Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Agroteksos

ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP GULA SEMUT AREN DI PULAU LOMBOK Selamet, Ario Jamari; Budastra, I Ketut; Efendy, Efendy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.872

Abstract

This study aims to: (1) Describe consumer buying behavior towards Crystals Palm Sugar from point of purchase, purchase frequency, purchase amount and purchase purposes on Lombok Island, (2) Analyze consumer preferences on Crystals Palm Sugar attributes on Lombok Island. The method used is the descriptive method. The unit of analysis in this study was the consumers of crystals palm sugar on the island of Lombok. Determination of the sample area using purposive sampling with the consideration that West Lombok Regency is an crystals palm sugar production location and sale location and the city of Mataram is a crystals palm sugar production retail outlet. The number of respondents in this study was 50 respondents that were determined by the accidental sampling technique. The types of data used are qualitative data and quantitative data. The data sources used are primary data and secondary data. The data analysis used was an interval scale evaluation and it was processed by conjoint analysis with the help of the SPSS version 25 application. The results of this study indicate that: (1) The purchasing behavior of crystals palm sugar consumers in Lombok Island is that they prefer to buy at the production site, twice a month, the number of purchases is > 1000 gr in a month, and the purpose of the purchase is for consumption. (2) Crystals palm sugar attributes that are consumer preferences based on utility value are original flavor 0.095, IDR15,000-IDR25,000 price 0.357, permanent bag packaging type 0.180, BPOM label 0.590, halal label 0.855, and 1000gr size 0 .332. The crystals palm sugyar attributes that respondents considered the most when choosing crystal palm sugar on Lombok Island in sequence, starting from most considered to least considered, were halal label value 23,599, price 21,068, BPOM label value 17,002, packaging type value 16,511, size value 14,601, and last one is the aroma attribute with an importance value of 7.219.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BUAH PISANG DI KOTA MATARAM efendy, Efendy; budastra, I ketut
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku pembelian konsumen terhadap buah pisang di Kota Mataram dan menganalisis sikap konsumen terhadap berbagai atribut buah pisang di Kota Mataram dengan menggunakan metode deskriptif, sebanyak 100 responden di Kota Mataram. Penentuan daerah sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan teknik survey yaitu wawancara dan penyebaran kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis multi atribut Fishbein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pembelian konsumen terhadap buah pisang adalah melakukan pembelian dengan frekuensi pembelian sebanyak 1-2 kali dalam satu bulan, dengan jumlah pembelian sebanyak 2-3 kg, dan tempat pembelian di pasar tradisional. Konsumen bersikap sangat positif terhadap atribut jenis pisang dan kesegaran, bersikap positif terhadap atribut pematangan dan harga, serta bersikap netral terhadap atribut label keamanan. Secara keseluruhan konsumen bersikap positif terhadap semua atribut buah pisang dan cenderung akan membeli kembali buah pisang yang dijual.
STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN KERIPIK PAKIS DESA SETILING KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Amri, Amarrusli Ali; Pradita, Nilla; Budastra, I Ketut; Sjah, Taslim
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1056

Abstract

Dalam menghadapi tantangan pandemi, salah satu respons positif yang muncul adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Setiling. Integrasi yang baik antara sektor pertanian dan UMKM di Desa Setiling menciptakan lingkungan ekonomi lokal yang kokoh, memberikan peluang baru, dan membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi kekuatan positif dalam menghadapi tantangan ekonomi, termasuk di masa pasca pandemi. Desa Setiling menjadi pusat aktivitas UMKM yang sedang berkembang, salah satunya adalah produksi keripik yang berbahan dasar tanaman pakis. Keripik pakis di Desa Setiling memiliki kualitas dan keunikan yang unggul, namun tantangan pemasaran menjadi hambatan signifikan bagi pertumbuhan bisnis ini. Tujuan dari pelaksanaan ini adalah memberikan pendampingan guna mengembangkan pemasaran produk UMKM keripik pakis. Metode pelaksanaan pengembangan pemasaran keripik pakis di Desa Setiling, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, sosialisasi, dan implementasi kegiatan. Pengembangan pemasaran keripik pakis dilakukan melalui pendampingan pemasaran ofline dan online, serta meningkatkan kualitas produk dan jumlah penjualan dengan memberikan alat vakum seller dan pengering minyak sederhana. Selain itu, kegiatan penyuluhan dan pembuatan izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal juga turut mendukung kemajuan UMKM. Pelatihan manajemen keuangan bisnis dan kelompok juga terbukti bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan untuk keberlangsungan bisnis UMKM keripik pakis.
KEAMANAN PANGAN PRODUK OLAHAN LAHAN KERING DI KOTA MATARAM Aini, Kurratul; Sjah, Taslim; Zainuri, Zainuri; Hayati, Hayati; Budastra, I Ketut
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 1 (2025): Jurnal Agroteksos April 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i1.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi berbagai jenis produk olahan pangan yang berasal dari komoditas lahan kering; (2) Menganalisis keamanan pangan produk olahan lahan kering yang dipasarkan di Kota Mataram; dan (3) Menentukan tindakan lanjutan untuk menjamin keamanan produk olahan pangan tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kota Mataram dengan metode survei. Produk olahan pangan yang di pasarkan di Kota Mataram dijadikan sebagai unit analisis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku yang berasal dari komoditas lahan kering adalah jagung, ubi kayu, ubi jalar, sorgum, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang mete, dan lebui. Masing-masing bahan baku menghasilkan produk yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 6 jenis produk olahan. Bahan baku dari kedelai menghasilkan 6 jenis produk olahan, yaitu cookies, kripik tahu, peyek, kripik tempe, kedelai goreng dan sambal kedelai. Sebagian besar (78%) produk olahan lahan kering di Kota Mataram, telah memiliki izin P-IRT, sehingga dapat dikelompokkan sebagai produk yang telah memenuhi standar keamanan pangan. Produk olahan pangan yang memiliki izin P-IRT termasuk tortilla, opak, tepung sorgum, beras sorgum, cookies, keripik ubi kayu, keripik ubi jalar, kremes, pia, sambal kedelai, kedelai goreng dan kacang mete goreng. Sebagian kecil (22%) produk olahan pangan di Kota Mataram belum memiliki izin P-IRT termasuk marning, keripik talas, nting-nting, dipang, kripik tahu dan peyek. Produk olahan pangan yang sudah memiliki izin P-IRT harus mempertahankan izinnya dengan baik. Jika sudah habis masa berlakunya maka harus diperpanjang supaya keberlangsungan usahanya tetap berjalan dengan baik. Produk olahan pangan yang belum mempunyai izin P-IRT harus mengurus izin P-IRT supaya cakupan usahanya lebih besar segmen pasarnya.