Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Korelasi antara lama diabetes mellitus dan kadar hba1c dengan skor diabetic neuropathy symptom (DNS) dan diabetic neuropathy examination (DNE) pada penderita diabetes mellitus tipe 2 Andora, Novika; Maryuni, Sri; Yudha, Fajar
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2092

Abstract

Background: Type 2 Diabetes Mellitus (DM) often leads to diabetic neuropathy, which can be assessed using the Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) and Diabetic Neuropathy Examination (DNE) scores. Purpose: To analyze the correlation between the duration of DM and HbA1c levels with DNS and DNE scores in patients with type 2 DM Method: This quantitative study with a cross-sectional approach was conducted from January to February 2025 at Bintang Amin Hospital in Bandar Lampung. The sampling technique used simple random sampling with a sample size of 35 respondents. The independent variables in this study were the duration of DM and HbA1c levels, while the dependent variables were DNS and DNE scores. Data analysis was performed using univariate analysis in the form of frequency distribution and bivariate analysis using Pearson's correlation test. Results: The results showed a significant correlation between the duration of DM and both DNS and DNE scores (p < 0.05). However, there was no significant correlation between HbA1c levels and DNS or DNE scores (p > 0.05). Conclusion: The duration of DM was significantly associated with the degree of diabetic neuropathy, while HbA1c levels showed no significant association.   Keywords: Diabetic Neuropathy Symptom (DNS); Diabetic Neuropathy Examination (DNE); HbA1c Levels; Type 2 Diabetes Mellitus.   Pendahuluan: Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 sering menyebabkan komplikasi berupa neuropati diabetik, yang dapat dinilai menggunakan skor Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) dan Diabetic Neuropathy Examination (DNE). Tujuan: Untuk menganalisis korelasi antara lama menderita DM dan kadar HbA1c dengan skor DNS dan DNE pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan bulan Januari-Febuari 2025 di RS Bintang Amin Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 responden. Variabel independent dalam penelitian ini adalah lama menderita DM dan kadar HbA1c, sedangkan variabel dependen adalah skor DNS dan DNE. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Korelasi Pearson. Hasil: Terdapat korelasi yang signifikan antara lama menderita DM dengan skor DNS dan DNE (p < 0.05). Namun, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara kadar HbA1c dengan skor DNS maupun DNE (p > 0.05). Simpulan: Lama menderita DM berhubungan secara signifikan dengan derajat neuropati diabetik, sedangkan kadar HbA1c tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.   Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2; Diabetic Neuropathy Symptom (DNS); Diabetic Neuropathy Examination (DNE); Kadar Hba1c.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAJA KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 Indri kelana, Nopea ramdhani; Andora, Novika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/jikmh.v15i1.437

Abstract

Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan peningkatan volume, keenceran, serta frekuensi buang air besar pada orang dewasa >3 kali sehari dan pada balita lebih dari 4 kali sehari dengan atau tanpa lendir dan darah. diare merupakan feses dengan kestabilan cair ataupun berair yang berlangsung 3 ataupun lebih feses cair ataupun berair dalam durasi 24 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Diwilayah Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif, desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metode cross-sectional. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja dalam cakupan Kecamatan Garuntang yang memiliki balita (anak usia 1-5 tahun) dengan riwayat pernah berobat di wilayah kerja Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung di bulan Mei tahun 2024 sebanyak 102 ibu rumah tangga. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah Simple random Sampling. Berdasarkan uji statistik, diketahui bahwa nila p-value 0,003 atau p-value < 0,05 yang artinya Ada Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Diwilayah Puskesmas Sukaraja Kota Bandar Lampung Tahun 2024. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat dijadikan sebagai Sebagai peningkatkan pengetahuan orang tua dalam penanganan diare pada balita dan sebagai kajian bagi pihak terkait untk mengembangkan tingkat pengetahuan dan pemeliharaan kesehaan lingkungan.