Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Upaya Peningkatan Self Awareness Masyarakat pada Kondisi Stunting di Wilayah Puskesmas Porong Sidoarjo Rizki, Muhammad Risya; Djunawan, Achmad; Ramadhani, Ratna Amaliya
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 2, No 2 (2024): Jatibara Vol.2 No.2 Februari 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v2i2.1871

Abstract

The issue of nutrition, such as stunting, falls under Sustainable Development Goal (SDG) number 2, which aims to eliminate all forms of malnutrition. Stunting is a serious problem as it can impact cognitive abilities, unbalanced bodily functions, and result in an undesirable body posture. One of the causes of the increasing incidence of stunting, particularly in the Porong Sidoarjo Health Center, is the lack of community understanding about health, especially regarding stunting. The prevalence of stunting in Sidoarjo is 23.9%, and in the Porong Health Center's working area, it is 28%. The objective of this community service is to enhance the self-awareness of the community to address the condition of stunting in the Porong Sidoarjo Health Center. The target audience for this community service activity is mothers of infants and toddlers who are indicated as stunted in the Porong Sidoarjo Health Center's working area. The method of this activity involves counseling with presentations, practical exercises on reading high z-scores for height/weight and weight/age, Q&A sessions, and completing pretest and posttest questionnaires. The results of this community service activity indicate that the majority of participants have experienced an increase in knowledge, particularly regarding the characteristics and impacts of stunting, and have improved self-awareness regarding stunting in infants and toddlers.
Evalusi Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kasus Tuberculosis di Rumah Sakit Syarif Hidayatullah Ratnasari, Yunita; Sjaaf, Amal Chalik; Djunawan, Achmad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 1 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.875 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i1.608

Abstract

Pendahuluan: Target program penanggulangan TB nasional yaitu eliminasi pada tahun 2035 dan Indonesia bebas TB tahun 2050. Rumah sakit harus menetapkan Tim DOTS yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program Penanggulangan TB dan wajib melakukan pencatatan dan pelaporan terhadap setiap kejadian penyakit. Pelaporan kasus TB menggunakan Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITT) yang menjadi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) sejak tahun 2020. RS Syarif Hidayatullah termasuk 1 dari 3 rumah sakit yang belum melengkapi pelaporan dalam SITB. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengambilan data dengan telaah dokumen, observasi dan wawancara mendalam pada informan kunci. Hasil dan Pembahasan. Pencatatan dan pelaporan tidak berjalan maksimal karena 1) kurangnya SDM perawat sebagai ujung tombak pencacatan manual, 2) belum adanya pendaan untuk program TB DOTS termasuk untuk pencatatan dan pelaporan, 3) belum terintegrasinya SIMRS ke semua unit pelayanan, 4) jeraring internal tidak berjalan baik. Kesimpulan: Peningkatan komitmen manajemen dalam implementasi program TB DOTS.
Evalusi Pengelolaan Limbah Medis Sebelum dan Saat Pandemi Covid19 di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Sholihah, Enny Mar’atus; Sjaaf, Amal Chalik; Djunawan, Achmad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 1 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.555 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i1.607

Abstract

Pendahuluan: Pengelolaan limbah medis merupakan salah satu hal yang penting dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). RS Sentra Medika Cikarang merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang menghasilkan limbah medis. Perlu adanya evaluasi pengelolaan limbah medis sebelum dan saat pandemi Covid-19. Metode: Desain penelitian ini adalah studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2020. Informan kunci dalam penilitian ini adalah sanitarian dan perawat. Hasil dan Pembahasan: Pengelolaan limbah medis saat pendemi tidak berbeda jauh dengan sebelum pandemi. Jumlah pasien yang berkunjung ke pelayanan kesehatan menurun akibat pandemi. Limbah yang dihasilkan dari pelayanan Covid-19 meliputi bekas makanan atau minuman pasien serta APD seperti hazmat, masker, sarung tangan. Berat limbah tersebut jauh lebih ringan. Kesimpulan. Limbah medis di Rumah Sakit Sentra Medika sudah dilakukan pengelolaan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Potensi Penghematan Biaya Persediaan Logistik Umum Menggunakan Metode EOQ (Economic Order Quantity) di Rumah Sakit Swasta X di Surabaya Selatan Oktavia, Chindy; Djunawan, Achmad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 10, No 2 (2024): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v10i2.2013

Abstract

Pengelolaan persediaan barang logistik umum Rumah Sakit Swasta X di Surabaya Selatan masih belum maksimal. Hal tersebut dibuktikan dengan kejadian stockout dan stagnant pada beberapa jenis barang. Dampak dari adanya stockout dan stagnant adalah potensi lost profit. Berdasarkan masalah tersebut perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi seberapa besar potensi penghematan biaya yang didapatkan jika menggunakan Metode EOQ. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Unit analisis pada penelitian ini adalah barang ATK, ART dan cetakan sebanyak ±1000 item dan sampel sebanyak 248 item. Pemilihan sampel didasarkan pada metode ABC. Metode pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan telaah dokumen menggunakan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penghematan biaya sebesar Rp. 17.837.325. Rumah Sakit Swasta X di Surabaya Selatan dapat menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) untuk pengendalian persediaan barang logistik umum. Penelitian selanjutnya dapat memasukkan komponen diskon, biaya pemesanan, biaya penyimpanan dan jumlah maksimal barang yang dapat disimpan di gudang.
Is It True That Job Satisfaction and Work Environment Affect Employee Turnover Intention? Fariz Abdullah; Achmad Djunawan; M Risya Rizki
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i01.1889

Abstract

The turnover of medical support employees at Hospital X Surabaya in 2023 was above the standard (10.8%). The high turnover of medical support employees can cause losses for the hospital because they have to spend money on recruitment, orientation, and training. This study aims to analyze the effect of the work environment and job satisfaction on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya. This type of research is quantitative analytical with a cross-sectional research design. The population in this study was 65 medical support employees at Hospital X Surabaya. The sample calculation used a simple random sampling technique that obtained a sample of 40 employees. This study used ordinal logistic regression. The results of the study showed that the work environment and job satisfaction had a significant influence on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya.
Pencegahan Stunting Melalui Peningkatan Pengetahuan Calon Pengantin tentang Prediksi Tinggi, Berat badan Balita Serta Berat Badan Ibu Hamil di Desa Notorejo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Djunawan, Achmad; Mujiburrahman, M. Alexander; Rizki, M. Risya; Puriyanti, Puriyanti
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2045

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers indicated by low weight and height of toddlers. Stunting is a chronic nutritional problem in toddlers indicated by low weight and height of toddlers. Therefore, efforts are needed to prevent stunting with the active involvement of all components of society. This study aims to improve the understanding of prospective brides and grooms regarding the prediction of toddler weight and height and the weight of pregnant women with a counseling method through material presentation. The results of this counseling are that the knowledge of prospective brides increased by 4.3 points. So that with the counseling, it can increase the knowledge of prospective brides about the prediction and prevention of stunting.
Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting Melalui Penyuluhan di Wilayah Puskesmas Porong Sidoarjo Djunawan, Achmad; Rizki, Muhammad Risya; Oktavia, Chindy
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 3, No 2 (2025): Jatibara Vol.3 No.2 Februari 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v3i2.2166

Abstract

SDGs (Suistainable Development Goals) number 2 say that eliminating all forms of malnutrition, including nutritional problems such as stunting. Based on data collected from the e-PPGBM application, the number of stunting reached 23.9% in Sidoarjo and 28% in the Porong primary health care working area. Therefore, there needs to be community service efforts for this problem. This community service activity aims to increase the knowledge of mothers in the Porong Primary Health Care area about predicting the height and weight of toddlers as well as how to prevent and deal with stunting. The activity method takes the form of counseling, practice predicting the height or length of toddlers, the weight of toddlers, and questions and answers. The implementer also provided pretest and posttest questionnaires before and after delivering the material to assess the increase in respondents' understanding. Implementation of service activities on 6 December 2023 at Porong Primary Health Care, Sidoarjo. The targets are mothers who have babies and toddlers who are indicated to be stunted in the work area of the Porong Sidoarjo Primary Health Care. The results of the paired T test from the pretest and posttest scores show a value of 0.00, meaning there is a difference between the pretest score and the posttest score. The conclusion from these results is that there is an increase in respondents' knowledge about predicting and treating stunting.
Benarkah Disiplin, Motivasi dan Lingkungan Berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai Non Medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya? Firzanah, Afiqatul; Rizki, M. Risya; Indahyati, Emilia; Pradhana, Andrea Thrisiawan; Djunawan, Achmad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i5.2162

Abstract

Terdapat keterlambatan karyawan non-medis sebesar 11% di salah satu Rumah Sakit Swasta Surabaya Selatan. Sedangkan, ketentuan rumah sakit tersebut batas maksimal keterlambatan sebesar 3%. Keterlambatan berpotensi menurunkan kinerja karyawan rumah sakit. Perlu adanya kajian tentang pengaruh disiplin, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan non-medis. Tujuan penelitian ini adalah menyusun rekomendasi terkait pengaruh disiplin kerja, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X di Surabaya Selatan. Penelitian ini menggunakan desain crossectional. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik. Populasi dalam penelitian ini adalah 239 non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan sedangkan sampel sebanyak 69 responden. Penelitian ini menggukan uji regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, motivasi dan lingkungan kerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan masuk pada kategori baik. Terdapat pengaruh antara disiplin kerja, motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai non-medis di Rumah Sakit Swasta X Surabaya Selatan. Rekomendasi yang dapat dilakukan rumah sakit untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah dengan penegakan absensi kehadiran, memperjelas promosi dan jenjang karir, dan melengkapi sarana prasarana untuk menunjang pekerjaan karyawan. Rekomendasi penelitian selanjutnya menambahkan variabel lain terutama dari perspektif organisasi.
Adakah Pengaruh Penanganan Komplain Terhadap Kunjungan Ulang di Rumah Sakit? (Narative Literature Review) Putri Arifin, Novita Anggraeni; Anggraini, Risti Ninda; Ardhana, Aulia Putri; Djunawan, Achmad; Ninda Anggraini, Risti
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2447

Abstract

Penanganan komplain pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit dan berpotensi memengaruhi keputusan pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah penanganan komplain yang efektif dapat meningkatkan kunjungan ulang pasien ke rumah sakit. Penelitian dilakukan melalui pendekatan narrative literature review dengan judul adakah pengaruh penanganan komplain terhadap kunjungan ulang di rumah sakit. Berdasarkan hasil pencarian artikel menggunakan metode PRISMA yang diperoleh dari database Google Scholar dengan total yang didapatkan 34.200 artikel, lalu di screening berdasarkan tahun, judul dan abstrak didapatkan 10 artikel dan artikel yang digunakan yaitu 7 artikel. Hasil studi menunjukkan dari 7 artikel menyatakan bahwa ada pengaruh penanganan komplain terhadap kunjungan ulang. Penanganan komplain yang cepat, tepat, dan solutif dapat meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pasien bahkan kunjungan ulang. Komplain yang tidak tertangani dengan baik justru menurunkan kepuasan pasien, merusak citra rumah sakit, dan berdampak negatif pada niat kunjungan ulang. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memiliki sistem manajemen komplain yang responsif, profesional, dan humanis untuk mempertahankan serta meningkatkan kepercayaan pasien terhadap layanan yang diberikan.
Dampak Kegagalan Penanganan Komplain di Rumah Sakit Indonesia: Narative Literature Review Kamilah, Alfi Najah; Wulansari S., Risna; Hadiyahtullah, Imeldilyza Dhuhaika; Ramadhan, Mohammad Ilham; Djunawan, Achmad; kamilah, alfi
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2450

Abstract

Komplain pasien merupakan indikator penting mutu layanan kesehatan. Kajian ini bertujuan untuk membuktikan dan mengidentifikasi dampak dari kegagalan penanganan komplain terhadap mutu pelayanan rumah sakit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Narrative Review dengan penelusuran literatur melalui Google Scholar. Dari 16.500 artikel yang ditemukan, disaring menjadi 26 artikel berdasarkan tahun, judul, dan abstrak. Sebanyak 20 artikel dieksklusi karena duplikasi atau tidak relevan, sehingga tersisa 6 artikel jurnal nasional yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa seluruh artikel yang direview menyatakan adanya dampak negatif yang signifikan akibat kegagalan penanganan komplain. Dampak yang teridentifikasi meliputi penurunan kepuasan dan kepercayaan pasien, meningkatnya konflik antara pasien dan tenaga medis, penurunan citra serta reputasi rumah sakit, hingga meningkatnya risiko tuntutan hukum. Dampak tersebut diperoleh melalui analisis isi dan temuan empiris pada masing-masing artikel. Kajian ini dibatasi pada literatur yang terbit di Indonesia dan hanya fokus pada aspek dampak, tanpa membahas intervensi atau solusi. Hasil ini diharapkan menjadi dasar dalam upaya perbaikan sistem penanganan komplain di rumah sakit secara berkelanjutan.