Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Prestasi Belajar Siswa Melalui Pengenalan Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik Rizal, Haryanti Putri; Wahyuni Adam; Ayu Indayanti Ismail
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 6 (2025): November
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v4i6.612

Abstract

Perbedaan gaya belajar siswa umumnya belum secara optimal dimaksimalkan dalam proses pembelajaran, berdampak pada efektivitas dan capaian akademik siswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk mengenalkan dan mengidentifikasi gaya belajar siswa, yang meliputi tipe visual, auditori, dan kinestetik (VAK), guna mendukung peningkatan prestasi belajar di SMP Negeri 4 Majene. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 20 siswa kelas VII. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, penyampaian materi tentang gaya belajar, serta pengisian kuesioner identifikasi yang terdiri atas 30 butir pernyataan. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan kecenderungan gaya belajar masing-masing siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki gaya belajar visual (40%), diikuti oleh auditori (30%) dan kinestetik (15%), sementara sebagian lainnya menunjukkan kombinasi gaya belajar. Informasi ini menjadi dasar bagi guru untuk merancang strategi pembelajaran adaptif dan bervariasi, serta disesuaikan dengan karakteristik siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap cara belajar yang paling efektif bagi dirinya. Dengan demikian, pengenalan gaya belajar VAK terbukti berkontribusi dalam mengoptimalkan proses dan hasil belajar siswa di sekolah mitra.
Edukasi Pemanfaatan Lingkungan Rumah melalui Program Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot) kepada Masyarakat desa Balombong Ayu Indayanti Ismail; Meili Yanti; M Irfan; Isdaryanti; Alexander Kurniawan Sariyanto Putera; Nursyamsi SY; Musrifah Tahar
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i2.1728

Abstract

An indicator of a good village is having a clean environment and local residents free from all diseases. In addition, local residents have commodities to be more independent in terms of economic development. This is of course not only the responsibility of village officials, but requires the support and cooperation of local residents as well. Therefore it is necessary to make use of the village environment which can realize the indicators previously mentioned. The first step that can be taken is to start with your own yard. Because based on observations, the service team found that in the partner village, namely Balombong village, it had not been used properly and there were empty lands in the residents' yards. So that the purpose of implementing this service is to provide education for residents to be able to take advantage of the yard by planting fruit in pots. This can make the environment more beautiful, healthy and the results can help the local economy
Comparison of Indonesian Herbal Drinks Empon-empon and Wedang Pokak for Vitamin C Content and Antioxidant Activity Hasanah, Nur; Utami, Sheila Meitania; Fu’adah, Intan Tsamrotul; Pomalingo, Dwina Ramadhani; Satria, Beny Maulana; Santoso, Pugoh; Tulandi, Silvester Maximus; Ismail, Ayu Indayanti
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 15, NUMBER 2, JULY-DECEMBER 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Empon-Empon and Wedang Pokak are traditional Indonesian herbal drinks prepared from various spices through a simple production process. Empon-Empon consists of red ginger, turmeric, nutmeg, aromatic ginger, bay leaves, lemongrass, galangal, cinnamon, and cloves. At the same time, Wedang Pokak contains red ginger, cloves, lemongrass, cinnamon, cardamom, pandan leaves, and star anise. Both drinks are widely recognized as sources of antioxidants and vitamin C, and are believed to strengthen the immune system. This study aimed to determine the vitamin C content and antioxidant activity of Empon-Empon and Wedang Pokak. Vitamin C analysis was carried out using UV-Vis spectrophotometry, which showed a maximum wavelength at 245 nm with a linear regression equation y = 0.0434x – 0.0967 (R² = 0.9942). The vitamin C content was 23.33 µg/mL (0.233%) in Empon-Empon and 20.28 µg/mL (0.202%) in Wedang Pokak. Antioxidant activity was determined using the DPPH method, yielding inhibition percentages of 21.28% (20 µg/mL), 40.16% (40 µg/mL), 46.48% (60 µg/mL), and 59.67% (80 µg/mL) for Wedang Pokak, with an IC₅₀ value of 63.33 µg/mL. This activity was lower than Empon-Empon (IC₅₀ 40.53 µg/mL) and pure vitamin C (IC₅₀ 3.77 µg/mL). In conclusion, Empon-Empon exhibited higher vitamin C content and stronger antioxidant activity than Wedang Pokak, highlighting its potential as a functional drink to support health.