Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Optimalisasi Kegiatan Bina Ketahanan Remaja sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Luthfia, Erien; Utami, Mira; Ariyanti, Dewi Puspa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v4i2.1455

Abstract

Perkawinan usia muda adalah perkawinan yang dilakukan di bawah usia 20 tahun. Undang-undang kesehatan No. 36 tahun 2009 memberikan batasan pernikahan adalah 20 tahun. Berdasarkan analisa situasi di Kecamatan Lingsar didapatkan remaja menikah usia 16-19 tahun sebanyak 128 orang (21,8%) dan jumlah pernikahan dibawah usia 20 tahun di Desa Karang Bayan sebanyak 18 orang. Pernikahan dini di Desa Karang Bayan disebabkan oleh budaya unik suku Sasak Lombok yaitu "Merarik" atau "Selarian", pendidikan rendah, dan faktor ekonomi. Berdasarkan hal tersebut kegiatan optimalisasi bina ketahanan remaja menjadi hal yang strategis untuk dilaksanakan. Kegiatan ini diwujudkan dengan sosialisasi dan edukasi bagi remaja, sekaligus pembentukan skillkewirausahaan. Kegiatan ini mampu memberikan kontribusi kepada mitra berupa penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja agar mampu melangsungkan (1) jenjang pendidikan secara terencana, (2) berkarir dalam pekerjaan secara terencana, dan (3) menikah dengan penuh perencanaan sesuai fase reproduksi sehat.
Efektivitas Metode Demonstrasi dan Video tentang Pijat Bayi terhadap Keterampilan Ibu Post SC di Ruang Bersalin RSUD Provinsi NTB: Efektivitas Metode Demonstrasi dan Video tentang Pijat Bayi terhadap Keterampilan Ibu Post SC di Ruang Bersalin RSUD Provinsi NTB Afri Dwi Santy, Gana Wisdarini; Marliana, Yunita; Iin Rumintang, Baiq; Luthfia, Erien
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.15

Abstract

Latar Belakang : Satu bayi lahir mati (stillbirth) terjadi tiap 16 detik, terhitung hampir mendekati 2 juta bayi lahir mati tiap tahunnya di seluruh dunia (WHO, 2020). Data Dinas Kesehatan Provinsi NTB tahun 2021 kasus kematian bayi sebanyak 859 kasus, faktor penyebab kematian terbesar adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan Asfiksia. Tingginya angka kematian bayi perlu penanggulangan nasional dari segala lini. Salah satu untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi dengan stimulasi sejak dini berupa terapi sentuhan/pijat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Pijat bayi mempunyai pengaruh besar pada sistem peredaran darah dan sistem saraf karena menciptakan relaksasi pada tubuh. Sehingga pertumbuhan berat badan bayi diharapkan meningkat, dan kuantitas tidur menjadi lebih lama. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas metode demonstrasi dan video tentang pijat bayi terhadap keterampilan ibu post SC di ruang bersalin RSUD provinsi NTB. Metode : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design). Populasi penelitian seluruh ibu yang melahirkan SC di ruang bersalin, dan sampel berjumlah 34 orang, dibagi menjadi dua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitey. Hasil : Karakteristik responden sebagian besar berusia 25-35 tahun (88,2%), pendidikan menengah (64,7%), responden bekerja sebanyak (52,9%) dan multigravida (82,4%). Presentasi keterampilan responden pada kelompok eksperimen (metode demonstrasi) sebesar 94,1% memiliki keterampilan baik dan kelompok kontrol (metode video) sebesar 82,4% memiliki keterampilan cukup. Hasil uji statistik diperoleh nilai 0,000<0,05 sehingga dapat disimpulkan metode demonstrasi lebih baik digunakan untuk meningkaykan keterampilan responden.
Pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Rumah Sakit H.L.Manambai Abdulkadir: Pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Rumah Sakit H.L.Manambai Abdulkadir Juwita Sari , Tita; Sri Wahyuni, I Gusti Ayu; Luthfia, Erien
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data Dinas Kesehatan NTB tahun 2021 kasus kematian ibu meningkat selama 5 tahun terakhir mencapai 144 kasus. Hal ini diperlukan upaya untuk menangani nyeri persalinan agar dapat memberikan rasa nyaman pada ibu bersalin dengan upaya secara nonfarmakologi dipadukan dengan kearifan lokal yaitu Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar). Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I. Metode : penelitian adalah Quasi Eksperimental, dengan desain penelitian pendekatan pre and post test two group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret–April 2023. Dengan Populasi seluruh ibu bersalin dengan sampel minimum 30 responden (purposive sampling). Hasil : Terdapat pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I diperoleh nilai p 0,000
Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Sundayani, Lina; Luthfia, Erien; Atmaja, Hadi Kusuma; Asnah, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.
Participatory Learning and Action (PLA) as an Intervention to Reduce Iron Deficiency Among Pregnant Women: First-Year Findings from a Study in West Lombok Erien Luthfia; Lina Sundayani; Hadi Kusuma Atmaja
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13631

Abstract

Anemia during pregnancy remains a significant public health problem, particularly in Indonesia where prevalence exceeds the global average. This study evaluated the effectiveness of a Participatory Learning and Action (PLA) intervention in improving knowledge of iron-deficiency anemia among pregnant women in West Lombok. A quasi-experimental pre–posttest design was conducted with 60 pregnant women divided into intervention and control groups. The intervention involved six PLA sessions focusing on community discussions, nutrition education, and family participation. Knowledge scores were analyzed using paired t-tests and Mann–Whitney U tests, complemented by effect sizes and qualitative thematic analysis. Results showed a substantial improvement in the intervention group, with the proportion of good knowledge increasing from 20.0% to 80.0% and mean scores rising from 11.5 ± 2.5 to 16.8 ± 1.8 (p < 0.001). The control group showed no significant change. Qualitative findings revealed improved spousal support, effective reminder strategies, and increased motivation among health cadres. PLA is an effective and scalable community-based approach for strengthening anemia prevention in maternal health programs.
Pengaruh Video Edukasi Kanker Serviks Terhadap Persepsi Wanita Usia Subur Tentang Kanker Serviks di Wilayah Kerja Puskesmas Keruak Tahun 2024 Hasanatin, Alfi; Sudarmi, Sudarmi; Luthfia, Erien
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 4 No. 1 (2025): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v4i1.29

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks adalah kanker paling umum keempat di kalangan wanitadi seluruh dunia dengan diperkirakan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian pada tahun2020. Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor salahsatunya cakupan skrining kanker serviks yang masih rendah. Kurangnya pengetahuan,keyakinan akan terkena kanker serviks, kurang optimalnya penyuluhan kesehatan, danketakutan merupakan faktor yang menyebabkan rendahnya skrining kanker serviks.Dengan kondisi ini perlu dilakukan pendekatan/metode yang variatif agar informasikesehatan lebih cepat dan informatif salah satunya dengan menggunakan media video.Tujuan: untuk mengatahui pengaruh video edukasi kanker serviks terhadap persepsiwanita usia subur (WUS) di wilayah kerja puskesmas keruak. Metode Penelitian: Penelitianini menggunakan Quasi Eksperimental dengan rancangan Posttest dalam dua grup (Two GroupPosttest desain), dengan populasi dan sampel wanita usia subur di wilayah kerja PuskesmasKeruak tahun 2024 dengan besar sampel 100 responden yang diambil secara AccidentalSampling. Variabel independen yaitu edukasi kanker serviks dengan media video, variabeldependennya dalah persepsi wanita usia subur yang akan dianalisa menggunakan MannWhitney U Test. Hasil Penelitian: Hasil yang di peroleh setelah dilakukan uji statistikmenunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video edukasi terhadap persepsi WUStentang kanker serviks dengan nilai p-value persepsi kerentanan 0,000. p-value persepsikeseriusan 0,000. p-value persepsi manfaat 0,000. p-value persepsi hambatan 0,005. p-valuepersepsi dorongan untuk bertindak 0,000. p-value persepsi keyakinan diri 0,000.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian edukasi video terhadap seluruh persepsi padawanita Usia Subur tentang kanker serviks AbstractBackground: Cervical cancer is the fourth most common cancer among women worldwide with anestimated 604,000 new cases and 342,000 deaths in 2020. The high number of cervical cancer cases inIndonesia is caused by several factors, one of which is low cervical cancerscreening coverage. Lackof knowledge, belief that you will get cervical cancer, lack of optimal health education, and fear arefactors that cause low cervical cancer screening. With this condition, it is necessary to use variedapproaches/methods so that health information is faster and more informative, one of which is by usingvideo media. Aim: to determine the effect of cervical cancer educational videos on the perceptions ofwomen of childbearing age (WUS) in the Keruak health center working area. Research Method:This research used a Quasi Experimental with a Posttest design in two groups (Two Group Posttestdesign), with a population and sample of women of childbearing age in the Keruak CommunityHealth Center working area with a sample size of 100 respondents taken by Accidental Sampling.The independent variable is cervical cancer education using video media, the dependent variable isthe perception of women of childbearing age which will be analyzed using the Mann Whitney U Test. Research Results: The results obtained after carrying out statistical tests showed that there wasan influence of providing educational videos on WUS' perceptions of cervical cancer with a p- valueof perceived susceptibility of 0.000. p-value of perceived seriousness 0.000. p-value of perceivedbenefits 0.000. p-value of perceived barriers is 0.005. p-value of perceived urge to act 0.000. p-value ofperceived self-confidence is 0.000. Conclusion: There is an influence of providing video educationon the overall perception of women of childbearing age regarding cervical cancer.