Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Limbah Kantong Plastik sebagai Additive pada Campuran HRS-Base terhadap Properties Marshall, Durabilitas, dan Workabilitas 'Adani, Mimma Mauritsa; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik adalah limbah yang sulit terurai oleh tanah. Permasalahan terjadi ketika masih banyak masyarakat yang menggunakan kantong plastik, tetapi tidak ada penanganan khusus terhadap limbah plastik. Upaya yang dilakukan adalah penggunaan plastik sebagai alternative bahan tambah aspal, sehingga aspal dapat menekan pengaruh buruk terhadap rendaman air payau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kantong plastik (LDPE) terhadap Properties Marshall, Durabilitas, dan Workabilitas pada campuran beton aspal. Dalam penelitian ini menggunakan KAO 6,65% dari penelitian sebelumnya. Kadar plastik yang ditambahkan untuk memperoleh KPO pengujian Marshall adalah 0%, 2%, %5, dan 9% terhadap KAO. Variasi lama rendaman pada pengujian durabilitas adalah 24 jam, 72 jam, 168 jam dan 336 jam dengan kadar kepayauan 0%, 40%, 80% dan 100%. Pengujian menggunakan Marshall test dan untuk workabilitas dengan membandingkan campuran menggunakan plastik ataupun tidak menggunakan plastik melalui 1x5 pukulan dan 2x75 pukulan,sehingga memperoleh nilai kepadatan. Hasil penelitian diperoleh nilai KPO pada pengujian Marshall sebesar 4,5% terhadap KAO. Bertambahnya additive sesuai KPO 4,5% pada durabilitas campuran HRS-Base dengan hasil keawetan campuran masih kurang memuaskan, sehingga penurunan terjadi seiring bertambahnya kadar kepayauan. Benda uji paling lama durable hingga 89 jam yaitu pada kadar kepayauan 0%. Selain itu, hasil yang didapat dalam penambahan additive pada campuran HRS-Base cenderung meningkatkan nilai workabilitas.
Nilai Durabilitas dan Nilai Workabilitas Campuran AC–WC Menggunakan Bahan Tambah Genteng Polimer Anggraeni, Ipung Ayu; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah transportasi di darat mengakibatkan tekanan ban dari beban kendaraan meningkat, sehingga mengakibatkan struktur lapis perkerasan aspal jalan menjadi cepat rusak (Diansari,2016). Selain itu perubahan cuaca dan suhu juga dapat berpengaruh pada keawetan lapis perkerasan aspal. Asphalt Concrete - Wearing Course merupakan lapis permukaan yang bersinggungan langsung terhada beban kendaraan dan perubahan cuaca. Penelitian ini diharapkan mengetahui hasil analisis campuran lapis pekerasan Asphalt Concrete – Wearing Course (AC – WC) dengan bahan tambah genteng polimer yang memiliki nilai durabilitas dan nilai workability ditinjau dari variasai lama rendaman yaitu 1 hari, 4 hari dan 7 hari serta variasi takaran genteng polimer yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%, dan variasi jumlah tumbukan. Hasil penelitian didapatkan nilai durabilitas campuran AC-WC paling tinggi pada rendaman 1 hari daripada rendaman 4 hari dan 7 hari. Nilai workability paling mudah pada takaran genteng polimer 2% dibandingkan dengan variasi takaran 0%, 4% dan 6%.
Pengaruh Material Asbuton terhadap Campuran Beraspal Dingin (Coldmix) Ditinjau dari Perspektif Stabilitas, Kepadatan, dan Volumetrik Campuran Farosi, Farhan; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Sumber daya alam di Indonesia meliputi bahan tambang, salah satunya Aspal Alam yang digunakan sebagai material penting dalam proses pembuatan perkerasan jalan. Asbuton merupakan aspal alam yang belum digunakan lebih jauh pemanfaatannya. Pemanfaatan asbuton pada campuran perkerasan jalan perlu memperhatikan stabilitas, density, dan volumetrik campuran, sehingga penelitian bertujuan meneliti pengaruh penambahan asbuton terhadap campuran beraspal dingin (coldmix) ditinjau dari perspektif stabilitas, kepadatan (density) dan volumetrik campuran. Tahapan pertama yang dilakukan yaitu membuat jobmix formula sebelum melakukan pembuatan sample. Kadar aspal optimum yang digunakan dalam jobmix diperoleh dari data sekunder refrensi dari PT. Aston Prima Raya. Tahapan selanjutnya yaitu pembuatan jobmix formula dan sample bricket dari campuran beraspal dingin dan asbuton. Tahapan selanjutnya yaitu sample bricket diuji Marshall untuk mencari nilai kepadatan, stabilitas, dan volumetrik campuran. Data hasil penelitian menunjukkan nilai Stabilitas pada kadar asbuton 0%, 5%, 10%, dan 15% sebesar 516kg, 577kg 637kg, 668kg.Nilai densitas pada kadar asbuton 0%, 5%, 10%, dan 15% masing masing senilai 2,254gr/cm3, 2,246gr/cm3, 2,242gr/cm3, dan 2,236gr/cm3. Hasil dari pengujian Volumetrik diperoleh nilai VIM, VMA, dan VFWA mengalami kenaikan dan memenuhi spesifikasi. Nilai VIM yang di peroleh pada kadar asbuton 0%, 5%, 10%, dan 15% masing masing senilai 4,49, 4,65, 4,77, dan 4,96. Nilai VMA pada kadar asbuton 0%, 5%, 10%, dan 15% sebesar 15,78, 16,09, 16,25, dan 16,45. Nilai VFWA pada kadar asbuton 0%, 5%, 10%, dan 15% sebesar 71,52, 71,10, 70,63, dan 69,86.Untuk kadar 20% asbuton tidak dilakukan penelitian dikarenakan campuran tidak homogen.
Pengaruh Limbah Kantong Plastik sebagai Additive pada Campuran AC-BC terhadap Properties Marshall Durabilitas dan Workabilitas Fauzy, Bagas Septyan; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang berfungsi sebagai penunjang kehidupan manusia, dimana jalan itu merupakan lapis perkerasan lentur yang memiliki bahan pengikat berupa aspal. Seiring bertambahnya waktu di kota-kota besar banyak terjadi masalah salah satunya intrusi air laut, sehingga harus dilakukan upaya untuk mencegah kerusakan jalan akibat intrusi air laut. Upaya yang dilakukan dengan cara memodifikasi aspal dengan penambahan kantong plastic sebagai zat additive dengan harapan meningkatkan kualitas jalan terutama untuk Marshall Properties, Durabilitas dan Workabilitas. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan menggunakan kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,42 %, presentase additive yang digunakan untuk mencari nilai KPO dengan variasi 0%, 2%, 5%, dan 9%. Lama perendaman pengujian Durabilitas selama 0hari, 3hari, 7hari dan 14hari, dengan kadar kepayauan 0 %, 40 %, 80 % dan 100%. Pengujian Workabilitas sebagai pembanding kepadatan antara tanpa dan dengan menggunakan additive. Pengaruh penggunaan kantong plastic sebagai additive pada campuran AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) dengan penambahan dari 0% menjadi 9% mengakibatkan meningkatnya nilai stabilitas, flow, VMA dan VIM. Penurunan terjadi pada nilai VFWA, MQ dan Densitas, sehingga didapatkan nilai kadar plastic optimum (KPO) sebesar 4,5 % dari berat aspal. Penambahan additive sesuai KPO terhadap aspek durabilitas menyebabkan naiknya nilai durabilitas pada campuran sedangkan penambahan presentase kadar kepayauan mengakibatkan penurunan nilai durabilitas pada campuran. Pengaruh additive menyebabkan nilai Workabilitas meningkat sampai pada batas maksimal 6,5%.
Campuran Beraspal Semi Lentur Menggunakan Pasta Semen Irawan, I; Sunarjono, Sri; Riyanto, Agus; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan semi lentur adalah perkerasan yang dirancang dengan gradasi terbuka yang memiliki rongga udara (air void) yang kemudian diisi dengan mortar semen, dengan modulus mendekati perkerasan kaku namun memiliki kelenturan. Perkerasan semi lentur memiliki stabilitas yang tinggi untuk memikul beban lalulintas, oleh karena itu perkerasan semi lentur merupakan jenis perkerasan jalan yang sangat baik untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui stabilitas marshall, pengaruh perbandingan air dan semen dengan variasi45:100, 55:100, 65:100, 75:100 dan durabilitas perkerasan semi lentur dengan pengujian durabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan mempersiapkan benda uji aspal porus dengan gradasi aspal porus yaitu dengan mengunakan gradasi Sebelas Maret (Variasi I) dengan rongga udara sebesar 30% dan Malaysia (Variasi II) dengan rongga udara sebesar 20% sehingga mempunyai rongga yang besar yang dapat diisi dengan mortar. Selanjutnya dilakukan pencampuran terhadap mortar yang kemudian dituangkan pada benda uji kemudian digetarkan dengan mesin penggetar.selanjutnya dilakukan perawatan selama 7 hari dengan suhu kamar,Kemudian masing-masing benda uji di rendam pada waterbath selama 30 menit dan 24 jam dengan suhu 60°C. Selanjutnya dilakukan pengujian Marshall untuk mengetahui stabilitas. Dari hasil penelitian ini telah didapatkan nilai stabilitas terbaik yaitu pada perbandingan pasta semen 75:100 dengan nilai stabiltas pada variasi I sebesar 2524.54 kg dan variasi II sebesar 2210.39 kg menunjukan bahwa variasi I lebih tinggi dari pada variasi II Sedangkan IKS pada perkerasan semi lentur 87,63%. Hasil dari pengujian durabilitas pada perkerasan semi lentur cukup baik karena masih memiliki stabilitas yang tinggi.
Komparasi Pengaruh Pemanfaatan Pasir Pantai dan Pasir Sungai sebagai Material AC-BC terhadap Durabilitas dan Modulus Kekakuan Laksmi, Natasya Rosita; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasir sebagai salah satu jenis material agregat halus yang memiliki ketersediaan dalam kuantitas yang besar. Untuk membatasi penggunaan pasir sebagai agregat halus pada campuran beton aspal sulit terealisasi sehingga perlu diketahui efisiensi dalam penggunaan pasir agar optimal pemanfaatannya. Pemanfaatan yang semakin meningkat di masa yang akan datang menjadi bahan pertimbangan untuk meneliti lebih lanjut antara pasir pantai dengan pasir sungai dari segi kualitas terhadap struktur perkerasan jalan pada lapisan AC-BC. Penelitian ini membandingkan antara pengaruh pemanfaatan pasir sungai dengan pasir pantai dengan komposisi persentase campuran yang sama terhadap Durabilitas dan Modulus Kekakuan dengan perendaman air hujan. Persentase campuran pasir yang digunakan yaitu 0 %, 15 %, 30 %, dan 45 % dari berat total agregat halus. Penelitian ini menggunakan data sekunder pasir pantai dengan nilai KAO 5,42 % yang didapatkan dari penelitian sebelumnya dengan durasi perendaman 0,5 jam, 24 jam, 72 jam, 168 jam, dan 336 jam, sedangkan pada penelitian pasir sungai menggunakan durasi perendaman 0 jam, 72 jam, 168 jam, dan 336 jam. Pengujian menggunakan Marshall Test lalu dianalisis berdasarkan parameter durabilitas dan untuk mendapatkan nilai modulus kekakuan menggunakan Nomogram Van der Poel lalu dikembangkan dengan Nomogram Shell. Hasil penelitian yang didapatkan antara pengaruh pemanfaatan pasir pantai ataupun pasir sungai ditinjau dari nilai durabilitas dan modulus kekakuan cenderung mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya durasi perendaman, akan tetapi pada variasi persentase campuran pasir mengalami perbedaan yaitu pada pasir sungai semakin tinggi variasi campuran nilainya semakin tinggi, sedangkan pada pasir pantai nilainya semakin rendah. Persentase variasi campuran pasir sungai 45 % mendapatkan hasil tertinggi pada durasi perendaman 72 jam yaitu nilai IKS sebesar 93,89 % dan Smix 1,48x109 N/m2 , sedangkan pada variasi campuran pasir pantai tertinggi pada durasi perendaman 24 jam dengan nilai IKS 92,78% dan Smix 9,90x108 N/m2 .
Analisis Pemanfaatan Pasir Pantai Kemala sebagai Bahan Tambah Campuran Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) terhadap Marshall Properties dan Nilai Struktural Shabrina, Aufi; Riyanto, Agus; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan di Indonesia umumnya menggunakan perkerasan Lapisan Aspal Beton (LASTON) yang terdiri dari agregat kasar, medium, halus, filler, dan aspal itu sendiri. Beberapa daerah di Indonesia masih ada yang susah untuk menjangkau material tersebut, oleh karena itu diperlukannya alternatif pengganti material tersebut dan mudah di jangkau. Hal pertama yang dilakukan yaitu menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% terhadap berat total agregat. Setelah nilai KAO ditentukan, kemudian membuat sample dengan penambahan pasir pantai sebesar 0%, 10%, 15%, dan 30% terhadap agregat halus. Sample yang telah dibuat kemudian di uji untuk mencari nilai Marshall Properties yang mencakup Stabilitas, Flow, VIM, VMA, VFWA, dan MQ, Proporsi Pasir Pantai Optimum dari rata-rata parameter Properties Marshall, dan Nilai Struktural dari grafik Nomogram Sbit dan Smix.Pengaruh pemanfaatan pasir pantai terhadap Marshall Properties dan Nilai Struktural secara umum grafiknya berupa garis parabolik Hasil dari penelitian diperoleh nilai KAO sebesar 5,5%. Pengaruh penambahan proporsi pasir pantai sebesar 0%, 10%, 15%, dan 30% pada Marshall Properties Grafik Stabilitas, Flow, VIM, dan VMA, VFWA, dan MQ cenderung linier, dimana nilai di grafik itu naik dan turun. Hasil dari parameter Marshall Properties didapatkan nilai Pasir Pantai Optimum sebesar 14%. Proporsi pasir pantai pada campuran AC-WC terhadap nilai struktural relative konstan pada proporsi 0%, 10%, 15%, dan 30%. Proporsi pasir pantai ditinjau dari koefisien kekuatan relative bahan (a) yang optimal terdapat pada variasi 15%. Nilai a dibawah nilai asumsi penurunan yang diisyaratkan oleh Bina Marga (2010) yaitu 75% atau sebesar 0,262, sehingga dapat diketahui bahwa karakteristik material pasir pantai tidak memenuhi persyaratan sebagai bahan jalan yang digunakan pada kecepatan rendah.
Investigasi Karakteristik Tar Tempurung Kelapa sebagai Bahan Ikat Campuran Beraspal Wahono, Sigit; Sunarjono, Sri; Harnaeni, Senja Rum; Setiyaningsih, Ika
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal yang bersumber dari minyak bumi yang digunakan untuk bahan dasar struktur jalan raya sifatnya adalah terbatas. Tar tempurung kelapa dengan sifat fisik yang menyerupai aspal yang biasa disebut limbah karena memiliki aroma yang menyengat dan sangat lengket. Tar tempurung kelapa ini memiliki nilai penetrasi yang tinggi. Penelitian dengan memodifikasi menambahkan variasi bahan material aspal 60/70 dan kapur, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai fisik tar tersebut. Tujuan yang pertama adalah untuk mengetahui karakteristik tar tempurung kelapa, tujuan yang kedua yaitu untuk mengetahui nilai karakteristik tar tempurung kelapa dengan variasi bahan tambah aspal 60/70, tujuan yang ketiga yaitu untuk mengetahui nilai karakteristik tar tempurung kelapa dengan variasi bahan tambah kapur. Dalam penelitin ini menggunakan metode penelitian eksperimen, yaitu dengan menambahkan variasi bahan tambah aspal 60/70 dan kapur dengan tar tempurung kelapa. Metode pengujian yang dilkukan adalah uji penetrasi, uji daktilitas, uji titik lembek, uji titik nyala dan bakar, uji berat jenis, uji kelekatan terhadap agregat, dan uji viskositas-flow (aliran). Adapun cara memodifikasi dalam pengujian tar tempurung kelapa tersebut yang pertama adalah dengan menggunakan variasi bahan tambah aspal 60/70 dengan perbandingan 100:0, 75:25, 50:50, dan 25:75. Modifikasi yang kedua yaitu dengan kapur ukuran biasa dan ukuran nanometer dengan proporsi penambahan kapur 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Nilai dari penelitian tar tempurung kelapa dengan variasi bahan tambah aspal 60/70 pada proporsi 50:50 mengasilkan nilai berat jenis 1,13, kelekatan terhadap agregat 100%. Tar tempurung kelapa dalam keadaan murni dalam pengujian kelekatan terhadap agregat berserta berat jenis memenuhi spesifikasi aspal 60/70 dengan nilai 100% dan 1,17.
Evaluasi Angkutan Pemadu Moda Bandara Adi Soemarmo Kabupaten Boyolali Wangi, Sekar Putri Pandan; Hidayati, Nurul; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.094 KB)

Abstract

Berhentinya pelayanan angkutan pemadu moda oleh Bus Damri dengan trayek bandara Adi Soemarmo – Terminal Tirtonadi dengan jarak sekitar 19 km, yang ditempuh dalam waktu sekitar 40 menit perlu dilakukan evaluasi. Penggunaan armada bus besar dan tarif bus dinilai masih relatif mahal serta jadwal masih tidak menentu hanya tiga kali sehari bandara-terminal ditengarai menjadi penyebabnya. Sehingga pelayanan terhenti dan digantikan dengan Bus Batik Solo Trans K1S dengan trayek Bandara Adi Soemarmo – Terminal Palur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Kualitas pelayanan bus pemadu moda bandara Adi Soemarmo secara keseluruhan belum memenuhi ekspektasi (harapan) penumpang, Dalam penerapan Dari perhitungan BOK dengan menggunakan armada bus besar diperoleh penghitungan tarif sebesar Rp. 55.000,- seharusnya tarif yang berlaku sejumlah Rp. 55.000,-, kenyataan dilapangan tarif yang ditetapkan Perum Damri sebesar Rp. 25.000,- dan tarifBus BST K1S masih gratis. Perlu adanya rekomendasi pelayanan angkutan pemadu moda yang baik ,sehingga layanan bus pemadu moda dapat terus berjalan.
Evaluasi On Street Parking terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (di Kawasan Perkotaan Kabupaten Sragen) Kurniawan, Bayu Yudiaji; Hidayati, Nurul; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.922 KB)

Abstract

Fasilitas parkir tepi jalan umum di Kabupaten Sragen dibagi menjadi rayon – rayon berdasarkan wilayah. Penerimaan retribusi parkir tepi jalan dan pengelolaannya di Kabupaten Sragen belum maksimal. Penentuan pendapatan retribusi parkir tepi jalan selama ini hanya dilakukan dengan perkiraan saja, tanpa adanya suatu survai dan kajian yang mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi tentang potensi besaran penerimaan pendapatan asli daerah dari pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum di Kabupaten Sragen. Manfaat yang diperoleh yaitu membantu Pemerintah Daerah khususnya Dinas Perhubungan sebagai acuan evaluasi dalam mengambil kebijakan penentuan target pendapatan parkir tepi jalan umum yang masih jauh dari pendapatan riil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Pedoman Teknik Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan observasi, survai lapangan, wawancara dan studi pustaka. Data yang diperoleh dari survai lapangan meliputi : data jumlah kendaraan parkir,kapasitas parkir,jumlah petugas parkir, dan durasi parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pengelolaan parkir tepi jalan umum perlu diatur lagi melalui SK Bupati, target pendapatan tahun 2022 Rp. 744.000.000,-dan hasil penghitungan analisa mencapai Rp. 1.323.360.000,-