dipahami. Salah satu bentuk produk dari desain grafis adalah poster. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan pengetahuan kepada peserta (siswa/siswi SMAN 1 Talun) tentang pengenalan tentang prinsip dasar desain dan teori psikologi warna serta memberikan pelatihan tentang pembuatan desain poster dengan menggunakan CorelDraw. Kegiatan PKM yang berjudul pelatihan pembuatan poster menggunakan coreldraw di SMAN 1 Talun dilakukan secara tatap muka di laboratorium komputer SMAN 1 Talun. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 09 Maret 2023 berlangsung mulai pukul 08:00 WIB sampai dengan pukul 15:00 WIB. Metode yang digunakan pada kegiatan PKM ini adalah metode ceramah, diskusi dan workshop (pelatihan).  Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa 97,22% (35 peserta dari 36 peserta) peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan melakukan desain poster setelah mengikuti pelatihan ini.
NAHDLATUL ULAMA AND THE TRILOGY OF BROTHERHOOD Muluk, Muchamad Saiful; Tambunan, Rika Wahyuni; Suryanto, Ardiansyah Bagus
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 4 No 1 (2023): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v4i1.154

Abstract

Digital technology’s advances are not fully profitable for mankind, but have led to the phenomenon of destructive social change which has changed the mindset and behavior of mankind throughout the world in personal, national and state life. This requires a solution which is a common basic principle in interacting with each other in the digital era. This research looks at the historical role of Nahdlatul Ulama (NU) in responding to all social changes that have occurred in realizing peace in the world and reimplementing the spirit of the trilogy of brotherhood (ukhuwah islamiyyah, ukhuwah wathaniyyah, and ukhuwah basyariyyah/insaniyyah) initiated by KH. Ahmad Shiddiq in digital life. This research was conducted by using a literature study approach in gathering data and information, then analyzed and concluded. The results of the study show that there is NU's strong determination and commitment to maintain the world peace through its religious leaders, and the relevance of implementing the ukhuwah trilogy as a basis for thinking, acting and behaving in interactive relationships in the digital era to create world peace.
The Role of Islamic Principles in Change Management Success: An ADKAR-Based Evaluation at AKN Putra Sang Fajar Blitar Utama, Adiguna Sasama Wahyu; Muluk, Muchamad Saiful
Journal of Development Research Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Number 2, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v9i2.499

Abstract

This study investigates the relationship between the application of Islamic principles and the successful implementation of the ADKAR change management model at AOKI Putra Sang Palat Bilau. The main objective was to determine if Islamic values significantly influence the perceived success of each ADKAR element: Awareness, Desire, Knowledge, Ability, and Reinforcement. The research employed a quantitative method, using survey data from 28 respondents. The data was analyzed using descriptive statistics and inferential techniques, including correlation and linear regression. The results show a very strong positive correlation (r = 0.986), indicating that Islamic principles explain 97.1% of the variance in overall ADKAR success. Among the ADKAR elements, 'Desire' had the highest attainment level. Statistically significant relationships were found between Islamic principles and all ADKAR elements, with the strongest impact on 'Ability'. The regression analysis confirmed that Islamic principles are a powerful predictor for ADKAR scores. In conclusion, the research objectives were achieved, demonstrating that integrating Islamic principles significantly enhances change management initiatives. This provides a valuable framework for organizations in similar cultural contexts to foster successful and sustainable change.
Ethical Critique of Polygamy in the Early 20ᵗʰ Century Javanese Manuscript Alakirabi Wayuh Kaliyan Botên Zulaili, Iin Nur; Muhammad Khodafi; Muchamad Saiful Muluk; Nafi, Moh. Iqbal; Ahmad Nabil Nasyiri
Jurnal Lektur Keagamaan Vol 23 No 2 (2025): Jurnal Lektur Keagamaan Vol. 23 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Center for Research and Development of Religious Literature and Heritage, Agency for Research and Development and Training, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31291/jlka.v23i2.1345

Abstract

This study examines domestic ethics and moral reflections on polygamy in the early twentieth‑century Javanese piwulang manuscript Alakirabi Wayuh Kaliyan Botên (AWKB). Previous research on Javanese household teachings has predominantly emphasized women’s duties and obedience, leaving the moral responsibilities of husbands and the ethical consequences of polygamy largely unaddressed. This study fills that gap by analyzing AWKB as a rare textual source that articulates internal criticism of polygamy within the Javanese intellectual tradition. The research uses a descriptive analytical method based on philological data sourced from the digitized AWKB manuscript written in Javanese script and language. The manuscript was transliterated, paraphrased, and translated, followed by interpretive analysis using Paul Ricoeur’s hermeneutic framework to contextualize its ethical messages. The findings show three key insights. First, AWKB presents implicit criticism of polygamy by highlighting the husband’s inability to maintain material and emotional justice among wives. Second, the text emphasizes maturity, economic preparedness, and honesty as essential foundations for marital stability. Third, AWKB reframes domestic ethics by shifting moral responsibility from women’s obedience toward the husband’s ethical accountability. These findings contribute to Javanese philological studies by revealing an understudied moral discourse that challenges normative assumptions about gender roles in traditional household teachings. The study concludes that AWKB offers a culturally grounded critique of polygamy and provides a valuable ethical perspective for contemporary discussions on marital justice and family well‑being.
Analisis Identitas Lokal Desa Jaranan Kota Blitar Melalui Project Citizen Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar Panji Purnomo; Muchamad Saiful Muluk; Hindra Kurniawan
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i5.2732

Abstract

Globalisasi membawa dampak terhadap memudarnya identitas budaya lokal, termasuk kesenian tradisional yang menjadi ciri khas masyarakat daerah. Desa Jaranan di Kota Blitar memiliki kekayaan budaya berupa kesenian Jaranan yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol identitas, spiritualitas, dan nilai moral masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi identitas lokal Desa Jaranan melalui luaran Project Citizen mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan objek penelitian berupa video dokumentasi, poster, dan e-katalog hasil karya mahasiswa. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi non-partisipan, dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas lokal Desa Jaranan direpresentasikan melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi spiritual-ritual, historis-kultural, serta moral dan etika sosial. Video dokumentasi menampilkan fungsi spiritual Jaranan sebagai sarana ritual dan pengikat solidaritas masyarakat. Poster memperlihatkan sejarah dan pengakuan Jaranan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, sedangkan e-katalog menegaskan nilai moral seperti disiplin, gotong royong, dan religiusitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Project Citizen berbasis kearifan lokal efektif memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pelestarian warisan budaya daerah.
ANALISIS HADIS TAHNIK DENGAN PENDEKATAN SIMULTAN DAN SAINS MODERN Muchamad Saiful Muluk
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol 10, No.1 (2022): Juni
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/diyaafkar.v10i1.10299

Abstract

Tahnik tradition for the baby which had done by our prophet Muhammad pbuh, sahabat and oldest ulama is more forgotable and doubtful its hujjah. This research ordered to answer about hujjah problematical of tahnik based on hadith sources and modern sciences. The hadith object is from Abu Musa ra, which issued by al-Bukhari. This hadith have five transmitters, they are Ishaq ibn Nasr, Abu Usamah, Burayd, Abi Burdah and Abu Musa ra. This research method is qualitative descriptive with library research simultanly. The result in parcial research show that the status of hadith tahnik is weak (hadith da’if) based on sanad. The results of simultaneous research show that the status of hadith is sahih li ghayrihi in the quality and ahad masyhur in quantity. The content of hadith support the modern sciences theory, expecially in medical theoretical and oral phase in development psychology based psychosexual’s Sigmund Freud. The conclusion of this research order Muslim society to do tahnik for their babies without any hesitation.Tradisi tahnik bayi yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw, para sahabat dan ulama terdahulu kini semakin diragukan kesahihannya dan cenderung ditinggalkan. Penelitian ini menjawab masalah ke-hujjah-an tahnik bayi berdasarkan sumber-sumber hadis dan sains modern. Hadith yang diteliti adalah riwayat Abu Musa ra. yang dikeluarkan oleh al-Bukhari. Hadis ini memiliki 5 orang periwayat, yakni Ishaq ibn Nas, Abu Usamah, Burayd, Abi Burdah dan Abu Musa ra. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan telaah kepustakaan (library research) secara simultan. Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa hadith tahnik berderajat hadith da’if al-isnad. Sedangkan penelitian simultan menunjukan bahwa hadith tahnik berderajat sahih li gayrihi secara kualitas dan berstatus ahad masyhur secara kuantitas. Kandungan makna hadith mendukung teori sains modern, khususnya dalam dunia kedokteran dan fase oral dalam psikologi perkembangan berdasarkan psikoseksual Sigmund Freud. Sehingga, tahnik bayi sangat dianjurkan untuk diamalkan oleh umat Islam tanpa keraguan.
Pembuatan FarmAR: Media Pembelajaran Hewan Ternak untuk Anak TK Berbasis Augmented Reality Rafika Akhsani; Muchamad Saiful Muluk
JAMI: Jurnal Ahli Muda Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/jami.v6i2.382

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Smartbox FarmAR yaitu sebuah media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) untuk mengenalkan hewan ternak kepada anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK). FarmAR dikemas dalam bentuk smartbox edukatif untuk menciptakan pengalaman belajar yang imersif dan kontekstual. Material dan Metode. Penelitian menggunakan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Sistem dikembangkan menggunakan Unity dan Vuforia Engine. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe Smartbox FarmAR yang dikembangkan telah lolos uji fungsionalitas (black box) dengan hasil 100% fungsi berjalan normal. Selanjutnya, uji coba terbatas kepada 42 anak TK menunjukkan skor rata-rata (X) yang diperoleh dari kuesioner Respon Langsung Anak adalah 1.07 dan dominasi respons positif diperkuat oleh data frekuensi di mana 93.39% dari total seluruh jawaban yang diberikan oleh responden adalah pilihan "positif" (Skor 1). Hal ini mengindikasikan bahwa FarmAR efektif meningkatkan minat dan pemahaman anak TK tentang hewan ternak. Kesimpulan. Smartbox FarmAR berhasil dikembangkan sebagai media pembelajaran Augmented Reality yang sangat layak dan efektif untuk mengenalkan hewan ternak pada anak usia dini. Implementasi FarmAR disarankan untuk diterapkan sebagai alat bantu mengajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di TK.