Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pelatihan E-Learning Di SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang M Mansur; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jp.v2i1.1280

Abstract

Salah satu tantangan era revolusi industri 4.0 di bidang pendidikan sejalan dengan kompetensi profesional guru abad 21, yaitu terkait dengan kemampuan guru untuk bisa mengimplementasikan e-learningdalam proses belajar mengajar di Kelas.SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang dipilih sebagai tempat pengabdian kepada masyarakat karena dalam pengimplementasian sistem pembelajaran dengan e-learningmasih terkendala pada sumber daya manusia (guru) yang belum memahami apa itu e-learning. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan melalui empat tahapan yaitu focus group discussion (FGD), pelatihan, pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: hampir 78,2% guru yang mengikuti pelatihan dan pendampingan penggunaan e-learningtelah mampu mengguasai implementasi e-learningdalam proses belajar mengajar dan 65,2% guru yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mengimplementasikan e-learningpada pembelajaran semester ganjil 2019/2020.
Training And Mentoring Google Apps For Education (GAFE) To Support Teacher Performance In Online Learning Rose Fitria Lutfiana; Mayang Dintarini
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v4i2.4103

Abstract

The covid-19 pandemic has forced the education system in Indonesia to use the online method. This is explained in his research, which states that teachers have used various platforms such as Google Classroom, Edmodo, Zoom, or Schoology. The use of various learning platforms is considered a bit difficult, where teachers need to install various applications on their devices. Installing these various applications will certainly make the device work harder, so it’s possible for errors or hangs to occur when running the applications. The purpose of this mentoring activity is to provide training and mentoring on Google Apps for Education to teachers at SMA Panjura Malang. The method of implementing this community service activity begins with FGD, GAFE training, GAFE assistance and monitoring and evaluation of GAFE activities. The result of this service activity are: (1) service activities attended by 34 teachers, (2) pre test result are 41,1% and post test result are 91,1% so that there is an increase 50%, (3) 94% of teachers implement GAFE in learning.
Analisis Pola Asuh Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai Karakter Anak Di Desa Sedayulawas Firda Dhuriyani; M Mansur; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Civic Hukum Vol. 7 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v7i1.20429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis (1) bagaimana pola asuh orang tua dalam menanamkan nilai karakter disiplin dan tanggung jawab anak di Desa Sedayulawas Kabupaten Lamongan. (2) apa saja kendala yang dihadapi orang tua dalam menanamkan nilai karakter disiplin dan tanggung jawab anak di Desa Sedayulawas Kabupaten Lamongan. (3) upaya yang dilakukan orang tua dalam menanamkan nilai karakter disiplin dan tanggung jawab anak di Desa Sedayulawas Kabupaten Lamongan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu Orang tua di Desa Sedayulawas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara dengan informan serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) Pola asuh yang diterapkan di Desa Sedayulawas Kabupaten Lamongan yaitu pola asuh demokratis. Hal ini terlihat dari Orang tua memberikan kesempatan anak untuk melakukan sesuatu yang di inginkan tetapi masih dalam pengawasan orang tua. (2) Kendala yang dihadapi Orang tua dalam menanamkan nilai karakter ada beberapa faktor yaitu faktor internal dari dalam diri anak dan faktor eksternal dari keluarga dan lingkungan (3) Orang tua selalu memberikan contoh keteladanan seperti bangun pagi dan sholat tepat waktu agar dapat diterapkan pada kehidupan anak.
MERUNTUHKAN STATUS QUO: PARTISIPASI POLITIK DAN KEKERASAN DALAM GERAKAN MAHASISWA DI INDONESIA (TINJAUAN SOSIO-HISTORIS) Rose Fitria Lutfiana; Ahmad Arif Widianto
Jurnal Civic Hukum Vol. 3 No. 1 (2018): Mei 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v3i1.7731

Abstract

ABSTRAKGerakan mahasiswa turut mewarnai perkembangan demokrasi pada lintas orde kekuasaan di Indonesia. Dinamika demokrasi di Indonesia tidak lepas dari beragam aksi gerakan mahasiswa sebagai bentuk aksi moral dan politis untuk memperjuangkan masyarakat dari ketidakadilan dan penindasan. Gerakan mahasiswa merepresentasikan partisipasi politik dalam bentuk konvensional maupun non-konvensional dan sekaligus menyemai praktik demokrasi di Indonesia. Namun dinamika gerakan mahasiswa diwarnai beragam aksi represiberupa kekerasan oleh aparat pemerintah dan oleh mahasiswa sendiri sebagai respon terhadap penindasan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara sosio-historis bentukbentuk gerakan mahasiswa sebagai manifestasi partisipasi politik dan kekerasan-kekerasan yang menyertainya. Artikel ini merupakan refleksi kritis terhadap dinamika perjuangan gerakan mahasiswa dalam kancah demokrasi nasional. Gerakan Mahasiswa dalam hal ini merupakan praksis sosial yang berlandaskan pada nilai-nilai moral untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang ideal. Untuk mewujudkan tujuan itu, Mahasiswa melakukankajian ilmiah, membentuk lembaga swadaya masyarakat, mobilisasi massa, demonstrasi atau protes, advokasi sosial dan intervensi kebijakan politis pemerintah. Kekerasan terhadap gerakan mahasiswa merupakan konsekuensi perjuangan mereka yang terkadang menentang kekuasaan dan status quo pemerintah. Perubahan sosial yang diperjuangkan mahasiswa butuh perjuangan dan pengorbanan. Kasus kerusuhan, penculikan dan pembunuhan mahasiwa setidaknya menggambarkan parade kekerasan yang dialami oleh gerakanmahasiswa.Kata Kunci: Demokrasi, partisipasi politik, kekerasan, gerakan mahasiswaABSTRACTThe student movement colored the development of democracy across the order of power in Indonesia. The dynamics of democracy in Indonesia cannot be separated from the various actions of the student movement as a form of moral and political action to fight for society from injustice and oppression. The student movement represents political participation in conventional and non-conventional forms and at the same time sowing the practice of democracy in Indonesia. But the dynamics of the student movement are colored by various acts of repression in the form of violence by government officials and by students themselves in response to oppression. This article aims to explainNomor 1, Meisocio-historically the forms of student movements as manifestations of political participation and the accompanying violence. This article is a critical reflection on the dynamics of the struggle of the student movement in the arena of national democracy. TheStudent Movement in this case is a social praxis based on moral values ?? to realize the ideal community life. To realize this goal, students conduct scientific studies, establish non-governmental organizations, mass mobilization, demonstrations or protests, social advocacy and government policy intervention. Violence against the student movement is a consequence of the struggle of those who sometimes oppose the power and status quo  of the government. The social change fought for by students needs struggle and sacrifice. Cases of riots, kidnappings and student killings at least illustrate the violent parade experienced by the student movementKeywords: Democracy, Political Participation, Violence, Students Movement
Penguatan Nilai-nilai Pancasila Melalui Budaya Sekolah Berbasis Kearifan Lokal Di SMA Se-Malang Raya Moh Wahyu Kurniawan; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Civic Hukum Vol. 6 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jch.v6i1.15254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) menganalisa jenis budaya sekolah berbasis kearifan lokal; (b) menganalisa penanaman nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah berbasis kearifan lokal dan (c) mengetahui hambatan dan solusi dalam penanaman nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan di sekolah menengah atas se Malang Raya yang meliputi tiga lokasi yaitu MAN Kota Batu, SMA Negeri 3 Malang dan MAN 3 Donomulyo Malang. Jenis dan pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan yaitu teknik triangulasi, sedangkan metode analisis data yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) penguatan nilai-nilai Pancasila di SMAN 9 Malang terdapat dalam kegiatan tari tradisional, karawitan, sinau sosial dan bela negara; (b) penguatan nilai-nilai Pancasila di MAN Kota Batu terdapat dalam kegiatan karawitan dan banjani; dan (c) penguatan nilai-nilai Pancasila di MAN 3 Donomulyo Malang terdapat dalam kegiatan tari tradisional, banjari dan pagar nusa.
MENEGUHKAN SPIRIT KEMASLAHATAN: MASJID, PEMBERDAYAAN DAN TRANSFORMASI SOSIAL Ahmad Arif Widianto; Rose Fitria Lutfiana
ASKETIK: JURNAL AGAMA DAN PERUBAHAN SOSIAL Vol. 5 No. 1 (2021): Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial
Publisher : Prodi Sosiologi Agama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.429 KB) | DOI: 10.30762/asketik.v5i1.36

Abstract

Government development programs often encounter obstacles, creating new problems in society. In this context, community empowerment initiatives emerged that took advantage of local institutions that were considered to have bargaining power and were effective in society. Mosques as part of social institutions are also proven capable of carrying out their social functions as facilitators of empowerment. This article aims to map how mosque-based empowerment models and their achievements so far. Through a literature review, this article sorts data from various articles published in 2010-2020 that discuss the topic of mosques and empowerment. This article shows that mosques have various social functions that can fill the void in the role of government in serving the needs of the community. Through their bargaining position, the mosque becomes an effective media or facilitator created social transformation. The models of empowerment by mosques are chosen based on the types of needs and conditions of the community including developing potential, strengthening and protecting the community. This strengthens the social function of mosques which are adaptive and responsive to social needs when government efforts are ineffective.
PERAN BADAN NARKOTIKA NASIONAL DALAM PEMBENTUKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI KOTA MALANG Mafadhotul Zuliatin; Nurul Zuriah; Rose Fitria Lutfiana
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/pkn.v6i2.3902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam Pembentukan Profil Pelajar Pancasila di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Milles Huberman dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain (1) Peran BNN menjadikan Pelajar Kota Malang yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan berkarakter sesuai Profil Pelajar Pancasila; (2) Strategi BNN dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila antara lain dengan melakukan sosialisasi, webinar, tes urin, dan perjanjian dengan sekolah belandaskan MOU; (3) Kendala BNN dalam mewujudkan perannya yaitu kurang terbukanya korban dari penyalahgunaan narkoba dan juga belum adanya Perda yang mengatur terkait hal tersebut; dan (4) Solusi yang dilakukan BNN dengan melakukan tes urine di sekolah-sekolah dan giat dalam sosialisasi anti narkoba
Pengaruh Teman Sebaya Mahasiswa Terhadap Moral Individu Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang Ganis Nafi Ufadillah Fidyasari; Nurbani Yusuf; Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis lingkup pertemanan mahasiswa diFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, (2) menganalisis moral individu mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, (3) menganalisis pengaruh lingkup pertemanan mahasiswa terhadap moral individu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan uji korelasi. Populasi yang digunakan adalah 871 mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang dan sampel yang digunakan adalah mahasiswa angkatan 2018 jurusan PPKn di Universitas Muhammadiyah Malang sebanyak 23 orang, dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket yang telah diuji sebelumnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, uji keberartian serta uji korelasi dengan Product Moment dan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) pengaruh teman sebaya terhadap mahasiswa di jurusan PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang termasuk ke dalam kategori cukup tinggi (2) pengaruh moral individu mahasiswa di jurusan PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang termasuk ke dalam kategori cukup tinggi (3) lingkup teman sebaya mahasiswa mempunyai pengaruh positif terhadap moral individu di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang dengan nilai korelasi 0,795 dan kontribusi yang diberikan sebesar 63,2%.
PENGARUH MEDIA VIDEO PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP KARAKTER KEMANDIRIAN SISWA DI SMK MUHAMMADIYAH 1 BATU Slamet Rifa'i; Nurul Zuriah; Rose Fitria Lutfiana
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 9, No 2 (2022): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v9i2.18523

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media video Profil Pelajar Pancasila terhadap karakter kemandirian siswa di SMK Muhammadiyah 1 Batu. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian kuantitatif. Pupulasi yang digunakan seluruh peserta didik SMK Muhammadiyah 1 Batu Tahun ajaran 2020-2021 yang berjumlahkan 273 dan sempel yang digunakan 52 siswa, teknik pengambilan sampelnya adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data berupa dengan observasi, disebarkannya kuisioner yang diuji kepada seluruh siswa kelas X, serta dokumentasi. Analisis data yang dipergunakan yaitu uji normalitas, uji linier sederhana, dan uji korelasi Product Moment. Hasil yang diperoleh dari penelitian adalah (a) Media video Profil Pelajar Pancasila dan karakter kemandirian  di SMK Muhammadiyah 1 Batu memiliki kategori yang sangat tinggi, sehingga terdapat pengaruh signifikan dengan nilai koefesien sebesar 19.362. (b) Karakter Kemandirian di SMK Muhammadiyah 1 Batu mendapat pengaruh signifikan dengan koefesien 0.472 (c) Terdapat pengaruh yang diberikan media video Profil Pelajar Pancasila terhadap karakter kemandirian siswa dengan nilai koefesiensi 0.660 serta kontribusi sebesar 43.5%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini mempunyai pengaruh signifikan antara penggunaan media video Profil Pelajar Pancasila dengan karakter kemandirian siswa di SMK Muhammadiyah 1 batu. ABSTRACTThis study aims to analyze the effect of the Pancasila Student Profile video media on the character of students' independence in SMK Muhammadiyah 1 Batu. This study uses a type of quantitative research. The population used by all students of SMK Muhammadiyah 1 Batu for the academic year 2020-2021 totaling 273 and the sample used by 52 students, the sampling technique was purposive sampling. Collecting data in the form of observation, distributing tested questionnaires to all students of class X, as well as documentation. Data analysis used is normality test, simple linear test, and Product Moment correlation test. The results obtained from the research are (a) The media video of Pancasila Student Profile and the character of independence in SMK Muhammadiyah 1 Batu has a very high category, so there is a significant effect with a coefficient value of 19,362. (b) The character of independence at SMK Muhammadiyah 1 Batu has a significant effect with a coefficient of 0.472 (c) There is an influence given by the Pancasila Student Profile video media on the character of students' independence with a coefficient value of 0.660 and a contribution of 43.5%. The conclusion from the results of this study has a significant influence between the use of Pancasila Student Profile video media with the character of student independence at SMK Muhammadiyah 1 Batu.
CONSTRUCTION OF NATION AND NATIONALISM IN 4 INDONESIAN NOVELS IN EUROPE Candra Rahma Wijaya Putra; Rose Fitria Lutfiana
Widyaparwa Vol 48, No 1 (2020)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.988 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v48i1.416

Abstract

This study aims to understand the concept of nation and nationalism through four literary works with a European background. The approach of literary sociology in this study is used to look for forms of Indonesian nationalism in Europe. The aim is to find the source of self-depiction as an important element in constructing the concept of the nation. The results showed that the self-image as an Indonesian identity was aimed at citizenship, history, culture (language and food), race (ethnicity), and religion. Collective awareness about citizenship, history, culture, and race refers to the locally imagined community, namely the Indonesian people. Religion refers to the universal community. The five elements are at the same time a source of nationalism, both the nation in understanding local and universal communities.Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep bangsa dan nasionalisme melalui empat karya sastra berlatar Eropa. Pendekatan sosiologi sastra dalam penelitian ini digunakan untuk mencari pembeda nasionalisme Indonesia di Eropa. Tujuannya adalah mencari sumber penggambaran diri sebagai unsur penting dalam mengkonstruksi konsep bangsa. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran diri sebagai identitas keindonesiaan ditujukan dalam kewarganegaraan, sejarah, budaya (bahasa dan makanan), ras (etnis), dan agama. Kesadaran kolektif tentang kewarganegaraan, sejarah, budaya, dan ras merujuk pada komunitas terbayang lokal, yaitu bangsa Indonesia. Agama merujuk pada komunitas universal. Kelima unsur tersebut sekaligus sebagai sumber nasionalisme, baik bangsa dalam pemahaman komunitas lokal maupun universal.