Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pentingnya Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Anak Disabilitas Laras di SDN Kebonsari V Jember Sugihartatik, Sugihartatik; Pertiwi, Eky Prasetya; Ariyanto, Dedy
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v6i2.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan pada orang tua bahwasannya peranan orang tua sangat dibutuhkan bagi anak disabilitas laras agar dapat menyesuaikan diri dan berkembang optimal di segala aspek perkembangan terutama dalam perkembangan bersosialisasi. Metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah siswa SDN Kebonsari V Jember yang berinisial NN dengan usia 9 tahun berjenis kelamin laki-laki yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan sekarang kelas II SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pencetus kesulitan NN menyesuaikan diri adalah dampak negatif dari pola asuh orang tua yang otoriter, diskriminatif dan destruktif secara verbal maupun fisik. Peneliti memberikan saran agar orang tua memberikan dukungan pada anak disabilitas laras dengan memberikan penerimaan yang tulus dan ikhlas serta pengasuhan yang baik agar anak disabilitas laras memiliki citra diri yang positif
Peran Guru Dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di Pos PAUD Cempaka 106 Tahun Pelajaran 2022/2023 Kristiani, Dwi; Pertiwi, Eky Prasetya; Kurniawan, Nur Hafid
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.1926

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam menstimulasi perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang mencoba menggali dan menemukan pengalaman hidup manusia terhadap diri dan hidupnya. Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, Pos PAUD Cempaka 106 Silo, Jember. Pemilihan lokasi di Pos PAUD Cempaka 106, dikarenakan secara kebetulan telah ditemukan fenomena mengenai siswa yang perkembangan bahasanya kurang baik dalam perkembangannya serta dalam berbicaranya (keterlambatan bicara). Data yang digunakan yaitu data primer serta data sekunder yang diperoleh melalui proses wawancara observasi serta dokumetasi dari Guru serta siswa Pos PAUD Cempaka 106. Data sekunder diperoleh dari buku-buku, dokumen atau catatan, tulisan karya ilmiah dari berbagai media, dan rapot yang mendukung kelengkapan data primer. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut diantaranya: (1) guru menjalankan perannya sebagai pendidik, (2) guru menjalankanperannya sebagai pembimbing, dan (3) guru menjalankan perannya sebagai perencana dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak.
Makna Perilaku Seksual pada Anak Usia Dini Wulandari, Fitria; Pertiwi, Eky Prasetya; Ali, A Zulkarnain
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 9 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i9.4478

Abstract

Sexual education is essential in the field of education, but there are a number of limitations that must be understood by young children regarding sexual knowledge. These limitations include teaching them about the differences between the male and female human bodies and their functions, teaching them about the proper care of their bodies, including which body parts should be covered, which should not be touched by others, how to protect themselves from sexual predators, and teaching them about the two genders and their language rules, such as the penis and vagina, without substituting them with ambiguous language.  in the restroom.  Nevertheless, in practice, there are young children in Kindergarten X who act in ways that are inappropriate for their age in terms of sex understanding, such as adult sexual conduct.  Students with the initials R, Af, and D were the samples used in this investigation.  This study's overall goal is to generate knowledge and understand the meaning of sexual activity in early childhood. It also seeks to inform readers so that new learning methodologies pertaining to early sex education can be implemented in the future.  The research methodology is a qualitative case study approach that uses narrative presentation to convey primary and secondary data from interviews with direct observation interview types.  The results of this study shed light on what early sexual behavior means.
MODEL OF SNAKE LADDER GAME AGAINST SOCIAL VALUE OF SOCIETY THROUGH SOCIAL INTERACTION IN THE COVID 19 PANDEMIC Pertiwi, Eky Prasetya; Dedy Ariyanto; Febrina Gerhani; Ianatuz Zahro
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v6i2.6662

Abstract

This study aimed to know whether there is an interaction between the snake and ladder game model and the community social interaction. The type this research was quantitative method and the design used is the experimental method. The research was carried out at TK Labschool Jember and TK Aisyiyah Bustanul Athfal ( ABA) Kalisat. Based on the result of the research showed that there was no interaction between the snake and ladder game model and the community social interaction. H0 is rejected and Ha is accepted if Fhitung has a significance less than 0.05 (Sig < 0.05). H0 in this study means that there was no interaction between the snake and ladder game model and social interaction with the social values of the community. The results of the analysis found that there were factors that influenced no interaction between the snake and ladder game model and social interaction on the social values of the community, including too many children playing the snake and ladder game, lack of time for children because this activity was carried out for the first time in covid 19 era. This game played after the children did not meet face to face at school and even play activities with their peers in long time period, besides that children do not understand the meaning of social values in society.
THE SCHOOL ROLE IN THE EFFORT OF EMPOWERING IN EARLY CHILDHOOD ENVIRONMENT Pertiwi, Eky Prasetya; Zahro, Ianatuz; Fadli, Ahmad
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 9 No 2 (2025): Jurnal AUDI
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jai.v9i2.4445

Abstract

The objective of this research was to find out how the school role in the effort of empowering society in the early childhood education environment. The approach of this research used a qualitative research method, the data obtained were then analyzed qualitatively, which the scope of the research was at TK PAUD Lab-school Jember. Based on the results of the study found that: (1) the School role in the effort of empowering society in early childhood education Lab-school environment is by carrying out good communication, this role can be done by several related parties; including teachers and school principals, school committees, and the community in the school environment. Their roles that shall do: (a) Teachers and school principals; provide decisions or policies, stimulation to students’ guardians and support. (b) The school committees and classroom teacher; coordinate, cooperate, and carry out a joint decision. (c) Local community; participate and give support in every activity. (2) Some of the obstacle factors in empowering the community in the PAUD Lab School include: (a) The school itself; limited facilities and infrastructure, (b) The school environment: The economic condition, the student-parent activities, and lots of activities competition in larger communities. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran sekolah dalam upaya pemberdayaan masyarakat di lingkungan PAUD. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif yang ruang lingkup penelitiannya di TK PAUD Lab-sekolah Jember. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Peran sekolah dalam upaya pemberdayaan masyarakat PAUD di lingkungan sekolah Lab-sekolah adalah dengan melaksanakan komunikasi yang baik, peran tersebut dapat dilakukan oleh beberapa pihak terkait; termasuk guru dan kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat di lingkungan sekolah. Peran mereka yang harus: (a) Guru dan kepala sekolah; memberikan keputusan atau kebijakan, stimulasi kepada wali dan dukungan siswa. (b) Komite sekolah dan guru kelas; berkoordinasi, bekerja sama, dan melaksanakan keputusan bersama. (c) Komunitas lokal; berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam setiap kegiatan. (2) Beberapa faktor penghambat pemberdayaan masyarakat di Sekolah Lab PAUD antara lain: (a) Sekolah itu sendiri; Terbatasnya sarana dan prasarana, (b) Lingkungan sekolah: Kondisi ekonomi, kegiatan orang tua murid, dan banyaknya persaingan kegiatan di masyarakat yang lebih luas.
Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Amoral Anak Usia Dini di RA Nurul Hasan Gelang Sumber Baru Jember Pertiwi, Eky Prasetya; Munawaroh, Zahrotul; Suwargono, Trio
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v1i5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam mengatasi perilaku Amoral anak TK di RA Nurul Hasan Gelang Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian mengenai peran guru PAUD dalam penanaman Amoral anak usia dini di Raudlatul Athfal Nurul Hasan Desa Gelang Kec. Sumber Baru Kab. Jember yaitu guru: 1). Berperan sebagai pembimbing, guru mengarahkan metode bercakap-cakap kepada anak-anak, 2). Berperan sebagai pelatih, guru menanamkan norma melalui pembiasaan yang baik, 3). Berperan sebagai motivator, dengan cara memberi motivasi atau mendorong anak dengan memberi pujian serta rangsangan berbagai kegiatan yang disukai anak, 4) Berperan sebagai inspirator, melalui pemberian contoh menggunakan media berupa gambar atau cerita bergambar bahkan guru tersebut yang menjadi model/contoh bagi anak didiknya. 5)Berperan sebagai evaluator, guru berperan sebagai penilai/evaluasi yang dilakukan dengan cara menilai norma yang ditampilkan anak.
Peran Guru Dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di Pos PAUD Cempaka 106 Tahun Pelajaran 2022/2023 Kristiani, Dwi; Pertiwi, Eky Prasetya; Kurniawan, Nur Hafid
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 8 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v8i1.1926

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru dalam menstimulasi perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang mencoba menggali dan menemukan pengalaman hidup manusia terhadap diri dan hidupnya. Adapun yang menjadi lokasi penelitian adalah Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, Pos PAUD Cempaka 106 Silo, Jember. Pemilihan lokasi di Pos PAUD Cempaka 106, dikarenakan secara kebetulan telah ditemukan fenomena mengenai siswa yang perkembangan bahasanya kurang baik dalam perkembangannya serta dalam berbicaranya (keterlambatan bicara). Data yang digunakan yaitu data primer serta data sekunder yang diperoleh melalui proses wawancara observasi serta dokumetasi dari Guru serta siswa Pos PAUD Cempaka 106. Data sekunder diperoleh dari buku-buku, dokumen atau catatan, tulisan karya ilmiah dari berbagai media, dan rapot yang mendukung kelengkapan data primer. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut diantaranya: (1) guru menjalankan perannya sebagai pendidik, (2) guru menjalankanperannya sebagai pembimbing, dan (3) guru menjalankan perannya sebagai perencana dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak.
Pentingnya Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Anak Disabilitas Laras di SDN Kebonsari V Jember Sugihartatik, Sugihartatik; Pertiwi, Eky Prasetya; Ariyanto, Dedy
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v6i2.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan pada orang tua bahwasannya peranan orang tua sangat dibutuhkan bagi anak disabilitas laras agar dapat menyesuaikan diri dan berkembang optimal di segala aspek perkembangan terutama dalam perkembangan bersosialisasi. Metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah siswa SDN Kebonsari V Jember yang berinisial NN dengan usia 9 tahun berjenis kelamin laki-laki yang merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan sekarang kelas II SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya pencetus kesulitan NN menyesuaikan diri adalah dampak negatif dari pola asuh orang tua yang otoriter, diskriminatif dan destruktif secara verbal maupun fisik. Peneliti memberikan saran agar orang tua memberikan dukungan pada anak disabilitas laras dengan memberikan penerimaan yang tulus dan ikhlas serta pengasuhan yang baik agar anak disabilitas laras memiliki citra diri yang positif
A teacher's role in developing early social intelligence at daycare Lailatul, Azizah; Hilmaliana, Hilmaliana; Nur Mafaiz, Ilma; Khotimah, Husnul; Pertiwi, Eky Prasetya
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v6i2.1499

Abstract

This research is aimed at learning the role of teachers in promoting social intelligence for younger age children. This type of research is a descriptive qualitative. The research is done in kindergarten in the great wrwanman village, the jombang district, jember. Based on the research that has been done that the development of emotional social aspects in preteen age should be considered. The importance of developing emotional social relationships for a child at a young age helps him to understand the environment, the importance of emotional social aspects for a child because he or she is able to socialize. At an early age, children can be taught to build social relationships. Through introduction, children begin to interact and share. Teachers are one of the critical components of the education and teaching learning process. There are three roles of teachers in the process of developing emotional social parenting at rahman's kindergarten. Among other things: a teacher's role as a model in a teacher's learning activity provides a good example for children to appreciate each other, to speak politely (saying please, thank you and sorry). The teacher's role as inspiration in teacher learning is discovering new ideas related to the learning process, inspiring teaching is developing a more creative mind pattern of the child and leaving the child dependent not in class, but becoming a lifelong learning. The teacher's role as a motivator, in developing a child's emotional social through activity