Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kemampuan Mahasiswa PGSD dalam Menyusun Modul Ajar IPA SD Berbasis STEM Iqbal, Nur Habib Muhammad; Zulaiha, Fanni; Suminar, Iin; Amarulloh, Reza Ruhbani; Fratiwi, Nuzulira Janeusse; Irvani, Asep Irvan
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 8 No 2 (2025): September
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v8i2.1845

Abstract

Kemampuan menyusun modul ajar merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebagai calon guru, khususnya dalam konteks pembelajaran IPA SD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa PGSD dalam menyusun modul ajar IPA SD berbasis STEM ditinjau dari keterpenuhan indikator penyusunan modul ajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 55 mahasiswa PGSD yang menempuh mata kuliah Pendidikan IPA SD. Data dikumpulkan melalui penilaian dokumen modul ajar menggunakan rubrik yang terdiri atas sepuluh indikator, meliputi identitas modul ajar, perumusan tujuan pembelajaran, pemilihan materi, sumber dan media pembelajaran, perancangan kegiatan pembelajaran, integrasi STEM, serta penilaian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa dalam menyusun modul ajar IPA SD berbasis STEM berada pada kategori sedang hingga cukup baik. Indikator materi pembelajaran dan identitas modul ajar memiliki capaian tertinggi, sedangkan indikator integrasi STEM dan perumusan tujuan pembelajaran menunjukkan capaian yang relatif lebih rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah mampu memenuhi aspek struktural modul ajar, namun masih memerlukan penguatan pada aspek keterpaduan konseptual dan pedagogik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan refleksi pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan IPA SD untuk perbaikan dan penguatan pembelajaran pada periode berikutnya.
Physics in Badminton: How Prospective Coaches Perceive and Apply Torque Concepts Tian Kurniawan; Nuzulira Janeusse Fratiwi; Nurdini Nurdini; Herdiansyah Agus; Nur Habib Muhammad Iqbal; Reza Ruhbani Amarulloh; Achmad Samsudin
Journal of Coaching and Sports Science Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Coaching and Sports Science
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jcss.v4i1.564

Abstract

Background: Training methodologies in badminton often focus on technique and endurance, yet the integration of scientific principles, such as torque, remains underutilized. As a critical factor influencing shot power, speed, and accuracy, a deeper understanding of torque can optimize training effectiveness and systematically enhance athlete performance.Aims: This research aims to analyze prospective badminton coaches’ understanding and application of physics concepts, particularly torque, in training methodologies.Methods: This research employed the qualitative descriptive method involving 24 prospective badminton coaches (17 males and 7 females, aged 18-22) in Bandung, Indonesia. A survey was conducted to assess their understanding of physics and its application in training. Data collected through the questionnaire was analyzed using NVivo software, which facilitated thematic analysis and coding of qualitative responses.Results: The findings indicate that, while most of the respondents are familiar with physics terms, only a few recognize torque as a relevant concept in the badminton context. A deeper understanding of torque can help coaches optimize playing techniques by improving racket rotation efficiency, thereby enhancing hitting power with minimal energy expenditure.Conclusion: This research demonstrates that integrating physics concepts, particularly torque on the racket, into badminton training provides a valuable perspective for improving training quality. The findings suggest that badminton coach training programs should integrate physics concepts to enhance training effectiveness and efficiency while systematically improving athlete performance based on scientific evidence.