Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Hasil Belajar, Aktivitas Belajar dan Respon Belajar Matematika melalui Quantum Teaching kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa Andi Kamal Ahmad; Abdul Razzaq; Sitti Rahmayani; Jumrah, Jumrah; Hamdana Hamdana; Muhardi Muhardi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas belajar dan respon pembelajaran matematika melalui quantum teaching pada siswa kelas VII3 SMP Negeri 1 Batulappa melalui quantum teaching. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah pelaksanaan yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah sebagai berikut: 1) Tingginya hasil belajar matematika siswa kelas VII3. Jika 85% lebih besar dari jumlah siswa, maka telah ditetapkan hasil belajar yang memenuhi KKM yaitu 75 di sekolah. 2) Aktivitas belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat Jika aktivitas siswa meningkat atau berpartisipasi dalam pembelajaran matematika 3) Respon belajar matematika siswa kelas VII3 meningkat jika 80% dari jumlah siswa memberikan respon positif terhadap quantum teaching. Data penelitian yang diperoleh dengan menggunakan instrumen meliputi: 1) tes hasil belajar sebanyak 5 soal yang diberikan pada pertemuan terakhir siklus I dan siklus II pada materi persamaan linear dan pertidaksamaan univariat, 2) lembar kerja observasi aktivitas siswa selama 6 sesi, dan 3) Kuis Siswa Pendidikan Kuantum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan kuantum meliputi: 1) Peningkatan hasil belajar siswa kelas VII3 SMPN 1 Batulappa karena siklus I jumlah siswa yang hasil belajar matematikanya mencapai KKM adalah antara 19 siswa atau 61,3% dan siklus II jumlah siswa yang pembelajaran matematikanya mencapai KKM sebanyak 27 siswa atau 87,1%. 2) peningkatan aktivitas belajar selama pelaksanaan quantum teaching, dengan keseriusan dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran. 3) mendapatkan respon pembelajaran sebagai respon positif terhadap penerapan quantum teaching pada 90% dari kriteria 80%.
INOVASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF NUMBERED HEAD TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DI ERA DIGITAL Sri Wulandari Bharun; Rosita Rosita; Ahmed Sardi; Ishak Ishak; Abdul Razzaq
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.475

Abstract

Tantangan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di era digital sering kali ditandai oleh kurangnya kolaborasi yang efektif dan hasil belajar siswa pada konsep-konsep IPA yang masih belum optimal. Kondisi ini menuntut inovasi model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan teknologi dan mendorong interaksi aktif siswa dalam memahami materi IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) berbasis digital guna meningkatkan kolaborasi dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII MTs DDI Padanglolo pada mata pelajaran IPA. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini secara konsisten menunjukkan peningkatan di semua aspek yang diukur. Aktivitas guru meningkat signifikan dari 65% (Siklus I) menjadi 85% (Siklus II), sejalan dengan kenaikan aktivitas siswa dari 60% menjadi 80%, menunjukkan peningkatan kepatuhan dan keterlibatan. Peningkatan paling mencolok terlihat pada aspek kolaborasi siswa, yang melonjak drastis dari 56,25% pada pra-siklus menjadi 87,5% pada akhir Siklus II, membuktikan efektivitas model ini dalam mendorong kerja tim. Selain itu, rata-rata hasil belajar siswa pada materi IPA mengalami lonjakan yang substansial, dari 51,84% pada tahap pra-siklus menjadi 82,36% pada Siklus II. Peningkatan ini berhasil mencapai tingkat ketuntasan klasikal yang memuaskan, yaitu sebesar 89,47%. Secara keseluruhan, penerapan inovasi pembelajaran kooperatif Numbered Head Together yang terintegrasi dengan teknologi digital terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi sekaligus hasil belajar siswa dalam konteks Pendidikan IPA, menjadikannya solusi yang relevan untuk tantangan pembelajaran IPA di abad ke-21.
ETIKA MENUNTUT ILMU DALAM QS. THAHA AYAT 114: ANALISIS PEDAGOGI QUR’ANI UNTUK PENDIDIKAN MODERN Amelina, Naila; Abdul Razzaq; Kristina Imron
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): September-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v5i2.839

Abstract

This study aims to analyze the ethical values ​​of seeking knowledge in QS. Thaha verse 114 and their relevance to strengthening modern pedagogy. This study uses a qualitative method with a library study type, which examines primary sources such as the Qur'an and tafsir books, as well as secondary literature related to Islamic education and contemporary pedagogical theory. The results of the study indicate that QS. Thaha verse 114 contains key values ​​that are highly relevant to today's education, namely the prohibition of haste in understanding knowledge, emphasizing the importance of patience, thoroughness, and a gradual process, the prayer "rabbi zidni ilma" reflects the principles of lifelong learning and intellectual humility. These values ​​have implications for the formation of teachers with integrity, reflection, and continuously developing their competence, as well as students who have a learning awareness, intrinsic motivation, and a polite scientific character. Thus, QS. Thaha verse 114 provides an important conceptual contribution to the development of more in-depth modern educational practices, and is rooted in Qur'anic values