Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Systematic Literature Review (SLR) Effectiveness of Group Counseling in Overcoming Academic Procrastination Margaretna, Amanda; Dewi, Dias Calysta Nirmala; Aditya, Fariza; Julianti, Marsyah; Ginting, Risna Gita Christin; Makhmudah, Ulya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12955

Abstract

Prokrastinasi adalah kecenderungan perilaku seseorang untuk benar-benar menunda atau menyelesaikan suatu tugas tertentu yang berada pada skala prioritas/sesuatu yang penting. Hal ini mengakibatkan kinerja yang buruk atau ketidakmampuan menyelesaikan sesuatu tepat waktu. Prokrastinasi akademik merupakan suatu kecenderungan tertundanya penyelesaian tugas-tugas yang ada, khususnya dalam bidang akademik, yang mengakibatkan ketidakmampuan menyelesaikan tugas sesuai batas waktu yang diberikan, sehingga pekerjaan tidak terselesaikan secara maksimal, bahkan tidak tuntas. Ada dua jenis prokrastinasi, yaitu prokrastinasi fungsional (menunda pengumpulan data penting) dan prokrastinasi pengambilan keputusan (menunda pengambilan keputusan). Penundaan dapat menimbulkan dampak negatif seperti meningkatnya risiko stres, buruknya hubungan sosial, dan buruknya citra diri. Berbagai teknik konseling kelompok telah terbukti efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik, antara lain teknik penguatan, manajemen diri, CBT, REBT, self talk, SFBC, realita, behavioral, dll. Pendekatan yang paling tepat akan bergantung pada situasi. Pendekatan yang paling tepat akan bergantung pada situasi dan kondisi siswa. Oleh karena itu, penyelesaian masalah prokrastinasi dapat dipertimbangkan secara individual dan menyesuaikan teknik konseling dengan kebutuhan siswa. Saat menerapkan teknik ini, penting bagi siswa untuk menyadari perilaku penundaan akademik mereka sendiri dan bekerja sama dengan guru mereka untuk menemukan solusi terbaik. Selain itu, perlu diidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya prokrastinasi akademik dan menyusun strategi yang efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Model Konseling Berbasis Nilai Serat Wedhatama Untuk Meningkatkan Grit: Kajian Paradigma Psikologi Konseling Multikultural Andrianie, Santy; Wulandari, Arifah; Makhmudah, Ulya
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v12i2.19813

Abstract

Students face challenges in completing their thesis, often leading to decreased motivation and perseverance. One factor that can support academic success is grit, which refers to consistency of interest and perseverance toward long-term goals. This study aims to examine the integration of values from Serat Wedhatama with Cognitive Behavior Therapy (CBT) to strengthen students' grit in completing their thesis. The method used is a literature review, analyzing cultural values in Serat Wedhatama and CBT principles. The findings indicate that teachings in Serat Wedhatama, such as self-control, perseverance, and self-awareness, align with grit components and CBT principles. This study proposes a counseling model based on CBT, integrating local values as a strategy to enhance students' grit. This research is conceptual and requires empirical testing to assess its effectiveness in improving students' grit.