Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KOMPETENSI, KOMPENSASI DAN MOTIVASI DALAM MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DI INDONESIA Angka Utama
Jurnal Pengembangan Wiraswasta Vol 20, No 2 (2018): JPW Edisi Agustus 2018
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33370/jpw.v20i2.238

Abstract

Salah satu permasalahan mengenai sumber daya manusia diantaranya  mengenai kompetensi, kompensasi dan motivasi yang dikaitkan dengan kinerja dari seorang karyawan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh atas kinerja karyawan  PT.Kmac Kyosei Nandya Indonesia, dianalisa dari kompetensi, kompensasi dan motivasi. Metodologi penelitian yang di gunakan menggunakan aplikasi pengolah data statistika SPSS dengan obyek penelitian dilakukan di PT.Kmac Kyosei Nandya Indonesia dengan mengambil 40 karyawan sebagai responden penelitian dengan cara kuesioner. Lima skala penilaian dari sangat tidak setuju sampai dengan sangat setuju. Penelitian dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan data penelitian. Analisis regresi ganda digunakan sebagai alat analisis sedangkan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t, uji-F.Penelitian menghasilkan temuan bahwa Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan; Kompensasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan; dan Motivasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil temuan tersebut, maka untuk meningkatkan kinerja karyawan PT.Kmac Kyosei Nandya Indonesia, disarankan agar dilakukan upaya peningkatan Kompetensi, peninjauan Kompensasi dan pemantauan Motivasi Karyawan.Kata kunci: Kompetensi, Kompensasi, Motivasi, Kinerja Karyawan
MANFAAT KEBERADAAN SUMUR BOR TERHADAP USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI DUSUN SURUH, HARMOMULYO, GEDANGSARI, GUNUNGKIDUL Widodo Widodo; Dede Mulyana; Angka Utama
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 17, No 1 (2022): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v17i1.124

Abstract

Melalui penelitian ini, penulis mempunyai tujuan umum dan tujuan khusus, yaitu sebagai berikut : Secara Umum, berkenaan dengan masalah yang diuraikan di atas, tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana manfaat keberadaan sumur bor terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Dusun Suruh, Desa Hargomulyo, Kepanewonan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Secara Khusus, penelitian ini untuk memperoleh informasi mengenai kesejahteraan rakyat setelah terdapat Sumur Bor di  Dusun Suruh, Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.                    Jenis dan rancangan penelitian dapat dikelompokkan sesuai tujuan penelitian, Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bersifat menjelaskan ssuatu yang terjadi pada objek. Berdasarkan hasil analisis tersebut ditemukan bahwa, dengan adanya Sumur Bor di Dusun Suruh sangat bermanfaat bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah karena Dusun Suruh merupakan dusun yang tandus dengan mengandalkan air hujan dan sering terjadi kekuarangan air ketika musim kemarau, sehingga baik tanah pertanian, perkebunan dan budidaya alam lainnya memerlukan pangairan yang dihasilan dari Sumur Bor sebagai pangairan pengganti air hujan pada saat jatuhnya musim kemarau. Saran-saran yang dapat Penulis sampaikan terkait dengan hasil penelitian pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yaitu: Dengan adanya Sumur Bor tersebut maka para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga Sumur Bor yang telah disediakan oleh para investor dan donatur betul-betul dapat mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Suruh. Mudah-mudahan di Dusun Suruh semakin banyak Sumur Bor yang dibuat oleh investor atau pemrakarsa-pemrakarsa sehingga Dusun Suruh dapat terpenuhi pengairan dengan menggunakan Sumur Bor sehingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di dusun tersebut dapat meningkat dan maju.
Membangun Kinerja Karyawan Penyandang Disabilitas Melalui Lingkungan Kerja Eksklusif, Stres Kerja dan Kepuasan Kerja: Building the Performance of Employees with Disabilities Through An Exclusive Work Environment, Work Stress and Job Satisfaction Ratu avia Rahimah; Sri Lestari Prasilowati; Angka Utama
MASTER: Jurnal Manajemen Strategik Kewirausahaan Vol. 2 No. 2 (2022): MASTER: Jul 2022
Publisher : LPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.706 KB) | DOI: 10.37366/master.v2i2.457

Abstract

Lingkungan kerja, stres kerja dan kepuasan kerja diduga menjadi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan penyandang disabilitas di Inkubator Bisnis MP- WNBK PNJ. Penelitian kualitatif dilakukan terhadap 50 (lima puluh) karyawan penyandang disabilitas di Inkubator Bisnis MP-WNBK PNJ dengan metode purposive sampling dan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Penelitian menghasilkan 3 (tiga) temuan utama, yaitu: 1) Lingkungan kerja yang memenuhi empat asas aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan penyandang disabilitas. 2) Tingkat stres kerja WNBK di Inkubator Bisnis MP-WNBK PNJ berpengaruh negatif terhadap kinerja. 3) Kepuasan kerja tidak mempengaruhi kinerja karyawan penyandang disabilitas. Work environment, job stress and job satisfaction are variables that affect the work performance of employees with disabilities at PNJ MP-WNBK Business Incubator. Qualitative research was conducted on 50 (fifty) employees with disabilities who are working at MP- WNBK PNJ Business Incubator with purposive sampling method and data collection techniques through in-depth interviews. The study resulted in 3 (three) main findings, namely: 1)A work environment that meets the four principles of accessibility has a positive and significant impact on the performance of employees with disabilities. 2) The level of work stress in the PNJ MP-WNBK Business Incubator has a negatif effect on their performance. 3) Job satisfaction does not affect the performance of employees with disabilities.
IMPAK GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA ATAS KINERJA KARYAWAN PADA INDUSTRI PADAT KARYA DI BOGOR Dede Mulyana; Angka Utama; Widodo Widodo; Cecep Cecep
Jurnal Manajemen Kewirausahaan Vol 19, No 2 (2022): JMK EDISI DESEMBER 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonimi IPWI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33370/jmk.v19i2.830

Abstract

Tujuan dari peneltian ini untuk melakukan uji impak gaya kepemimpinan juga motivasi kerja atas kinerja karyawan di industri padat karya di Bogor. Maka pada pelaksanaannya digunakan metode deskriptif, melakukan uji (butir pernyataan, korelasi, regresi simpel dan ganda, determinan, serta parsial, simultan). Keluaran regresi diperoleh ada impak yang nyata antara gaya kepemimpinan atas variabel kinerja karyawan. Kesimpulannya adalah gaya kepemimpinan yang baik mampu menaikan kinerja karyawan. Motivasi berpengaruh kuat atas kinerja karyawan. Hasil uji regresi diperoleh ada impak yang nyata (signifikan) motivasi atas kinerja karyawan. Artinya semakin baiknya motivasi akan meningkat pula kinerja karyawan. Gaya kepemimpinan, motivasi kerja secara simultan memiliki dampak positif atas kinerja karyawan. Kata kunci: gaya kepemimpinan, motivasi kerja, kinerja karyawan  ABSTRACT The influence of leadership style and work motivation on employee performance manufacturing industry in Bogor. To apply these objectives, descriptive analysis methods, validity tests, reliability tests, correlation tests, simple regression, multiple regression, determinant tests, and partial and simultaneous tests are used. Regression obtained that there is a strong effect between leadership style on employee performance variable. A good leadership style will improve employee performance. Motivation has a significant effect on employee performance. The results of the regression analysis obtained that there is a significant (significant) influence on the motivation variable on the employee performance variable. Keywords: corporate social responsibility, entrepreneurship orientation, SME innovation
HAMBATAN PEMBANGUNAN WISATA GUNUNG BEDUG DI DUSUN SURUH, DESA HARGOMULYO, KEPANEWONAN GEDANGSASI Widodo Widodo; Dede Mulyana; Angka Utama
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 1 (2023): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v18i1.460

Abstract

Pada adasrnya bahwa dalam penelitian ini mengandung dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus : Tujuan Umumber kaitan pada permasalahan  yang dijabarkan di atas, bahwa tujuan  penelitian ini diharapkan dapat mengetahui apa saja sebenarnya hambatan yang terjadi pada pembangunan Wisata Gunung Bedug dan bagaimana solusi yang lakukan untuk menyelesaikan masalah pembangunan wisata Gunung Bedug di Dusun Suruh, wilayah Desa Hargomulyo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Tujuan Khusus, bahwa penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentangi Hambatan pembangunan Wisata Gunung Bedug di pedukuhan Suruh, Desa Hargomulyo, Kepanewonan Gedangsari, Kabupaten GunungkidulPenelitian ini dapat dikategorikan atau digolomgkan  sesuai tujuan penelitian, Penelitian yang dipilih adalah sifat deskripsi artinya bahwa penelitian ini sifatnya menjabarkann sesuatu yang dilakukan pada objek penelitian.Pada  penelitian ini ditemukan hambatan-hambatan sebagai berikut: -Tanah milik rakyat yang tidak ada keinginan untuk menjual. -Kurangnya kesadaran masyarakat untuk kemakmuran kehidupan. -Tidak mengenal Hibah. -Belum ada wacana tukar guling. -Belum ada rencana pembuatan saham untuk aktiva tetap milik warga. -Jalan menuju puncak Gunung Bedug belum memadahi. -Rakyat masih berpikir primitive. -Belum adanya kesadaran masyarakat tentang  kebiasaan  Hidup Bersih dan juga hidup secara Sehat. Dari beberapa hambatan tersebut yang paling dominan adalah dominan adalah bahwa tanah tersebut oleh warga tidak dilepas dalam status apapun.Hambatan-hambatan yang sifatnya umum dapat segera diatasi dengan mudah tinggal mengatasi masalah tanah yang tidak dijual oleh masyarakat. Jika tanah tersebut tidak dijual, maka pembangunan wisata pada tanah tersebut akan dilakukan melalui mekanisme seperti pemindahan hak atas tanah atau pengelolaan bersama. Dalam hal ini, pemilik tanah mempertahankan hak atas tanah dan memberikan izin kepada pengembang untuk membangun wisata di atasnya. Kebijakan dan perjanjian yang mengatur hal tersebut harus dilaksanakan dan disetujui oleh berbagai pihak secara hukum
Pengaruh Motivasi dan Kompetensi Terhadap Kinerja Perempuan Berwirausaha dengan Intervening Locus of Control Sri Lestari Prasilowati; Angka Utama
Jurnal Pengembangan Wiraswasta Vol 24, No 3 (2022): JPW Edisi Desember 2022
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33370/jpw.v24i3.978

Abstract

Maksud utama penelitian ini untuk melakukan analisis dan pengujian pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja dengan  Locus of Control sebagai variabel intervening. Teknik pengambilan sampel memakai metode sensus dengan jumlah narasumber 100 mompreneur di kota Bogor. Alat bantu untuk pengolahan data quesioner menggunakan Smart PLS. Analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, outer model inner model dan total  effect serta direct dan indirect effects. Hasil penelitian, variabel motivasi dan kompetensi berpengaruh terhadap locus of control secara positif. Motivasi, kompetensi dan locus of control berpengaruh  terhadap kinerja perempuan berwirausaha secara positif. Variabel locus of control mampu memediasi variabel motivasi dan kompetensi terhadap variabel kinerja perempuan berwirausaha secara positif.The main objective of this study was to analyze the direct and indirect effects of motivation and competence on the performance of women entrepreneurs assisted by Alisa Khadijah, Bogor, with locus of control as an intervening variable. The sampling technique uses the census method with a total resource person 100 mompreneurs in the city of Bogor. Processing questionnaire data using Smart PLS, with test instruments for validity, reliability, outer model, inner model and total effect as well as direct and indirect effects. The results of the research, both of motivation and competency have a significant positive effect on locus of control. Motivation, competency and locus of control have a signifikan the performance of women entrepreneurs in a positive manner. The results of the study, motivational and competency variables affect the locus of control positively. Motivation, competence and locus of control affect the performance of women in entrepreneurship positively. The locus of control variable is able to mediate motivation and competence variables against the performance variables of women entrepreneurship positively.
KEWIRAUSAHAAN DI MANAJER UMKM KABUPATEN BOGOR: PERAN BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA Nanda Hidayati; Angka Utama; Dede Mulyana; Aditya Kusumawardana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12316

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja terhadap kewirausahaan di kalangan manajer operasional pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, 100 manajer operasional disurvei, dengan tanggapan yang diukur dengan skala Likert 5 poin. Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) 3 digunakan untuk analisis data untuk menilai hubungan antara budaya organisasi, kepuasan kerja, dan kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepuasan kerja berdampak positif dan signifikan terhadap kewirausahaan. Selain itu, kepuasan kerja memediasi hubungan antara budaya organisasi dan kewirausahaan, yang menunjukkan bahwa menumbuhkan budaya organisasi yang positif secara langsung meningkatkan kepuasan kerja, yang pada gilirannya meningkatkan perilaku kewirausahaan. Temuan ini menekankan pentingnya mengembangkan budaya organisasi yang mendorong kerja sama tim, inovasi, dan fleksibilitas, serta meningkatkan kepuasan kerja untuk mendorong kewirausahaan. Wawasan ini menawarkan implikasi yang berharga bagi para pemimpin UMKM yang ingin meningkatkan kegiatan kewirausahaan melalui intervensi budaya dan kepuasan kerja yang strategis
Improving Organizational Culture to Increase Job Satisfaction and Performance in Operational Management of MSMEs Hidayati, Nanda; Jayadi, Jayadi; Utama, Angka; Mulyana, Dede
Eastasouth Journal of Effective Community Services Vol 3 No 03 (2025): Eastasouth Journal of Effective Community Services (EJECS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejecs.v3i03.351

Abstract

This community service program aims to strengthen organizational culture, increase job satisfaction, and improve the performance of operational managers in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Using a qualitative empowerment approach, the program was implemented through a series of workshops and training sessions designed to develop leadership, communication, teamwork, and conflict resolution skills among MSME managers. Program participants, consisting of 25 operational managers from various sectors such as food processing, retail, and small-scale manufacturing, were selected based on their role in day-to-day operations and their potential to influence organizational culture. The program was evaluated through pre and post assessments, interviews, and observations, which showed significant improvements in organizational culture awareness, leadership skills, communication, and overall job satisfaction. Participants also demonstrated improved teamwork and problem-solving abilities. These improvements contributed to higher operational efficiency, which in turn improved business performance. These findings suggest that empowering operational managers with the necessary tools to create a positive work environment is key to the success and sustainability of MSMEs.
Pengaruh Kompensasi terhadap Niat Keluar pada Tenaga Kerja Multigenerasi: Bukti dari Generasi X, Y, dan Z Widarmasanti Wijono, Widyastuti; Sitorus, Ramli Parulian; Utama, Angka; Abhipraya, Fairuz Arta
Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Vol 11 No 01 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tarbawi.v11i01.11036

Abstract

This study investigates the impact of compensation on turnover intention among employees of PT ASN, with a specific focus on Generations X, Y, and Z. A sample of 100 respondents was drawn from a population of 315 employees using non-probability sampling through a purposive sampling technique. The research adopted a quantitative framework with survey data collection, utilizing an ordinal Likert scale. The data was analyzed using the SmartPLS 4 application using structural equation modeling-partial least squares (SEM-PLS). The findings reveal an adverse effect of Compensation towards Turnover Intention, suggesting that higher suitable compensation leads to a reduced Turnover Intention. Based on these results and available resources, HR at PT ASN may consider implementing a compensation strategy tailored to the preferences of each generation. For Generation X, which values long-term benefits such as pensions, insurance, and stability, the company could prioritize these forms of compensation. Generation Y may place more excellent value on recognition for contributions and opportunities for career development through training and growth. Finally, for Generation Z, PT ASN could offer more flexibility in its compensation structure, including project-based incentives and provisions for technology usage. Notably, Generation Z exhibits the lowest satisfaction with the current compensation policy, highlighting a need for more adaptable compensation options such as project-based incentives and greater access to technology. Addressing these issues may reduce turnover intention among Generation Z employees. A diversified compensation approach could strategically reduce turnover rates across these three generations. Compared to existing literature, this study provides a novel contribution to understanding the impact of compensation on turnover intention for X, Y, and Z generations. However, the quantitative approach does not fully capture other factors influencing turnover intention, such as psychological factors, job satisfaction, or organizational culture. In order to investigate these extra aspects in greater detail, future research should use a mixed-methods strategy that integrates both quantitative and qualitative techniques.
ANALISA DAMPAK BUDAYA ORGANISASI DAN KOMITMENT ORGANISASI PADA KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA PADA UMKM DI KOTA BENGKULU Utama, Angka; Widodo, Widodo; Mulyana, Dede; Sidin, Cecep
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 2 (2023): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v18i2.528

Abstract

Riset ini bertujuan menguji dampak budaya organisasi dan komitmen organisasi pada kinerja karyawan di UMKM-UMKM yang ada di Bengkulu juga dampak secara tidak langsungnya melalui kepuasan kerja.Perkembangan UMKM di Kota Bengkulu mengalami peningkatan terlebih setelah era baru dicabutnya status Pandemi covid 19, namun sejalan dengan itu timbul permasalahan yang perlu dikaji yakni, kinerja karyawan pada UMKM belum sesuai yang diharapkan karena beberapa faktor yang tersinyalir menjadi indikasi yang terbesar dalam pengelompokan hasil survei dan wawancara melalui staff dan karyawannya.Diantara permasalahan kinerja karyawan UMKM teridentifikasi dari hasil analisis permasalahan ada pada variabel Budaya dan Komitmen UMKM.Metode penelitian menggunakan kuesioner dengan Analisa Kuantitative dan wawancara narasumber, dengan menguji 85 hasil sampel dari pelaku UMKM yang memiliki peran di sepanjang pantai panjang dan di dalam Kota Bengkulu.Smart PLS digunakan untuk membantu mengolah data, hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat kuatsi kuat dan potifi antara budaya organisasi dan komitmen organisasi pada kinerja karyawan juga pada kepuasan kerja. Dampak tidak langsung juga kuat, semua di dapat nilai pValue 0,05. Yang menandakan hasil uji kuatsi dan hipotesis penelitian diterima.