Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjary and the Tradition of Pengajian Langgar in South Kalimantan Malisi, M. Ali Sibram; Azis, Abdul; Asmawati, Asmawati; Supriadi, Gito; Rahmawati, Laila
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 16 No. 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5745

Abstract

This article investigates the continuous social history of Pengajian Langgar in South Kalimantan, initiated by Shaikh Muhammad Arsyad al-Banjary and his descendants until the present day. This research is important because Pengajian in South Kalimantan, until today, remains maintaining its tradition. This study used literature and interviews as methods. The paper finds that the spread of Islamic teachings from Mecca officially began in the mid-18th century. His pioneering was Shaikh Muhammad Arsyad Al-Banjary (1122-1227 H./1710 – 1812 M.). These are the scholars who developed the pengajian system in South Kalimantan. Pengajian is a system of teaching that disseminates the teachings of Islam in this area at the beginning of the residence of the scholars concerned. However, many are taking place in Langgar. Until 1920, in almost every langgar, Tuan Guru provided themselves to conduct Pengajian in this area.
Penanaman Karakter Religius Melalui Kegiatan Keagamaan Di Sma It Al-Madaniyah Samuda Kabupaten Kotawaringin Timur Azis, Abdul; Ajahari, Ajahari; Liadi, Fimeir; Supriadi, Gito; Wardah, Norlatifah
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.4242

Abstract

Penanaman karakter religius sangat diperlukan bagi siswa dalam rangka membentengi mereka dari dampak negatif era globalisasi. Pendidikan karakter religius di SMA IT Al-Madaniyah Samuda Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan dengan menggunakan beberapa metode seperti metode keteladanan, pembiasaan, pengawasan dan pengulangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penanaman karakter religius siswa melalui kegiatan keagamaan di SMA IT Al-Madaniyah Samuda Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter religius di SMA IT Al-Madaniyah Samuda Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah dilakukan melalui beberapa kegiatan keagamaan yakni shalat dhuha berjamaah, do’a dan zikir pagi, tadarrus al-Qur’an, pembacaan asmaul husna, shalat zuhur dan ashar berjamaah, do’a sore dan shalawat asygil. Karakter religius yang nampak dari siswa dapat dilihat dari beberapa indikator yakni memiliki sifat amal shaleh, beriman dan bertakwa, syukur, sabar, dan teguh hati (istiqomah).
Pengaruh Motivasi Terhadap Kemampuan Menghafal ‎al-Qur’an Siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar ‎Pangkalan Bun Supriadi, Gito; Azis, Abdul; Aprilia, Asmawati Shania
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.4679

Abstract

SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun mewajibkan tiap siswanya hafal 2 juz al-Qur’an dengan target 3 tahun masa pendidikan. Berdasarkan hasil wawancara dengan kapala sekolah dan guru Qur’an, masih ada sebagian siswa yang dalam waktu 3 tahun tidak mencapai 2 juz hafalan dikarenakan tiap siswa memiliki kemampuan menghafal al-Qur’an yang berbeda-beda begitupun dengan motivasi tiap siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Motivasi siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun. 2) Kemampuan menghafal al-Qur’an siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun. 3) Pengaruh motivasi terhadap kemampuan menghafal al-Qur’an siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bersifat asosiatif.  Sampel penelitian siswa kelas VIII dan IX SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun sebanyak 68 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Motivasi siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun memiliki motivasi yang tinggi dengan memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,77. 2) Kemampuan menghafal al-Qur’an siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun memiliki kemampuan menghafal al-Qur’an yang tinggi dengan nilai rata-rata 4,02. 3) Ada pengaruh motivasi terhadap kemampuan menghafaal-Qur’an siswa SMP Islam Terpadu Al-Manar Pangkalan Bun, dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel 0,245>0,238. Dalam penelitian diketahui bahwa kemampuan menghafal al-Qur’an siswa di SMP Iasman Terpadu Al Manar Pangkalan Bun memiliki kemampuan yang tinggi, namun tidak meneliti penguasaan tajwidnya. Oleh karena itu disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat meneliti penguasaan tajwid siswa di SMP Islam Terpadu Al Manar Pangkanlan Bun.
PENDAMPINGAN PEMAHAMAN MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BERBASIS INTEGRASI NILAI-NILAI IPA BAGI SISWA DI MTS DARUL ULUM PALANGKA RAYA Luqman Hakim, Muhammad; Supriadi, Gito; Khamsah, Nor
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10 nomor 4 tahun 2025 Terbit Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i4.7200

Abstract

Pendampingan pemahaman materi sejarah kebudayaan Islam berbasis integrasi nilai-nilai Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MTs Darul Ulum Palangka Raya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap kedua bidang tersebut melalui pendekatan integratif. Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan aktif siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Hasilnya menunjukkan bahwa 85% siswa mengalami peningkatan pemahaman materi, dengan 90% merasa lebih antusias dalam belajar. Siswa juga mampu mengaitkan penemuan ilmiah dengan konteks sejarah Islam, serta menunjukkan perubahan sikap positif terhadap ilmu pengetahuan. Dukungan dari guru dan orang tua memperkuat keberhasilan program, menciptakan lingkungan belajar yang harmonis. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai IPA dalam pembelajaran SKI terbukti efektif dan direkomendasikan untuk diterapkan di sekolah lain.
How Civic Education Strategies Shape the Internalization of National Character: Evidence from Mixed Methods in Islamic Junior High Schools Zulkarnain, Ali Iskandar; Supriadi, Gito
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): January
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v12i1.2423

Abstract

This study examines how Civic Education (PKn) instructional strategies shape the internalization of national character among students in an Islamic junior high school context. Employing a convergent parallel mixed-methods design, quantitative data were collected from 135 students using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics, Pearson’s correlation, and one-way ANOVA. Qualitative data were gathered through interviews, classroom observations, and document analysis, and analyzed thematically. Quantitative results indicate a high overall level of national character internalization (M = 4.12), with love for the homeland (M = 4.32) and tolerance (M = 4.21) emerging as the strongest dimensions, while practical nationalism (M = 3.89) remains comparatively lower. A statistically significant moderate positive correlation was found between instructional strategies and national character internalization (r = 0.46, p < .05), alongside significant differences across grade levels (F = 2.87, p = .042), with higher internalization among Grade IX students. Qualitative findings explain these patterns by showing that participatory and experiential strategies such as discussions, simulations, and project-based learning, effectively foster students’ affective engagement and moral reflection, yet opportunities for sustained behavioral enactment remain limited. The findings conceptualize national character internalization as a differentiated process encompassing moral knowing, moral feeling, and moral action, where instructional strategies more strongly influence affective commitment than consistent civic behavior. Theoretically, this study contributes to citizenship education scholarship by refining the multidimensional understanding of value internalization. Practically, it highlights the need for inclusive and experience-based pedagogical approaches supported by structured opportunities for real-world civic practice in religious secondary schools.
The Effect of the Use of Small Group Discussion Type Active Learning Strategy on Students' Critical Thinking Skills in the Subject of Moral Beliefs at MA Darul Ulum Palangka Raya Mayasari, Latifah; Supriadi, Gito; Anshari, Muhammad Redha
Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Vol. 7 No. 3 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (Febru
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v7i3.6267

Abstract

Learning of Moral Faith is still dominated by a one-way learning strategy that causes students to be passive and poorly trained in critical thinking, especially in the material of the Kalam science streams. This condition encourages the need for the use of more active learning strategies. This study aims to determine the influence of the Small Group Discussion type Active Learning strategy on students' critical thinking skills. This study uses a pre-experimental quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. The population in this study was all students in grade XI of MA Darul Ulum Palangka Raya, while the research sample consisted of 26 students of class XI A. The results showed that there was an effect of the use of Active Learning type Small Group Discussion on students' critical thinking skills in the subject of Moral Faith at MA Darul Ulum Palangka Raya, with a significance value of 0.000 (< 0.05).