Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

REFORMULASI MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS MULTIKULTURAL MELALUI PARADIGMA KRITIS PARTISIPATORIS (Studi Multikasus di MA dan SMA Lombok Barat) Sulhan, Ahmad; Fitriani, Muhamad Iwan
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol 9, No 1 (2013): (Januari)
Publisher : LP2M IAIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study used a qualitative approach, since it attempts to assess the depth of the reformulated model of PAI-based multicultural learning through participatory critical paradigm, done by: (1) multicultural nuanced analysis of potential factors, (2) determine the levels of multicultural learning strategy, (3) menyusunan design of learning the nuances of multicultural PAI, namely: (a) content analysis, a process for the identification, selection, and determination of PAI learning materials, (b) analysis of the cultural background, development of cultural and lifecycle approach, (c) material mapping learning is closely related to the principles that should be developed in teaching values and morals; (d) pouring into a stage-based model of multicultural learning through: (1) study of self-exploration and socio-cultural environment (local) potential students with multicultural substance; (2) The presentation of the results of the exploration of the local problems of interest to him, in the presence of friends or other groups, (3) peer group analysis: students who have been divided into several groups, mengalisis and comment on selected issues of exploration results presentation, (4) expert opinion: giving comments regarding exploration results presented; (5) reflection, teachers with students recommending advantage of local cultural values and prospects who have the potential and commitment to build value that can be used as an adhesive unity in both local and national life.
Implementasi Manajemen Mutu Terpadu Lembaga Pendidikan Islam: Sebuah Alternatif Solusi Filsafat Sulhan, Ahmad
EL-HIKMAH Vol 9, No 2 (2015): Desember
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini Pendidikan Nasional tengah menghadapi isu krusial. Isu yang paling sensitif terkait dengan mutu pendidikan, relevansi pendidikan, akuntabilitas, professionalisme, efisiensi, debirokrasi dan prilaku pemimpin pendidikan. Untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada di lingkungan pendidikan tersebut terletak pada Manajemen Mutu Terpadu yang akan memberi solusi para professional pendidikan untuk menjawab tantangan masa kini dan masa depan. Karena Manajemen Mutu Terpadu dapat digunakan untuk membangun aliansi antara pendidikan, bisnis, dan pemerintah. Manajemen Mutu Terpadu dapat membentuk masyarakat responsive terhadap perubahan tuntutan masyarakat di era globalisasi ini. Manajemen Mutu Terpadu juga dapat membentuk sekolah yang tanggap dan mampu merespon perubahan yang terjadi dalam bidang pendidikan demi memberikan kepuasan pada stakeholders. 
Pengaruh Kedisiplinan, Lingkungan Kerja Dan Motivasi Terhadap Kinerja Nur`aini Syapii; Sulhan, Ahmad; Fitriani, Mohammad Iwan
Jambura Journal of Educational Management Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v5i2.3115

Abstract

Penelitian ini mengkaji terkait pengaruh kedisiplinan, lingkungan kerja, dan motivasi memengaruhi kinerja karyawan di DINDIKBUD Kab. Lombok Barat. Penelitian jenis survei dengan pendekatan kuantitatif digunakan. Sampel penelitian terdiri dari lima puluh responden. Pengumpulan data dilakukan melalui metode angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data enggunakan rumus statistik. Hasil penelitian menggambarkan kedisiplinan memengaruhi seberapa baik seorang pekerja melakukan pekerjaan mereka. Dalam situasi ini, nilai koefisien korelasi (r) tabel moment produk diperoleh pada signifikansi 5% sebesar 0,297, sedangkan nilai r-hitung diperoleh sebesar 0,409. Oleh karena itu, nilai r-hitung > dari nilai r-tabel, yaitu = 0,409 > 0,297, dan pada taraf signifikansi 1%, nilai r-hitung > dari nilai r-tabel, yaitu = 0,409 > 0,361. Selain itu, nilai t-hitung jauh lebih besar dari nilai t-tabel, yaitu 4,795 > 2,021. Selain itu, lingkungan kerja memengaruhi kinerja karyawan. Pada taraf signifikansi 5%, nilai r-hitung > dari nilai r-tabel, yaitu 0,544 > 0,297, dan pada taraf signifikansi 1%, nilai r-hitung juga > dari nilai r-tabel, yaitu 0,544 > 0,361. Selain itu, dalam uji t-test, nilai t-hitung jauh lebih besar dari nilai t-tabel, yaitu 5,581 > 2,021. Selain itu, motivasi kerja berdampak pada kinerja karyawan. Terdapat bukti bahwa nilai r-hitung memiliki taraf signifikansi 5% > dari nilai r-tabel, yaitu 0,434 > 0,297. Selain itu, nilai r-tabel memiliki taraf signifikansi 1%, yaitu 0,434 > 0,361. Selain itu, dalam uji t-test, nilai r-hitung jauh > dari nilai r-tabel, yaitu 3,053 > 2,021. Oleh karena itu, hipotesis alternatif (Ha) dianggap "diterima", dan hipotesis nol (Ho) dianggap "ditolak".
SPIRITUAL BASE OF PESANTREN FOR BUILDING MULTICULTURAL AWARENESS IN INDONESIA CONTEXT Mashuri, Saepudin; Futaqi, Sauqi; Sulhan, Ahmad
Islam Futura Vol 24, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Islam Futura
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jiif.v24i1.17141

Abstract

This study examines the spiritual base of Pesantren, which is essential in building multicultural awareness. In Indonesia, Pesantren is an Islamic religious education institution emphasizing spirituality's importance. Pesantren is also closely related to various social and religious aspects. This study aims to find a spiritual base and its utilization in building multicultural awareness. This research uses a phenomenological qualitative study with data collection through observation, interviews, and documentation. The research was conducted for 1.5 years, from 2018-2019. Observations were made for a week every month. Interviews were conducted with 16 informants at site A and 13 at site B. Data analysis used a constant comparative model. From the results of the study, there are several significant findings: 1) Kiai's view of the spirituality of Islamic boarding schools related to multiculturalism is based on the monotheism of humanity; 2) Pesantrens have spiritual capital that comes from Sufistic teachings (Sufism) and interacts spirally with multiculturalism; 3) multicultural values are born from spiritual values that are grown and summarised in three categories of values, namely fundamental values, personal values , and social values; and 4) spiritual-multicultural interactions that continue to make students more multicultural competent. Multicultural awareness built through intense spirituality can birth "selfless multiculturalism"; an authentic multicultural attitude.
Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Program Imtaq Kamariyah, Kamariyah; Jumarim, Jumarim; Sulhan, Ahmad; Aulia, Hesti Dina
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2222

Abstract

Pendidikan karakter pada peserta didik ialah suatu pendidikan yang mengajarkan akhlak, moral, tingkah laku maupun kepribadian. Program imtaq merupakan pembelajaran yang bertujuan agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuan beragama dan dapat membentuk pribadi yang cerdas dan berperilaku sesuai norma agama. Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana pendidikan karakter peserta didik melalui program imtaq. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil temuan dari penelitian ini meliputi 1) Pendidikan karakter peserta didik melalui program imtaq. 2)Implementasi pendidikan karakter peserta didik melalui program imtaq. 3) Perubahan karakter peserta didik melalui program imtaq.
Strategy Knowledge Sharing Management dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Era Otonomi Pendidikan Anggara, Arnan Dwi; Naamy, Nazar; Sulhan, Ahmad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu strategi yang tepat dalam membangun sumber daya manusia di era otonomi pendidikan yaitu melalui Strategy Knowledge Sharing Management. Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan tantangan yang di hadapi oleh lembaga pendidikan di Indonesia saat ini, penerapan strategi yang tepat merupakan langkah lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus di SMA Negeri 4 Praya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Penerapan Strategy Knowledge Sharing Management meliputi kegiatan berbagi pengetahuan, program pelatihan berkelanjutan, pengawasan kepala sekolah, pemberian reward dan punishment serta membangun jaringan dan kemitraan 2) Pemberdayaan terhadap sumber daya manusia meliputi pemberdayaan terhadap kepala sekolah, pemberdayaan terhadap guru, pemberdayaan terhadap staf sekolah, pemberdayaan terhadap siswa dan pemberdayaan terhadap orang tua/wali siswa 3) Hasil penerapan Strategy Knowledge Sharing Management dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di SMA Negeri 4 Praya yaitu : a) Meningkatnya Kolaborasi dan Inovasi, b) Meningkatnya Keterampilan dan Pengetahuan, c) Meningkatnya Efisiensi dan Efektivitas, d) Meningkatnya Pemecahan Masalah, dan e) Meningkatnya Kualitas Pembelajaran Siswa.
Optimalisasi Manajemen Dana Bos dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Said, Majid; Sulhan, Ahmad; Hakim, Lukman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i3.2441

Abstract

Lembaga pendidikan Islam di Indonesia menghadapi permasalahan yang kompleks jika dibandingkan dengan lembaga pendidikan umum, dalam hal peningkatan mutu pendidikan.  Madrasah sebagai salah satu bentuk lembaga formal pendidikan Islam, menghadapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan peningkatan mutu, salah satunya adalah dana yang minim. Menyikapi kondisi ini, pemerintah melalui program dana BOS berusaha membantu lembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu. Kaitannya dengan fenomena tersebut, fokus kajian penelitian ini adalah optimalisasi manajemen dana BOS yang dilakukan oleh MA Plus Munirul Arifin NW Praya dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi manajemen yang dilakukan oleh MA Plus Munirul Arifin NW Praya dimulai dari penyususnan anggaran, pembukuan, pemeriksaan, pengalokasian, dan evaluasi. Optimalisasi manajemen dana BOS yang dilakukan, dapat meningkatkan nilai tambah dari komponen-komponen standar mutu lembaga pendidikan. Sehingga manajamen yang dilakukan oleh MA Plus Munirul Arifin NW Praya dapat menjadi role model bagi lembaga-lembaga pendidikan Islam lain, demi meningkatkan mutu pendidikan Islam.
The Influence of Islamic Education Policy On The Implementation of Multiculturalism at The Al-Asholah Foundation Bafadhal, Abdurrahman; Sulhan, Ahmad; Wahyudiati, Dwi
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v8i2.10727

Abstract

This study aims to explain whether there is an influence of Islamic education policies on the application of multiculturalism at the Al-Asholah Sumbawa foundation. The data collection technique used the observation method, with a questionnaire instrument. Based on the normality test obtained a value of 0.067>0.05, the data is normally distributed. Based on the homogeneity test obtained 0.845>0.05 this indicates data is homogeneous. Based on the T test, a significant value of 0.001 <0.05 is obtained, there is an influence of variable X on variable Y, and the F test obtained a significant value of 0.001 <0.05, this indicates that simultaneously there is an influence of variable X on variable Y. It can be concluded that there is an influence of Islamic education policy on the application of multiculturalism at the Al-Asholah Sumbawa Foundation. This can be seen from the significant value obtained in the T test and F test of 0.001 <0.05, which means that the alternative hypothesis is accepted and the null hypothesis is rejected.
Teacher Ethics in Installing Student Character Through a Positive Discipline Program Utami, Hardini Rahmatin; Sulhan, Ahmad; Fitriani, Muhammad Iwan
Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jsmp.v8i2.10735

Abstract

This study aims to describe teacher ethics in instilling student character through a positive discipline program. This study uses a descriptive qualitative method. Data collection techniques are carried out by observation, documentation and interviews. The sources in this study were the principal and teachers of Pembina Pemenang State Kindergarten, North Lombok. Data were analyzed by data reduction, data presentation, and data verification. The results of the study show that in implementing a positive discipline program, teacher ethics are needed to be good examples for students. One of the methods applied is the implementation of positive discipline through class beliefs. This is considered very effective in forming the character of students who obey the rules, teachers understand that rules must be enforced fairly but also ensure that each student is treated with respect for their dignity such as being willing to listen to students' opinions. By integrating ethical values into everyday education and ensuring that teaching practices reflect equity and diversity, teachers can create a supportive learning environment for all students. Thus, positive discipline programs are not just about enforcing rules, but also about developing strong, positive student character that will have a long-term positive impact on students and society as a whole.
Analysis of the Influence of Principal Policy on Improving the Quality of Islamic Education Aldian, Hendy; Sulhan, Ahmad; Hakim, Lukman
Improvement: Jurnal Ilmiah untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2024): Improvement: Jurnal Ilmiah Untuk Peningkatan Mutu Manajemen Pendidikan
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/improvement.v11i1.44471

Abstract

The aim of this research is to explain the influence of the principal's policy on the quality of Islamic education at SMA IT Yarsi Mataram. This research uses a quantitative type with an analytical design. The population of this study were all teachers and students of SMA IT Yarsi Mataram and the sample was 10 teachers and 15 students. The sampling technique used is random sampling. Data collection techniques through observation with questionnaire instruments for Islamic education policy and quality. The data analysis technique uses the t test and/or F test. The results of the research show that there is an influence of the principal's policy on the quality of Islamic education at SMA IT Yarsi Mataram as seen from the significant value obtained in the t test and F test of 0.000 which is smaller than 0.05. This means Ha is accepted and Ho is rejected. This shows that there is an influence of the principal's policy on improving the quality of Islamic education at SMA IT Yarsi Mataram. The better the policies decided by the school principal, the more the quality of Islamic education will improve. This research is a stimulus for school principals to consider all their policies because they will determine the quality of the school.