Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN RUMUT ILUNG SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH ( STUDI KASUS TANAH LUNAK DESA SUNGAI KALI ) KABUPATEN BARITO KUALA Rasidi; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.41

Abstract

Stabilisasi tanah merupakan suatu upaya yang digunakan untuk memperbaiki sifat tanah dasar sehingga mutunya dapat lebih baik dan dapat meningkatkan kemampuan daya dukung tanah. Salah satu upaya stabilisasi yaitu dengan cara mencampurkan beberapa bahan tambah ke dalam tanah untuk meningkatkan salah satu parameter daya dukung tanah yaitu kuat geser dan kuat tekan tanah. pengujian sifat fisis tanah sebelum dilakukan stabilisasi tanah menggunakan rumut ilung tanah sungai kali cenderung tanah di katakan biasa sampai dengan jelek untuk dijadikan sebagai bahan tanah dasar suatu konstruksi hal ini diperoleh berdasarkan uji analisa saringan dengan menggunakan klasifikasi AASHTO dan tanah tergolong sebagai kerikil berlanau, campuran krikil-pasir-lanau dan kerikil berlempung, campuran kerikil-pasir-lempung menggunakan sisstem klasifikasi USCS berdasarkan uji analisa saringan. Sifat fisis lainnya diperoleh dari uji kadar air, berat volume, LL, PL, dan GS tanah sebelum ditambahkan rumut ilung memiliki nilai masing-masing sebesar 28%; 0,977 gr/cm3; 47,5 LL; 44,64 PL dan 2,501 GS. Sedangkan setelah dilakukan penambahan rumut ilung nilai uji kadar air, berat volume, LL, PL, dan GS tanah berubah menjadi 12,887%; 17,547 gr/cm3 ; 62 LL; 42,39 PL dan 0,785 GS. Sehingga dari hasil nilai pengujian fisis tanah tersebut dapat dilihat bahwa tanah tanpa rumut ilung dan menggunakan rumut ilung mengalami perubahan yang cukup signifikan. Oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan berdasarkan uji fisis tanah bahwa rumut ilung dapat mempengaruhi stabilisasi tanah lunak yang terdapat didesa sungai kali, Barito kuala.
KAJIAN KORELASI NILAI BERAT JENIS TERHADAP KUAT TEKAN BATU BATA KONVENSIONAL, BATU BATA DENGAN CAMPURAN ABU AKASIA DAN BATU BATA ABU LAS KARBIT Marlia Adriana; Norminawati Dewi; Budi Kurniawan; Intan Safitri; Tekad Budiantoro
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpensil.v15i1.61099

Abstract

This study aims to analyze the correlation between specific gravity and compressive strength of conventional bricks and those mixed with acacia wood ash and carbide lime ash as environmentally friendly additives. The research program involved preparing brick specimens with a composition of 85% clay and 15% additive, combined with water contents of 20 ml, 25 ml, and 35 ml. The specimens were molded, air-dried for 7 and 14 days, and subsequently tested for specific gravity and compressive strength. The results indicate that bricks incorporating acacia wood ash exhibited the highest specific gravity and compressive strength compared to conventional bricks and bricks mixed with carbide welding ash. The maximum specific gravity of 5.967 g/cm³ and the highest compressive strength of 12.603 MPa were achieved by acacia ash bricks at 14 days of curing. A positive correlation was observed between specific gravity and compressive strength, indicating that increased density significantly enhances mechanical performance. A positive correlation between density and compressive strength suggests that higher density is associated with greater mechanical strength. This study demonstrates the potential of using acacia ash waste as a filler to enhance brick strength without requiring combustion. The application of acacia ash not only enhances mechanical properties but also reduces energy consumption and production time, supporting the development of sustainable and environmentally friendly brick manufacturing technologies.
TEKNOLOGI KONSTRUKSI PADA LAHAN RAWA DI KALIMANTAN SELATAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Budi Kurniawan; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalimantan Selatan memiliki lahan rawa seluas 2,5 juta hektar, mencakup 66% dari total wilayah, yang menimbulkan tantangan kompleks dalam pembangunan infrastruktur. Karakteristik tanah rawa yang memiliki daya dukung rendah, kadar air tinggi, dan kompresibilitas besar memerlukan pendekatan konstruksi yang khusus dan adaptif. Penelitian ini menganalisis perkembangan teknologi konstruksi di lahan rawa Kalimantan Selatan melalui tinjauan literatur sistematis terhadap 45 publikasi terpilih dari berbagai database. Analisis kualitatif difokuskan pada inovasi dalam teknologi pondasi, stabilisasi tanah, dan penggunaan material konstruksi. Hasil menunjukkan bahwa teknologi preloading dengan Prefabricated Vertical Drain (PVD) mampu mengurangi penurunan tanah hingga 60% dan mempercepat konsolidasi 4,2 kali lipat. Pondasi tiang pancang beton prategang berdiameter 40–60 cm dan kedalaman 25–40 meter dapat menahan beban hingga 280 ton per tiang. Geotekstil woven meningkatkan nilai CBR hingga 285%, sementara stabilisasi dengan semen 10–15% menghasilkan kuat tekan 400–800 kPa. Penggunaan material lokal seperti abu sekam padi dan kapur terbukti efektif dan ekonomis. Ke depan, fokus perlu diarahkan pada pemantauan jangka panjang, integrasi teknologi digital, dan pemanfaatan material berkelanjutan berbasis limbah lokal.
ANALISA KINERJA PELAYANAN TERMINAL TPE C H. SOEMARSONO P.A KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN bima permadi; Hafsha Yanti Siregar; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.53

Abstract

Terminal H. Soemarsono P.A yang terletak di Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung mobilitas angkutan umum di wilayah Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional terminal berdasarkan indikator-indikator utama seperti kapasitas daya tampung, fasilitas pelayanan, sirkulasi kendaraan, dan tingkat kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, observasi langsung, dan wawancara dengan pengguna serta pengelola terminal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja terminal masih belum optimal, ditandai dengan ketidakseimbangan antara kapasitas dan volume kendaraan, kurangnya fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, sanitasi, dan sistem informasi penumpang, serta lemahnya pengelolaan arus kendaraan masuk dan keluar terminal. Rekomendasi dari studi ini mencakup peningkatan fasilitas fisik, perbaikan sistem manajemen operasional, serta penataan ulang zona terminal untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan Terminal H. Soemarsono P.A dapat berfungsi lebih maksimal sebagai simpul transportasi yang mendukung konektivitas regional. Secara keseluruhan, pelayanan di Terminal H. Soemarsono P.A dinilai sangat memuaskan, dengan 62% responden merasa sangat puas dan 38% puas terhadap pelayanan terminal, Secara keseluruhan Terminal H. Soemarsono P.A telah berfungsi dan melayani masyarakat, meskipun masih banyak aspek yang harus dibenahi. Proses pengembangan dan peningkatan fasiitas serta pengelolaan terminal perlu dilakukan secara bertahap untuk mencapai kenyamanan, keamanan, dan pelayanan yang optimal sesuai standar terminal angkutan tipe C.
Kelayakan Agregat Batu Gunung Katunun sebagai Material Kelas B Berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2 Fajri Ramadhan; Norminawati Dewi; Tekad Budiantoro; Budi Kurniawan
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Konstruksi (Mei)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi kelayakan agregat batu Gunung Katunun yang diproses melalui stone crusher PT. Berkah Serasi Perkasa sebagai material Lapis Pondasi Bawah (LPB) Kelas B berdasarkan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium terhadap sampel agregat yang diambil secara representatif dari lokasi tambang. Pengujian meliputi analisa saringan, berat jenis dan penyerapan, batas cair, batas plastis, serta abrasi Los Angeles. Hasil pengujian menunjukkan penyerapan 2,2%, batas cair 31,28%, batas plastis 7,15%, dan abrasi 29,60%. Gradasi agregat dapat disesuaikan sehingga berada dalam rentang spesifikasi Kelas B. Secara umum, material ini berpotensi digunakan sebagai LPB Kelas B untuk mendukung pembangunan jalan lokal, namun pengendalian gradasi dan verifikasi parameter plastisitas tetap diperlukan pada tahap penerapan lapangan.