Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peningkatan Literasi dan Minat Studi Kelautan Siswa SMA melalui Edukasi Penyelaman Scuba Redho Yoga Nugroho; Riris Aryawati; Muhammad Hendri; Tengku Zia Ulqodry; Wike Ayu Eka Putri; Rozirwan Rozirwan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1106

Abstract

Rendahnya minat siswa SMA untuk melanjutkan studi di bidang Ilmu Kelautan menjadi tantangan di tengah besarnya potensi sumber daya laut Sumatera Selatan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi akurat mengenai prospek karir dan minimnya pemahaman mengenai teknik eksplorasi bawah air seperti penyelaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan minat siswa SMA di Kecamatan Tanjung Batu melalui edukasi dunia selam. Metode pelaksanaan meliputi visitasi, sosialisasi teori, peragaan alat selam, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara signifikan terhadap fungsi peralatan selam dan peran pentingnya dalam riset kelautan. Antusiasme tinggi peserta terlihat saat praktik penggunaan alat, yang berimplikasi pada meningkatnya minat mereka terhadap Jurusan Ilmu Kelautan. 
Dinamika Spasial dan Temporal Gelombang Panas Laut di Selat Karimata Sebagai Respons Terhadap Anomali Iklim Ekstrem Muhamad Nur; Ellis Nurjuliasti Ningsih; Redho Yoga Nugroho; Risnita Tri Utami; Qurnia Wulan Sari; Hiskia Abel Perdana Ardi; Alfianu Adhi Riztiawan
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 2 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i2.31305

Abstract

Gelombang Panas Laut (GPL) merupakan fenomena ekstrem yang frekuensi, durasi, dan intensitasnya meningkat sebagai respons terhadap pemanasan global akibat aktivitas antropogenik. Selat Karimata, sebagai wilayah strategis dalam sistem lintas laut Indonesia, sangat rentan terhadap anomali termal ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik spasial dan temporal GPL di perairan Selat Karimata selama periode 1992-2024. Analisis dilakukan menggunakan data Suhu Permukaan Laut (SPL) harian resolusi tinggi dari Operational Sea Surface Temperature and Ice Analysis (OSTIA). Deteksi kejadian GPL dilakukan dengan pendekatan ambang klimatologis berbasis persentil ke-90, dengan durasi minimum lima hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selat Karimata mengalami rata-rata 2-3 kejadian GPL per tahun dengan durasi sekitar 10 hari dan intensitas maksimum mencapai 1,34 °C di atas ambang klimatologis. Temuan utama menunjukkan adanya tren peningkatan durasi GPL yang signifikan sebesar 11,5 hari per dekade, serta peningkatan frekuensi sebesar 1,1 kejadian per dekade. Secara temporal, kejadian GPL terpanjang dan terkuat terjadi pada tahun 1998 dan 2016, yang berkorelasi erat dengan fenomena El Niño kuat. Secara spasial, wilayah selatan Selat Karimata menunjukkan intensitas dan durasi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah utara. Selain itu, kejadian GPL berdurasi panjang dan berintensitas tinggi lebih dominan di wilayah pesisir dan laut semi-tertutup. Peningkatan signifikan pada parameter GPL ini mengindikasikan tekanan termal yang semakin besar pada ekosistem laut di Selat Karimata. Temuan ini menegaskan bahwa Selat Karimata merupakan wilayah yang rentan terhadap tekanan termal laut, dengan implikasi signifikan terhadap ekosistem pesisir dan pengelolaan perikanan (WPPNRI) 711 dalam menghadapi risiko perubahan iklim di masa depan.