Adisti A. Rumayar, Adisti A.
Unknown Affiliation

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI SMP NEGERI 3 MANADO Pangandaheng, Maya Sari Stasia; Korompis, Grace E.C.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan reproduksi remaja yang mencakup pengetahuan, pemahaman tingkat agama, peranan keluarga dan pencarian informasi dapat mempengaruhi timbulnya masalah menyangkut kesehatan reproduksi. Mengingat besarnya potensi terjadinya perilaku seksual berisiko di kalangan pelajar maka perilaku tersebut harus segera ditangani dan diberikan perhatian khusus agar dapat mengurangi dampak negatifnya bagi kesehatan reproduki remaja. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko pada remaja di SMP Negeri 3 Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SMP Negeri 3 Manado pada bulan November 2019 – Juli 2020. Populasi dalam penelitian ini yaitu pelajar kelas VIII di SMP Negeri 3 Manado. Jumlah sampel yaitu 167 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Analisis data adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara pengetahuan dengan perilaku seksual berisiko remaja dengan  p value 0,037, pemahaman tingkat agama dengan perilaku seksual berisiko remaja dengan p value 0,005, peranan keluarga dengan perilaku seksual berisiko remaja dengan p value 0,004 dan pencarian informasi dengan perilaku seksual berisiko remaja dengan p value 0,008. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, pemahaman tingkat agama, peranan keluarga dan pencarian informasi dengan perilaku seksual berisiko pada remaja di SMP Negeri 3 Manado. Saran: Ditujukan bagi pihak sekolah, bagi siswa, bagi orang tua dan bagi peneliti selanjutnya sehubungan dengan faktor-faktor lain yang mungkin dapat mempengaruhi perilaku seksual berisiko remaja. Kata Kunci : Pengetahuan, pemahaman tingkat agama, peranan keluarga, pencarian informasi, Perilaku seksual remaja ABSTRACT Background: The factors that influence teenager’s reproductive health behavior, such as knowledge, the levels of religious understanding, the role of family and information retrieval, can influence the emergence of problems concerning reproductive health. If the behavior is not treated immediately, it will bring negative impacts on teenager’s reproductive health. The purpose of this research is to finding the relation between these factors with the risky sexual behavior on teenagers at SMPN 3 Manado. The research method used is quantitative with analytic observational method and by using a cross sectional approach conducted at SMPN 3 Manado in November 2019 – July 2020. The population in this study were students of class VIII. The number of samples is 167 respondents. The sampling technique used was simple random sampling. The data were analyzed using univariate and bivariate analysis. From the results of this research show that there is a relation between knowledge and risky sexual behavior of teenager at a p value of 0.037, the levels of religious understanding with risky sexual behavior of teenager at a  p value of 0.005, the role of family with risky sexual behavior of teenager at a p value of 0.004 and information retrieval with risky sexual behavior of teenager at a p value of 0.008.Summary: The conclusion of this study, there is a relation between knowledge, the levels of religious understanding, the role of family and information retrieval with risky sexual behavior of teenagers at SMPN 3 Manado. Suggestions: So the suggestions for this research are expected for schools, students, parents, and also to future researchers. Keywords: Knowledge, the levels of religious understanding, the role of family, information retrieval, sexual behavior
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KIMA ATAS KOTA MANADO Salmon, Yuliana N.; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Perilaku hidup bersih dan sehat inii tatanan rumah tangga dapat berpengaruh pada derajat kesehatan keluarga itu sendiri. Pengembangdesa dankeurahan dapat memberdayakan keluarga-keluarga agar mampu melaksanakan kegiatan PHBS. Tndkanhdiup Bersih dan Sehat merupakan tindakan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat dalam hal ini yaitu sekumpulan perilaku yang dapat di praktikkan dalam menjadikan seseorang, keluarga, atau masyarakat bisa berperan aktif dn mampu membantudirinya sendiridalam bidanykesehitan. Penelitian ini jugadilakukanumtuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumahangga di Kelurahan Kima Atas Kota Manado. Metodde penliitian adallah survei nalitik dengan desaign penelitan yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2019 di Kelurahan KimaAtas KataManado. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang berada di Kelurahan Kima Atas Kota Manado yang berjumlah 319 rumah tangga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77sanpel. Teknik pengambilan sampel yaitupurposiivesampling. Analisis data yang diipergunakan adalah analisis univariatbivariat. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pengetahuan responden baik 45,5% dan pengetahuan responden kurang baik 54,5%, sikap responden baik 40,3% dan sikap responden kurang baik 59,7%. Kesimpulan yang diadapatkann penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antarapenetghuan dan sikap dengan PHBS tatananrumah tanga. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ABSTRACTClean and healthy behavior in the household setting can affect the health status of the family itself. Rural and urban village development can empower families to be able to practice . Clern and HoalthyBenavior is an action in realizing public health in this case, namely a set of behaviors that can be practiced in making a person, family, or community cm play dan active role and be able to help then selves in the heahsector. This resech wasconucted to dertrmine the relationp of ledge an attitudes with theClea and helt Behaviof the household order in the KimAtas Village, Manado City. The research method is an analytical survey with a research design that is cross sectional. This research was conducted in May-Oktober 2019 in the Kima Atas Village, Manado City. The popution inthis study were all houesholdsin the Kima Atas Kelurahan of the City of Manado, amountinto 319 households. The sample in this study amounted to 77 samples. The sampling technique is purposive sampling. Analysis of the data used is univariate and bivariate analysis. The results of this research are 45.5% of respondents 'good knowledge and 54.5% of respondents' poor knowledge, 40.3% of respondents 'good attitude and 59.7% of respondents' poor attitude. The conclusion or thisstudy showe that there is a relationsh betweeknowledge and attitude with PHBS household order. Keywords: Knowledge, Attitude, Clean and Healthy Behavior
GAMBARAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN TALIKURAN UTARA KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA Lomboan, Mourine V.; Rumayar, Adisti A.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Untuk pencegahan terhadap Covid-19, maka perlu menerapkan protocol kesehatan dengan mencuci tangan, menghindari mneyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, Social Distancing/Physical Distancing, membersihkan perabot di dalam rumah dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 di kelurahan kawangkoan utara kecamatan kawangkoan utara  menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam melalui online yang diambil dari 7 informan masyarakat talikuran utara kecamatan kawangkoan utara. Pemeriksaan atau pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan hasil wawancara mendalam, diperoleh persepsi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 dalam menghindari menyentuh daerah wajah, menerapkan etika bersin dan batuk, pakai masker, social distancing/physical distancing dan mencuci bahan makanan sebelum dimasak sudah sesuai dengan protocol kesehatan. Namun untuk mencuci tangan dan membersihkan perabot didalam rumah beberapa informan belum memiliki persepsi tentang pencegahan Covid-19 sesuai protocol kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat kelurahan talikuran utara kecamatan kawangkoan utara belum memiliki persepsi pencegahan yang sesuai dengan protocol kesehatan . Saran sebaiknya masyarakat lebih lagi menaati peraturan pemerintah yang telah dibuat terkait protocol kesehatan agar derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat dan secepatnya negara kita kembali normal.  Kata Kunci : covid-19, masyarakat kelurahan talikuran utara, Pencegahan, persepsi ABSTRACTCovid-19 is an infectious disease caused by a new type of corona virus. To prevent Covid-19, it is necessary to apply health protocols by washing hands, avoiding touching the face area, applying ethics to sneezing and coughing, wearing masks, Social Distancing / Physical Distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking.This study aims to determine public perceptions about the prevention of Covid-19 in the Kawangkoan Utara sub-district of Kawangkoan Utara sub-district using qualitative methods with in-depth online interviews taken from 7 informants from the North Talikuran community in the northern Kawangkoan sub-district. Checking or checking the validity of the data using the method triangulation.The results of the study based on the results of in-depth interviews, obtained public perception about the prevention of Covid-19 in avoiding touching the face area, applying ethics sneezing and coughing, washing hands, wearing masks, social distancing / physical distancing, cleaning furniture inside the house and washing food before cooking in accordance with the health protocol.The conclusion can be seen that the public is very worried about the Covid-19 outbreak. For that reason, with the government's suggestion about prevention of Covid-19, it can be seen that the public perception is good, the public understands the danger of Covid-19 and the public also understands the health protocol in the prevention of Covid-19. so that the community continues to implement government recommendations related to health protocols.Suggestions that the public and the government should work more together in this matter so that the community remains controlled in the prevention of co-19 and our country returns to normal. Keywords: covid-19, talikuran utara village community, prevention, perception
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MINAT PEMANFAATAN KEMBALI DI PUSKESMAS SONDER Pajow, Regina V. M.; Mandagi, Chreisye K.F.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan adalah tempat atau sarana yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Kualitas pelayanan memberikan dorongan khusus bagi pasien untuk menjalin relasi yang saling menguntungkan dengan suatu pelayanan kesehatan, dengan mengambil pengalaman yang menyenangkan dari pasien dan meminimumkan pengalaman yang kurang menyenangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga minat masyarakat untuk mau kembali memanfaatkan pelayanan kesehatan yaitu lima dimensi yang terdiri dari bukti langsung, kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas jasa pelayanan kesehatan dengan minat pemanfaatan kembali. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik pendekatan rancangan potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-September 2017 di Puskesmas Sonder. Sampel dalam penelitian ini yaitu 94 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis bivariat menggunakan uji chi square melalui aplikasi statistik komputer dengan nilai Confident Interval (CI) = 95% dengan tingkat kesalahan 5% (α = 0,05). Hasil ini penelitian ini didapatkan bahwa adanya hubungan antara ketanggapan (p=0,025), jaminan (p=0,000), empati (0,004) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan (p=0,087), bukti langsung (0,785) dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara ketanggapan, jaminan, dan empati dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder, dan tidak terdapat hubungan antara kehandalan dan bukti langsung dengan minat pemanfaatan kembali di Puskesmas Sonder.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan Kesehatan, Minat Pemanfaatan KembaliABSTRACTHealth care is the place or the means used to conduct health efforts. Quality of care giving special encouragement for patients to establish mutually beneficial relationship with a health care, by taking a pleasant experience of the patient and minimizing the less pleasant experience. Factors that affect the public interest to want to re-utilize health services are five dimensions consisting of tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. This study aims to determine the correlation between the quality of health care services with interest of re-utilization. This study is quantitative research with analytical survey method of cross sectional design approach. This research conducted in May - September 2017 at Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used questionnaire with bivariate analysis using chi square test (x2) through computer statistic application with Confident Interval value (CI) = 95% with error rate 5% (α = 0,05). This research is quantitative research with survey method analytic cross sectional approach. The research was conducted from May to September 2017 in Sonder Health Center. The sample in this research is 94 respondents. The research instrument used a questionnaire with bivariate analysis using chi square test through statistical computer applications with a value Confident Interval (CI) = 95% with an error rate of 5% (α = 0.05). The results of this study showed that the relationship between responsiveness (p = 0.025), assurance (p = 0.000), empathy (0,004) with interest reuse in Sonder Health Center and there was no correlation between reliability (p = 0.087), tangible (0.785 ) with interest in re-use Sonder Health Center. The conclusion is that there is a relationship between responsiveness, assurance, and empathy with interest in re-use at the Sonder Community Health Center, and there is no correlation between reliability and tangible with interest in Sonder Community Health Center utilization.Keywords: Quality of Health Care, Interests Recovery
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) DI KELURAHAN MATANI 1 KECAMATAN TOMOHON TENGAH KOTA TOMOHON Goni, Cintiani Silvana; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua aktifitas yang dilakukan, baik  perilaku yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati. Setiap orang memiliki perbedaan perilaku dalam menyikapi pandemi virus corona. Banyak hal yang terjadi yang membawa perubahan sikap dan perilaku bagi masyarakat di tengah situasi darurat Covid-19 ini.. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat terhadap tindakan pencegahan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kelurahan Matani 1 Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. Penelitian ini menggunaan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dalam penelitian ini alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tentang Perilaku Pencegahan Covid-19. Hasil menunjukkan sebagian besar masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki pengetahuan yang baik terhadap tindakan pencegahan Covid-19 (100%), sebagian besar memiliki sikap baik (100%) dan sebagian besar memiliki tindakan yang cukup (64%). Kesimpulan dalam penelitian  ini adalah  masyarakat Kelurahan Matani 1 Kota Tomohon memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai pencegahan Covid-19 namun masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki tindakan yang cukup terhadap pencegahan Covid-19. Saran yang dapat diberikan yaitu untuk pemerintah diharapkan dapat lebih memperhatikan masyarakat dalam situasi ini dalam hal menaikkan derajat kesehatan masyarakat lewat setiap tindakan yang dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami dan mengerti pelayanan kesehatan untuk menaikkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk instansi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan dilakukannya program promotif. Untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan juga sebagai salah satu referensi pendukung untuk penelitian- penelitian selanjutnya yang terkait dengan variabel dalalam penelitian ini, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid-19  ABSTRACTHuman behavior is all activities carried out, both observable and unobserved behavior. Everyone has different behaviors in responding to the corona virus pandemic. Many things have happened that have led to changes in attitudes and behavior for the community in the midst of the Covid-19 emergency situation. The aim of the research was to find out how the community behaved towards the prevention measures for Corona Virus Disease 19 (Covid-19) in Matani 1 Village, Tomohon Tengah District, Tomohon City. This research uses quantitative descriptive with a cross sectional study approach. In this study, the measuring instrument used was a questionnaire about Covid-19 Prevention Behavior. The results showed that most of the people of Matani 1 Village had good knowledge of Covid-19 prevention measures (100%), most had good attitudes (100%) and most had sufficient action (64%). The conclusion in this study is that the people of Matani 1 Village in Tomohon City have good knowledge and attitudes about the prevention of Covid-19, but the people of Matani 1 Village have sufficient action to prevent Covid-19. The suggestion that can be given is that the government is expected to pay more attention to the community in this situation in terms of increasing the public health status through every action taken by the government, so that the community can easily understand and understand health services to increase the public health status. It is hoped that health agencies can improve the health status of the community and carry out a promotional program. For the Faculty of Public Health, it is hoped that it can contribute to knowledge as well as a supporting reference for further studies related to the variables in this study, in order to improve the degree of public health. Keyword : Behavior, Knowledge, Attitudes, Actions, Covid-19 Prevention
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASES (COVID 19) DI LINGKUNGAN III KELURAHAN TINGKULU KOTA MANADO Sekeon, Filia Mega; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua kegiatan atau aktivitas manusia, juga respon atau reaksi seseorang terhadap suatu rangsangan dari luar (stimulus) baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati dari langsung. Perilaku pencegahan dapat diwujudkan melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap pencegahan Covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID 19 di Lingkungan III Kelurahan Tingkulu Kota Manado. Studi ini dilakukan pada September 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di kelurahan Tingkulu lingkungan III Kota Manado yang berjumlah 887 jiwa, jumlah sampel sebesar 90 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan covid 19 di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado sebagian berikut pengetahun berada pada kategori baik dengan jumlah responden 90 (100%), sikap berada pada kategori baik dengan jumlah responden 59 responden (65,6%), dan tindakan berada pada kategori baik dengan jumlah responden 71 (78,9%). Disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan corona virus disease (covid 19) di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado berada pada kategori baik. Saran dalam penelitian ini Masyarakat yang baik tentu tetap harus mematuhi setiap peraturan pemerintah dalam pencegahan covid 19 dengan menggunakan masker, jaga jarak atau sosial/phisical distancing, menerapkan etika batuk, rajin membersihkan atau menyemprotkan desinfektan pada benda-benda yang sering di sentuh, mengkonsumsi makanan bergizi, dan melakukan aktifitas fisik yang cukup, dan juga pentingnya mengakses sumber-sumber informasi yang terpercaya tentang perilaku pencegahan covid 19 yang baik dan benar. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid 19  ABSTRACTHuman behavior is all human activity or activity, as well as a person's response or reaction to an external stimulus that can be observed directly or that cannot be observed directly. Preventive behavior can be realized through knowledge, attitudes, and measures towards the prevention of Covid 19. The purpose of this study is to find out the behavior of the community towards the prevention of COVID 19 in Environment III Of Tingkulu Village, Manado City. The study was conducted in September 2020. This research uses descriptive quantitative methods. The population in this study is all communities domiciled in the village of Tingkulu neighborhood III Manado which amounts to 887 people, the number of samples of 90 students. Sampling techniques using accidental sampling. The results of this study showed that the behavior of the community towards the prevention of covid 19 in the third neighborhood of Tingkulu village of Manado city is partly in the category of good with the number of respondents 90 (100%), attitudes are in the good category with the number of respondents 59 respondents (65.6%), and actions are in the good category with the number of respondents 71 (78.9%). It was concluded that people's behavior towards the prevention of corona virus disease (covid 19) in the third neighborhood of Tingkulu village, Manado city is in a good category. Suggestions in this study The good people of course still have to comply with every government regulation in preventing Covid 19 by using masks, maintaining distance, and social / physical distancing, applying cough ethics, diligently cleaning or spraying disinfectants on objects that are often touched, consuming nutritious food, and doing enough physical activity, and also the importance of accessing reliable sources of information about good and correct covid 19 prevention behavior Keyword : Knowledge, Attitude, Action, prevention of corona virus disease (covid 19).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN MEROKOK DI DESA MARIRI SATU KECAMATAN POIGAR Rumuat, Amelia; Rumayar, Adisti A.; Rahman, Asep
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok pada remaja dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap yang diperoleh dari remaja itu sendiri , selain itu lingkungan juga dapat mempengaruhi remaja dalam berprilaku perilaku baik dari lingkungan keluarga, teman sebaya, dan media sosial. Pengetahuan adalah hasil penginderaan remaja yang didapat melalui pengamatan suatu objek melalui mata, telinga dan hidung, sedangkan Sikap sangat mempengaruhi remaja dalam berperilaku merokok, sikap ditimbulkan karena adanya peran penting dari pengetahuan yang diperoleh remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai apakah terdapat hubungan pengetauan dan sikap dengan tindakan merokok pada remaja di Desa Mariri Satu Kecamatan Poigar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei bersifat analitik dengan desain penelitian yaitu bersifat cross sectional (studi potong lintang). Penelitian ini dilakukan di Desa Mariri Satu Kecamatan Poigar dengan waktu pelaksanaannya dilakukan pada bulan november sampai bulan desember tahun 2020. Responden dalam penelitian ini adalah remaja yang berusia 10 sampai 19 tahun yang berada di Desa Mariri Satu Kecamatan Poigar. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden yang didapatkan  dari kuesioner online pada google from. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan melalui uji chi square test, untuk tingkat signifikan 95%(α=0,05). Hasil penelitian didapatkan dalam penelitian ini, bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antra pengetahuan dan tindakan merokok pada remaja di Desa Mariri Satu Kecamatan Poigar hal ini dikarenakan nilai p=0,445 dimana nilai tersebut kurang dari p=0,05 sehingga Ho diterima (p-value=0,281>0,05) dan terdapat hubungan anatar sikap dengan tindakan merokok pada remaja di Desa Mariri Satu Kecamatan Poigar dikarenakan nilai p=0.000 lebih dari p=0,05 sehingga Ho di tolak (p-value=0,000<0,05). Kata Kunci : desa mariri satu, pengetahuan, remaja, sikap, tindakan merokok ABSTRACTSmoking behavior in adolescents is influenced by the knowledge and attitudes obtained from adolescents themselves, besides that the environment can also influence adolescents in behaving in good behavior from the environment of family, peers, and social media. Knowledge is the result of adolescent sensing obtained through observing an object through the eyes, ears and nose, while attitude greatly influences adolescents in smoking behavior, attitudes are generated because of the important role of knowledge that adolescents acquire. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between knowledge and attitudes with smoking in adolescents in Mariri Satu Village, Poigar District. The research method used in this research is an analytical survey method with a cross sectional research design (cross sectional study). This research was conducted in Mariri Satu Village, Poigar Subdistrict, with the implementation time from November to December 2020. Respondents in this study were adolescents aged 10 to 19 years who were in Mariri Satu Village, Poigar District. The sampling technique used the quota sampling method with a total sample of 85 respondents obtained from an online questionnaire on google from. The data analysis used in this research is univariate analysis and bivariate analysis. Processing data used through the chi square test, for a significant level of 95% (α = 0.05). The results obtained in this study, that there is no significant relationship between knowledge and smoking in adolescents in Mariri Satu Village, Poigar District, this is because the value of p = 0.445 where the value is less than p = 0.05 so that Ho is accepted (p-value = 0.281> 0.05) and there is a relationship between attitude and smoking in adolescents in Mariri Satu Village, Poigar District because the p value = 0.000 is more than p = 0.05 so that Ho is rejected (p-value = 0.000 <0.05) . Keywords: mariri one village, knowledge, adolescents, attitude, smoking action
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS YENDIDORI KABUPATEN BIAK PROVINSI PAPUA Karawanep, Cesilia M.; Rumayar, Adisti A.; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja pegawai menjadi sangat penting dikarenakan penurunan kinerja baik individu maupun kelompok dalam suatu perusahaan dapat memberikan dampak yang berarti dalam suatu perusahaan, yaitu akan berdampak pada tercapainya tujuan organisasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai  adalah motivasi kerja. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Desember 2020.  Tempat penelitian, dilakukan di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak Provinsi Papua.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai di puskesmas. Jumlah sampel dalam penelitian adalah 30 pagawai.  Hasil uji hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak dengan menggunakan uji statistik  Chi-square dengan nilai p= 0,019 atau (p> 0,05).  menunjukan ada  hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Yendidori Kabupaten Biak Provinsi Papua. Kata kunci: Kinerja Karyawan, Motivasi ABSTRACTEmployee performance is very important because a decrease in the performance of both individuals and groups in a company can have a significant impact in a company, which will have an impact on the achievement of organizational goals. One of the factors that influence employee performance is work motivation. This research is an analytic survey research with a cross sectional approach (cross sectional). When this research was conducted in February - December 2020. The research site was conducted at the Yendidori Health Center, Biak Regency, Papua Province. The population in this study were all employees at the health center. The number of samples in the study was 30 staff. The results of the correlation test between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center, Biak Regency, used the Chi-square statistical test with a value of p = 0.019 or (p> 0.05). shows that there is a relationship between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center. The conclusion of this study is that there is a relationship between work motivation and employee performance at the Yendidori Health Center, Biak Regency, Papua Province.                                                                                                                                 Keywords: Employee Performance, Motivation
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI KELURAHAN TALIKURAN BARAT KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA Rompas, Hanna P. D.; Maramis, Franckie R. R.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak kasus pertama diumumkan pada tanggal 2 Maret 2020, penyebaran penularan COVID-19 terjadi dengan cepat di Indonesia. Hal ini memerlukan strategi penanggulangan sesuai dengan transmisi yang terjadi baik di tingkat nasional maupun provinsi, dengan tujuan yaitu, memperlambat dan menghentikan laju transmisi/penularan, dan menunda penyebaran penularan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku masyarakat terhadap pencegahan covid-19 di Kelurahan Talikuran Barat Kecamatan Kawangkoan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan  menggunakan desain cross sectional pada masyarakat kelurahan Talikuran Barat kecamatan Kawangkoan Utara pada bulan November 2020 – Januari 2021 dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk google formulir. Hasil penelitian yang dilakukan bahwa pengetahuan masyarakat dengan kategori baik yaitu 95,7%, dan cukup  baik 4,3%. Sikap masyarakat dengan kategori baik 94,6%, tingkat pencegehan Covid-19 kategori cukup  baik 5,4% dan tindakan masyarakat dengan kategori baik 95,7%, tindakan pencegahan masyarakat kategori cukup baik 4,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah gambaran perilaku masyarakat tentang pencegahan Covid-19 sudah baik.  Kata Kunci: Pencegahan, Perilaku, Covid-19  ABSTRACT Since the first case was announced on March 2, 2020, the spread of COVID-19 transmission has occurred rapidly in Indonesia. This requires a coping strategy in accordance with the transmission occurring at both the national and provincial levels, with the aim of slowing and stopping the transmission / transmission rate, and delaying the spread of transmission. The purpose of this study is to find out how the description of community behavior towards the prevention of Covid19 in Talikuran Barat Village, Kawangkoan District. The method used in this research is a descriptive study using a cross sectional design in the community of Talikuran Barat sub-district, North Kawangkoan sub-district from November 2020 to January 2021 using a questionnaire in the form of a google form. The results of the research conducted showed that public knowledge was categorized as good, namely 95.7%, and good enough for 4.3%. Public attitude with good category is 94.6%, the level of incidence of Covid-19 is good enough at 5.4% and community action is in good category 95.7%, community prevention action is categorized as good enough at 4.3%. The conclusion in this study is that the description of people's behavior regarding Covid-19 prevention is good. Keywords: Prevention, Behavior, Covid-19
ANALISIS PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS RANOTANA WERU DAN PUSKESMAS TELING ATAS KOTA MANADO Pangoempia, Stefanny J.; Korompis, Grace E. C.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama  pada pandemi Covid-19 sangat penting dalam melakukan prevensi, deteksi dan respon di dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kasus Covid-19 di Kecamatan Wanea memiliki jumlah kasus Covid-19 terbanyak yang ada di Kota Manado. Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi Covid-19 terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Puskesmas Ranotana Weru memiliki perubahan alur pelayanan yaitu menerapkan sistem one stop service dan hanya membuka 2 tempat pemeriksaan saja dan saat ini harus melalui proses skrining, Puskesmas Teling Atas juga memiliki  perubahan alur pelayanan yaitu harus melalui proses skrining dan memiliki 2 poli, poli umum dan poli ISPA serta terdapat penurunan jumlah pasien / pengunjung yang datang di Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pandemi Covid-19 mempengaruhi pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas, diantaranya memiliki perubahan alur pelayanan, penerapan skrining serta terdapat penurunan jumlah pasien / pengunjung yang datang di Puskesmas. Saran kepada pihak Puskesmas, kiranya dapat mempertahankan dan mengembangkan pelayanan kesehatan di Puskesmas dan dapat melakukan pelayanan yang lebih baik ketika menghadapi pandemi seperti ini dikemudian hari. Kata Kunci : pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan, Puskesmas Ranotana Weru dan Puskesmas Teling Atas. ABSTRACTThe role of First Level Health Facilities in the Covid-19 pandemic is very important in conducting prevention, detection and response in the prevention and control of Covid-19. The Covid-19 cases in Wanea District have the highest number of Covid-19 cases in Manado City. Covid-19 is a disease caused by the corona virus. This study aims to analyze the effect of the Covid-19 pandemic on health services at Ranotana Weru public health center and Teling Atas public health center using qualitative methods. The results obtained were that the Ranotana Weru public health center had a change in service flow, namely implementing a one stop service system and only opening 2 checkpoints and currently having to go through a screening process, Teling Atas public health center also had a change in service flow, namely having to go through a screening process and have 2 poly, general polyclinic and ARI poly and there was a decrease in the number of patient / visitors who came to Ranotana Weru public health center and Teling Atas public health center. The conclusion of this study is that the Covid-19 pandemic has affected health services at the Ranotana Weru public health center and the Teling Atas public health center, including changes in service flow, the application of screening and a decrease in the number of patients / visitors coming to the public health center. Suggestions to the public health center are that they can maintain and develop health services at public health center and be able to provide better services when facing a pandemic like this in the future. Keywords: Covid-19 pandemic, health services, Ranotana Weru public health center and Teling Atas public health center.