Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMP Nurjanah, Anisa; Nurcahyono, Novi Andri; Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2420

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung, mengetahui ada tidaknya perbedaan  kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, serta mengetahui ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain Post-test Only Control Group Design dan rancangan desain faktorial 2x3. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Kalapanunggal dengan jumlah 113 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes soal berbentuk uraian pada materi pokok bagun datar segiempat dan segitiga dan instrumen non tes berupa angket gaya belajar siswa, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian perhitungan uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang bergaya belajar visual, auditorial dan kinestetik; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. 
An Analysis of Deixis in Snow White and The Huntsman Movie Script Alfathmy, Alfathmy; Nurjanah, Anisa
English Language and Literature Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ell.v13i4.130615

Abstract

This study aims to find the types of deixis and deixis references in the Snow White and the Huntsman movie. This study was conducted using a descriptive qualitative method. The data were taken from conversations based on the main characters and minor characters in the Snow White and the Huntsman movie and the data source was the Snow White and the Huntsman movie script. This study used Levinson's theory (1983) to classify the types of deixis and Yule’s theory (1996) to find deixis referents. The data revealed 170 conversations based on the Types of Deixis . Then, the types of deixis that dominant occurred were Personal Deixis as much as 90 times (52.94%). Then, the lowest frequency occurred in Time Deixis. It occurred 9 times (5.30%). In addition, 55 conversations based on Referents of Deixis occurred in Snow White and The Huntsman movie. The dominant frequency was Referential Use. It occurred 19 times (34.54%) and the least occurrence was Attributive Use. The frequency is 5 times (9.09%). 
Peran Kepuasan Pelanggan Memoderasi Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Pengalaman Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan E-Commerce pada Generasi Z di Jabodetabek Nurjanah, Anisa; Sriminarti, Nurul
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol 5 No 2 (2025): Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.6884

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of customer satisfaction in moderating the influence of service quality and customer experience on customer loyalty. This study uses a survey method with a questionnaire as its instrument. The respondents of this study were 160 respondents who used e-commerce in the Jabodetabek area. The sampling process used a nonprobability sampling technique using a quantitative approach that was associative using primary data. The method used was the PLS-SEM method with WARP-PLS 7.0 as its software. These results indicate that Service Quality has a positive and significant effect on Customer Loyalty, Customer Experience has a positive and significant effect on Customer Loyalty, Customer Satisfaction moderates the relationship between Service Quality and Customer Loyalty significantly, although with a small moderation contribution, thus the customer satisfaction variable can be said to be a Quasi Moderation. And Customer satisfaction is unable to moderate Customer Experience on Customer Loyalty but is significant when used as a direct variable, so from this the customer satisfaction variable can be called Pure Moderation.
KARAKTERISTIK GEOKIMIA AIR PANAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANATOMIC ABSORPTION SPRECTROPHOTOMETER (AAS), GEOTHERMOMETER DAN GEOINDIKATOR, STUDI KASUS: ULU BELU, KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG Nurjanah, Anisa; Armandani, Aditya Raihan; Aulia, Khanaya Syafarah; Az zahra', Salmaa Aulia; Lestari, Suci Febria; Rochmana, Yogie Zulkurnia
Bulletin of Scientific Contribution Vol 23, No 1 (2025): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v23i1.60662

Abstract

Karakteristik geokimia fluida panas bumi berperan sebagai indikator utama dalam memahami kondisi reservoir dan mengevaluasi potensi energi panas bumi di suatu wilayah. Salah satu wilayah yang memiliki potensi panas bumi  berada di daerah Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur-unsur kimia, suhu reservoir geothermal dan jenis mata air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah AAS (Anatomic Absorption Sprectrophotometer), geotermometer dan geoindikator. Metode AAS digunakan untuk menganalisis kandungan unsur-unsur kimia dalam sampel air panas, geotermometer membantu dalam memperkirakan suhu reservoir, geoindikator digunakan untuk menentukan tipe air panas berdasarkan komposisi kimianya. Studi ini mengungkapkan terdapat 3 unsur yang dominan Magnesium (Mg2+) sebanyak 10,80 ppm, 12,79 ppm, dan 6,64 ppm, kemudian Kalsium (Ca2+) sebanyak 6,66 ppm. 8,15 ppm dan 11,90 ppm, Iron (Fe3+) sebanyak 1,22 ppm, 5,18 ppm, dan 17,35 ppm. Hasil pengolahan menggunakan geotermometer diperoleh estimasi suhu reservoir Ulu Belu antara 54,59 – 60,26°C. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pengaruh air permukaan ditunjukkan oleh tingginya kandungan magnesium dalam manifestasi air panas. Hasil pengolahan data dengan menggunakan  geoindikator didapatkan bahwa mata air panas yang berada pada lokasi penelitian bertipe immature water dengan kandungan Mg yang relatif tinggi mengindikasikan bahwa sampel air panas telah tercampur dengan air tanah.
Mewujudkan Kota Pacitan Bersih melalui Gerakan Kolaborasi SIBERMAS Mukib, Yusuf; Nurjanah, Anisa
Journal of Social Empowerment Vol. 10 No. 01 (2025): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2025.10.1.3

Abstract

Program "Gerakan Kolaborasi SIBERMAS" bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan seminar dan aksi bersih massal. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan: pra kegiatan, kegiatan inti, dan pasca kegiatan. Seminar bertema "Peran Kolaborasi Multisektor Komunitas Lingkungan" berhasil mengumpulkan 200 relawan dari berbagai latar belakang, seperti organisasi mahasiswa, komunitas lingkungan, dan masyarakat umum. Seminar ini memberikan wawasan baru terkait pengelolaan sampah sekaligus menggerakkan peserta untuk berpartisipasi dalam aksi bersih massal. Aksi bersih massal yang diadakan di Pelabuhan Tamperan berhasil mengumpulkan 2.000 kilogram sampah, terdiri dari sampah residu (757 kg) dan anorganik (1.243 kg). Penanganan sampah dilakukan dengan klasifikasi jenis dan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemilihan lokasi didasarkan pada urgensi tingginya timbunan sampah yang mencemari lingkungan akibat pembuangan ilegal. Hasil program ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan kolaborasi antar pihak, termasuk tindak lanjut koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Pacitan dan Kantor UPT Pelabuhan Perikanan Pantai Tamperan untuk mencegah pembuangan sampah ilegal. Selain itu, keberhasilan ini membuka peluang kerja sama lanjutan untuk program aksi lingkungan di masa depan. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi multisektor dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan lingkungan.
PENENTUAN LINGKUNGAN BATIMETRI FORMASI BATURAJA & GUMAI DENGAN MELIHAT PERSEBARAN FORAMINIFERA DAERAH MUARADUA DAN SEKITARNYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN PROVINSI SUMATERA SELATAN Nurjanah, Anisa; Idarwati, .
Bulletin of Scientific Contribution Vol 23, No 2 (2025): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v23i2.64400

Abstract

Pendekatan analisis paleontologi dapat digunakan untuk menentukan lingkungan batimetri suatu daerah dengan melihat persebaran foraminiferanya. Lokasi penelitian berada di daerah Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, yang merupakan bagian dari Formasi Gumai dan Formasi Baturaja , termasuk dalam Cekungan Sumatera Selatan. Observasi lapangan dilakukan untuk mencatat data geologi permukaan dan data paleontologi khususnya foraminifera yang diperoleh dari preparasi sampel batuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi paleobatimetri menggunakan metode deskriptif analisis paleontologi dengan pendekatan tiga metode: Barker, Van Marle, dan Tipsword. Sebanyak 22 genus foraminifera bentonik dengan total 489 individu serta 14 jenis foraminifera planktonik dengan 393 individu telah diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Barker, lokasi penelitian LP1–LP6 berada pada lingkungan Neritik Tepi hingga Neritik Tengah. Metode Van Marle menginterpretasikan LP1 berada di Neritik Luar dan LP2–LP6 di Neritik Tengah. Sementara itu, metode Tipsword menunjukkan zona pengendapan berada dalam lingkungan neritik tengah hingga luar, dengan kedalaman antara ±38 hingga 200 meter. Hal ini menunjukkan bahwa daerah penelitian berada pada lingkungan batimetri laut dangkal hingga menengah, khususnya dalam zona Neritik Tengah hingga Neritik Luar, dengan rentang kedalaman sekitar ±38 hingga 200 meter, yang mencerminkan kondisi pengendapan laut terbuka pada masa lalu. Paleontological analysis approach can be used to determine the bathymetric environment of an area by looking at the distribution of foraminifers. This research was conducted in Muaradua area, South Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province, which is part of the Gumai Formation and Baturaja Formation, included in the South Sumatra Basin. Field observations were conducted to record surface geological data and paleontological data, especially foraminifera obtained from the preparation of rock samples. This study aims to determine the condition of paleobathymetry using a descriptive method of paleontological analysis with a three-method approach: Barker, Van Marle, and Tipsword. A total of 22 genus of benthonic foraminifera with a total of 489 individuals and 14 types of planktonic foraminifera with 393 individuals have been identified. The results show that according to Barker, the study sites LP1-LP6 are in the Outer Neritic to Middle Neritic environment. The Van Marle method interprets LP1 to be in the Outer Neritic and LP2-LP6 in the Middle Neritic. Meanwhile, the Tipsword method shows that the depositional zone is in the middle to outer neritic environment, with depths between ±38 to 200 meters. This indicates that the study area is in a shallow to medium marine bathymetric environment, specifically in the middle to outer neritic zone, with a depth range of around ±38 to 200 meters, which reflects past open ocean depositional conditions.
PENGARUH MODEL PROJECT-BASED LEARNING BERBANTUAN QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK Nurjanah, Anisa; Rohimah, Siti Maryam; Yusepa, Beni
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 4 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v4i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project-Based Learning (PjBL) berbantuan Quizizz terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas V sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika yang disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan peserta didik secara aktif serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran digital interaktif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PjBL berbantuan Quizizz dan kelas control yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Terdapat Gap pada kurangnya integrasi antara pembelajaran berbasis proyek dengan media digital yang interaktif dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar peserta didik yang menggunakan model PjBL berbantuan Quizizz dengan peserta didik yang menggunakan model konvensional. Penerapan model PjBL yang menekankan pada pemecahan masalah nyata, ditambah dengan fitur gamifikasi dari aplikasi Quizizz, meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep matematika peserta didik. Peneliti menyimpulkan bahwa integrasi antara model PjBL dan Quizizz efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika dan dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Pengaruh Desain Organisasi Terhadap Pengembangan Organisasi Aulia, Yasmin; Nurjanah, Anisa; Melati, Sekar; Yani Kalauw, Pitri; Kholis, Muhammad; Thaha Giffari, Farhan; Sunarti, Sunarti
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i2.1346

Abstract

Organisasi merupakan sekelompok orang yang berkumpul untuk melakukan kerjasama secara rasional dan sistemis, terkendali, dan juga terpimpin demi mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Sementara itu, desain organisasi adalah pola tentang hubungan antar berbagai kelompok dan bagian organisasi. Desain organisasi memberikan kerangka yang menghubungkan wewenang karena struktur merupakan menetapkan dan penghubung antar posisi para anggota organisasi. Desain organisasi untuk meningkatkan kinerja dan kemampuan karyawan harus memberikan pelatihan dan program pengembangan karyawan. Desain organisasi memiliki pengaruh terhadap pengembangan organisasi di dalamnya. Dengan demikian, desain organisasi yang tepat akan membuat organisasi lebih berkembang dan maju sehingga tujuan organisasi dapat tercapai
Types of Articulation Errors Produced by 3,5 Years Old Child: Study Case of PA Nurjanah, Anisa; Indriyani, Vivi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3854

Abstract

Articulation errors are often found in children. One of them is PA, 3.5 years old, a preschool student. This study aims to describe articulation errors shown by PA when communicating. This error will have a negative effect on PA if left without proper treatment. The author collected data by recording every word pronounced by PA according to the author's request. Then, the author pays attention to the articulation errors made and groups these errors into four types of articulation errors proposed by Fogle (2017). The author found three types of articulation errors that were often made by PA. PA shows a substitution error in the sound /s/ which changes to the sound /t/ if it is located at the end of the word. However, it changes to /c/ if it is located at the beginning and middle of a word. The sounds /r/ and /l/ change to /n/ when they are at the end of a word, but /r/ changes to /l/ when they are at the beginning and middle of a word. The /n/ sound will change to /ꬼ/ if it is in the middle of a word that has repeated sounds. The author also found omission errors, namely the sounds /g/, /k/, /d/, /j/ will be lost if they are at the beginning of the word. The sounds /l/ and /r/ will also disappear if they are in the middle of a word. Errors in adding sounds were found in the middle of words in the form of a nasal /m/ sound if followed by a /b/ sound and an /n/ sound if followed by a /d/ sound. Meanwhile, the sounds /n/ and /ꬼ/ will appear in the middle of words that have repeated sounds.
Model Game-Oriented Problem Exploration (GOPE) dalam Pembelajaran Bahasa: Analisis Kebutuhan Siswa Indriyani, Vivi; Triana, Herlin; Nurjanah, Anisa; Putri, Delsy Arma
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terkait pengembangan model GOPE dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui angket yang diisi oleh siswa kelas XII SMA. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan kebutuhan dan pandangan guru secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa bahwa model pembelajaran yang mengintegrasikan permainan edukatif dapat menciptakan suasana belajar yang dinamis dan relevan dengan konteks dunia nyata, sehingga mempermudah transfer pengetahuan dan keterampilan.. Berdasarkan hasil analisis tersebut, model GOPE dalam pembelajaran Bahasa berpotensi memberikan dampak positif pada peningkatan keterampilan kritis dan kolaboratif siswa.