Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISA KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN INSENTIF, LINGKUNGAN KERJA MELALUI DIGITALISASI SISTEM HRM DI PT GHEANANTA CAHAYA ABADI Cecep, Cecep; Utama, Angka; Widodo, Widodo; Mulyana, Dede
Aliansi : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 19, No 1 (2024): ALIANSI : Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46975/aliansi.v19i1.566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Insentif, Lingkungan   Kerja melalui digitalisasi HR Sistem terhadap Kinerja Karyawan pada PT Gheananta Cahaya Abadi serta menganalisis faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi Kinerja Karyawan pada PT Gheananta Cahaya Abadi. Penelitian dilakukan di PT Gheananta Cahaya Abadi dengan mengambil sampel 93 karyawan sebagai sampel penelitian yang    dihitung menggunakan rumus Slovin dari total populasi 93 karyawan pada margin error 5%. Pengambilan data dilakukan dengan instrument kuesioner tertutup skala dari sangat tidak setuju sampai dengan sangat setuju. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data dibantu dengan program Smart PLS. Metode Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif yaitu dengan mendeskripsikan data penelitian dan melakukan analisis deskriptif. pengujian hipotesis dilakukan dengan Uji outer model (validity dan reliability) , inner model (R Square dan Adjusted R Square) dan bootstrapping (t Values dan pValues). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan tentang pengaruh Insentif, Lingkungan Kerja dan Digitalisasi Terhadap Kinerja Karyawan PT Gheananta Cahaya Abadi, Penelitian ini menghasilkan 3 temuan utama yaitu: 1) Insentif memiliki pengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT Gheananta Cahaya Abadi dengan arah positif. 2) Lingkungan Kerja memiliki pengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT Gheananta Cahaya Abadi dengan arah positif. 3) Digitalisasi HR sistem memiliki pengaruh terhadap Kinerja Karyawan pada PT Gheananta Cahaya Abadi dengan arah positif.Kata kunci – Insentif, Lingkungan kerja, Digitalisasi HR Sistem, Kinerja Karyawan
Pengaruh Kompensasi terhadap Niat Keluar pada Tenaga Kerja Multigenerasi: Bukti dari Generasi X, Y, dan Z Widyastuti Widarmasanti Wijono; Ramli Parulian Sitorus; Angka Utama; Fairuz Arta Abhipraya
Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan Vol 11 No 01 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tarbawi.v11i01.11036

Abstract

This study investigates the impact of compensation on turnover intention among employees of PT ASN, with a specific focus on Generations X, Y, and Z. A sample of 100 respondents was drawn from a population of 315 employees using non-probability sampling through a purposive sampling technique. The research adopted a quantitative framework with survey data collection, utilizing an ordinal Likert scale. The data was analyzed using the SmartPLS 4 application using structural equation modeling-partial least squares (SEM-PLS). The findings reveal an adverse effect of Compensation towards Turnover Intention, suggesting that higher suitable compensation leads to a reduced Turnover Intention. Based on these results and available resources, HR at PT ASN may consider implementing a compensation strategy tailored to the preferences of each generation. For Generation X, which values long-term benefits such as pensions, insurance, and stability, the company could prioritize these forms of compensation. Generation Y may place more excellent value on recognition for contributions and opportunities for career development through training and growth. Finally, for Generation Z, PT ASN could offer more flexibility in its compensation structure, including project-based incentives and provisions for technology usage. Notably, Generation Z exhibits the lowest satisfaction with the current compensation policy, highlighting a need for more adaptable compensation options such as project-based incentives and greater access to technology. Addressing these issues may reduce turnover intention among Generation Z employees. A diversified compensation approach could strategically reduce turnover rates across these three generations. Compared to existing literature, this study provides a novel contribution to understanding the impact of compensation on turnover intention for X, Y, and Z generations. However, the quantitative approach does not fully capture other factors influencing turnover intention, such as psychological factors, job satisfaction, or organizational culture. In order to investigate these extra aspects in greater detail, future research should use a mixed-methods strategy that integrates both quantitative and qualitative techniques.
PENINGKATAN KINERJA UMKM MELALUI PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEINOVATIFAN PADA MANAJER OPERASIONAL UMKM KELOMPOK USAHA KECIL DI KABUPATEN BOGOR Mulyana, Dede; Utama, Angka; Hidayati, Nanda
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan kewirausahaan dan keinovatifan manajer operasional terhadap kinerja UMKM. Dengan populasi UMKM sektor olahan pangan di Kabupaten Bogor dan sampel 100 responden yaitu manajer operasional, penelitian ini menguji tiga variabel: orientasi kewirausahaan, keinovatifan, dan kinerja UMKM. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian membuktikan bahwa orientasi kewirausahaan dan keinovatifan secara positif memengaruhi kinerja UMKM. Selain itu, keinovatifan juga terbukti memiliki pengaruh positif terhadap orientasi kewirausahaan. Keinovatifan juga berperan sebagai mediator antara orientasi kewirausahaan dan kinerja UMKM. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa keinovatifan bertindak sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan sebab-akibat antara orientasi kewirausahaan (variabel independen) dan kinerja UMKM (variabel dependen).