Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Peradaban Islam Pertumbuhan Awal Hingga Masa Kejayaan Abad (1/7-13) Nanda Amalia; Nur Aulia Alfitrah; Tiara Rahmadhani Lubis; Wiwid Nur Sulistiani; Mardinal Tarigan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11318

Abstract

Kajian ini dapat dibahas melalui perkembangan awal peradaban Islam hingga puncak abad (1-13 Juli). Dapat dilihat dari sejarahnya, pendidikan Islam akan dicapai melalui puncaknya. Dikarenakan pada suatu masa keemasan pendiidikan Islam ialah suatu masa yang dapat berkembang pesat, dapat terlihat dengan pertumbuhannya bahwasanya lembaga pendidikan Islam formal ataupun madrasah bahkan perguruan tinggi pada suatu pusat kebudayaan Islam. Penelitian ini dapat menggunakan kualitatif dengan memakai jenis penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dapat dipakai melalui buku seperti peradaban Isla, Pertumbuhan Awal Hingga Masa Kejayaan Abad (1/7-13). Data akan dikumpul melalui analisis pada suatu metode deskriptif. Kajian penulis dapat digunakan ialah metode yang efektif ataupun efisien supaya dapat menganalisis peradaban Islam pertumbuhan awal hingga masa kejayaan abad (1/7-13). Dalam masa perkembangan bahwasanya islam dapat menyebar ke seluruh daerah dunia, termasuk indonesia Islam masuk ke Indonesia pada orang pedagang Muslim dari Arab dan India sekitar abad ke-7 Masehi. Para pedagang Muslim dapat digunakan untuk melaksanakan aktivitas perdagangan untuk menyebarkan Islam. Dengan adanya kehadiran Islam pada abad ke-6 M akan membawa suatu kemajuan dalam peradaban di Jazirah Arab ataupun pada sekitarnya. Perdaban dunia Arab pada dahulu kala akan melatarbelakangi akan terjadinya suatu peradaban yang akan maju untuk meningkatkan suatu perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan seiringnya perkembangan dunia Islam yaitu pada suatu wilayah untuk kepemerintahan Islam yang akan memperluas sampai kepada benua Eropa
Peradaban Islam : Masa Kebangkitan Kembali Mardinal Tarigan; M. Fadly Indrawan; Nora Khairani; Nur Sakinah; Windi Amelia Harahap
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the 18th century, the Islamic world plunged into the abyss of its deepest collapse. There is no longer the productivity of Muslims in the fields of politics, economics, science, art, and so on like 14 centuries of its heyday ago. Muslim criticism of Western modernization (modernism) is growing rapidly in various forms, both in the form of intellectual movements and socio-political movements. This diversity makes it difficult to find appropriate terms that cover all of these symptoms. The term used by the West as the first ball rolling ball of Islamic revival, among others, is revivalism (the notion of getting a revival), activism (political teachings that advocate violent action to achieve political goals), billionarism, Islamic militancy (activities that emanate from the height of fighting spirit, valor courage among Muslims), messianism, resurgence (reappearance, revival with more numbers than before), and reassertion (re-enforcement).
Peradaban Islam : Peradaban Arab Pra Islam Mardinal Tarigan; Ayu Lestari; Khaiyirah Rahmadhani Lubis; Mita Fitria
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The arrival of Islam and its carrier, Muhammad S.A.W in the midst of Arab society is truly a major reform. In a society that tends to ignore human values, Islam with the Koran as its main source is able to change it in a relatively short time. Before Islam came, Arab society was a community that ignored or denied human nature. Wars that took place between tribes and tribes that lasted for tens of years, burial of daughters alive, worship of idols, and oppression of citizens who had low social status by nobles were part of their lives. As if it all is their way of life. Not only that, their penchant for alcohol, high tribal fanaticism, and the placement of women at a low level is a common way of life. Such conditions of society certainly cannot be said to be an ideal society considering these things do not reflect a civilized society. In the midst of this condition of society, Islam came. Keywords: Civilization, Islamicl, Revival in Various Fields
Peradaban Islam : Peradaban Arab Pra Islam Mardinal Tarigan; Ayu Lestari; Khaiyirah Rahmadhani Lubis
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The arrival of Islam and its carrier, Muhammad S.A.W in the midst of Arab society is truly a major reform. In a society that tends to ignore human values, Islam with the Koran as its main source is able to change it in a relatively short time. Before Islam came, Arab society was a community that ignored or denied human nature. Wars that took place between tribes and tribes that lasted for tens of years, burial of daughters alive, worship of idols, and oppression of citizens who had low social status by nobles were part of their lives. As if it all is their way of life. Not only that, their penchant for alcohol, high tribal fanaticism, and the placement of women at a low level is a common way of life. Such conditions of society certainly cannot be said to be an ideal society considering these things do not reflect a civilized society. In the midst of this condition of society, Islam came.
Metodologi Studi Islam Mardinal Tarigan; Muhammad Chadiri; Bintang Ridzky Dwi Putra; Isnaini Sapitri Purba; Tiara Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidang studi Islam telah membuat kemajuan yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Sementara keilmuan Muslim klasik masih kuat, kemajuan ini dapat dikaitkan dengan pengaruh tradisi ilmiah Barat yang sudah maju pada beragam disiplin ilmu. Islam memiliki dampak yang signifikan terhadap populasi Muslim dunia, dan oleh karena itu, perlu memperoleh perhatian besar pada studi agama. Penting untuk mengelaborasi pahaman Islam selaku agama serta pahaman agama dari perspektif Islam dalam diskusi-diskusi yang diadakan oleh para ulama di bidang kajian agama.
Pengaruh Kajian Aksiologi Ilmu Guna Mengembangkan Potensi Mahasiswa Mardinal Tarigan; Widya Maharani; Sofiyani Nasution; Ariqqah Raihana; Rosa Anjani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kajian aksiologi ilmu dalam mengembangkan potensi mahasiswa. Aksiologi ilmu adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan nilai-nilai dan tujuan ilmu pengetahuan. Studi ini dilakukan untuk melihat apakah penerapan konsep dan prinsip aksiologi ilmu dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan potensi mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dapat digunakan untuk mendalami pengaruh kajian aksiologi ilmu dalam mengembangkan potensi mahasiswa melalui pendekatan yang lebih mendalam dan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini seperti observasi partisipan, atau analisis dokumen serta dibantu oleh dokumen pendukung seperti jurnal-jurnal dan buku yang ada di perpustakaan maupun media online. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari kajian aksiologi ilmu terhadap pengembangan potensi mahasiswa. Mereka menunjukkan peningkatan yang lebih besar dalam hal pengembangan intelektual, sikap moral, dan pemahaman nilai-nilai dalam konteks ilmu pengetahuan. Mereka juga menunjukkan peningkatan dalam kemampuan kritis, kreativitas, dan pemecahan masalah.
SEJARAH PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Mardinal Tarigan; Amar Khairi Ahmad; Anggun Sari Fadilla; Dwi Hartina
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.23563

Abstract

Sejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian-kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, baik formal maupun non formal. Pendidikan masa Belanda memperkenalkan sistem dan metode baru tetapi sekedar untuk menghasilkan tenaga yang dapat membantu kepentingan mereka dengan upah yang murah dibandingkan jika mereka harus mendatangkan tenaga dari Barat dengan tujuan westernisasi dari kristenisasi yaitu untuk kepentingan Barat dan Nasrani. Pendidikan zaman Jepang disebut “Hakko Ichiu”, yaitu mengajak bangsa Indonesia bekerjasama dalam rangka mencapai kemakmuran bersama Asia Raya. Melalui perjalanan panjang proses penyusunan sejak tahun 1945-1989 UU nomor 2 tahun 1989, sebagai usaha untuk mengintegrasikan pendidikan Islam dan umum dengan tujuan mengembangkan pendidikan Islam haruslah mempunyai lembaga-lembaga pendidikan, sehingga menjadi "lahan subur" tempat persemaian generasi baru. Pada masa reformasi gelombang peradaban masa depan merupakan satu kesatuan dari gejolak magma cultural dari dalam dan kekuatan globalisasi yang menerjang dari luar. Kehidupan pesantren masa depan tidak terlepas dari kedua gelombang peradaban ini. pendidikan pesantren akan survise dan menjadi pendidikan alternatif dari masyarakat Indonesia apabila dia peka terhadap gelombang peradaban tersebut. Oleh karena itu perlu kita kaji apa yang merupakan kekuatan dan kelemahan dari pendidikan pesantren dan madrasah.
Hubungan Kedisiplinan Belajar dengan Hasil Belajar Siswa di MIS Al-Barkah Tembung Mardinal Tarigan; Muhammad Fadhil Lubis; Aulia Maulidani; Desi Andini Harahap
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/279xn449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kedisiplinan belajar siswa serta mendeskripsikan implementasi manajemen siswa dalam membentuk kedisiplinan di MIS Al-Barkah Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian dilaksanakan di MIS Al-Barkah Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dengan subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas V dan informan utama guru kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan peserta didik berada pada kategori baik sebesar 80%. Aspek disiplin tertinggi terdapat pada ketertiban kelas (85%), sedangkan yang terendah adalah kerapian seragam (75%). Sebagian besar peserta didik (80%) termasuk dalam kategori disiplin dan sangat disiplin, dengan pelanggaran yang masih bersifat ringan. Implementasi manajemen peserta didik dilakukan melalui tata tertib, pembiasaan, pengawasan, sistem reward and punishment, keterlibatan orang tua, kegiatan ekstrakurikuler, evaluasi berkala, serta integrasi nilai-nilai Islam
Tradisi Kepenulisan Ulama Barus: Rekonstruksi Warisan Intelektual Islam Nusantara Yuri Indri Yani; Meli Handayani; Muhammad Iqbal; Mardinal Tarigan
Al-Muhajirin: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): EDISI JANUARI-JUNI 2026 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/k5hcff36

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan merekonstruksi tradisi kepenulisan ulama Barus sebagai bagian dari warisan intelektual Islam Nusantara dengan menelusuri hubungan antara keulamaan, transmisi pengetahuan, budaya literasi, dan tinggalan sejarah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan yang meliputi penjaga makam, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Barus. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan intelektual Islam Barus berkaitan dengan posisi Barus sebagai ruang perdagangan, mobilitas ulama, dakwah, dan transmisi ilmu. Makam Papan Tinggi, yang dalam memori masyarakat dikaitkan dengan Syekh Mahmud Al-Muhtazam, menjadi salah satu jejak material penting dalam sejarah keulamaan Barus. Sementara itu, Makam Mahligai memperlihatkan keberadaan sejumlah makam tokoh keagamaan dengan keragaman bentuk nisan dan inskripsi. Keberadaan aksara Arab menunjukkan berkembangnya budaya literasi Islam, sedangkan tradisi lisan berperan dalam mempertahankan memori keulamaan.