Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Pembelajaran Berdifersiasi Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Materi Rantai Makanan Kelas V SDN 97/II Muara Bungo Putri, Oktaviani; Megawati; Dani, Refril
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.2092

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar pada materi rantai makanan kelas V SDN 97/II Muara Bungo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) dalam pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa pada materi rantai makanan kelas V SDN 97/II Muara Bungo. Skripsi ini memakai jenis penelitian kuantitatif, menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pre-experimental design tipe one group pretest posttest. Variabel penelitian  ini adalah model problem based learning (PBL) pembelajaran berdiferensiasi dan motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 97/II Muara Bungo. Sampel penelitian ini adalah 17 orang siswa. Teknik  pengumpulan data yaitu Koesioner/angket (Pre-test dan Post-test). Teknik analisa data yang digunakan yaitu melakukan uji Paired sample t-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa diperoleh nilai sig.2 (tailed) 0,000 ˂ 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran berdiferensiasi dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada materi rantai makanan kelas V.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Menggunakan Model Picture and Picture di Kelas V SDN 32/II Muara Bungo aidina, Thessa; Agrita , Tri Wera; Dani, Refril
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.2096

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini di latar belakangi oleh hasil belajar yang rendah pada peserta didik dan proses pembelajaran yang belum maksimal pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Banyak peserta didik yang belum mencapai KKTP yaitu 75%. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses dan hasil belajar bahasa Indonesia menggunakan model picture and picture di kelas V SDN 32/II Muara Bungo. Hasil belajar peserta didik yang rendah dan prosedur pembelajaran yang kurang ideal dalam kelas bahasa Indonesia. Untuk pertemuan I siklus I, hasil lembar observasi pendidik adalah 84%, dan untuk pertemuan II, hasilnya 94%. Pada siklus II, pertemuan I mencapai 94% dan pertemuan II 100%. Sementara itu, “skor lembar observasi peserta didik pada pertemuan I siklus I adalah 25%, dan pertemuan II 60%. Pertemuan I siklus II mencapai 90%, dan pertemuan II siklus II meningkat menjadi 100%. 2) Pada siklus I, 50% peserta didik menunjukkan penguasaan hasil belajar; pada siklus II, angka tersebut meningkat menjadi 90%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model picture and picture dapat meningkatkan proses dan hasil pembelajaran bahasa Indonesia”.
Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Make A Match Untuk Peserta Didik Kelas III Di SDN 103/II Tanjung Agung ANDIKA RAHMAN; eka putra, Randi; Dani, Refril
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah proses dan hasil belajar yang rendah pada pembelajaran matematika kelas III  SDN 103/II Tanjung Agung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan proses dan hasil belajar matematika menggunakan model make a match di kelas III SDN 103/II Tanjung Agung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas sebanyak dua siklus masing –masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III SDN 103/II Tanjung Agung. Penelitian ini dilaksanakan di semester dua tahun ajaran 2024 di SDN 103/II Tanjung Agung. Data penelitian ini di kumpulkan melalui teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dilihat dari hasil persentase ketuntasan jumlah nilai siswa yang mencapai KKM pada kondisi awal 36,36% atau 8 siswa dari 22 siswa yang mencapai KKM, pada siklus I siswa yang mencapai KKM 59,09% atau 13 orang dari 22 siswa, dan pada siklus II yang mencapai KKM sebesar 86,36% atau 19 orang dari 22 siswa. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model make a match dapat meningkatkan proses dan hasil matematika peserta didik kelas III di SDN 103/II Tanjung Agung.
Peningkatan Keterampilan Berhitung Menggunakan Model PAIKEM Berbantuan Media Visual Raindrop Counting Pada Peserta Didik Kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II Putri Nabila Rizki; wahyu hidayat, puput; Dani, Refril
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berhitung matematika peserta didik kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Alasan peneliti memilih model PAIKEM berbantuan media visual raindrop counting dalam pembelajaran matematika dengan materi berhiutng adalah diduga dapat meningkatkan keterampilan berhitung peserta didik serta lebih aktif dan kreatif dalam mengikuti pembelajaran matematika dikelas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam siklus-siklus dan akan dihentikan jika sudah memenuhi indicator keberhasilan. Desain penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 siklus dengan model siklus dari Kurt Lewin yang memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Tempat penelitian di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II, dengan banyak peserta didik 24 orang. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PAIKEM berbantuan media visual Raindrop Counting dapat meningkatkan keterampilan berhitung peserta didik di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II. Hal ini terlihat dari proses dan hasil keterampilan berhitung peserta didik pada akhir siklus II sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu 75. Terlihat pada lembar observasi peserta didik pada siklus I yaitu 62,5% dan pada siklus II 87,5%. Pada lembar observasi pendidik juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I 76,5% naik pada siklus II menjadi 93,75%. Pada hasil keterampilan berhitung peserta didik melalui soal tes mengalami peningkatan yaitu pada siklus I 76 dan siklus II 87,5%. Berdasarkan penelitian di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting pada materi perkalian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung pada mata pelajaran matematika. Dari hasil observasi, penerapan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting dapat terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya perolehan nilai ketika pelaksanaan observasi pendidik dan peserta didik. Terdapat peningkatan keterampilan berhitung peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting yaitu dengan melihat tingkat ketuntasan belajar peserta didik pada setiap siklusnya
Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS :Studi fenomenologi di SDN 101/II Muara Bungo Nurhana, Siti; Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri; Wiyoko, Tri; Dani, Refril
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.2020

Abstract

This research is based on a lack of understanding by educators regarding the independent curriculum in science and science learning, a lack of integration in science and science learning, and a lack of training among fellow educators regarding the independent curriculum in science and science learning. This research aims to interpret the planning, implementation and assessment of science and science learning at SDN 101/II Muara Bungo. This research uses a qualitative and phenomenological approach; the research was carried out at SDN 101/II Muara Bungo. Participants in qualitative research with a phenomenological approach are Class IV and Class V teachers. The procedure for selecting participants in this research uses purposive sampling, interviews, observation, and documentation to carry out data collection techniques, and activities in data analysis are carried out by data collection, data reduction, data presentation. and conclusion. Data analysis was strengthened using the IT atlas application and triangulation as data validity. The results of this research show that: 1) science AS learning planning is designed by analysing the independent criteria platform, which contains learning outcomes, learning objectives, flow of learning objectives and open modules; 2) educators collaborate with colleagues to design science AS learning, 3) implementation Independent curriculum science and science learning is suitable for using the Think pair score (TPS) strategy and the Discovery Learning model, 4) assessment of science and science learning using diagnostic assessments (physical and psychological assessments), formative (games, quizzes, appreciation), summative (daily tests, UTS, UAS ).
Implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran IPAS :Studi fenomenologi di SDN 101/II Muara Bungo Nurhana, Siti; Aprizan, Aprizan; Subhanadri, Subhanadri; Wiyoko, Tri; Dani, Refril
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Muara Pendidikan Vol 9 No 1 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v9i1.2020

Abstract

This research is based on a lack of understanding by educators regarding the independent curriculum in science and science learning, a lack of integration in science and science learning, and a lack of training among fellow educators regarding the independent curriculum in science and science learning. This research aims to interpret the planning, implementation and assessment of science and science learning at SDN 101/II Muara Bungo. This research uses a qualitative and phenomenological approach; the research was carried out at SDN 101/II Muara Bungo. Participants in qualitative research with a phenomenological approach are Class IV and Class V teachers. The procedure for selecting participants in this research uses purposive sampling, interviews, observation, and documentation to carry out data collection techniques, and activities in data analysis are carried out by data collection, data reduction, data presentation. and conclusion. Data analysis was strengthened using the IT atlas application and triangulation as data validity. The results of this research show that: 1) science AS learning planning is designed by analysing the independent criteria platform, which contains learning outcomes, learning objectives, flow of learning objectives and open modules; 2) educators collaborate with colleagues to design science AS learning, 3) implementation Independent curriculum science and science learning is suitable for using the Think pair score (TPS) strategy and the Discovery Learning model, 4) assessment of science and science learning using diagnostic assessments (physical and psychological assessments), formative (games, quizzes, appreciation), summative (daily tests, UTS, UAS ).
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA KARTU ARISAN DI KELAS V SDN 08/VI DESA PELANGKI riska safira; zulqoidi R habibie; Refril dani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7992

Abstract

The problem in this research is the low level of student learning process and outcomes in mathematics in grade V of SDN 08/IV Pelangki Village. This research aims to improve the learning process and outcomes of students in grade V of SDN 08/IV Pelangki Village, Batang Masumai District.This research is a classroom action research that examines the situation and conditions of the teaching and learning process at school. This research was conducted with 15 students in the first semester of the 2024/2025 academic year. The implementation of this research consisted of two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The data were collected using quantitative and qualitative data analysis techniques. The results of this study can be explained as follows: (1) The application of the problem-based learning model, as seen from the learning process and outcomes in cycle I, with an average of 55.33%, experienced an increase in cycle II, namely an average of 80.66%. (2) The application of the problem-based learning model, as seen from the observation sheet, namely cycle I meeting I from the educator aspect with a value range of 75%, while cycle I meeting II with a value range of 75% and cycle II meeting I 80% and cycle II meeting II 85%. The student aspect of cycle I meeting I had an average value of 46%. While cycle I meeting II had a value range of 60%. And in cycle II there was an increase in the student aspect of cycle II meeting I reaching an average value of 80%. While cycle II meeting II reached an average of 93% with a very good category. It can be concluded that the application of the problem-based learning model can improve the process and outcomes of mathematics learning
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PADA SISWA KELAS II SDN 261/VI KOTA RAJA Melda yanti; Tri wera agrita; Refril dani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8073

Abstract

His research is motivated by the presence of second-grade elementary school students who still experience difficulties in reading, ranging from not yet recognizing letters, difficulty distinguishing letters that are almost the same in shape and sound, not being able to arrange letters into syllables and words, to reading slowly. This study aims to describe the types of reading difficulties experienced by students, the obstacles faced by teachers, and the teachers' efforts in overcoming reading difficulties.The research method used was qualitative with a qualitative descriptive approach. The research subjects were second-grade teachers. Eight students who had difficulty reading. The research instruments used were observation guides, interview guides, and documentation. Data validity was checked using source and method triangulation techniques. Data analysis used was data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification.The results of the study showed that there were variations in reading difficulties in students, namely two students did not yet recognize letters, three students were not yet able to string letters together, two students were still slow readers. 1) The obstacles experienced by teachers were limited learning time, lack of facilities and infrastructure, differences in students' reading abilities in one class, and lack of parental guidance at home. Likewise, 2) Teachers' efforts included introducing vowels and consonants with letter cards, using picture books, practicing reading texts in stages. The conclusion of the study was that teachers' efforts were quite helpful in overcoming students' reading difficulties, although their implementation was still hampered by internal and external factors.
MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBEL DI KELAS IV SDN 186/ II KUAMANG JAYA intan puspita sari; abdullah; refril dani
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8123

Abstract

This research is motivated by the low interest and learning outcomes of Pancasila Education in grade IV at SDN 186/II Kuamang Jaya, this can be seen from the results of initial observations conducted by the researcher that during the learning process there were students who were sleepy because the learning was not interactive and participatory. This has an impact on student learning outcomes, namely only 12.5% ​​who obtained grades in the achievement criteria. The purpose of the study is to increase interest and learning outcomes of Pancasila Education using the scramble learning model.The research method used in this study is classroom action research, the subjects of this study were fourth grade students of SDN 186/II Kuamang Jaya. In the implementation of the research conducted by the researcher consisted of two cycles. Each cycle consisted of two meetings, each meeting consisting of four stages: planning, implementation/action, observation, and reflection. This research was conducted in the first semester of the 2025/2026 academic year at SDN 186/II Kuamang Jaya. The research data were collected through observation, tests, and documentation.The results of the study indicate that the use of the scramble learning model can increase interest and learning outcomes of Pancasila Education in class IV of SDN 186/II Kuamang Jaya. This can be seen from the increase in the results of educator observations in cycle I with an average percentage of 78.12% and in cycle II with an average percentage of 90.62% with the Very Good category. The increase in students' learning interest, in cycle I reached 72.88% in the sufficient category and in cycle II increased to 95.8% with the Very Good category. The increase in students' learning outcomes in cycle I reached 58.3% in the Very Poor category and cycle II reached 83.3% with the Good category.