Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penyebab Komplain di Rumah Sakit: Narrative Literature Review Syamsiddar, Aryanti Lutfiana; Hasanah, Hasanah; Verdinata, Fiernandio; Djunawan, Achmad; Hasanah
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2451

Abstract

Komplain pasien di rumah sakit menunjukkan adanya perbedaan antara harapan pasien dan layanan yang mereka terima. Jika tidak dikelola dengan tepat, keluhan ini bisa mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit dan merugikan reputasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor utama yang menyebabkan keluhan pasien melalui pendekatan narrative literature review. Kajian dilakukan terhadap 7 artikel ilmiah relevan yang diperoleh melalui pencarian database Google Scholar, dengan proses seleksi divisualisasikan menggunakan diagram PRISMA. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi nasional berbahasa Indonesia yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa sumber utama keluhan pasien berasal dari tiga aspek: (1) kualitas tenaga kesehatan, seperti pelayanan yang lambat dan sikap kurang profesional; (2) keterbatasan fasilitas, misalnya ruang yang sempit dan peralatan medis yang tidak memadai; serta (3) komunikasi yang kurang efektif antara petugas dan pasien. Selain itu, ketidakmampuan memenuhi ekspektasi emosional dan budaya pasien turut memicu munculnya komplain. Temuan ini menegaskan perlunya rumah sakit untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki sarana prasarana, dan membangun komunikasi yang empatik agar keluhan dapat dioptimalkan sebagai bahan evaluasi dalam upaya peningkatan mutu pelayanan.
Penanganan Komplain di Rumah Sakit, Pembelajaran dari Indonesia dan Amerika (Narrative Literatur Review) Firmansyah, Alvin Hisyam; Rachma, Natasya Nishfiana; Amalo, Kevin Daniel; Kilasworo, Dewi; Djunawan, Achmad; Nishfiana Rachma, Natasya
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2455

Abstract

Penanganan keluhan pasien merupakan elemen strategis dalam menjamin mutu dan akuntabilitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan membandingkan sistem penanganan keluhan pasien antara rumah sakit di Indonesia dan Amerika Serikat melalui kajian narrative literature review terhadap sepuluh artikel terpilih (lima nasional, lima internasional) relevan yang diperoleh melalui pencarian database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, serta portal nasional seperti Garuda, Neliti, dan SINTA, dengan proses seleksi divisualisasikan menggunakan diagram PRISMA. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2025. Analisis dilakukan secara tematik terhadap lima aspek utama: sistem pelaporan, klasifikasi keluhan dan pemetaan risiko, mekanisme tindak lanjut, integrasi dengan manajemen mutu, serta pemanfaatan teknologi informasi. Hasil menunjukkan bahwa rumah sakit di Indonesia mulai menunjukkan kemajuan melalui penerapan sistem klasifikasi risiko secara manual dan berbasis kedaruratan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal digitalisasi, dokumentasi, dan integrasi keluhan ke dalam indikator mutu. Sementara itu, rumah sakit di Amerika Serikat telah mengembangkan sistem taksonomi keluhan berbasis data, waktu tanggap standar, dan komunikasi terbuka yang mendukung resolusi konflik serta pencegahan litigasi. Studi ini menyoroti bahwa masing-masing negara memiliki keunggulan tersendiri: Indonesia unggul dalam inisiatif berbasis budaya lokal dan pendekatan responsif manual, sementara Amerika Serikat kuat dalam integrasi sistemik dan analisis mutu berbasis data. Temuan ini menawarkan peluang adopsi praktik terbaik lintas negara untuk memperkuat sistem pengelolaan keluhan pasien di Indonesia secara lebih profesional, adaptif, dan berorientasi mutu berkelanjutan.
Peningkatan Pengetahuan Gizi Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung Rachma, Natasya Nishfiana; Kamila, Alfi Najah; Djunawan, Achmad; Rizki, Muhammad Risya; Indahyati, Emilia
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 4, No 1 (2025): Jatibara Vol.4 No.1 Agustus 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v4i1.2249

Abstract

Stunting is one of the health problems that still poses a challenge in Indonesia, especially in rural areas. In Tulungagung Regency, the prevalence of stunting reached around 5.17% in 2025. Although the general stunting rate in Tulungagung has sharply decreased, there are still several villages in this area that report a relatively high stunting prevalence, reaching around 5% in Serut village. This achievement places Tulungagung as one of the regencies with a relatively high stunting rate in East Java. Dissemination to improve nutritional knowledge among pregnant mothers is an important step in preventing stunting. This study aims to prove that the dissemination of nutritional knowledge enhances nutritional knowledge for pregnant mothers in Serut Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency. The activities used are the pre-post method using the Wilcoxon Signed Rank Test to determine the significance of the increase in understanding among pregnant mothers. Data collection in this activity uses interviews, observations, and documentation. The results show that dissemination improves nutritional knowledge for pregnant women, covering nutrition education, food assistance utilization programs, and the active role of health workers, proving that education plays an important role in increasing pregnant women's awareness of adequate nutrition fulfillment. Stakeholders need to pay attention to improving pregnant women's knowledge and access to nutritious food. It is hoped that increased nutritional knowledge can reduce the risk of stunting in children.
Analisis Faktor Organisasi yang Mempengaruhi Disiplin Kerja Pegawai RS XX Isnaini, Evanda Nadhilah; Puryanti, Puryanti; Djunawan, Achmad; Nanggala, Vanrista Prima; Isnaini, Evanda
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i10.2661

Abstract

Kedisiplinan pegawai terutama dalam hal absensi di Rumah Sakit XX, pada tahun 2024 di temukan beberapa pegawai yang kurang taat mengenai ketentuan yang sudah di tetapkan oleh Rumah Sakit. Pada tahun 2024 menunjukkan adanya ketidakdisiplinan terhadap peraturan absensi yang sudah ditentukan sebesar 24%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui faktor yang mempengaruhi kedisiplinan kerja pegawai di Rumah Sakit XX. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis regresi logistik. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 60 pegawai, yang dipilih menggunakan teknik vinit lemeshow. Didapatkan hasil bahwa sanksi hukuman dinilai sangat baik (60%), keadilan dinilai tidak adil (62%), dan ketegasan dinilai tegas (63%). Dari hasil analisis menunjukkan sanksi hukuman (p=0.361), ketegasan (p=0.739) tidak ada pengaruh terhadap disiplin kerja. Sedangkan faktor organisasi yang meliputi keadilan pimpinan (p=0.010) ada pengaruh terhadap disiplin kerja. Sehingga, disimpulkan bahwa tidak ada pengaruh faktor organisasi yang meliputi sanksi hukuman, ketegasan pimpinan terhadap disiplin kerja. Sedangkan faktor organisasi yang meliputi keadilan memiliki pengaruh terhadap disiplin kerja.
Is It True That Job Satisfaction and Work Environment Affect Employee Turnover Intention? Abdullah, Fariz; Rizki, M Risya; Djunawan, Achmad
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 01 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i01.1889

Abstract

The turnover of medical support employees at Hospital X Surabaya in 2023 was above the standard (10.8%). The high turnover of medical support employees can cause losses for the hospital because they have to spend money on recruitment, orientation, and training. This study aims to analyze the effect of the work environment and job satisfaction on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya. This type of research is quantitative analytical with a cross-sectional research design. The population in this study was 65 medical support employees at Hospital X Surabaya. The sample calculation used a simple random sampling technique that obtained a sample of 40 employees. This study used ordinal logistic regression. The results of the study showed that the work environment and job satisfaction had a significant influence on the turnover intention of medical support employees at Hospital X Surabaya.
Behavior Intention Pulmonary Specialist Patients Based on Analysis Types of Brand Association Puryanti; Frida Drastyana, Serlly; Prasetyorini, Anif; Djunawan, Achmad
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 8 No. 1 (2024): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v8i1.787

Abstract

Abstrak Mutu pelayanan merupakan fokus rumah sakit dalam menghadapi globalisasi serta persaingan. Kunjungan adalah salah satu indikator mutu pelayanan rawat jalan. Types of brand association merupakan dimensi brand image yang digunakan menilai mutu produk. Penilaian types of brand association yang baik akan mempengaruhi Behaviour intention konsumen untuk pemanfaatan ulang pelayanan rumah sakit. Kunjungan poli spesialis paru di Rumah Sakit Islam Sakinah Mojokerto mengalami penuruan sebesar 16%. Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh types of brand association terhadap Behaviour intention.Ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dengan desain cross-sectional study. Sampel penelitian berjumlah 72 sampel, dengan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berada pada kategori usia > 46 tahun, dengan tingkat pendidikan menengah. Types of brand association meliputi attribute product, attribute nonproduct, dan benefit sudah baik. Behaviour intention pasien sudah baik. Attribute product dan attribute nonproduct berpengaruh terhadap Behaviour intention. Benefit tidak berpengaruh terhadap Behaviour intention. Types of brand association yang baik menjadi salah satu cara rumah sakit untuk meningkatkan Behaviour intention dalam memanfaatkan pelayanan rumah sakit agar kunjungan pasien meningkat. Secara keseluruhan types of brand association memiliki pengaruh signifikan terhadap Behaviour intention. Kata kunci: types of brand association, behaviour intention   Abstract Service quality is the focus of hospitals in the face of globalization and competition. Visits are one indicator of the quality of outpatient services. Good types of brand associations can affect consumer Behaviour intention towards hospital services. Patient visits to the pulmonary specialist clinic at the Sakinah Mojokerto Islamic Hospital have decreased by 16%. This study aimed to analyze the effect of types of brand association on Behaviour intention. This research is descriptive-analytic research with a cross-sectional study design. The research sample amounted to 72 samples, with a simple random sampling technique. The research data were analyzed with multiple linear regression tests. The results showed that the respondents were mostly female, in the age category >46 years, with a secondary education level. Types of brand association include attribute product, attribute nonproduct, and benefit are good. The patient's Behaviour intention is good. Attribute products and attribute nonproducts influence Behaviour intention. Benefits do not influence Behaviour intention. Types of good brand association are one way for hospitals to increase Behaviour intention in reusing hospital services to increase patient visits. Overall Types of brand association have a significant influence on Behaviour intention. Keywords: types of brand association, behaviour intention
Selisih Klaim INA-CBGs dengan Tarif Rumah Sakit Aktual di RS X Surabaya Pradhana, Andrea Thrisiawan; Yuadi, Imam; Puspitasari, Ira; Djunawan, Achmad; Sholihah, Enny Mar'atus
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 11, No 2 (2025): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2025
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v11i2.2309

Abstract

The hospital payment system in Indonesia uses the Indonesia Case Based Groups (INA-CBGs). It is expected to control service costs within the National Health Insurance (JKN) program. However, there is a challenge in the form of a negative difference between BPJS Kesehatan claims and the hospital's actual tariffs. If left unchecked, this could impact the financial sustainability of hospitals. This study aims to predict and analyze the factors influencing the difference between BPJS claims and hospital tariffs at Hospital X Surabaya for the period February to June 2024. The method used is an analytical quantitative study with a time series design using secondary data from BPJS claims and the hospital’s actual tariffs for 6,523 inpatient cases. Data analysis was performed using graphs, cross-tabulation, and multiple linear regression. The results show that the difference between BPJS claims and hospital tariffs is always negative. The largest negative difference occurred in inpatient class 3. Variables such as costs of non-surgical procedure tariffs, surgical procedures, nursing care, supporting services, radiology, laboratory, blood services, rehabilitation, and room accommodation have a significant effect in increasing the claim deficit (p < 0.05). However, drug costs have a significant positive effect in reducing the deficit. The limitation of this study is that the data is not normally distributed and indicates heteroskedasticity. In conclusion, most medical and non-medical cost components contribute to the claim deficit experienced by the hospital during the study period.