Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Simetris

DAMPAK HARMONISA TERHADAP PENINGKATAN TEMPERATUR TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 1000 kVA DI POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA Suryadi, Aris
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2195.621 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1187

Abstract

Transformator distribusi memiliki peran penting dalam mendistribusikan tenaga listrik sehingga peran transformator ini untuk beroperasi dengan baik harus dalam kondisi stabil. Salah satu kondisi yang mengganggu beroperasinya adalah gangguan harmonisa yang terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik akibat terjadinya distorsi gelombang arus dan tegangan.Kandungan harmonisa yang tinggi pada jaringan sistem tenaga listrik akan menyebabkan transformator distribusi mengalami temperatur berlebih dan apabila tidak segera ditangani maka usia pengoperasian transformator lebih singkat.Salah satu perangkat yang dapat merusak transformator distribusi adalah beban non-linear, diantaranya yang terdapat pada Kampus Politeknik Enjinering Indorama sebagai sebagian penyumbang harmonisa yang terjadi seperti komputer, refrigerator, air conditioning disetiap ruang kelas, peralatan elektronika laboratorium, serta adjustable speed drive (ASD) yang terdapat pada unit mesin Drawn Texture Yarn (DTY).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui harmonisa dan pengaruhnya terhadap peningkatan temperatur pada transformator distribusi 1000 kVA yang terdapat di area Politeknik Enjinering Indorama dengan cara melakukan pengukuran harmonisa pada transformator distribusi dalam keadaan berbeban. Pembebanan transformator sesuai dengan beban operasional  dalam melaksanakan kegiatan akademik dan admistratif serta laboratorium.Kata kunci:  harmonisa, temperatur, transformator 
Rancang Bangun Speed Bump Sebagai Pembangkit Listrik Energi Alternatif Suryadi, Aris; Nugroho, Emmanuel Agung; Asmoro, Purwandito Tulus
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 1 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.268 KB) | DOI: 10.24176/simet.v11i1.4180

Abstract

Speed bump atau dalam bahasa Indonesia disebut “Polisi Tidur”, dianggap kurang bermanfaat dan mengganggu bagi para pengendara motor untuk mengurangi kecepatan motornya. Muncul sebuahgagasan untuk merancang sebuah alat yang pada penerapannya dapat memanfaatkan sebagai pembangkitlistrik dengan sumber penggerak generator dari polisi tidur. Dengan menggunakan rangkaian elektronika daya sebagai regulator dari keluaran yang dihasilkan. Metode penelitian dari alat ini adalah ketika kendaraan melewati speed bump maka akan menginjak bump yang dapat bergerak naik dan turun, kemudian gerakan dari naik dan turunnya bump tersebut diubah menjadi gerakan memutar generator. Tegangan yang dihasilkan dari generator tersebut disimpan pada accumulator yang nantinya energi listrik dapat difungsikan sesuai kebutuhan. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah dapat menjadi sumber energi alternatif terbarukan sebagai penghasil listrik, dapat memanfaatkan energi yang terbuang menjadi energi yang potensial.
DAMPAK HARMONISA TERHADAP PENINGKATAN TEMPERATUR TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 1000 kVA DI POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA Aris Suryadi
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2195.621 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1187

Abstract

Transformator distribusi memiliki peran penting dalam mendistribusikan tenaga listrik sehingga peran transformator ini untuk beroperasi dengan baik harus dalam kondisi stabil. Salah satu kondisi yang mengganggu beroperasinya adalah gangguan harmonisa yang terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik akibat terjadinya distorsi gelombang arus dan tegangan.Kandungan harmonisa yang tinggi pada jaringan sistem tenaga listrik akan menyebabkan transformator distribusi mengalami temperatur berlebih dan apabila tidak segera ditangani maka usia pengoperasian transformator lebih singkat.Salah satu perangkat yang dapat merusak transformator distribusi adalah beban non-linear, diantaranya yang terdapat pada Kampus Politeknik Enjinering Indorama sebagai sebagian penyumbang harmonisa yang terjadi seperti komputer, refrigerator, air conditioning disetiap ruang kelas, peralatan elektronika laboratorium, serta adjustable speed drive (ASD) yang terdapat pada unit mesin Drawn Texture Yarn (DTY).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui harmonisa dan pengaruhnya terhadap peningkatan temperatur pada transformator distribusi 1000 kVA yang terdapat di area Politeknik Enjinering Indorama dengan cara melakukan pengukuran harmonisa pada transformator distribusi dalam keadaan berbeban. Pembebanan transformator sesuai dengan beban operasional  dalam melaksanakan kegiatan akademik dan admistratif serta laboratorium.Kata kunci:  harmonisa, temperatur, transformator 
RANCANG BANGUN KULKAS MINI PORTABLE MENGGUNAKAN PELTIER Suryadi, Aris; Firmansyah, Achmad
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 11, No 1 (2020): JURNAL SIMETRIS VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2020
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.592 KB) | DOI: 10.24176/simet.v11i1.3361

Abstract

Pendinginan dengan peltier thermo electric cooler menggunakan modul TEC-12706 untuk mengetahui temperatur yang dicapai pada media dan memberikan inovasi baru dari modul peltier guna mengurangi komponen pada pendinginan konvensial pada umumnya. Dengan memanfaatkan proses kalor pada saat modul peltier dilewati arus maka alat ini akan memindahkan panas dari satu sisi ke sisi lain, biasanya menghasilkan perbedaan panas sekitar 30°C. Pengujian dilakukan tiga kali, untuk volume air yang berbeda dalam 20 menit pada setiap pengujian hasil data yang diperoleh bahwa pada penurunan temperatur, untuk pengujian pertama dengan volume 100 mL air yaitu 1,6°C dan 3°C pada 200 mL air dan dengan persentase penurunan suhu mencapai 5,07% pada 100 mL air dan 9,43% volume 200 mL air, pada pengujian kedua dengan volume 100 mL air yaitu 3,5°C dan 3,6°C pada 200 mL air dan dengan persentase penurunan suhu mencapai 10,67% pada 100 mL air dan 11,28% volume 200 mL air, pada pengujian ketiga dengan volume 100 mL air yaitu 1,8°C dan 1,9°C pada 200 mL air dan dengan persentase penurunan suhu mencapai 5,84% pada 100 mL air dan 6,10% pada 200 mL air.