Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Improving Students’ STEM Skills Through the Development of an E-Learning Chemistry Book Integrated with Sasak Local Wisdom Qurniati, Devi; Wahyudiati, Dwi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6278

Abstract

This study aims to develop a feasible and effective e-learning chemistry book integrated with Sasak’s local wisdom to enhance students’ science, technology, engineering, and mathematics (STEM) skills. The research adopts a development approach utilizing the ADDIE model include analysis, design, development, evaluation and implementation. Product trial on chemistry education students at UIN Mataram employing a quasi-experimental pre-test and post-test control group design. The study reveals that the e-learning chemistry book, integrated with Sasak local wisdom, achieves an Aiken’s validity coefficient of 0.890, an intraclass correlation coefficient (ICC) value of 0.810, and a Cronbach’s alpha reliability value of 0.875. Furthermore, the results of the independent sample T-test indicate a significance value of 0.01, which is less than α (0.05), affirming that the e-learning chemistry book integrated with Sasak local wisdom meets valid and reliable criteria and is declared effective in enhancing students’ STEM skills
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaaan Sekolah dan Minat Baca terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPS di MA AL-Ijtihad Danger Lombok Timur Wardiana, Wina; Fadli, Adi; Wahyudiati, Dwi
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 10 No. 2 (2021): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the relationship between the use of the school library and reading interest on student learning outcomes at MA AL-Ijtihad Danger. This research was quantitative research with a survey method. The population was taken from 116 students (class XII), while the sample was 58 students. Data collection techniques used in this study include questionnaires, observations, interviews, and documentation. The test in this study included the normality test, linearity test and multicolliniearity test. The hypothesis test uses hypothesis testing, namely simple and multiple regression analysis. The results showed that 1) there was a positiv and significant relationship between the use of the school library and the learning outcomes of class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger students, this was evidenced by the t count value greater than t table (3,556 > 1,673) and significance value of 0.001, which means less than 0,05 (0,001 < 0,05). 2) There is a positive and significant relationship between reading interest and student learning outcomes in class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger, this is evidenced by the t count value greater that t table (3,648 > 1,673) and a significance value of 0,001, which means less than 0,05 (0,001 < 0,05). 3) There is a positive and significant relationship between the use of the school library and reading interest on the learning outcomes of class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger students, this is evidenced by the calculated F value of (10,917 > 3,16) and significance value of 0,000 which means less than 0,05 (0,000 < 0,05). Keywords: Library Utilization, Reading Interest, Learning Outcomes Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar siswa di MA AL-Ijtihad Danger. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas XII sebanyak 116, adapun sampel yang diambil adalah sebanyak 58 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diataranya adalah angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian prasyarat analisis pada penelitian ini meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji multikoloneritas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan pengujian hipotesis yaitu analisis regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada hubungan positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL- Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,556 > 1,673) dan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). 2) Ada hubungan positif dan signifikan minat baca dan hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL- Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,648 > 1,673) dan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). .3) Ada hubungan positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL-Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 10,917 lebih besar dari pada F tabel (10,917 > 3,16 ) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). Kata Kunci: Pemanfaatan Perpustakaan, Minat Baca, Hasil Belajar
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaaan Sekolah dan Minat Baca terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPS di MA AL-Ijtihad Danger Lombok Timur Wardiana, Wina; Fadli, Adi; Wahyudiati, Dwi
Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram Vol. 10 No. 2 (2021): Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the relationship between the use of the school library and reading interest on student learning outcomes at MA AL-Ijtihad Danger. This research was quantitative research with a survey method. The population was taken from 116 students (class XII), while the sample was 58 students. Data collection techniques used in this study include questionnaires, observations, interviews, and documentation. The test in this study included the normality test, linearity test and multicolliniearity test. The hypothesis test uses hypothesis testing, namely simple and multiple regression analysis. The results showed that 1) there was a positiv and significant relationship between the use of the school library and the learning outcomes of class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger students, this was evidenced by the t count value greater than t table (3,556 > 1,673) and significance value of 0.001, which means less than 0,05 (0,001 < 0,05). 2) There is a positive and significant relationship between reading interest and student learning outcomes in class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger, this is evidenced by the t count value greater that t table (3,648 > 1,673) and a significance value of 0,001, which means less than 0,05 (0,001 < 0,05). 3) There is a positive and significant relationship between the use of the school library and reading interest on the learning outcomes of class XII IPS MA AL-Ijtihad Danger students, this is evidenced by the calculated F value of (10,917 > 3,16) and significance value of 0,000 which means less than 0,05 (0,000 < 0,05). Keywords: Library Utilization, Reading Interest, Learning Outcomes Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar siswa di MA AL-Ijtihad Danger. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas XII sebanyak 116, adapun sampel yang diambil adalah sebanyak 58 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini diataranya adalah angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian prasyarat analisis pada penelitian ini meliputi uji normalitas, uji linieritas dan uji multikoloneritas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan pengujian hipotesis yaitu analisis regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada hubungan positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL- Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,556 > 1,673) dan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). 2) Ada hubungan positif dan signifikan minat baca dan hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL- Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3,648 > 1,673) dan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang berarti kurang dari 0,05 (0,001 < 0,05). .3) Ada hubungan positif dan signifikan pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca terhadap hasil belajar siswa kelas XII IPS MA AL-Ijtihad Danger, hal ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 10,917 lebih besar dari pada F tabel (10,917 > 3,16 ) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). Kata Kunci: Pemanfaatan Perpustakaan, Minat Baca, Hasil Belajar
IMPLEMENTASI METODE TAHSIN IWR (ILMAN WA RUHAN) DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN Yasin, Ahmad; Wahyudiati, Dwi; Lailatul Khusniah, Nurul; Sulhan, Ahmad
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10262

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Tahsin IWR (Ilman wa Ruhan) method in Qur'an learning at SMPIT Anak Sholeh Mataram. The study used a case study. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using an interactive model that includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Tahsin IWR method was carried out through four main stages, namely opening, core activities, evaluation, and closing. This method integrates the scientific and spiritual dimensions in Qur'an learning. Learning takes place actively through direct practice of reading the Qur'an with teacher guidance. Evaluation is carried out continuously to correct student reading errors. The successful implementation of this method is supported by teacher competence, the availability of learning modules, a religious school environment, and student learning motivation. However, there are several obstacles, namely differences in student reading abilities, limited learning time, and lack of reading practice outside the classroom. This study concludes that the Tahsin IWR method is effective in improving Qur'an reading skills while shaping students' religious character. Therefore, this method is worthy of being developed as a Qur'an learning model in Islamic educational institutions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Tahsin IWR (Ilman wa Ruhan) dalam pembelajaran Al-Qur’an di SMPIT Anak Sholeh Mataram. Penelitian menggunakan study kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Tahsin IWR dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu pembukaan, kegiatan inti, evaluasi, dan penutup. Metode ini mengintegrasikan dimensi keilmuan dan spiritual dalam pembelajaran Al-Qur’an. Pembelajaran berlangsung secara aktif melalui praktik langsung membaca Al-Qur’an dengan bimbingan guru. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan untuk memperbaiki kesalahan bacaan siswa. Keberhasilan implementasi metode ini didukung oleh kompetensi guru, ketersediaan modul pembelajaran, lingkungan sekolah yang religius, dan motivasi belajar siswa. Namun, terdapat beberapa kendala, yaitu perbedaan kemampuan membaca siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kurangnya latihan membaca di luar kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Tahsin IWR efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter religius peserta didik. Oleh karena itu, metode ini layak dikembangkan sebagai model pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan Islam.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Haikal Nur Fikri, Muh; Wahyudiati, Dwi; Lailatul Khusniah, Nurul; Manap, Abdul
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10706

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the low learning outcomes in Islamic Religious Education caused by limited student engagement in the learning process. The purpose of this study was to determine the effect of the probing prompting learning model on students’ learning outcomes in Islamic Religious Education on the topic of good deeds (amal saleh) and positive thinking (husnuzan) among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Kopang in the 2023/2024 academic year. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sample consisted of 86 students divided into an experimental class and a control class selected through simple random sampling. Data were collected using a multiple-choice test instrument that had met validity and reliability criteria. Data analysis was conducted using parametric statistical tests to examine differences in learning outcomes between the two groups. The results indicated that the probing prompting learning model had a significant effect on students’ learning outcomes. The implementation of this model enhanced student engagement, understanding, and participation during the learning process. Therefore, the probing prompting model can be considered an effective alternative instructional strategy to improve students’ learning outcomes in Islamic Religious Education.ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran probing prompting terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada materi amal saleh dan husnuzan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kopang tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dipilih secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik untuk menguji perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran probing prompting terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model ini mampu meningkatkan keaktifan, pemahaman, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model probing prompting dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa.
PERAN TOKOH AGAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM NON-FORMAL UNTUK MENGATASI KENAKALAN REMAJA DI LINGKUNGAN INDUSTRI Hadi, Samsul; Wahyudiati, Dwi; Lailatul Khusniyah, Nurul
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10707

Abstract

ABSTRACT Juvenile delinquency in industrial environments has become a serious issue influenced by limited parental supervision and weak internalization of religious values due to socio-economic dynamics. This study aims to analyze the role of religious leaders in non-formal Islamic education and its effectiveness in addressing juvenile delinquency in industrial areas. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving three religious leaders and fifteen adolescents. Data were analyzed qualitatively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that religious leaders play significant roles as educators, mentors, and role models through activities such as religious gatherings, youth study groups, and short-term Islamic boarding programs using personal and contextual approaches. These roles have proven effective in reducing deviant behaviors such as fighting, alcohol consumption, and truancy, while also enhancing religious awareness and self-control among adolescents. This study highlights that community-based non-formal Islamic education serves as an effective preventive strategy in addressing juvenile delinquency in industrial environments. The findings imply the need for strengthening the capacity of religious leaders and providing community-based policy support to ensure the sustainability of youth development programs. ABSTRAK Kenakalan remaja di lingkungan industri telah menjadi masalah serius yang dipengaruhi oleh terbatasnya pengawasan orang tua dan lemahnya internalisasi nilai-nilai agama akibat dinamika sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tokoh agama dalam pendidikan Islam nonformal serta efektivitasnya dalam menangani kenakalan remaja di kawasan industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan tiga tokoh agama dan lima belas remaja. Data dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan melalui kegiatan seperti pengajian, kelompok kajian remaja, dan program pesantren kilat dengan menggunakan pendekatan personal dan kontekstual. Peran tersebut terbukti efektif dalam mengurangi perilaku menyimpang seperti perkelahian, konsumsi minuman keras, dan bolos sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran beragama dan pengendalian diri pada remaja. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan Islam nonformal berbasis masyarakat merupakan strategi preventif yang efektif dalam mengatasi kenakalan remaja di lingkungan industri. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan kapasitas tokoh agama serta dukungan kebijakan berbasis masyarakat guna menjamin keberlanjutan program pembinaan remaja.
REORIENTASI PEMBELAJARAN PAI DI ERA DIGITAL DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ardya Putri, Ayu; Wahyudiati, Dwi; Lailatul Khusniah, Nurul; Sulhan, Ahmad
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10841

Abstract

ABSTRACT Digital transformation in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 requires a paradigm shift in education, including Islamic Religious Education (PAI). However, current PAI learning practices still reveal a gap between the demands of digital transformation and pedagogical implementation, particularly in terms of methodology, value reinforcement, and the role of teachers. This study aims to formulate an integrative conceptual framework for the reorientation of PAI learning in the digital era. The research employs a qualitative approach using library research by reviewing relevant recent scientific literature within the last ten years. Data analysis was conducted through content analysis, including data reduction, categorization, and interpretation to identify conceptual relationships. The findings indicate that the reorientation of PAI learning consists of three main dimensions: technology-based methodological transformation, strengthening of digital morality, and empowerment of teachers as agents of Islamic digital literacy. These dimensions are integrated into a value-based conceptual framework that positions technology as a tool rather than an end. Thus, the success of PAI learning transformation is not determined solely by technological adoption, but by the systemic integration of methodological, value-based, and teacher-related aspects in producing adaptive learning while maintaining Islamic values. ABSTRAK Transformasi digital pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 menuntut perubahan paradigma pembelajaran, termasuk dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, praktik pembelajaran PAI di lapangan masih menunjukkan kesenjangan antara tuntutan transformasi digital dengan implementasi pedagogis, terutama pada aspek metodologi, penguatan nilai, dan peran guru. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kerangka konseptual integratif reorientasi pembelajaran PAI di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kepustakaan (library research) melalui pengkajian literatur ilmiah mutakhir yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi untuk mengidentifikasi keterkaitan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reorientasi pembelajaran PAI mencakup tiga dimensi utama, yaitu transformasi metodologi berbasis teknologi digital, penguatan akhlak digital, dan pemberdayaan guru sebagai agen literasi digital Islami. Ketiga dimensi tersebut terintegrasi dalam kerangka konseptual berbasis nilai Islam yang menempatkan teknologi sebagai instrumen, bukan tujuan. Dengan demikian, keberhasilan transformasi pembelajaran PAI tidak ditentukan oleh adopsi teknologi semata, melainkan oleh integrasi sistemik antara aspek metodologis, nilai, dan peran guru dalam menghasilkan pembelajaran yang adaptif sekaligus berakar pada nilai-nilai keislaman.