Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PABRIK KELAPA SAWIT (PT. SYAUKATH SEJAHTERA) DI DESA COT JABETKECAMATAN GANDAPURA KABUPATEN BIREUEN Elfiana; Lidya Abidin; Naya Desparita
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i1.3608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan pabrik kelapa sawit PT. Syaukath Sejahtera di Desa Cot Jabet Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen. Dalam mengelola data, penulis menggunakan metode kualitatif dengan melihat aspek-aspek penelitian. Untuk keperluan analisis, penulis mengumpulkan dan mengolah data yang diperoleh dari kuisioner dengan cara memberikan bobot penilaian setiap jawaban pertanyaan berdasarkan skala likert. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa Cot Jabet Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen diperoleh bahwa nilai index persepsi masyarakat secara umun terhadap keberadaan pabrik diperoleh yaitu 70,17% yang menunjukkan bahwa masyaraat memberikan penilaian positif terhadap keberadaan pabrik kelapa sawit pada aspek ekonomi, sosial, dan aspek lingkungan. Nilai index tertinggi yang diperoleh adalah persepsi masyarakat pada aspek sosial dengan nilai 75,47% diikuti oleh aspek ekonomi dengan nilai 68% dan tergolong dalam kategori tinggi. Sedangkan nilai index terendah yaitu aspek lingkungan dengan nilai sebesar 67,04% dan tergolong dalam kategoti tinggi. 
Pengaruh Pupuk Organik Cair Ampas Kopi Dan Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Wulan Dari; Nursayuti; Elfiana
Jurnal Sains Pertanian Vol. 8 No. 3: October 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v8i3.2796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair ampas kopi dan ampas tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, yang dilaksanakan di Desa Blang Tampu Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah pada bulan Januari 2024 sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, yang terdiri dari dari dua faktor. Faktor l : Ampas Kopi (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : A0 = Kontrol, A1 = 25 ml/L dan A2 = 30 ml/L. Faktor II : Ampas Tebu (T) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu : T0 = Kontrol, T1 = 200 ml/L dan T2 = 250 ml/L. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, diameter tongkol dan berat tongkol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair ampas kopi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun pada umur 15 HST, diameter batang umur 30 dan 45 HST, diameter tongkol dan berat tongkol tanaman jagung manis, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun umur 30 dan 45 HST dan diameter batang umur 15 HST. Perlakuan terbaik dijumpai pada pupuk organik cair ampas kopi konsentrasi 30 ml/literair (A2). Pemberian pupuk organik cair ampas tebu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HST, akan tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 15 HST, jumlah daun dan diameter batang umur 15, 30 dan 45 HST, diameter tongkol dan berat tongkol tanaman jagung. Perlakuan terbaik dijumpai pada pupuk organik cair ampas tebu konsentrasi 250 ml/literair (T2).Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk organik cair ampas kopi dan ampas tebu terhadap pertumbuhan diameter tongkol tanaman jagung.Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan pupuk organik cair ampas kopi konsentrasi 25 ml/L dan tanpa pupuk organik cair ampas tebu kontrol (A1T0).
Analisis Usaha Tani Kelapa Sawit Rakyat Terhadap Pendapatan Keluarga Dan Kesejahteraan Petani Berkelanjutan Di Kabupaten Bireuen Denni Irhamni; Sitti Zubaidah; Elfiana
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 1: February, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v9i1.3235

Abstract

Usaha tani kelapa sawit rakyat di Kabupaten Bireuen menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung perekonomian pedesaan dan pendapatan keluarga petani. UTSR sering kali berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan di sekitar area pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis UTSR terhadap pendapatan keluarga dan kesejahteraan petani berkelanjutan di Kabupaten Bireuen. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif melalui pengamatan langsung lapangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan bulan September 2024. Hasil penelitian didapatkan pendapatan UTSR di Kecamatan Peusangan Selatan, Kecamatan Juli dan Kecamatan Peudada mempunyai dampak terhadap pendapatan keluarga dimana tingkat pendapatan keluarga berada pada tingkat pendapatan menengah (Rp.2.500.000 s/d Rp.3.500.000). Kesejahteraan UTSR mempunyai dampak terhadap kesejahteraan petani dimana tingkat kesejahteraan petani berada pada tingkat kesejahteraan sedang (Rp.1.500.000 s/d Rp.2.500.000). Kerusakan lingkungan di sekitar UTSR mempunyai dampak terhadap lingkungan sebesar 58.1%. Diharapkan bagi Pihak Pemerintah agar petani diberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahamannya terkait dengan lingkungan dan pemerintah hendaknya melakukan penyuluhan kepada petani tentang pengelolaan UTSR ramah lingkungan dan berkelanjutan
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pengembangan MP-ASI Pangan Lokal sebagai Upaya Antisipasi Stunting: Pengabdian Akmal Izwar; Elfiana Elfiana; Naya Desparita; Syahirman Hakim; Muliani Muliani; Anis Nugrahawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4769

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Aceh Province, including Bireuen Regency, which records a prevalence of 26.5%. One of the main contributing factors is the improper provision of complementary feeding (MP-ASI), particularly regarding nutritional composition and the limited use of local food ingredients. This community service program aimed to enhance the capacity of Posyandu cadres in Pante Karya Village to develop locally sourced complementary foods as a strategy to prevent stunting. The methods included education sessions, hands-on MP-ASI preparation training, and post-training mentoring through field visits. The results showed an increase in cadres’ knowledge and skills in designing nutritionally balanced MP-ASI menus, with an average knowledge improvement of 35%. Participants successfully utilized local food ingredients such as fish, tempeh, and vegetables as sources of protein and micronutrients. This program demonstrates that participatory and practical-based training effectively improves cadre capacity and contributes to sustainable stunting prevention efforts at the community level. Keywords: Posyandu cadres, Complementary Feeding, Local Food, Stunting, Community Service
Isolasi dan Identifikasi Bakteri pada Ikan Kerapu Lumpur (Epinephelus coioides) yang Dibudidayakan di Keramba Jaring Apung Kota Lhokseumawe Anis Nugrahawati; Akmal Izwar; Elfiana Elfiana; Rossy Azhar; Dani Pratama Putra; Syahirman Hakim
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 3: October, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/94amef65

Abstract

Bacterial diseases are among the major factors limiting the productivity of mud grouper (Epinephelus coioides) aquaculture. This study aimed to isolate and identify bacteria from the kidney, gills, and skin mucus of mud grouper cultured in floating net cages in Lhokseumawe, Aceh, Indonesia. The study was conducted from August to September 2024 using an observational method combined with laboratory-based analysis. A total of ten fish (approximately 20 cm in length) showing clinical signs of bacterial infection, including lethargy, erythema, and hemorrhage, were selected using purposive sampling. Bacterial isolation was performed on 3% Tryptic Soy Agar (TSA) and incubated at 26–30°C for 24 h. The isolates were identified using the Analytical Profile Index (API) Kit. The results revealed the presence of Vibrio alginolyticus, Vibrio harveyi, Streptococcus iniae, and Bacillus cereus. Vibrio alginolyticus and Vibrio harveyi were isolated from the kidney and gills, whereas Streptococcus iniae was detected in the gills and skin mucus. Bacillus cereus was identified only from the skin mucus. These findings provide baseline information on bacterial diversity associated with cultured mud grouper and may support disease diagnosis and fish health management in floating net cage aquaculture.