Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Tingkat Kepuasan Pasien pada Pandemi Covid-19 di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur Erizal Erizal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 1, EDISI MARET 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i1.353

Abstract

Pelayanan IGD pada suatu rumah sakit merupakan salah satu tolak ukur kualitas pelayanan rumah sakit pada umumnya. Oleh sebab itu, petugas IGD khususnya dokter dan perawat harus mempunyai kecepatan, ketrampilan dan kesiagaan yang lebih dari petugas medis di ruangan lain (Novita, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Desain penelitian ini menggunakan jenis analytic yang bersifat cross sectional. sampel dalam penelitian ini adalah 43 pasien dengan teknik accidental sampling. H asil penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur dengan p-value 0,002 (p<0,05).
Pengaruh Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Dan Fasilitas Terhadap Minat Kunjungan Ulang Di Poli Klinik Penyakit Dalam RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak Erizal Erizal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i2.357

Abstract

Biaya untuk mendatangkan pelanggan baru lebih besar dibandingkan dengan biaya untuk mempertahankan pelanggan yang telah ada. Oleh karena itu akan jauh lebih baik bagi rumah sakit untuk mempertahankan pasien yang telah ada dengan menampilkan dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas sehingga mampu memberikan kepuasan kepada pasien. Permasalahan yang menyebabkan menurunnya minat kunjungan ulang di poli klinik penyakit dalam dikarenakan mutu pelayanan di poli klinik penyakit dalam masih kurang baik serta minimnya fasilitas yang tersedia membuat pasien tidak nyaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh persepsi pasien tentang mutu pelayanan dan fasilitas terhadap minat kunjungan ulang di poli klinik penyakit dalam RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak. Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik Accidental Sampling yaitu dengan cara mengambil responden yang kebetulan ada atau tersedia di lokasi pada saat penelitian berlangsung. Dari hasil penelitian ini dengan menggunakan uji statistic Chi-Square (Fisher’s Exact Test) pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) diperoleh nilai P-Value=0,000 (p<0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh persepsi pasien tentang mutu pelayanan terhadap minat kunjungan ulang di poli klinik penyakit dalam RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak. Dari hasil uji statistic Chi Square (Continuity Correction) pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05) diperoleh nilai P-Value = 0,000 (p<0,05) yang berarti ada pengaruh fasilitas dengan minat kunjungan ulang di poli klinik penyakit dalam RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak. Kesimpulan dalam penelitian ini ialah ada pengaruh antara persepsi pasien tentang mutu pelayanan terhadap minat kunjungan ulang di poliklinik penyakit dalam dan ada pengaruh antara fasilitas kesehatan dengan minat kunjungan ulang terhadap pelayanan yang ada di poli klinik penyakit dalam RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak. Saran dari penelitian ini diharapkan supaya lebih meninjau kembali para petugas kesehatan dalam memberikan mutu pelayanan dan fasilitas terhadap pasien rawat jalan.
Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pencapaian Bed Occupancy Ratio (Bor) Di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud Aceh Timur Erizal Erizal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i2.408

Abstract

Sebagai upaya untuk menilai kualitas pelayanan rumah sakit maka National Health Services (NHS), memperkenalkan enam syarat dalam menilai kinerja pelayanan rumah sakit, salah satunya yaitu efisiensi. Pada pengelolaan unit rawat inap, tingkat efisiensi dapat meningkatkan mutu pelayanan rawat inap di rumah sakit. Efisiensi merupakan salah satu indikator kinerja yang mendasari seluruh kinerja pelayanan kesehatan di rumah sakit, terkhususnya di unit rawat inap. Salah satu indikator efisiensi layanan RS adalah dengan menghitung rasio hunian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) dari rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencapaian BOR di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zubir Mahmud. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai BOR tahun 2020 sebesar 46%, gambaran fasilitas pelayanan kesehatan bagus untuk saat ini seperti jumlah tempat tidur siap pakai yang tersedia, fasilitas telah sesuai dengan standar dan kebutuhan ruangan, gambaran jumlah tenaga kesehatan telah memenuhi atau sebanding untuk saat ini namun butuh tambahan jika BOR mencapai 100% agar pelayanan tetap maksimal, gambaran upaya kesehatan tidak hanya kuratif namun telah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien, antara lain upaya pendidikan kesehatan, upaya promotif maupun rehabilitatif. Saran yang diajukan adalah pihak RSUD dr. Zubir Mahmud melakukan penambahan jumlah tenaga kesehatan seperti dokter spesialis dan perawat agar indikator BOR, LOS, TOI dan BTO mencapai nilai yang optimal serta untuk mencukupi jumlah tenaga kesehatan sesuai dengan standar Rumah Sakit Kelas C, serta dalam masa pandemi COVID-19 menyediakan area pelayanan yang terpisah antara layanan umum dan layanan khusus COVID-19.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Petugas Cleaning Service dalam penggunaan Alat Pelindung diri (APD) di BLUD RSUD Kota Langsa Tahun 2019 Erizal Erizal
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i2.428

Abstract

Rumah sakit merupakan tempat kerja yang memiliki resiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, pengunjung, maupun lingkungan rumah sakit.Berdasarkan laporan kasus kecelakaan kerja dari badan pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, hingga akhir tahun 2015 jumlah kecelakaan kerja yaitu 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 berjumlah 105.182 kasus, sehingga mengalami penurunan sebanyak 4,6%. Sedangkan sampai Bulan Agustus tahun 2017 terdapat 80.392 kasus. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional study dengan variabel sebab dan akibat yang terjadi pada objek penelitian diukur dan dikumpul dalam waktu yang bersamaan.Dengan total sampel 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas cleaning service di BLUD RSUD Kota Langsa . Diperoleh nilai P-Value = 0,014 (p<0,05), ada hubungan pengawasan dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas cleaning service di BLUD RSUD Kota Langsa. Didiperoleh nilai P-Value = 0,007 (p<0,05), ada hubungan Sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada petugas cleaning service di BLUD RSUD Kota Langsa. Diperoleh nilai P-Value= 0,007 (p<0,05).
Analisis dan Evaluasi Struktur Gedung Auditorium FEM IPB Berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019: Analysis and Evaluation of FEM IPB Convention Hall Structure Based on SNI 1726:2019 and SNI 2847:2019 Sefta Mega Nurasih; Erizal
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 3: Desember 2022
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.7.3.221-230

Abstract

Badan Standardisasi Nasional (BSN) melakukan pembaharuan peraturan tentang tata cara perencanaan dan pembangunan gedung agar lebih efektif dan efisien dengan menerbitkan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019. Gedung Auditorium FEM yang dibangun dan direncanakan pada tahun 2018 menunjukkan bahwa dalam perencanaanya belum mengacu pada peraturan terbaru. Maka dari itu, penelitian dilakukan untuk mengevaluasi kesesuaian struktur Gedung Auditorium FEM dalam menahan gempa berdasarkan SNI 1726:2019, mengevaluasi kekuatan elemen struktur Gedung Auditorium FEM berdasarkan SNI 2847:2019, dan merekomendasikan perkuatan apabila elemen struktur terindikasi mengalami overstress. Penelitian dilakukan pada bulan Febrari – Juli 2020. Pemodelan dilakukan menggunakan SAP2000 v.20 berdasarkan as built drawing gedung. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel dan PCACOL 3.63. Hasil pemodelan Gedung Auditorium FEM memenuhi persyaratan pada SNI 1726:2019. Partisipasi massa yang terjadi telah memenuhi syarat 90% pada moda keempat baik untuk arah X maupun Y. Waktu getar alami untuk arah X dan Y adalah 0,753 detik, gaya geser dasar yang diperlukan dikalikan dengan faktor skala 2,27 untuk arah X dan 1,80 untuk arah Y, simpangan antar lantai untuk arah X dan Y aman. Analisis berdasarkan SNI 2847:2019 belum memenuhi persyaratan keselamatan struktur. Terdapat 29 balok dan 11 kolom yang mengalami tegangan lebih. Rekomendasi perkuatan struktur balok dan kolom dilakukan dengan metode FRP.
Kajian Perbandingan Asesmen Green Building Bangunan Gedung Baru Menggunakan Sistem Greenship New Building Versi 1.2 dan Versi 2.0 WINDU NUR AZZUKHRUF SIADARI; Yudi Chadirin; Erizal
Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2 (2023): Rekayasa Sipil Vol. 17 No. 2
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2023.017.02.6

Abstract

Climate change is a problem that becomes an environmental issue in every government. Increased awareness of environmental issues has made green building construction an industry that has made many improvements to be more environmentally friendly. Green building construction in Indonesia can only be certified greenship new building version 1.2 issued by Green Building Council Indonesia (GBCI). This research relates to the grenship new building which underwent a change from greenship new building version 1.2 to version 2.0 in 2019. Meanwhile, this study uses comparative and qualitative methods in discussing assessment points in greenship new building. The results of the study explained that there were additional points for the assessment criteria with 2%-3% weighted values increased from the previous criteria.
Analisis Ventilasi Alamiah Pada Greenhouse Tipe Standard Peak Menggunakan Computational Fluid Dynamics: Natural Ventilation Analysis of Standard Peak Greenhouse using ComputationalFluid Dynamics Yayu Romdhonah; Herry Suhardiyanto; Erizal Erizal; Satyanto Krido Saptomo
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.511 KB)

Abstract

Standard peak greenhouse is an adapted design for the humid tropical regions. Analysis of the greenhouse natural ventilation had been conducted using 3D Computational Fluid Dynamics (CFD). The objective of this research was to investigate the greenhouse natural ventilation performance on zero and low windspeed conditions. Solidworks® CFD software was used in this study. Climate data and greenhouse characteristics were used as inputs for the simulation. The results of CFD simulation were presented in 3D of airflow vectors in x, y, and z directions. Results of this study showed the importance of roof vents and sidewalls openings for efficient thermally driven ventilation.
Modelling of mechanical roots on slope stability Yulia Amirul Fata; Hendrayanto Hendrayanto; Erizal Erizal; Suria Darma Tarigan; Takeshi Katsumi
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol 10, No 4 (2023)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2023.104.4779

Abstract

Root system mechanical reinforcement through root-soil cohesion on slope stability is important. However, the root cohesion of Tectona grandis, Maesopsis eminii, and shrubs (Chromolaena odorata) on slope stability is rarely studied and modelled. This study aimed to model the mechanical effect of vegetation through root cohesion, namely teak (Tectona grandis), Maesopsis eminii, and shrubs (Chromolaena odorata). The study was conducted in a simultaneous landslide on January 1, 2020, that dominantly occurred on vegetated slopes of Sukajaya District, Bogor Regency, West Java. The Wu model's root cohesion (CR) was modelled on slope stability using a modified Bishop model. The modelling used the data from field and laboratory-measured. The study found that the presence of a root system increases slope stability's factor of safety (FOS). The root system of young Maesopsiss eminii produces the largest effect of FOS compared to the root system of shrubs, teak, and old Maesopsis eminii. The slope stability of vegetated slopes is a function of the CR and the effective root zone depth. The highest total CR of vegetation was teak with 0.398 kPa, followed by shrubs, young Maesopsis eminii, and old Maesopsis eminii with 0.202 kPa, 0.191 kPa, and 0.087 kPa, respectively. The effective root zone of teak, young Maesopsis eminii, and shrub were 500, 230, 140, and 66 cm, respectively.
Incorporating Inhibition Effects and Hydrolysis Biokinetics into the Mathematical Model of Anaerobic Fermentation Allen Kurniawan; Yanuar Chandra Wirasembada; Mark L. Sibag; Erizal Erizal; Chusnul Arif
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i1.26-40

Abstract

Anaerobic digestion is a well-known biological treatment process. It uses less energy, consumes fewer nutrients, converts organic pollutants into methane gas, and produces a small quantity of biomass. The interactions among the various microbes in this complex biological system need to be better understood, and as a consequence, mathematical models need to be revised. This review discusses the principles of biokinetic models published in the literature on anaerobic fermentation as part of the anaerobic digestion process for waste-activated sludge. Biokinetic models for anaerobic fermentation have been developed to predict cell growth, substrate consumption, and gas production. This exploration delves into the incorporation of the hydrolysis stage, a multi-step process entailing the breakdown of carbohydrates, proteins, and lipids within existing biokinetic models. Because there is no single analytical method for accurately determining the biokinetics of anaerobic fermentation of waste-activated sludge incorporating hydrolysis parameters and inhibition effects are proposed to improve the estimated trends of process variables as a function of the design variables.
Status Mutu Air Permukaan & Airtanah di Sekitar Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo Kevin Philips Barakati; Erizal Erizal; Chusnul Arif
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 2 (2024): March 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.2.512-522

Abstract

Emas adalah salah satu logam mulia yang keberadaannya sangat menguntungkan. Kawasan Gunung Pani merupakan salah satu tempat di Provinsi Gorontalo yang mengandung kandungan emas yang cukup besar. Salah satu kegiatan masyarakat Kecamatan Buntulia yang memiliki potensi merusak lingkungan adalah penambangan emas tanpa izin (PETI). Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji aktivitas proses penambangan emas tanpa izin, (2) mengkaji tingkat pencemaran airtanah dan air permukaan akibat pertambangan emas tanpa izin di Kecamatan Buntulia. Metode yang digunakan adalah metode survei, pemetaan, wawancara, uji laboratorium dan penentuan Indeks Pencemaran. Penelitian ini dilakukan pengambilan sampel untuk enam air permukaan (sungai) dan tiga airtanah (sumur). Sampel air permukaan dan airtanah kemudian diuji di laboratorium dan parameternya berdasarkan regulasi yang diacu yaitu PP No.22/2021 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PerMenKes No. 32/2017 Tentang Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Hiegine Sanitasi. Penambangan emas oleh masyarakat yang terjadi di sekitar Kecamatan Buntulia sudah berlangsung sejak tahun 1990an. Aktivitas penambangan emas tanpa izin menggunakan alat berat untuk mengambil bahan galian mentah. Pengolahan emas dimulai dari penumbukan batu sampai penyaringan menggunakan air raksa (Hg) menjadi emas mentah. Aktivitas pengolahan emas di Kecamatan Buntulia menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Status kualitas air menunjukan bahwa semua sampel dari air sungai telah tercemar ringan sampai berat sedangkan untuk air sumur didapati telah tercemar ringan sampai sedang. Adapun saran yang dapat digunakan untuk upaya pengelolaan lingkungan yaitu meningkatkan inventarisasi dan identifikasi sumber pencemar air, menetapkan daya tampung beban pencemaran, dan meningkatkan pemantauan kualitas air sungai dan airtanah.