Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

FACTORS RELATED TO THE INCIDENT OF LOW BACK PAIN AMONG EMPLOYEES OF BANK SULTRA KENDARI CITY IN 2024 Mizan, Saiful; Asfian, Pitrah; Harleli
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v9i1.14633

Abstract

ABSTRAK Low back pain (LBP) adalah perasaan seperti nyeri, kesemutan, atau ngilu yang terasa di area punggung bagian bawah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian Low back pain pada karyawan Bank X Kota Kendari Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari tahun 2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified sampling sebanyak 81 karyawan. Instrumen pengumpulan data penelitian ini yaitu kuesioner, lembar observasi RULA, alat tulis, kamera handphone dan komputer. Variabel penelitian meliputi posisi duduk, lama duduk, masa kerja, dan riwayat penyakit. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi-square. Data disajikan dengan bentuk tabel distribusi frekuensi dan juga tabel keterkaitan antar variabel yang selanjutnya dibuatkan narasi.. Hasil penelitian menunjukan terdapat 32 atau 39,5% karyawan mengalami keluhan LBP dan 49 atau 60,5% tidak mengalami keluhan LBP. Terdapat hubungan posisi duduk (p-value = 0,020), lama duduk (p-value = 0,000), dan masa kerja (p-value = 0,048) dengan LBP. Namun, tidak ada hubungan riwayat penyakit dengan LBP. kesimpulannya tidak ada hubungan antara riwayat penyakit (p-value = 0,737) dengan LBP pada karyawan, dan ada hubungan antara posisi duduk, lama duduk dan masa kerja dengan LBP pada karyawan. Diharapkan perusahaan memperhatikan durasi kerja karyawan agar sesuai aturan ketenagakerjaan dan karyawan diharapkan memperhatikan posisi duduknya agar tetap ergonomis. Kata kunci: Lama Duduk, Low back pain, Masa Kerja, Posisi Duduk, Riwayat Penyakit
Pembuatan dan Sosialisasi Alat Pembakaran Sampah Minim Asap di Desa Ulu Sawa Kec. Sawa Kabupaten Konawe Utara Azim, La Ode Liaumin; Asfian, Pitrah; Kalza, Lade Albar; Hartoyo, Agnes Mersatika; Liaran, Rastika Diyanti
Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : FKM UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/shihatuna.v5i2.26034

Abstract

Sampah menjadi permasalahan utama di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, karena belum tersedianya Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi ini membuat masyarakat sering membakar sampah secara terbuka yang menimbulkan asap berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi melalui pembuatan dan sosialisasi alat pembakaran sampah minim asap yang sederhana, murah, dan mudah dibuat. Alat berbahan drum bekas ini dimodifikasi dengan ventilasi khusus agar asap yang dihasilkan lebih sedikit. Pembuatan alat dilakukan selama sepuluh hari, kemudian disosialisasikan kepada pemerintah desa dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat ini efektif mengurangi asap serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya pembakaran terbuka dan cara pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan
Peningkatan pengetahuan dan kapabilitas ibu melalui program cegah tangkal triple burden malnutrition Effendy, Devi Savitri; Tosepu, Ramadhan; Suhadi, Suhadi; Ahmad, La Ode Ali Imran; Lestari, Hariati; Asfian, Pitrah; Prasetya, Fikki; Octaviani, Rizki Eka Sakti
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023592

Abstract

Southeast Sulawesi has been grappling with a significant issue of malnutrition recently. While the problem of stunting remains unresolved, there has been a surge in obesity rates. To tackle the triple burden malnutrition, the CEKAL TRIP BOMBANA program has been introduced. This preventive program aims to increase the skills and knowledge of mothers in terms of nutrition and health, thereby preventing triple malnutrition in households. The program was implemented in three assisted villages - Lameroro Village, Tapuhahi Village, and Lantawonua Village in Bombana District, Southeast Sulawesi Province. The program has four key components: training on early detection of triple malnutrition, counseling on nutrition and healthy lifestyles, launching a Facebook account for social media dissemination of messages, and forming influencers from trainees to become agents of change in their communities. The program's success was evaluated by assessing the implementation process and observing the participant’s responses to the material provided. Participants gave positive feedback, stating that the material increased their knowledge of nutrition and health for children, adolescents, and pregnant women. Abstrak: Sulawesi Tenggara merupakan provinsi dengan beban malnutrisi yang cukup signifikan. Masalah gizi kurang yakni stunting belum lagi terselesaikan, di saat yang sama angka obesitas di wilayah ini mulai merangkat naik. Cegah Tangkal Triple Burden Malnutrition (CEKAL TRIP BOMBANA) adalah program preventif untuk mencegah timbulnya triple malnutrition dalam satu rumah tangga melalui peningkatan kapasitas dan ketrampilan ibu dalam hal gizi dan kesehatan. Pelaksanaan program difokuskan pada 3 desa binaan yaitu Desa Lameroro, Desa Tapuhahi, dan Desa Lantawonua di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Terdapat 4 komponen utama program, yaitu pelatihan deteksi dini triple malnutrition dan penyuluhan gizi dan pola hidup sehat, Launching akun Facebok untuk diseminasi pesan melalui sosial media, dan pembentukan influencer dari peserta pelatihan untuk menjadi agent of change di komunitas masing-masing. Evaluasi program dilakukan dengan menilai proses pelaksanaan kegiatan dan mengobservasi respon peserta terhadap materi yang diberikan. Peserta memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan kegiatan dan menyatakan bahwa materi yang diberikan menambah wawasan dan pengetahuan pengetahuan mereka terkait gizi dan kesehatan anak, remaja, dan ibu hamil.