Adisti A. Rumayar, Adisti A.
Unknown Affiliation

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) DI DESA MALAT UTARA KECAMATAN GEMEH KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Pantow, Renaldo J.; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 19 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Peningkatan terhadap jumlah kasus terinfeksi COVID-19 ini tentunya dipengaruhi oleh perilaku kesehatan dari masyarakat dalam pencegahan COVID-19. Perilaku diukur melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan atau praktek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran pengetahuan, sikap, dan tindakat masyarakat terhadap pencegahan COVID-19 di Desa Malat Utara Kecamatan Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2020. Besaran sampel dalam penelitian ini yaitu sebesar 79 sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner tentang gambaran perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID-19 yang telah di uji validasi dan reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID-19 berada pada kategori baik. Hasil tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil survei deskriptif mengenai pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terhadap pencegahan COVID-19 dimana persentasi responden dengan tingkat pengetahuan baik terhadap pencegahan COVID-19 sebesar 96,2%, persentase sikap responden yang menyatakan respon positif dan baik terhadap pencegahan COVID-19 sebesar 97,5%, dan persentasi responden yang melakukan tindakan pencegahan COVID-19 sebesar 73,4%. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Malat Utara Kecamatan Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki pengetahuan, sikap, dan tindakan yang baik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID-19 di Desa Malat Utara Kecamatan Gemeh Kabupaten Kepulauan Talaud berada pada kategori baik. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan COVID-19 ABSTRACTCorona Virus Disease 19 (COVID-19) is an infectious disease caused by Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The increase in the number of cases infected with COVID-19 is certainly influenced by public health behavior in the prevention of COVID-19. Behaviors measured through knowledge, attitudes, and actions or practices. The purpose of this research is to describe the descriptions of knowledge, attitudes, and action of the community towards the prevention of COVID-19 in the Village of North Malat Gemeh District Talaud Islands Regency. This research uses a type of descriptive quantitative research with cross sectional study approach. This research was conducted in September-October 2020. The sample amount in this study was 79 samples. Sampling techniques in this study use accidental sampling by paying attention to inclusion and exclusion criteria. The measuring instrument used in this study is using a questionnaire about the description of people's behavior towards COVID-19 prevention that has been tested for validation and reliability. The results of this study show that people's behavior towards COVID-19 prevention is in a good category. These results can be seen based on the results of a descriptive survey on public knowledge, attitudes, and actions towards COVID-19 prevention where the percentage of respondents with a good level of knowledge towards COVID-19 prevention is 96.2%, the percentage of respondents who expressed a positive and good response to COVID-19 prevention is 97.5%, and the percentage of respondents who take COVID-19 precautions is 73.4%. Based on the results of this study shows that the people of North Malat Village, Gemeh District, Talaud Islands Regency have good knowledge, attitude, and action. Therefore, it can be concluded that the behavior of the community towards the prevention of COVID-19 in north Malat Village, Gemeh District, Talaud Islands Regency is in a good category. Keyword: Behavior, Knowledge, Attitudes, Actions, Prevention of COVID-19
GAMBARAN PERILAKU PENCEGAHAN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS / ACQUAIRED IMMUNO DEFICIENCY SYNDROME PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA MANADO Otampi, Olifia L.; Nelwan, Jeini E.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Human Immunodeficiency Virus/ Acquaired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/ AIDS) merupakan salah satu penyakit menular seksual. Penyakit ini merupakan masalah kesehatan masyarakat secara global. Salah satu populasi berisiko yaitu siswa sekolah menengah atas. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 7 Kota Manado. Metode: Jenis penelitian ini yaitu deskriptif. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober 2019. Pengambilan sampel secara Purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 200 responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pengetahuan responden tentang pencegahan HIV/AIDS sebagian besar berada pada kategori kurang (49,0%), sikap responden berada pada kategori baik (84,0 %) serta tindakan responden ada pada kategori negatif  (57,0 %). Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja tentang pencegahan HIV/AIDS di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 7 Manado masih belum baik. Berdasarkan hal tersebut maka dibutuhkan upaya pendidikan kesehatan khususnya kesehatan reproduksi agar siswa SMA menjadi tahu dan sadar akan pentingnya upaya pencegahan HIV/ AIDS.  Kata kunci: Perilaku; Siswa SMA; Pencegahan HIV/AIDS. ABSTRACTBackground: Human Immunodeficiency Virus / Acquaired Immuno Deficiency Syndrome (HIV / AIDS) is a sexually transmitted disease. This disease is a global public health problem. One population at risk is high school students. The purpose of this research was to describe of HIV / AIDS prevention behavior in students of SMAN 2 Manado and SMAN 7 Manado. Method: This is a descriptive research. The study was conducted in October 2019. Purposive sampling was a method of sampling. The number of samples is 200 respondents. Result: The results showed that the respondents’ knowledge about HIV / AIDS prevention was mostly in the poor category (49.0%), the respondent’s attitude was in the good category (84.0%) and the respondent’s actions were in the negative category (57.0%). Conclusion: The conclusion of this study is the behavior of adolescents about HIV / AIDS prevention in SMA 2 and SMA 7 Manado is still not good. Based on this, health education efforts, especially reproductive health, are needed so that high school students become aware of the importance of HIV / AIDS prevention efforts. Kata kunci: Behavior; High School Student; Prevention of HIV/AIDS.
GAMBARAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DI PUSKESMAS SAUSAPOR KABUPATEN TAMBRAUW PROVINSI PAPUA BARAT Mirino, Daniel H.; Rumayar, Adisti A.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sumber daya manusia kesehatan adalah semua orang yang bekerja secara aktif dan profesional di bidang kesehatan, berpendidikan formal kesehatan atau tidak. Kinerja sumber daya manusia kesehatan merupakan hasil kerja secara kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kinerja SDM kesehatan di Puskesmas Sausapor Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional study, yang dilaksanakan pada bulan September-November 2020. Populasi adalah seluruh pegawai yang berjumlah 43 pegawai dan sampel dalam penelitian ini adalah total pupulasi dengan kriteria inklusi yang bekerja minimal lebih dari atau sama dengan 1 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja SDM kesehatan dikategorikan baik yaitu berjumlah 25 pegawai (58,1%), sedangkan untuk kategori kinerja kurang baik yaitu 18 pegawai (41,9%). Kesimpulan kinerja SDM kesehatan di Puskesmas Sausapor sebagian besar termasuk kategori baik. Saran untuk SDM kesehatan agar dapat mempertahankan kinerja yang sudah baik dengan tidak datang terlambat ke puskesmas, melaksanakan tugas sesuai prosedur, disiplin saat bekerja dan mampu bekerja sama dengan semua pegawai yang ada.   Kata Kunci: Kinerja Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Puskesmas ABSTRACTBackground: Health human resources are all people who work actively and professionally in the health sector, formal health education or not. The performance of health human resources is the result of work in terms of quality, quantity and timeliness achieved by an employee in carrying out his duties according to given responsibilities. The research objective was to describe the performance of employees at the Sausapor District Health Center. The research method is a quantitative with is a descriptive survey with a cross seqtional study approach, which was conducted in September-November 2020. The population is all employees totaling 43 people and the sample in this study is the total population with inclusion criteria who work for a minimum of 1 year or more. The The population is all employees totaling 43 employees and the sample in this study is the total population with minimum inclusion criteria of more than or equal to 1 year. The results of the study indicate that the  performance of health human resources is categorized as good, namely 25 employees (58,1%), while for the poor performance category, namely 18 employees (41,9%). In conclusion, most of the health human resources performance at the Sausapor Health Center were in the good category. Seggestions for health human resources in order to build good performance by not arriving late to the health center , carrying out tasks according to procedures, being disciplined at work and being able to work together with all existing employees. Keywords: Performance of Health Human Resources at Puskesmas
Gambaran Persepsi Masyarakat Terhadap Vaksinasi COVID-19 di Desa Kamanga Dua Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa Runtuwene, Rayclif; Tucunan, Ardiansa A. T.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuannpenelitian yaitu untuknmengetahui GambarannPersepsi Masyarakat terhadap Vaksinasi COVID-19ndinDesa Kamanga Dua KecamatannTompaso KabupatennMinahasa berdasarkan karakteristik umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, danntempat tinggal. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengannpendekatanncross-sectional study yang dilaksanakan pada bulannApril – November 2021 di Desa Kamanga Dua KecamatannTompaso KabupatennMinahasa dengannjumlah sampelnsebanyak 93 responden. Instrumennpenelitian yang digunakan yaitu modifikasi dari kuisioner yang telah digunakan oleh KementeriannKesehatan, ITAGI, UNICEF, dannWHO dalam Survei PenerimaannVaksinnCOVID-19 di Indonesia (2020) sebanyak 19 pernyataan yang telah divalidasi. Hasil penelitian ininmenunjukkannbahwa berdasarkan karakteristik umur, respondennyang berumur 17 sampai 24 tahun masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 7,5%, responden berjenis kelamin laki-laki termasuk dalam kategori persepsi negatif yaitu 31,2%, responden berpendidikan tamat SMA masuk dalam kategori persepsi negatif sebanyak 31%, responden yang mempunyai pekerjaan lain-lain masuk kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 24,7%, responden yang berpendapatan keluarga kurang dari 1 juta masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 14%, responden yang tinggal di jaga 1 masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 20%. Kesimpulan persepsi masyarakatnterhadap vaksinasinCOVID-19, setiap karakteristiknmasyarakat memiliki persepsi yang berbeda sehingga terdapat perbedaan pandangan di tengah lingkungan masyarakat. Kata Kunci : covid-19, vaksinasi, masyarakat desa kamanga dua, persepsi ABSTRACT The purposenof the study wasnto determine thendescription ofnpublic perceptions of COVID-19nvaccination in Kamanga Dua Village, Tompaso District, Minahasa Regency based on the characteristics of age, gender. , education, occupation, family income, nand place ofnresidence. The researchnmethod used isndescriptive quantitativenwith ancross-sectional study approach which wasncarried out in April – November 2021 in Kamanga Dua Village, Tompaso District, Minahasa Regency with a total sample of 93 respondents. Thenresearch instrument used is a modification of the questionnairenthat has been used by the Ministry of Health, ITAGI, UNICEF, and WHO in the COVID-VaccinenAcceptance Survey in Indonesia (2020) with 19 validated statements. Thenresults of this studynindicate that based on age characteristics, respondents aged 17 to 24 years are included in the negative perception category, namely 7.5%, male respondents are included in the negative perception category, namely 31.2%, respondents with high school education are included in the negative perception category. in the category of negative perceptions as much as 31%, respondents who have other jobs are included in the category of negative perceptions as much as 24.7%, respondents with family income of less than 1 million fall into the category of negative perceptions as much as 14%, respondents who live in guard 1 included in the category of negative perceptions as much as 20%. The conclusion of the public perception of the COVID-19 vaccination, each community characteristic has a different perception so that there are different views in the community. Keywords : covid-19, vaccination, kamanga dua village community, perception
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 Di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung Biney, Irianti Diana; Wowor, Ribka E.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus COVID-19 masih terus mengalami peningkatan. Upaya pencegahan pun terus dilakukan demi memutus rantai penularan COVID-19. Perilaku merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tindakan pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2021. Hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,002) dan sikap ( p = 0,015) dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung.  Kata Kunci: Pencegahan COVID-19, Pengetahuan, Sikap ABSTRACTThe number of COVID-19 cases continues to increase. Prevention efforts continue to be carried out to break the chain of transmission of COVID-19. Behavior is one of the factors that affect COVID-19 prevention measures. The purpose of this study is to find out the relationship between knowledge and attitude with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. This research is quantitative research is an analytic survey with a cross sectional study approach. The study was conducted from April to June 2021. Knowledge and attitude relationship with COVID-19 prevention measures using chi square test. The results of the analysis showed that there is a relationship between knowledge (p = 0.002) and attitude (p = 0.015) with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. Based on the results of the statistical test, it can be concluded that knowledge and attitudes have a relationship with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City.  Keywords: COVID-19 Prevention, Knowledge, Attitude 
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Guwaunaung, Yesika Angelin; Maino, Irny E.; Rumayar, Adisti A.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38447

Abstract

Stres dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik serta mental dan bahkan dapat berujung pada kematian akibat bunuh diri. Kecerdasan spiritual ialah kemampuan guna memahami serta mengurai problematika pemaknaan serta nilai, yang berperan penting dalam membantu mereduksi stres, sehingga meningkatkan daya tahan individu dalam menghadapi tekanan. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui hubungannya diantara tingkat kecerdasan spiritual dan tingkat stres kepada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Kajian ini menggunakan studi kuantitatif melalui metode survei analitik maupun pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri atas 262 mahasiswa angkatan 2021 yang berada pada semester VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya uji korelasi Spearman menghasilkan nilai r= -0,207 serta p= 0,001 (<0,05), memperlihatkan terdapatnya korelasi besar di kecerdasan spiritual dan tingkat stres pada kekuatan hubungan lemah serta arah yang negatif atau tidak searah. Dalam hal ini, meningginya tingkat kecerdasan spiritual mahasiswa, merendah pula tingkat stres yang dirasakan.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM POSBINDU PTM DALAM MENCEGAH KASUS HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIKALA BARU KOTA MANADO Aling, Yismaya; Wowor, Ribka E.; Rumayar, Adisti A.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43565

Abstract

Hipertensi merupakan permasalahan yang signifikan dalam kesehatan masyarakat hingga saat ini. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Menurut World Health Organization (2023) diperkirakan 46% orang dewasa penderita hipertensi tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran program posbindu PTM  dalam mencegah kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru Kota Manado. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado dari bulan Oktober-Desember 2024. Informan pada penelitian ini berjumlah 6 (enam) orang terdiri dari Tenaga Kesehatan, Pemegang Program Posbindu PTM, Tokoh Masyarakat, Tenaga Pelaksana Posbindu PTM, Pasien penderita hipertensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber daya manusia yang terlibat yakni tenaga kesehatan dan kader kesehatan. Sarana prasarana yang digunakan adalah timbangan, alat ukur tinggi, tensi digital serta tempat kegiatan posbindu berlangsung. Pelaksanaan program melalui 5 meja pendaftaran, penimbangan, pengukuran tinggi, lingkar perut, pengukuran tekanan darah, pencatatan KMS, konsultasi/edukasi lanjut. Output kegiatan belum terlaksana dengan baik karena kunjungan masyarakat masih sedikit. Saran perlu ditingkatkan cakupan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan agar masyarakat tertarik untuk memeriksakan kesehatannya.
GAMBARAN MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS KAKAS kandouw, valentsia; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A. T.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44049

Abstract

Mutu jasa pelayanan kesehatan rawat jalan mengacu pada kualitas pelayanan yang diberikan pada pasien yang tidak memerlukan rawat inap. Melalui observasi awal di Puskesmas Kakas ditemukan masalah yakni pada dimensi bukti fisik (tangibles) dan masalah pada dimensi kehandalan (reliability). Puskesmas yang berkolaborasi dengan BPJS kesehatan berkewajiban dalam memberi pelayanan yang bermutu untuk pasien. Untuk mengukur tingkat kepuasan pasien, maka dipakai SERVQUAL (service quality) yakni ada 5 (lima) dimensi mutu pelayanan kesehatan diantaranya kehandalan (Reliability), jaminan (Assurance), bukti fisik (tangibles), empati (empathy) serta daya tanggap (Responsiveness). Penelitian ini tujuannya supaya tahu terkait gambaran mutu jasa pelayanan kesehatan rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Kakas. Jenis penelitian yang dipakai yaitu kuantitatif deskriptif yang memakai metode survei dengan pendekatan studi potong lintang. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien rawat jalan peserta jaminan kesehatan nasional (BPJS) di Puskesmas Kakas yang berjumlah 7.960 jiwa. Teknik pengambilan sampel yaitu memakai quota sampling dan penentuan jumlah sampel memakai rumus lemenshow dan jumlah sampel sebesar 96 responden. Hasil penelitian dari kelima dimensi mutu jasa pelayanan kesehatan rawat jalan peserta JKN menunjukkan bahwasanya, dari hasil kuesioner, sebagian besar responden memberikan penilaian positif. Dimana, kebanyakan responden memilih jawaban setuju dan sangat setuju ketimbang jawaban tidak setuju dan sangat tidak setuju pada setiap pernyataan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PESERTA JKN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN PUSKESMAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SARIO KOTA MANADO Purnama Sari, Ni kadek; Rumayar, Adisti A.; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44537

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan menjadi salah satu hal yang penting. Peserta JKN di fasilitas layanan kesehatan yang telah ditanggung oleh BPJS kesehatan dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan mudah.. Puskesmas harus menyediakan layanan sesuai standar mutu dan jenis pelayanan untuk mendukung keberlanjutan program JKN. Menurut teori Lawrence Green dan Andersen, factor predisposisi seperti usia, jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan mempunyai keterkaitan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik peserta JKN dan pemanfaatan layanan puskesmas di Puskesmas Sario Kota Manado. Dengan metode penelitian kuantitatif observasional analitik dan desain studi potong lintang, yang dilaksanakan dari Mei hingga Juni 2024, melibatkan 100 responden pasien rawat jalan peserta JKN di wilayah kerja Puskesmas Sario Kota Manado. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode accidental sampling dengan kriteria responden yang telah ditentukan oleh peneliti. Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui bahwa usia (p=0,233), jenis kelamin (p=0,927), pendidikan (p=0,419), dan pekerjaan (p=0,967) yang semuanya memiliki nilai p value > ɑ (0,05) sehingga tidak terdapat berhubungan dengan pemanfaatan layanan puskesmas. Kesimpulannya, karakteristik peserta JKN yang terdiri dari usia, jenis kelamin, Pendidikan dan pekerjaan tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan puskesmas di wilayah kerja Puskesmas Sario Kota Manado
GAMBARAN MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN RAWAT JALAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Rio, Ivana Bella Putri; Rumayar, Adisti A.; Kolibu, Febi K.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48551

Abstract

Pelayanan kesehatan rawat jalan mengacu pada kualitas layanan yang diberikan kepada pasien tanpa perlu menjalani perawatan inap. Dalam hal ini, Puskesmas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat mengevaluasi tingkat kepuasan pasien menggunakan metode SERVQUAL (service quality), yang mencakup lima aspek utama, yaitu: tampilan fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai mutu pelayanan kesehatan rawat jalan bagi peserta JKN di Puskesmas Ranotana Weru. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain survei deskriptif, dan dilakukan pada April hingga Juni 2025. Responden dalam penelitian ini adalah 92 orang peserta JKN yang menggunakan layanan rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian positif terhadap kelima dimensi mutu pelayanan. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya persentase jawaban “setuju” dan “sangat setuju” dibandingkan “tidak setuju” dan “sangat tidak setuju” dalam setiap pernyataan yang diajukan. Dimensi bukti fisik: Pernyataan terkait kebersihan dan kenyamanan gedung serta ruang pelayanan puskesmas paling banyak dipilih dengan responden “setuju” sebanyak 73 orang (79,3%), sementara hanya 9 responden (9,8%) yang menyatakan “tidak setuju” terkait kebersihan halaman puskesmas. Dimensi keandalan: Mayoritas memilih “setuju” terhadap pernyataan bahwa petugas kasir melayani dengan cepat, baik, dan ramah, yaitu sebanyak 72 responden (78,3%). Dimensi daya tanggap: Sebanyak 75 responden (81,5%) menyatakan “setuju” bahwa petugas apotek memberikan penjelasan obat secara jelas dan mudah dipahami. Dimensi jaminan: Pernyataan bahwa petugas memberikan layanan dengan baik dan memperhatikan keamanan pasien disetujui oleh 70 responden (76,1%). Dimensi empati: Sebanyak 70 responden (76,1%) juga menyatakan setuju bahwa mereka merasa aman dan percaya terhadap tindakan medis yang diterima. Kesimpulan secara keseluruhan, mutu pelayanan kesehatan rawat jalan di Puskesmas Ranotana Weru untuk peserta JKN berada pada kategori baik. Penilaian positif yang diberikan oleh sebagian besar responden pada semua dimensi menunjukkan bahwa pelayanan yang diterima telah memenuhi harapan pasien.