Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Terhadap Ibu Hamil Dan Menyusui Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi Melalui Pijat Bayi Sehat Di Puskesmas Kota Karang Fitria, Rahmah; Dewi, Apri Rahma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 3 No 1 (2024): JPMJ Vol 3 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v3i1.300

Abstract

Keperdulian orang tua terhadap tumbuh kembang anak akan mempengaruhi kemampuan anak dimasa depan. Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak termasuk cara stimulasinya yang salah satunya dengan pijat bayi sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujian meningkatkan pengetahuan dan perkembangan orang tua terhadap upaya stimulasi tumbuh kembang anak melalui pijat bayi sehat. Kegiatan ini dilakukan di Puskesmas Panjang dengan sasaran ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Proses kegiatan berupa pendidikan kesehatan tentang pengetahuan tumbuh kembang anak, cara melakukan stimulasi sesuai usia perkembangan anak dan praktik melakukan pijat bayi terhadap bayi sehat sebagai salah satu bentuk stimulasi pada bayi yang dapat dilakukan orang tua terlatih secara mandiri. Hasil pendidikan kesehaan yang dilakukan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dengan rata-rata nilai pre-test peserta adalah 56 dan rata-rata nilai post-test mahasiswa adalah 70. Kegiatan ini perlu rutin dilaksanakan untuk meningkatkan keperdulian orang tua pada pentingnya stimulasi tumbuh kembang anak secara dini.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PROGRAM KELAS IBU HAMIL SAIBATIN (SEHAT ANAK IBU, BERDAYA, TANGGAP DAN INISIATIF) Ningsih, Dewi Ayu; Fitria, Rahmah; Hidayah, Nanik; Fitriyanti, Clara Desy
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1862

Abstract

Layanan antenatal berkualitas adalah salah satu bentuk upaya menurunkan Angka Kematian Ibu. Pengaruh pandemi covid-19 ditambah kemajuan teknologi, mendorong tenaga kesehatan untuk berupaya menjalankan layanan kesehatan terutama antenatal dengan lebih inovatif. Oleh karena itu, tim pengabdi membuat suatu program pelayanan antenatal berbasis teknologi. Program ini dilaksanakan secara hybrid (kelas online dan kelas offline) dengan memanfaatkan platform Zoom meeting. Selanjutnya, program pemberdayaan terhadap ibu hamil ini disebut dengan Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN (Sehat Anak Ibu, Berdaya, Tanggap Dan Inisiatif) dengan tujuan untuk menjawab tantangan upaya inovatif tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode hybrid (blinded learning) memadukan dua metode sekaligus dengan memanfaatkan media Aplikasi WhatsApp dan tatap muka. Metode yang akan diterapkan dalam program SAIBATIN adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demontrasi dan praktik (redemonstrasi). Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kemiling. Sasaran Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan minimal sudah masuk pada trimester 2 (?13 minggu) yang tinggal diwilayah Kota Bandar Lampung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) melalui kelas Ibu Hamil SAIBATIN menunjukkan ada peningkatan pada pengetahuan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui dalam kategori baik sebesar 52,6%. Program  Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Program Kelas Ibu Hamil SAIBATIN terbukti dapat merubah tingkat pengetahauan ibu hamil mengenai pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui sebesar 22,8%. Saran untuk seluruh ibu hamil agar dapat terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya terkait dengan pengelolaan kesehatan pada masa kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui melalui berbagai kelas kehamilan yang tersedia di pelayanan kesehatan terdekat maupun melalu media yang mudah di akses
Mothers' Knowledge Before and After Counseling on Child Immunization using Learning Video Media Herliana, Herliana; Fitria, Rahmah
Journal Midwifery Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Midwifery
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jm.v11i1.954

Abstract

The decline in infant mortality remains a concern, even though it has decreased over the past five decades. Some causes of death can be prevented through immunization. The success of immunization counseling depends on effective and efficient methods.This study aimed to determine the difference in mothers' knowledge levels before and after counseling on child immunization using learning video media. The research used a quasi-experimental design with a one-group pre-test post-test approach. The study population consisted of mothers who attended immunization counseling at the Puskesmas.The results showed that the average mother's knowledge before counseling was 65 (SD = 0.5), categorized as "sufficient." After counseling, the average increased to 83 (SD = 0.6), categorized as "good." The Wilcoxon Signed Ranks test showed a significance value of 0.000, indicating a significant difference before and after counseling. In conclusion, counseling using learning video media effectively improves mothers' knowledge about child immunization. Health workers are encouraged to provide regular and creative health education using the most effective media to enhance mothers' understanding of immunization.
Dari Screening Hingga Edukasi: Upaya Pemberdayaan Ibu Hamil Mengenali Tanda Bahaya Kehamilan di Sukadana HAM Bandar Lampung Ningsih, Dewi Ayu; Fatriani, Rully; Fitria, Rahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 1 (2025): JPMJ Vol 4 No 1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i1.428

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah utama secara global dan Indonesia ikut menyumbang tingginya angka tersebut. Salah satu yang dipercaya menjadi faktor penyebab adalah kurangnya pemahaman ibu hamil dan support system di sekitarnya tentang tanda bahaya kehamilan. Program “Dari Screening hingga Edukasi” dibentuk dengan tujuan memberdayakan ibu hamil untuk mengenali tanda bahaya kehamilan sehingga deteksi dini dapat diterapkan dan penatalaksanaan awal bisa segera dilakukan. Outcome akhir yang diharapkan adalah menghindari komplikasi kehamilan dan penurunan AKI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan tenaga kesehatan khususnya bidan, mahasiswa bidan, kader, ibu hamil dan wanita usia subur yang tinggal diwilayah kelurahan Sukadana Ham, wilayah kerja puskesmas Gedong Air. Program ini dijalankan selama 1 bulan yaitu pada bulan Desember 2024 sampai dengan Januari 2025 dengan jadwal pelaksanaan yang sudah dirancang. Program ini mengkombinasikan dan mengintegrasikan tiga kegiatan yaitu screening tanda bahaya kehamilan melalui pelaksanaan antenatal care, edukasi interaktif melalui media promosi kesehatan lembar balik, leaflet, poster dan diskusi bersama pakar dan dilanjutkan evaluasi tindak lanjut dengan pemantauan dan konsuling terjadwal. Hasil menunjukkan ada peningkatan pengetahuan sebesar 40% menjadi 80% mengenali tanda bahaya kehamilan dan peningkatan tingkat kepatuhan ibu hamil melakukan antenatal care. Kesimpulannya bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta tentang tanda bahaya kehamilan dan peningkatan kepatuhan antenatal care rutin.
Complementary Back Massage Care (Oxytocin Massage) To Facilitate Breast Milk Extraction Mundari, Risa; Andesta, Nadia Fitri; Fitria, Rahmah
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 5 (2024): Volume 10,No.5 Mei 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i5.15082

Abstract

ABSTRAK : PENERAPAN ASUHAN KOMPLEMENTER BACK MASSAGE (PIJAT OKSITOSIN) UNTUK MELANCARKAN PENGELUARAN ASI Latar Belakang: Produksi ASI yang teratur adalah faktor kunci dalam proses terwujudnya pemberian ASI Eksklusif di Indonesia. Tetapi, beberapa ibu menghadapi masalah produksi ASI. Penyebab aliran ASI tidak teratur adalah karena kurangnya rangsangan. Oleh karena itu, hormon prolaktin dan oksitosin memiliki peran untuk prpduksi ASI yang baik dan diperlukan upaya alternatif berupa pijat oksitosin.Tujuan: Studi kasus ini memiliki tujuan guna memberi asuhan kebidanan komplementer pada ibu Nifas dengan melakukan  pijat oksitosin untuk mempelancar pengeluaran ASI  di PMB “RA” Bandar Lampung.Metode: Desain penelitian mempergunakan desain deskriptif memakai pendekatan studi kasus. Penelitian dilaksanakan tanggal 17- 24 Maret 2023. Subjek penelitian merupakan Ny. L berumur 27 tahun. Alat ukur yang dipakai adalah format pengkajian. Subyek dilakukan pemijatan 1-2 kali dalam sehari selama 1 minggu. Penelitian mempergunakan data primer. Subjek kasus sudah dimintai informed consent guna mengikuti penelitian.Hasil: Hasil studi kasus ini pada hari 0-3 ASI belum banyak keluar sehingga dilakukan pijat oksitosin, kelancaran ASI terjadi setelah hari ke 3 pijat oksitosin yaitu hari ke-7 dan hari ke-10 ASI sudah banyak keluar, payudara terasa penuh dan terkadang merembes jika tidak disusui secara bergantian.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian bahwa penerapan asuhan komplementer back massage (pijat oksitosin) dapat meningkatkan kelancaran pengeluaran ASI.Saran: Saran penelitian adalah perlu diterapkan asuhan komplementer yang salah satunya adalah back massage untuk mengatasi permasalahan pada masa nifas seperti kelancaran pengeluaran ASI. Hasil ini juga dapat dijadikan dasar untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan metode yang berbeda. Kata Kunci : ASI, masa nifas, pijat oksitosin ABSTRACT Background: Regular breast milk production is a key factor in the process of achieving exclusive breastfeeding in Indonesia. However, some mothers face breast milk production problems. The cause of irregular milk flow is due to lack of stimulation. Therefore, the hormones oxytocin and prolactin play a role in good breast milk production and alternative efforts are needed in the form of oxytocin massage.Purpose: This case study aims to provide midwifery care to postpartum women to perform oxytocin massage at PMB "RA" Bandar Lampung.Methods: The research design uses a descriptive design with a case study approach. This research was conducted from 17-24 March 2023. The research subject was Mrs. L is 27 years old. The instrument used is the assessment format. Subjects received massage 1-2 times a day for 1 week. This research uses primary data. Case subjects have been asked for informed consent to take part in the research.Results: The results of this case study were that on days 0-3, not much breast milk had come out, so an oxytocin massage was carried out. The flow of breast milk occurred after the 3rd day of oxytocin massage, namely day 7 and day 10. A lot of breast milk had come out, the breasts felt full and sometimes leaked if not alternately breastfed.Conclusion: In conclusion that implementing complementary back massage (oxytocin massage) can increase the smooth flow of breast milk.Suggestion: The research suggestion is that it is necessary to apply complementary care, one of which is back massage to overcome problems during the postpartum period such as the smooth release of breast milk. These results can also be used as a basis for conducting further research with different methods. Keywords : Back Massage, Breastmilk, Postpartum
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelulusan Uji Kompetensi Nasional pada Mahasiswa DIII Kebidanan dan DIII Keperawatan Fitria, Rahmah; Ningsih, Dewi Ayu
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23106

Abstract

Target nasional kelulusan uji kompetensi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan belum tercapai. Hasil kelulusan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor akademik (IPK dan status peserta/taker), faktor kognitif (mengikuti bimbingan belajar dan rasa cemas) dan faktor individu (Jenis Kelamin). Jenis studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam studi ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan dan Kebidanan yang mengikuti uji kompetensi sejumlah 149 peserta. Studi ini menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi adalah terdaftar uji kompetensi tahun 2022, bersedia menjadi responden dan hadir saat pengisian survei penelitian sehingga jumlah sampel pada penelitian adalah 103 sampel. Teknik analisis data dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Faktor Akademik yaitu IPK (? value = 0,013) dan status kepesertaan uji kompetensi (taker) (? value = 0,000) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (? value = 0,646), keikutsertaan bimbingan belajar (? value = 0,647) dan rasa cemas (? value = 0,483) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan penelitian selanjutnya menggunakan metode dan populasi yang lebih luas.
Evaluasi Efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam Uji Kompetensi Nasional Fitria, Rahmah; Herliana, Herliana; Jasa, Novi Eniastina
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.433

Abstract

Uji Kompetensi (UKOM) Nasional merupakan syarat utama lulusan vokasi (D3) Kebidanan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dan juga sebagai cara menjaga standard kualitas lulusan. Hasil try out internal yang diadakan institusi menunjukkan 52,6% mahasiswa berada di bawah rerata, sehingga diperlukan intervensi berupa program pengkayaan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam UKOM Nasional. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest pada 29 mahasiswa (27 first-taker, 2 re-taker). Intervensi dilakukan selama 2 minggu dengan latihan soal, pembahasan interaktif, dan kisi-kisi berbasis blueprint. Hasil menunjukkan rerata skor meningkat dari 55,57 menjadi 76,32 (p=0,000). Proporsi kelulusan meningkat dari 51,7% saat pretest menjadi 79,3% pada posttest, dan 86,2% pada UKOM Nasional. Analisis Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara hasil posttest dengan UKOM (p=0,001). Kesimpulannya, program pengkayaan terstruktur efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan menghadapi UKOM Nasional.
Dukungan Keluarga dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dalam Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Fitria, Rahmah; Yugi Antari, Gladeva
Optimal Midwife Journal Volume 1 No. 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15875645

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupannya. ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI tanpa makanan tambahan, direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF untuk meningkatkan kesehatan bayi dan mencegah penyakit seperti infeksi pernapasan dan diare. Namun, cakupan ASI eksklusif di banyak negara masih rendah, termasuk di Indonesia yang pada 2022 hanya mencapai 67,96%, turun dari 69,7% pada 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Ubung, Kabupaten Lombok Tengah. Dukungan keluarga, yang meliputi aspek emosional, instrumental, informasional, dan penilaian, dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan total 134 ibu yang memiliki anak usia 6-18 bulan sebagai sampel, yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner pada periode Juni hingga Agustus 2024. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,001. Selain itu, inisiasi menyusu dini (IMD) juga terbukti meningkatkan kemungkinan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,002. Temuan ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif serta menunjukkan bahwa IMD memiliki kontribusi yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi keluarga dan tenaga masyarakat yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.