Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelulusan Uji Kompetensi Nasional pada Mahasiswa DIII Kebidanan dan DIII Keperawatan Fitria, Rahmah; Ningsih, Dewi Ayu
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.23106

Abstract

Target nasional kelulusan uji kompetensi DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan belum tercapai. Hasil kelulusan ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor akademik (IPK dan status peserta/taker), faktor kognitif (mengikuti bimbingan belajar dan rasa cemas) dan faktor individu (Jenis Kelamin). Jenis studi ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam studi ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan dan Kebidanan yang mengikuti uji kompetensi sejumlah 149 peserta. Studi ini menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi adalah terdaftar uji kompetensi tahun 2022, bersedia menjadi responden dan hadir saat pengisian survei penelitian sehingga jumlah sampel pada penelitian adalah 103 sampel. Teknik analisis data dengan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara Faktor Akademik yaitu IPK (? value = 0,013) dan status kepesertaan uji kompetensi (taker) (? value = 0,000) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin (? value = 0,646), keikutsertaan bimbingan belajar (? value = 0,647) dan rasa cemas (? value = 0,483) dengan kelulusan uji kompetensi nasional. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan penelitian selanjutnya menggunakan metode dan populasi yang lebih luas.
EXPLORING THE COMPLEX RELATIONSHIP BETWEEN IDEAL BODY WEIGHT AND LIFE EXPECTANCY: IN-DEPTH ANALYSIS OF HEALTH, GENETICS, AND SOCIOECONOMIC FACTORS Fadli Fadli; Imam Hanafi; Era Purike; Rahmah Fitria; Emdat Suprayitno
International Journal Of Humanities, Social Sciences And Business (INJOSS) Vol. 3 No. 3 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF HUMANITIES, SOCIAL SCIENCES AND BUSINESS (INJOSS)
Publisher : ADISAM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study delves into the intricate relationship between ideal body weight and life expectancy by analyzing the factors of health, genetics, and socioeconomic conditions. The research background is rooted in the growing awareness of the significance of health and improved quality of life. The primary aim is to understand how ideal body weight can influence an individual's life expectancy while identifying the impacts of health, genetics, and socioeconomic factors within this relationship. The study employs an interdisciplinary approach, combining health, genetics, and socioeconomic data. The analysis findings will uncover the complex link between ideal body weight and life expectancy. The research will also discuss the effects of health factors like dietary patterns and physical activity, as well as the role of genetics in determining longevity. Additionally, the study will outline the influence of socioeconomic factors such as education and income on life expectancy. By delving into this relationship, the research can offer valuable insights for developing public health policies and better understanding how individuals can achieve longer and higher-quality lives through appropriate weight management while considering the involved health, genetics, and socioeconomic factors.
PERUBAHAN BERAT BADAN ASEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DI PUSKESMAS KOTA KARANG: SURVEI ANALITIK Gladeva Yugi Antari; Herliana Herliana; Rahmah Fitria
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 8 No. 2 (2024): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v8i2.4710

Abstract

The increase in side effects associated with the 3-month injectable contraceptive method is consistent with the number of people choosing to use this approach. One of the potential adverse effects of using 3-month injectable birth control is changes in body weight. Maternal health is not affected by this adverse effect, although it may cause 3-month contraceptive acceptors to switch methods or stop using contraception altogether. This research aims to understand the changes in weight gain of birth control acceptors over 3 months. The research method used is a correlational analytical survey with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling with 29 respondents from March to April 2024. Research was conducted at the Karang City Health Center using primary and secondary data using methods such as observation sheets, questionnaires, and measuring the actual body weight of respondents. The results of this study showed that the majority of respondents experienced weight gain of 69% with a weight gain of ≥ 5 kg amounting to 9 people (31.1%), 3-4 kilograms amounting to 6 people (20.7%), and 1-2 kg by 5 people (17.2%).
DUKUNGAN KELUARGA DAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DALAM KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Rahmah Fitria; Gladeva Yugi Antari
Optimal Midwife Journal Volume 1 No. 2 Desember 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67717/740719

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi, terutama selama enam bulan pertama kehidupannya. ASI eksklusif, yaitu pemberian ASI tanpa makanan tambahan, direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF untuk meningkatkan kesehatan bayi dan mencegah penyakit seperti infeksi pernapasan dan diare. Namun, cakupan ASI eksklusif di banyak negara masih rendah, termasuk di Indonesia yang pada 2022 hanya mencapai 67,96%, turun dari 69,7% pada 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Ubung, Kabupaten Lombok Tengah. Dukungan keluarga, yang meliputi aspek emosional, instrumental, informasional, dan penilaian, dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan total 134 ibu yang memiliki anak usia 6-18 bulan sebagai sampel, yang diambil melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner pada periode Juni hingga Agustus 2024. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan signifikan terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,001. Selain itu, inisiasi menyusu dini (IMD) juga terbukti meningkatkan kemungkinan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,002. Temuan ini menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif serta menunjukkan bahwa IMD memiliki kontribusi yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi keluarga dan tenaga masyarakat yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.
Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia 4-6 Tahun melalui Edukasi Interaktif Penyuluhan dan Skrining Rahmah Fitria; Risa Mundari; Febri Adriati; Herliana Herliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 2 (2025): JPMJ Vol 4 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i2.445

Abstract

Periode prasekolah merupakan masa kritis yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan. Upaya stimulasi dan deteksi dini sangat penting dilakukan untuk mencegah keterlambatan maupun gangguan perkembangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di TK Al-Fatih Bandar Lampung dengan tujuan meningkatkan pengetahuan orang tua serta guru, sekaligus melakukan skrining pertumbuhan dan perkembangan anak usia 4-6 tahun. Metode kegiatan mencakup penyuluhan interaktif menggunakan media audiovisual, leaflet, dan diskusi, dilanjutkan dengan pemeriksaan antropometri serta Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Peserta terdiri dari 28 anak, 24 orang tua, dan 4 guru. Hasil menunjukkan sebagian besar anak memiliki status gizi baik (96,4%) dan perkembangan normal (89%), meskipun terdapat 1 anak dengan penyimpangan dan 2 anak kategori meragukan. Pengetahuan orang tua/guru meningkat dari skor pretest 50% menjadi 75% pada posttest. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran serta memungkinkan deteksi dini permasalahan tumbuh kembang. Disarankan kegiatan serupa diintegrasikan secara rutin dengan Posyandu maupun program SDIDTK di sekolah lain, khususnya di Provinsi Lampung.
Evaluasi Efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam Uji Kompetensi Nasional Rahmah Fitria; Herliana Herliana; Novi Eniastina Jasa
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol. 13 No. 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.433

Abstract

Uji Kompetensi (UKOM) Nasional merupakan syarat utama lulusan vokasi (D3) Kebidanan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dan juga sebagai cara menjaga standard kualitas lulusan. Hasil try out internal yang diadakan institusi menunjukkan 52,6% mahasiswa berada di bawah rerata, sehingga diperlukan intervensi berupa program pengkayaan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam UKOM Nasional. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest pada 29 mahasiswa (27 first-taker, 2 re-taker). Intervensi dilakukan selama 2 minggu dengan latihan soal, pembahasan interaktif, dan kisi-kisi berbasis blueprint. Hasil menunjukkan rerata skor meningkat dari 55,57 menjadi 76,32 (p=0,000). Proporsi kelulusan meningkat dari 51,7% saat pretest menjadi 79,3% pada posttest, dan 86,2% pada UKOM Nasional. Analisis Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara hasil posttest dengan UKOM (p=0,001). Kesimpulannya, program pengkayaan terstruktur efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan menghadapi UKOM Nasional.