Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konsep Merdeka Belajar Menurut Perspektif Az-Zarnuji dan Ki Hajar Dewantara Jelita, Priti Ike; Dewi, Eva; Nirmala, Atika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17542

Abstract

Artikel ini membahas tentang Konsep Merdeka Belajar Perspektif Az-Zarnuji dan Ki Hajar Dewantara. Pertanyaan penelitian ini berdasarkan pada landasan bagaimana konsep merdeka belajar berdasarkan perspektif Al-Zarnuji dan Ki Hajar Dewantara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep merdeka belajar perspektif Al-Zarnuji dan Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep yang dirumuskan oleh Az-Zarnuji; Mencari keridhaan Allah, meraih kebahagiaan akhirat, memberantas kebodohan pada diri sendiri dan orang lain, memajukan dan menegakkan ajaran Islam, serta mensyukuri nikmat Allah merupakan tujuan pendidikan yang masih relevan dengan ciri-ciri kurikulum merdeka saat ini, khususnya Pancasila. Profil Siswa. Selanjutnya falsafah trilogi Ki Hajar Dewantara yaitu "tut wuri handayani", "ing ngarsa sung tulada", dan "tatas ikhlas ing madya mangun karsa". Prinsip-prinsip ini menekankan keberagaman, menghormati nilai-nilai luhur, dan mendorong kesadaran individual dalam proses pembelajaran. Konsep Merdeka belajar perspektif Az-Zarnuji dan Ki Hajar Dewantara masih memiliki relevansi dan kontribusi pada era 4.0 yang berbasis teknologi saat ini.
PENDIDIKAN ISLAM DI ERA ORDE LAMA: KEBIJAKAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT Nirmala, Atika; Jelita , Priti Ike; Asmuri, Asmuri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39565

Abstract

Artikel ini membahas kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama di Indonesia, serta dampaknya terhadap masyarakat. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pendidikan Islam mengalami berbagai perubahan signifikan, baik dalam hal kebijakan maupun implementasinya di lapangan. Kebijakan tersebut berfokus pada upaya untuk mengintegrasikan pendidikan agama dalam sistem pendidikan nasional, yang didorong oleh semangat nasionalisme dan kebutuhan untuk membentuk karakter bangsa yang berlandaskan pada nilai-nilai agama. Meskipun demikian, kebijakan pendidikan Islam pada masa Orde Lama juga menghadapi tantangan, seperti ketidaksetaraan dalam distribusi sumber daya dan perbedaan antara pendidikan agama tradisional dan pendidikan umum. Dampak dari kebijakan ini terlihat dalam perkembangan lembaga pendidikan Islam, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan agama, serta pembentukan identitas nasional yang lebih kuat. Artikel ini juga menganalisis bagaimana kebijakan tersebut mempengaruhi struktur sosial dan hubungan antara umat Islam dengan negara, serta bagaimana warisan kebijakan tersebut masih memengaruhi pendidikan Islam di Indonesia hingga saat ini.
SAINS ISLAM: RELASI TRIPATRIK MIKROKOSMOS, MAKROKOSMOS DAN METAKOSMOS Jelita, Priti Ike; M, Amril; Dewi, Eva; Nirmala, Atika
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39569

Abstract

Artikel ini membahas relasi tripatrik antara mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos dalam konteks sains Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel. Mikrokosmos dipahami sebagai entitas manusia yang memiliki kemampuan untuk memahami dan mengartikan fenomena alam, sedangkan makrokosmos meliputi keseluruhan alam semesta yang menjadi fokus kajian ilmiah. Metakosmos berperan sebagai dimensi ilahi yang memberikan makna dan arahan bagi kedua dimensi tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai spiritual dalam pengembangan sains Islam. Al-Quran dan hadis dapat menjadi sumber inspirasi bagi ilmuwan Muslim untuk mengeksplorasi hubungan antara ketiga dimensi tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang menyeluruh tentang mikrokosmos, makrokosmos, dan metakosmos dapat membantu ilmuwan Muslim membangun hubungan yang harmonis antara pengetahuan dan spiritualitas, serta berkontribusi pada keseimbangan ekologis dan moral dalam masyarakat.
PHYSICAL AND CHEMICAL STABILITY STUDY OF LINIMENT AS ANALGESIC BASED ON RED GINGER ESSENTIAL OIL (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DURING STORAGE Titi Agni Hutahaen; Atika Nirmala; Faradila Arifin Putri; Umi Muslihatun Nikmah
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 4 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i4.4189

Abstract

Red ginger essential oil (Zingiber officinale var. Rubrum) has potential as a natural analgesic applied in liniment preparations. However, the physical and chemical stability of this preparation during storage needs to be evaluated to ensure its effectiveness and safety. Changes in pH, viscosity, homogeneity, and degradation of active compounds can affect the quality of the liniment over time. Therefore, this study aims to evaluate the physical and chemical stability of red ginger essential oil-based liniment under various storage conditions. The research methods include physical stability testing with organoleptic analysis (color, odor, clarity), pH, viscosity, and homogeneity. Chemical stability was analyzed using Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) to identify changes in the content of bioactive compounds. The liniment was stored under three conditions: room temperature (25°C), accelerated temperature (40°C), and cold temperature (4°C). The organoleptic test results showed a light yellow color with a characteristic red ginger odor. The pH test results for the liniment fell within the required pH range. The comfort test using the Visual Analogue Scale (VAS) yielded results interpreted as very comfortable. Physical stability tests at three different temperatures showed stable results. GCMS testing at 40°C showed degradation of zingiberene compounds by 30-35%, including βsesquiphellandrene, champene and alfa pinene. Therefore, proper storage is a critical factor in maintaining purity and pharmacological efficacy.
PEMBERDAYAAN PESANTREN MELALUI PENDAMPINGAN MEMBUAT SPRAY ANTINYAMUK DARI EKSTRAK TAPAK DARA Al-Bari, Akhmad; Qoriati, Yani’; Nirmala, Atika
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34792

Abstract

Abstrak: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren. Salah satu upaya preventif adalah pemanfaatan insektisida nabati berbahan alami seperti tapak dara (Catharanthus roseus L.) yang mengandung sitronellol dan geraniol sebagai senyawa repelan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri pondok pesantren di Bojonegoro, dalam pembuatan spray antinyamuk herbal. Kegiatan diikuti oleh 40 santri putri melalui tahapan sosialisasi, ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan pretest–posttest dengan masing-masing 10 pertanyaan, sedangkan keterampilan diamati langsung oleh tim pengabdian. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman yakni 90% peserta mencapai kategori sangat baik setelah sosialisasi. Pada aspek keterampilan yakni 82,5% peserta mampu meracik spray antinyamuk secara mandiri sesuai prosedur.Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health problem in Indonesia, particularly in Islamic boarding schools. One preventive effort is the use of botanical insecticides derived from natural plants such as periwinkle (Catharanthus roseus L.), which contains citronellol and geraniol as repellent compounds. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of students at Islamic Boarding School, Bojonegoro, in producing herbal mosquito repellent spray. The program involved 40 female students through stages of socialization, lectures, interactive discussions, and hands-on practice. Knowledge evaluation was conducted using pretest–posttest with 10 questions each, while skills were assessed through direct observation. Results indicated a significant improvement in knowledge (soft skills), with 90% of participants achieving an excellent category after the training. Meanwhile, 82.5% of participants demonstrated the ability to independently formulate and package mosquito repellent spray according to procedures.