Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Minuman Fermentasi Teh Kombucha sebagai Ide Usaha Di SMKN 1 Wonosari Kabupaten Malang Kusmiyati, Nur; Kusnadi, Joni; Denta, Anggeria Oktavisa
JRCE (Journal of Research on Community Engagement) Vol 5, No 1 (2023): Journal of Research on Community Engagement
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jrce.v5i1.23176

Abstract

Based on the results of discussions with vice principal of curriculum section, it shows that there is a need for skills development in field of knowledge and technology. One thing that can be done is training and assistance in making kombucha tea fermented drinks to support agricultural food technology as a business idea at SMKN 1 Wonosari Malang. The purpose of this service activity is to provide knowledge about the theory and method of making kombucha tea fermented drinks. These service activities are carried out using several methods consisting of outreach; demonstrations and practices; guidance followed by mentoring; as well as an analysis of the evaluation of the service program. This training was attended by 30 participants consisting of class XI students at SMKN 1 Wonosari, Malang Regency. The training and mentoring program for making kombucha fermented drinks has been effective. In addition, students of SMKN 1 Wonosari Malang Regency were able to change and improve their knowledge and abilities in making kombucha tea fermented drinks.
Aktivitas Enzim Amilase, Lipase dan Protease Pada Probiotik Indigenus Kelompok Lactobacillus casei Kusmiyati, Nur; Sari, Cici Rafita; Utami, Ulfah
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 18, No 2 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v18i2.25724

Abstract

Amilase, lipase, dan protease merupakan biokatalisator yang dapat digunakan untuk mempermudah penyerapan nutrisi dalam saluran pencernaan. Enzim tersebut dapat diproduksi oleh bakteri indigenus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas enzim amilase, lipase, dan protease pada probiotik indigenus kelompok Lactobacillus casei (Lactobacillus casei, Lactobacillus paracasei, dan Lactobacillus rhamnosus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari menumbuhkan bakteri uji pada media selektif amilase, lipase, dan protease. Selanjutnya analisis aktivitas enzim amilase, lipase, dan protease yaitu penghitungan zona bening dan indeks aktivitas enzim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga spesies memiliki aktivitas  enzim amilase, lipase, dan protease, yang ditandai dengan zona bening di sekitar koloni. Indeks hidrolisis menunjukkan kelompok L. casei menghasilkan nilai beragam dan menunjukkan reaksi kuat. Indeks hidrolisis aktivitas protease tertinggi dihasilkan oleh L. rhamnosus memiliki indeks hidrolisis aktivitas protease tertinggi (3,36 mm), L. casei indeks hidrolisis aktivitas amilase tertinggi (1,76 mm), dan L. paracasei memiliki indeks hidrolisis aktivitas lipase tertinggi (1,82 mm). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kelompok L. casei dapat dimanfaatkan sebagai sumber enzim untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
Kombucha Based on Javanese Turmeric (Cucurma zanthorrhiza and Cucurma zedoaria): Effect of Various Concentrations and Antioxidant Activity Zubaidah, Elok; Kusmiyati, Nur; Arum, Mentari Sekar; Hasfiani, Yuliatin; Sujuti, Hidayat
El-Hayah:Jurnal Biologi Vol 10, No 2 (2025): EL-HAYAH (VOL 10, NO 2 Maret 2025)
Publisher : Program Study of Biology, Science and Technology Faculty, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/elha.v10i2.35542

Abstract

Temulawak (C.zanthoriza) and white turmeric  (C.zedoaria) are Indonesian herbal plants  widely used to treat various diseases including anti-inflammatory properties, neuroprotective, nephroprotective, antitumor, and hepatoprotective. A long-standing tradition, Kombucha is a drink produced by fermenting tea using combine of lactic acid bacteria, acetic acid bacteria and mold.  It's classified as a functional food due to its high antioxidant and antibacterial activity, suggesting potential benefits for disease prevention.This research aims to improve the functional value of kombucha by using temulawak and white turmeric. Kombucha is made from temulawak and white turmeric powder with various concentrations ranges 0.2 – 1% (w/v)) and a sugar concentration of 10% (v/v)). After 8 days of fermentation, temulawak and white turmeric kombucha were tested for pH, total acid, amount of phenol, and IC50. The effect of various concentrations temulawak and white turmeric as a substrate for kombucha demonstrated significant (p0.05) in reduction of pH, increased total phenol content, IC50 value of antioxidant activity, also increased total acid. The best treatment of temulawak and white turmeric kombucha was obtained at a concentration of 1% with a pH of 2.77 for temulawak kombucha and 2.80 for white turmeric kombucha; total acid of 4.38% for temulawak kombucha and 3.60% for white turmeric kombucha; total phenols were 232.48 mgGAE/ml for temulawak kombucha and 113.00 mgGAE/ml for white turmeric kombucha; The IC50 value was 30.82 ppm for temulawak kombucha and 40.15 ppm for white turmeric kombucha.
EFEKTIFITAS MASKER DAUN JAMBU BIJI DAN DAUN KELOR UNTUK KELEMBABAN KULIT WAJAH IBU-IBU KELURAHAN BANYUANYAR SAMPANG Denta, Anggeria Oktavisa; Kusmiyati, Nur; Fauziyah S, Endang; Watiningrum, Rahayu Yuliana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47834

Abstract

Pendahuluan: Industri kosmetik dipasaran terus berkembang, beragam produk kosmetikberedar dipasaran yang memiliki berbagai jenis keunggulan, baik dari segi merk, kandungan, jenis, harga, maupun komposisi bahan produk tersebut. Salah satu produk kosmetik yang banyak diminati adalah masker wajah. Masker wajah ini memiliki berbagai fungsi, seperti dapat mengurangi kerutan, menghilangkan bekas jerawat, mencerahkan, hingga dapat melembabkan kulit wajah. Masker wajah yang dijual dipasaran yang menggunakan bahan kimia yang memiliki efek samping, penelitian ini mencoba menggunakan bahan alamiah sehingga aman untuk kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas masker organik daun jambu biji dan daun kelor terhadap kelembapan kulit Wanita di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan pre post test one grub design. Jumlah subjek penelitian ini telah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan 20 orang kelompok perlakuan dan 20 orang kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian masker organik selama 1 bulan dapat meiningkatkan kelembaban kulit wajah secara signifikan p-value<0.005. Simpulan: Masker daun jambu biji dan daun kelor efektif memperbaiki kelembapan kulit wajah wanita di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang.
Aktivitas Enzim Amilase, Lipase dan Protease Pada Probiotik Indigenus Kelompok Lactobacillus casei Kusmiyati, Nur; Sari, Cici Rafita; Utami, Ulfah
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 18 No. 2 (2025): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v18i2.25724

Abstract

Amilase, lipase, dan protease merupakan biokatalisator yang dapat digunakan untuk mempermudah penyerapan nutrisi dalam saluran pencernaan. Enzim tersebut dapat diproduksi oleh bakteri indigenus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas enzim amilase, lipase, dan protease pada probiotik indigenus kelompok Lactobacillus casei (Lactobacillus casei, Lactobacillus paracasei, dan Lactobacillus rhamnosus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dari menumbuhkan bakteri uji pada media selektif amilase, lipase, dan protease. Selanjutnya analisis aktivitas enzim amilase, lipase, dan protease yaitu penghitungan zona bening dan indeks aktivitas enzim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga spesies memiliki aktivitas  enzim amilase, lipase, dan protease, yang ditandai dengan zona bening di sekitar koloni. Indeks hidrolisis menunjukkan kelompok L. casei menghasilkan nilai beragam dan menunjukkan reaksi kuat. Indeks hidrolisis aktivitas protease tertinggi dihasilkan oleh L. rhamnosus memiliki indeks hidrolisis aktivitas protease tertinggi (3,36 mm), L. casei indeks hidrolisis aktivitas amilase tertinggi (1,76 mm), dan L. paracasei memiliki indeks hidrolisis aktivitas lipase tertinggi (1,82 mm). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kelompok L. casei dapat dimanfaatkan sebagai sumber enzim untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
Analisis Pertumbuhan Khamir Endofit Buah Salak (Salacca edulis Reinw.) dengan Penambahan Zinc Kusmiyati, Nur; Utami, Ulfah; Pratama, Muhammad Riefki; Harianie, Liliek
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol. 17 No. 2 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i2.31921

Abstract

AbstrakKhamir endofit buah salak (Salacca edulis Reinw.) dengan kode YIS-3, YIS-4, dan YIS-7 dapat dimanfaatkan untuk fermentasi adonan roti. Kemampuan tersebut dapat ditingkatkan dengan penambahan sumber zinc pada media pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pertumbuhan khamir endofit buah salak dengan penambahan zinc dan kualitas roti hasil fermentasi. Metode yang digunakan meliputi peremajaan isolat khamir, penambahan nutrisi pada media pertumbuhan, analisis biomassa khamir, jumlah sel, volume adonan, dan organoleptik. Hasil penelitian pada parameter pertumbuhan menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan zinc 0,1 g/L menghasilkan biomassa dan jumlah sel lebih tinggi dibandingkan perlakuan kontrol. Biomassa tertinggi dihasilkan oleh YIS-4 yakni 4,13 g/300 mL, sedangkan jumlah sel tertinggi dihasilkan oleh YIS-3 yakni 27,84 x 106 sel/mL. Pada persentase pengembangan menunjukkan bahwa isolat khamir dengan perlakuan zinc 0,1 g/L membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai pengembangan tertinggi, namun volume roti setelah pemanggangan menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding perlakuan kontrol. Isolat YIS-4 dengan perlakuan zinc 0,1 g/L menghasilkan volume roti tertinggi (949,54 cm3). Berdasarkan analisis organoleptik dengan parameter warna, aroma, rasa dan tekstur menunjukkan bahwa semua panelis lebih menyukai roti hasil fermentasi isolat YIS-4 dengan perlakuan zinc 0,1 g/L.AbstractThe endophytic yeast of salak fruit (Salacca edulis Reinw.) with codes YIS-3, YIS-4, and YIS-7 can be used for bread dough fermentation. This ability can be increased by adding a zinc source to the growth medium. The purpose of this study was to analyze the growth of the endophytic yeast of salak fruit with the addition of zinc and the quality of fermented bread. The methods used include rejuvenation of yeast isolates, addition of nutrients to growth media, analysis of yeast biomass, cell count, dough volume and organoleptic. The results of research on growth parameters showed that treatment with the addition of zinc 0.1 g/L resulted in higher biomass and cell count than the control treatment. The highest biomass was produced by YIS-4 which was 4.13 g/300 mL, while the highest number of cells was produced by YIS-3 which was 27.84 x 106 cells/mL. The swelling percentage showed that yeast isolates treated with 0.1 g/L zinc took longer to reach the highest swelling, but the volume of bread after baking showed better results than the control treatment. YIS-4 isolate treated with 0.1 g/L zinc produced the highest bread volume (949.54 cm3). Based on organoleptic analysis with parameters of color, aroma, taste and texture, it showed that all panelists preferred bread fermented YIS-4 isolate with 0.1 g/L zinc treatment.
Gambaran Pengetahuan Siswa Smp Tentang Pelecehan Seksual Di Smpn 1 Tlanakan Kabupaten Pamekasan Denta, Anggeria; Fauzan, Achmad; Yuliana Watiningrum, Rahayu; Kusmiyati, Nur
Jurnal Sains dan Teknologi Kesehatan Vol 6 No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52234/jstk.v6i1.371

Abstract

Latar Belakang: Pelecehan seksual merupakan perilaku yang mengarah pada hal-hal negatif seksual yang dilakukan oleh individu maupun lebih yang tidak di harapkan oleh korban sehingga menimbulkan efek negatif seperti rasa malu, kesal, bahkan merasa harga dirinya rendah. Akibat dari pelecehan seksual kemungkinan besar target akan memperoleh gangguan psikologis atau mental yang bisa berupa gangguan sentimental dan gangguan sifat. Pengetahuan seseorang dapat mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang, semakin bagus pengetahuan tentang pelecehan seksual semakin bagus pula sikap seseorang tersebut untuk tidak melakukan pelecehan seksual. Kasus pelecehan seksual di Jawa Timur tercatat sebanyak 687 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan siswa SMP tentang pelecehan seksual. Metode: Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif. Populasinya adalah seluruh siswa SMPN 1 Tlanakan Kabupaten Pamekasan Tahun 2024 dengan jumlah 450. Jumlah sampel 81 responden. Teknik Pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling. Analisi penelitian ini menggunakan analisis diskripsi (persentase). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan hampir setengah responden memiliki tingkat pengetahuan pelecehan seksual cukup, sebagian kecil memilik tingkat pengetahuan pelecehan seksual kurang. Kesimpulan penelitian ini adalah hampir setengah gambaran pengetahuan siswa tentang pelecehan seksual di SMPN 1 Tlanakan Kabupaten Pamekasan tahun 2024 adalah cukup (48%). Saran bagi responden diharapkan agar lebih aktif mencari informasi terkait pelecehan seksual dan dampak dari pelecehan seksual. Keyword: Pengetahuan, Pelecehan Seksual, Siswa
Analysis of Exopolysaccharides in Lactobacillus casei group Probiotics from Human Breast Milk Nur Kusmiyati; Yuni Puspitasari; Ulfah Utami; Anggeria Oktavisa Denta
JURNAL INDONESIA DARI ILMU LABORATORIUM MEDIS DAN TEKNOLOGI Vol 5 No 1 (2023): Step up to strengthen the laboratory system and prepare for patients care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ijmlst.v5i1.2872

Abstract

Exopolysaccharides get a lot of attention because they can improve the host immune system. Exopolysaccharide is a polysaccharide that is produced and secreted from microbes outside the cell, usually found on the outside of the bacterial structure. The Lactobacillus casei group from human breast milk is thought to have the ability to produce exopolysaccharides. The purpose of the study was to examine the exopolysaccharide of the L. casei group that was isolated from breast milk. The methods used include the gravimetric, the phenol-sulfuric acid and the Fourier Transform Infra-Red (FTIR). The results showed that the L. casei group could produce exopolysaccharides, and had high exopolysaccharide total sugar content. Lactobacillus paracasei had the highest exopolysaccharide and total sugar content of 3660 mg/L and 80.6%, respectively. The FTIR results of the L. casei group exopolysaccharides showed the presence of hydroxyl functional groups O-H (3425.76-3295.98 cm-1), methyl C-H (2930.86-2856.70 cm-1), carbonyl C=O (1660.11-1647.27 cm-1), C-H (1456.16-1373.44 cm-1) and C-O-C ether (1071.08-1056.82 cm-1) which are specific characters of exopolysaccharides. Since the FTIR profile demonstrates that the L. casei group can produce exopolysaccharides, it has greater potential as a a probiotic.
Effect of Nitrogen Source on Growth Endophytic Yeast from Salacca edulis Reinw. and Bread Quality Analysis Nuzulul Zahroh; Ulfah Utami; Nur Kusmiyati
Jurnal Biodjati Vol 7 No 1 (2022): May
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v7i1.16854

Abstract

east biomass is often used in the fermentation of bread dough. Dough fermentation can be maximized by adding a nitrogen source. This study used yeast isolates from salak pondoh (YIS-3, YIS-4, and YIS-7). The purpose of this study was to determine the effect of nitrogen addition on yeast growth and bread quality. This study used an experimental approach. The results of the growth study showed that all isolates treated with 0.05% urea produced higher biomass and cell counts than those treated with control. The highest biomass was produced by YIS-7, which was 3.81 g/300mL, while the highest number of cells was produced by YIS-3, which was 29.02x106 cells/mL. The percentage of proofing results showed that all yeast isolates treated with 0.05% urea needed a longer time to achieve the highest proofing. However, the volume of bread after baking showed better results than those treated with control. The largest volume of bread produced by YIS-3, was 972.14 cm3. The results of the organoleptic test showed that P<5%, which means that all treatments had a significant effect on the taste, aroma, color, and texture of the bread. Overall, the panelists gave good acceptance of the bread fermented by YIS-3 with 0.05% urea treatment. So it can be concluded that the addition of urea with a concentration of 0.05% in YIS-3 gave the best effect on the yeast growth and bread quality.
Implementasi Teknologi Fermentasi Nabati Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Santri Di Pondok Pesantren Malang Nur Kusmiyati; Elok Zubaidah; Zainul Abidin; Fitri Candra Wardana; Dini Atikawati; Vincenzio Jocelino; Emmanuel Raphael Lesmana
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8244

Abstract

Generasi muda di Indonesia belum memiliki pola makan yang seimbang, terutama dalam hal konsumsi sayur ataupun produk nabati lain dengan manfaat serupa. Salah satu elemen masyarakat muda, yakni santri merupakan target strategis edukasi mengenai manfaat kesehatan produk fermentasi nabati. Produk fermentasi nabati, seperti kimchi, sauerkraut, bekasam jamur, dan acar timun, mengandung probiotik, vitamin, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan, memperkuat sistem imun, dan mendukung metabolisme tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas edukasi manfaat kesehatan produk fermentasi nabati, lewat kombinasi pemaparan materi ilmiah dengan praktik langsung pembuatan produk. Metode presentasi interaktif dan demonstrasi praktik langsung digunakan dalam proses edukasi, sedangkan dalam mengevaluasi peningkatan pengetahuan santri, digunakan metode kuesioner pre dan post test yang harus dijawab santri sebelum dan sesudah edukasi. Nilai hasil kuesioner kemudian diujikan dalam uji normalitas dan Wilcoxon signed-rank test untuk mengetahui adanya signifikansi peningkatan skor pengetahuan. Hasil kuesioner berbasis pre-test dan post-test pada 29 santri menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 26,55% menjadi 82,76% (p<0,05). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teori dan praktik efektif meningkatkan pengetahuan akan manfaat kesehatan produk fermentasi nabati serta berpotensi menjadi landasan pengembangan modul edukasi yang dapat diimplementasikan secara luas di masyarakat.