Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Potensi Kolam Depresi Kanaan Sebagai Solusi Inovatif Untuk Pengendalian Banjir Di Kota Bontang Asmirah, Asmirah; Surya, Batara; Sariman, Syahrul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 24 No. 3 (2024): Ecosystem Vol. 24 No 3, September - Desember Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v24i3.5534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pembangunan Kolam Depresi Kanaan di Kota Bontang dalam mengurangi risiko banjir dan memberikan manfaat sosial serta ekonomi bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui survei pendahuluan, wawancara mendalam, serta analisis peta kadastral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah yang paling terdampak banjir terletak di hilir sungai, dengan mayoritas masyarakat berpenghasilan rendah yang sangat rentan terhadap dampak banjir. Pembangunan Kolam Depresi diharapkan dapat menampung kelebihan air hujan dan mengalihkan aliran air ke lokasi yang lebih aman. Selain itu, analisis menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pengadaan tanah dan relokasi sangat penting untuk meminimalkan potensi konflik sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa kolam depresi dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan, termasuk peningkatan kualitas tanah dan keanekaragaman hayati. Dengan demikian, proyek ini diharapkan tidak hanya berhasil mengatasi masalah banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Bontang secara berkelanjutan. This study aims to analyze the potential of the Kanaan Depression Pond development in Bontang City to reduce flood risk and provide social and economic benefits to the community. The method used is a qualitative approach, with primary and secondary data collection through preliminary surveys, in-depth interviews, and cadastral map analysis. The results of the study indicate that the areas most affected by flooding are located downstream of the river, with the majority of low-income communities who are very vulnerable to the impacts of flooding. The construction of the Depression Pond is expected to accommodate excess rainwater and divert water flow to safer locations. In addition, the analysis shows that community involvement in the land acquisition and relocation process is very important to minimize the potential for social conflict. This study also found that the depression pond can have a positive impact on the environment, including improving soil quality and biodiversity. Thus, this project is expected to not only succeed in overcoming flood problems, but also improve the quality of life of the community in Bontang City in a sustainable manner.
URBAN INFORMAL SECTOR MOBILITY: SOCIOECONOMIC ANALYSIS OF STREET VENDORS IN THE SUDIANG SPORTS COMPLEX AREA, BIRINGKANAYA SUB-DISTRICT, MAKASSAR CITY Asmirah, Asmirah
Indonesian Journal Of Economy Studies Vol 2, No 2 (2023): Indonesian Journal Of Economy Studies
Publisher : Siddiq Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63828/ijes.v2i2.36

Abstract

The population growth rate in a region has an impact on the growth rate of the workforce in that area. In such a situation, there is an increase in economic activities at the regional, national, and even global levels. Street vendors, also known as 'Pedagang Kaki Lima' (PKL), are one form of informal sector economic activity that is on the rise. There is a connection between population growth rate, labor force participation, and job availability. Job opportunities in the formal sector are not proportional to the number of job seekers, motivating them to create their own jobs as street vendors. This analysis focuses on the mobility of the urban informal sector: A socioeconomic analysis of street vendors in the GOR Sudiang area of Makassar City. The analysis specifically looks at the patterns of adaptation of street vendors in the digital era and the strategies employed by them for business sustainability. The research concentrates on street vendors operating on the outskirts of the GOR Sudiang area and employs a qualitative research approach. Informants for the research were selected using purposive sampling, with a total of five informants initially identified. A snowball sampling technique was also used, adding three more informants when certain questions required additional input. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. The research findings indicate that: 1) Street vendors have adopted online transaction technologies; 2) They have formed social groups with economic goals through 'arisan' activities. They are capable of adapting to new locations, new jobs, and meeting new people by maintaining a sense of togetherness, mutual assistance, and trust. They can conduct online transactions and collaborate with online transportation services. 'Arisan' groups are formed because they provide a flexible and adaptive platform for discussing various issues, including those related to street vending activities.
"Sacrifice" As Form of Dakwah (Case Study Of Tabligh Religious Thought) Halim, Harifuddin; Usman, Ahmad; Asmirah, Asmirah; Masdar, Muhammad
Palakka : Media and Islamic Communication Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : State Islamic Institute of Bone, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.737 KB) | DOI: 10.30863/palakka.v2i1.1481

Abstract

This study aims to reveal the forms of sacrifice as a model of preaching carried out by members of the Tabligh group. They do this as a manifestation of their belief in the Islamic religion that they profess. This study used a quantitative method with a survey approach to the Tablighi group. This approach is appropriate in expressing one focus of study, namely sacrifice as a model for group da'wah. The data was collected using a questionnaire to 25 members of the Tabligh group related to the 'sacrifice' da'wah model they carried out. The results showed: the form of sacrifice as a model of da'wah in their beliefs in the form of sacrifice of time, sacrifice of work, sacrifice of family, sacrifice of wealth, sacrifice of self, and sacrifice of feelings. They think all of these things are material that must be sacrificed to get a reward from Allah SWT.
Hubungan Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di SMP Kartika XX-2 Makassar Marsel, Denny Ibafianda; Iskandar, Iskandar; Asmirah, Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2025
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v5i1.6423

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis sejauh mana kondisi sosial ekonomi orang tua berkontribusi terhadap capaian akademik siswa, sekaligus untuk menggambarkan profil status sosial ekonomi orang tua peserta didik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif. Data yang dimanfaatkan berasal dari dua jenis sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran angket, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, publikasi akademis, serta referensi bacaan lainnya yang relevan dengan pokok masalah yang diteliti. Informasi tambahan juga diperoleh melalui pihak Sekolah Menengah Pertama Kartika XX-2 Makassar sebagai lokasi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, sebagian besar orangtua mampu memberikan serta mencukupi fasilitas belajar yang memadai dan mamapu membayar biaya pendidikan anak, meskipun ada beberapa orangtua mengalami kesulitan dalam menyisihkan pendapatan untuk tabungan pendidikan atau memenuhi kebutuhan sekolah. This study seeks to examine the extent to which parental socioeconomic background impacts students' academic performance, while also gaining insight into the economic and social standing of their families. A quantitative research approach is employed in this investigation. The data utilized consist of both primary and secondary sources. Primary data are gathered through the distribution of questionnaires, whereas secondary data are drawn from various literature sources such as books, scholarly journals, academic publications, and other relevant materials related to the research topic. Additional information is also obtained from Kartika XX-2 Junior High School in Makassar, which serves as the research site. The results of this research indicate that most parents are able to provide and meet adequate learning facilities and can pay for their children's education costs, although some parents face difficulties in setting aside income for educational savings or fulfilling school needs.
Strategi Bisnis Perempuan Pedagang Asongan di Pelabuhan Nusantara Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan Asmirah, Asmirah; Manda, Darmawati; Anas, Ali
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 2 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 2, Mei - Agustus Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i2.7410

Abstract

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan di sektor informal belum dapat memberikan penghasilan yang cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya meski kesempatan kerja sektor informal senantiasa mengalami peningkatan. Fokus analisis terdiri dari 5 (lima) strategi berdagang asongan yaitu strategi bertahan menjalankan usaha, strategi penetapan harga, strategi pemasaran, strategi pengorganisasian diri dalam kelompok, dan strategi berinteraksi di pelabuhan. Jenis penelitian kualitatif menggunakan strategi fenomenologi. Informan penelitian di pilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) menjaga kesehatan, kepemilikan modal, membangun kebersamaan serta tidak melanggar norma masyarakat. 2) mengetahui harga yang ditetapkan oleh pesaing sebelum menentukan harga barang sendiri dan memperhatikan keadaan dan kelangkaan barang, 3) berupaya mendekati pembeli sejak di dermaga pelabuhan sampai di atas kapal, 4) sebagai bagian dari kelopok dan menjadi anggota nyang sahterdaftar dapat membantu mengatasi hambatan yang dihadapi oleh individu, 5) melakukan interaksi di pelabuhan karena alasan ekonomi juga krena alasan sosial. The level of female labor force participation in the informal sector has not yet provided sufficient income to improve their welfare, even though informal sector employment opportunities are consistently increasing. The focus of the analysis consists of five hawking strategies: business survival strategies, pricing strategies, marketing strategies, self-organization strategies within groups, and interaction strategies at the port. This qualitative research used a phenomenological strategy. Research informants were selected using purposive sampling. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that: 1) maintaining health, capital ownership, building togetherness, and not violating community norms; 2) knowing the prices set by competitors before setting their own prices and paying attention to the condition and scarcity of goods; 3) trying to approach buyers from the port dock until boarding the ship; 4) being part of a group and being a legally registered member can help overcome obstacles faced by individuals; 5) interacting at the port for both economic and social reasons.
URBAN INFORMAL SECTOR MOBILITY: SOCIOECONOMIC ANALYSIS OF STREET VENDORS IN THE SUDIANG SPORTS COMPLEX AREA, BIRINGKANAYA SUB-DISTRICT, MAKASSAR CITY Asmirah, Asmirah
Indonesian Journal Of Economy Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal Of Economy Studies
Publisher : Siddiq Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63828/ijes.v2i2.36

Abstract

The population growth rate in a region has an impact on the growth rate of the workforce in that area. In such a situation, there is an increase in economic activities at the regional, national, and even global levels. Street vendors, also known as 'Pedagang Kaki Lima' (PKL), are one form of informal sector economic activity that is on the rise. There is a connection between population growth rate, labor force participation, and job availability. Job opportunities in the formal sector are not proportional to the number of job seekers, motivating them to create their own jobs as street vendors. This analysis focuses on the mobility of the urban informal sector: A socioeconomic analysis of street vendors in the GOR Sudiang area of Makassar City. The analysis specifically looks at the patterns of adaptation of street vendors in the digital era and the strategies employed by them for business sustainability. The research concentrates on street vendors operating on the outskirts of the GOR Sudiang area and employs a qualitative research approach. Informants for the research were selected using purposive sampling, with a total of five informants initially identified. A snowball sampling technique was also used, adding three more informants when certain questions required additional input. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. The research findings indicate that: 1) Street vendors have adopted online transaction technologies; 2) They have formed social groups with economic goals through 'arisan' activities. They are capable of adapting to new locations, new jobs, and meeting new people by maintaining a sense of togetherness, mutual assistance, and trust. They can conduct online transactions and collaborate with online transportation services. 'Arisan' groups are formed because they provide a flexible and adaptive platform for discussing various issues, including those related to street vending activities.
Peran Gender dalam Transformasi Sosial dan Pemberdayaan Perempuan di Komunitas Tambang Nikel Desa Hakatutobu Asmirah, Asmirah; Rizal, A.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika kesetaraan gender, perubahan sosial, dan bentuk pemberdayaan masyarakat di kawasan tambang nikel Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Aktivitas pertambangan memberikan dampak signifikan terhadap struktur sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk pada relasi gender di dalam komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami transformasi dalam pola hidup, hubungan sosial, dan gaya konsumsi sebagai akibat dari interaksi dengan pekerja tambang dari berbagai latar belakang budaya serta masuknya teknologi modern. Meski demikian, nilai-nilai tradisional tetap dijaga dan diwariskan. Kesetaraan gender mulai tampak dalam partisipasi perempuan dalam sektor ekonomi dan sosial, meskipun masih menghadapi tantangan dari struktur budaya patriarkal. Bentuk pemberdayaan yang dilakukan mencakup pelibatan masyarakat lokal sebagai tenaga kerja tambang, penyuluhan di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, keterampilan, lingkungan, teknologi, hukum, serta wawasan kebangsaan. Pemberdayaan dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan penyuluhan dan pendampingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kehadiran industri tambang berkontribusi terhadap perubahan sosial yang kompleks, sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kesetaraan gender dan kualitas hidup masyarakat melalui program pemberdayaan yang terarah.
Studi Deskriptif Terhadap Pola Relasi Kerja Waria Dalam Mencari Nafkah Di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Fauzan A, Muh. Rayan; Burchanuddin, Andi; Asmirah, Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v3i2.4109

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola kerja waria dalam mencari nafkah dan kendala dalam mencari nafkah. Metode penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian dan survei yang dilakukan dengan sistem jaringan informan waria. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan observaasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pola kerja waria dalam mencari nafkah ialah bersubstansi atas 2 yaitu relasi sosial hubungan timbal balik antar individu atau kelompok dalam suatu masyarakat, saling mempengaruhi dan didasarkan pada kesadaran saling menolong dan tindakan sosial yaitu menyatakan bahwa semua tindakan individu/subjektif mempunyai motif dan tujuan yang berbeda-beda untuk mencapai tujuan. Kendala yang dihadapi waria dalam mencari nafkah, terdiri dari kendala internal meliputi masalah ekonomi mengakibatkan tidak lanjutnya pendidikan tinggi dan tidak ada dukungan material dari keluarga maupun teman sejawat dalam memenuhi kebutuhan dalam mencari nafkah This research aims to find out the work patterns of warwomen in earning a living and the obstacles in earning a living. The research method uses the Purposive Sampling technique, which is a sampling method used in research and surveys that is carried out using an information collection system. waria. In data collection techniques, observations, interviews, and documentation are carried out. The results of this research show that the work pattern of women in earning a living is based on two social relations, namely reciprocal relations between individuals or groups in a society, influencing each other and  It is based on awareness of mutual assistance and social action, namely stating that all individual/subjective actions have different motives and goals to achieve goals. The obstacles that women face in earning a living consist of internal obstacles including economic problems resulting in continued high income and lack of support. n material from family and friends to fulfill their needs in earning a living
Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Anak Di Sekolah Dasar Baraya 2 Kota Makassar Fannalia, Fannalia; Asmirah, Asmirah; Bachri, Syamsul
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v3i2.4110

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peran interaksi social dan peran orang tua dalam meningkatkan kualitas belajar anak di SD Baraya 2 Kota Makassar. Lokasi penelitian ini terletak di SD Baraya 2 Kota Makassar Kecamatan Tello Kelurahan Lembo Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan metode observasi. Proses pengambilan data di lakukan dengan metode wawancara dan observasi langsung di lokasi penelitian. Dari hasil observasi dan wawancara di lakukan di ketahui bahwa interaksi sosial merupakan faktor penting untuk mendukung anak dalam meningkatkan kualitas belajar dan di dukung peran orang tua serta guru dalam membantu anak terus meningkatkan kualitas belajar. Tidak adanya kedua faktor tersebut maka anak akan sulit untuk meningkatkan kualitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial merupakan salah satu komponen penting dalam orang tua membantu anaknya dalam meningkatkan kualitas belajar karena dalam interkasi itu ada kontak sosial,komunikasi,adaptasi dan yang orang tua sering gunakan dalam membantu anaknya dalam meningkatkan kualitas belajar. Peranan orang tua dalam meningkatkan kualitas belajar anak yaitu  orang tua yang selalu memberikan perhatian pada anaknya,terutama perhatian pada kegiatan belajar mereka dirumah,membuat anak akan lebih giat dan lebih bersemangat dalam belajar mereka dirumah dan menyediakan fasilitas yang lengkap untuk membantu proses belajar. The purpose of this study was conducted to find out what are the roles of social interaction and the role of parents in improving the quality of children's learning at Baraya 2 Elementary School, Makassar City. The location of this research is located at Baraya 2 Elementary School, Makassar City, Tello District, Lembo Village, Makassar City. This study uses a qualitative approach by using the observation method. The data collection process was carried out by interview methods and direct observation at the research location. From the results of observations and interviews conducted, it is known that social interaction is an important factor to support children in improving the quality of learning and is supported by the role of parents and teachers in helping children continue to improve the quality of learning. In the absence of these two factors, it will be difficult for children to improve the quality of learning. The research results show that social interaction is an important component in parents helping their children improve the quality of learning because in this interaction there is social contact, communication, adaptation and which parents often use in helping their children improve the quality of learning. The role of parents in improving the quality of children's learning is that parents always pay attention to their children, especially attention to their learning activities at home, making children more active and more enthusiastic in their learning at home and providing complete facilities to help the learning process.
Relasi Sosial Pemilik Lahan Dan Petani Penggarap Di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros Rozari, Christian BL De; Nonci, Nurmi; Asmirah, Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v3i2.4111

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pola relasi Sosial antara pemilik lahan dan penggarap di desa bonto tallasa kecamatan maros dan sistem pembagian hasil yang di terapkan antar pemilik lahan dan Penggarap di desa Bonto tallasa kecamatan simbang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini, penulis menggunakan dua jenis data yang terdiri dari data primer yang didapatkan melalui kuesioner di lapangan dan data sekunder yang didapatkan melalui informasi pendukung, seperti dokumen, dokumentasi, dan foto serta data yang berkaitan langsung dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan Kusioner. petani adalah individu yang terlibat dalam aktivitas bercocok tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di desa bonto tallasa khususnya pemilik lahan dan petani penggarap memiliki pola relasi sosial yang bersifat relasi sosial asosiatif dikarenakan hasil dari penelitian terterah bahwa Kebanyakan hubungan yang ada di desa bonto tallasa terkhususnya antara pemilik lahan dan petani penggarap bersifat kekeluargaan serta kerja sama The purpose of this research is to find out the pattern of social relations between landowners and cultivators in Bonto Tallasa village, Maros sub-district, and how the system of profit sharing is implemented between landowners and cultivators in Bonto Tallasa village, Simbang sub-district. This research uses a quantitative descriptive research method. This research uses two types of data, namely primary data obtained directly in the field and secondary data obtained from supporting information such as documents, photos, and related research data. Data collection techniques are carried out by distributing questionnaires. The results of the research show that the people in Bonto Tallasa village, especially land owners and sharecroppers, have a pattern of social relations that are associative social relations because the results of the research show that most of the relationships in Bonto Tallasa village, especially between landowners and sharecroppers, are familial and cooperative.