Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Lightweight Deep Learning Models for Facial Expression Recognition in Inclusive Education Ilmi, Miftahul; Doni Syofiawan
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 9 No. 4 (2025): Articles Research October 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v9i4.15370

Abstract

Facial expression recognition is an essential component in the development of artificial intelligence-based learning systems, particularly in the context of inclusive education that involves students with special needs. This study aims to evaluate the performance of several lightweight deep learning architectures in detecting facial expressions with high accuracy while maintaining computational efficiency. Facial image data were obtained from both public datasets and newly collected samples, which were preprocessed through face cropping, normalization, and data augmentation. The dataset was split into 70% training, 15% validation, and 15% testing. Four lightweight deep learning architectures: MobileNetV2, MobileNetV3 (Small and Large), and EfficientNetB0, were employed as the primary models using transfer learning and fine-tuning approaches. Evaluation was conducted using accuracy, loss, precision, recall, and F1-score metrics, complemented by visualization through confusion matrices. The results indicate that MobileNetV2 achieved the best performance with a test accuracy of 92%, precision of 93%, recall of 91%, and F1-score of 92%, while maintaining a relatively lightweight parameter size of 2.26 million. EfficientNetB0 ranked second with 83% accuracy, followed by MobileNetV3-Large (77%), whereas MobileNetV3-Small demonstrated the lowest performance (45%). Confusion matrix analysis revealed recurring misclassification patterns for certain expressions, such as Happy often misclassified as Sad, and Neutral overlapping with Angry. This study confirms that MobileNetV2 is the most optimal architecture for implementing facial expression recognition systems in inclusive education environments, as it balances high accuracy with computational efficiency. These findings provide a solid foundation for developing intelligent applications that support adaptive interaction in the learning process..
EDUKASI PENGGUNAAN AI DAN MEDIA SOSIAL YANG BIJAK UNTUK MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG Ilmi, Miftahul; Syofiawan, Doni; Situmorang, Robert
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2207

Abstract

The rapid growth of artificial intelligence (AI) and social media during the Fourth Industrial Revolution has influenced adolescent behavior, offering learning opportunities but also increasing risks of digital manipulation, harmful content, and privacy violations. Observations at SMP Permata Harapan 1 Batam revealed low digital literacy and ethical awareness, prompting the need for an educational intervention. This community service program (PKM), held on October 17, 2025, involved 128 students through needs assessment, module preparation, interactive theory sessions, and practical case analysis, evaluated using pre-tests, post-tests, and behavioral observations. Results showed a notable improvement in students’ understanding of AI, digital ethics, and data privacy, with an average increase of 28.5% and visible positive changes in online behavior. These findings demonstrate that integrating digital literacy and AI ethics effectively strengthens adolescents’ moral awareness, emphasizing the importance of embedding AI ethics within school curricula.ABSTRAKRevolusi Industri 4.0 mendorong peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan media sosial di kalangan remaja, yang meskipun memberi manfaat edukatif, juga membuka potensi perilaku menyimpang seperti manipulasi digital, penyebaran konten negatif, dan pelanggaran privasi. Observasi di SMP Permata Harapan 1 Batam menunjukkan rendahnya literasi digital dan etika penggunaan teknologi, sehingga diperlukan intervensi edukatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada 17 Oktober 2025 dengan melibatkan 128 siswa kelas VIII dan IX melalui tahapan asesmen kebutuhan, penyusunan modul, penyampaian materi teori dengan media interaktif, serta praktik analisis kasus digital yang kemudian dievaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi sikap. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep AI, etika digital, dan keamanan data pribadi dengan rata-rata peningkatan 28,5%, disertai perubahan perilaku seperti meningkatnya kehati-hatian dalam berbagi konten dan berkurangnya manipulasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis literasi digital dan etika AI efektif meningkatkan kesadaran moral serta perilaku digital remaja, sehingga integrasi etika AI ke dalam kurikulum sekolah menjadi sangat penting untuk membangun budaya digital yang sehat, aman, dan bermoral.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Monitoring Siswa PKL pada SMK Permata Harapan Miftahul Ilmi; Dedi Rahman Habibie; Yoyon Arifin
JOINS (Journal of Information System) Vol 8 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v8i2.9233

Abstract

SMK Permata Harapan merupakan sebuah sekolah menengah kejuruan yang terdapat di Kota Batam, Sebagaimana sebuah sekolah kejuruan, pastinya memiliki kurikulum Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang merupakan sebuah kegiatan pembelajaran siswa yang dilaksanakan pada dunia industri. Setiap kegiatan PKL harusnya dapat dikotrol dan dimmonitoring oleh pihak sekolah dan industry, agar semuanya berjalan lancer serta sesuai dengan kurikulum yang ditetukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang mampu melakukan monitoring terhadap kegiatan PKL yang dilaksanakan oleh SMK Permata Harapan. Metode perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode waterfall yang dirasa sangat cocok digunakan dalam perancangan sebuah aplikasi, sebab metodenya yang teratur dan berurut sehingga dapat mempermulah dalam pengaplikasian pembuatan program. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam penelitian ini adalah PHP dengan framework CodeIgniter 4 dan databasenya MYSQL. Setelah aplikasi dirancang dan diimplementasikan dilakukan BlackBox testing dan semua modul yang dirancang mulai dari cara masuk ke sistem, manajemen user, manajemen kebutuhan user dan pelaporan kinerja user berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Penilaian P5 Pada SMK Permata Harapan Miftahul Ilmi; Robert Situmorang; Doni Syofiawan
SATESI: Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian ALGERO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/satesi.v5i1.4148

Abstract

The Merdeka Curriculum implemented in Indonesia aims to strengthen the formation of the Pancasila student profile through the P5 Program. This program prioritizes project-based learning across disciplines to develop students' character. This research aims to develop a management information system for P5 at SMK Permata Harapan, which will support the learning and assessment processes in the implementation of the Merdeka Curriculum. The research method used is Research and Development (R&D) with a waterfall development model, which consists of the stages of requirement gathering, design, coding, testing, and maintenance. The proposed system involves users with different roles, including students, teachers, principals, and admins. The results of the alpha test showed that all features of the P5 management information system functioned well, while the beta test through a questionnaire on 30 teachers received a positive assessment with an average score of 4.6, indicating that the P5 management information system is very feasible to implement. This study concludes that the P5 management information system can support the implementation of the Merdeka curriculum and help teacher performance in managing learning and assessment.
Smart Meeting Minutes System Berbasis Web Menggunakan Speech-to-Text dan Text-to-Speech dengan Framework CodeIgniter 4 Miftahul Ilmi; Doni Syofiawan; Engeline Chairine
Technologica Vol. 5 No. 2 (2026): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v5i2.603

Abstract

Transformasi digital mendorong organisasi untuk meningkatkan efektivitas administrasi, termasuk proses pencatatan hasil rapat yang masih sering dilakukan secara manual dan berpotensi menimbulkan keterlambatan, ketidaksesuaian informasi, serta kesulitan pengarsipan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Smart Meeting Minutes System berbasis web menggunakan framework CodeIgniter 4 dengan integrasi fitur Speech-to-Text (STT) dan Text-to-Speech (TTS). Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian fungsional, validasi pengguna, pengukuran akurasi STT, dan evaluasi usability. Pemilihan R&D didasarkan pada kebutuhan penelitian untuk menghasilkan produk sistem informasi yang tidak hanya dibangun, tetapi juga divalidasi, dievaluasi, dan disempurnakan berdasarkan kebutuhan pengguna akhir. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi STT, TTS, pengelolaan notulen, pembatasan hak akses multi-level, ekspor dokumen, serta evaluasi berbasis pengguna dalam satu platform notulensi berbasis web. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur utama berjalan sesuai skenario. Evaluasi manfaat sistem menunjukkan waktu penyusunan draft notulen berkurang dari sekitar 60 menit menjadi 25 menit atau sekitar 58,33%. Pengujian akurasi STT pada tiga sampel audio rapat menghasilkan tingkat akurasi rata-rata 88,37% dengan Word Error Rate (WER) 11,63%. Validasi terhadap 10 pengguna menunjukkan sistem sesuai dengan kebutuhan dokumentasi rapat, sedangkan evaluasi usability memperoleh skor rata-rata 4,34 dari skala 5 atau setara 86,8% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, sistem dinyatakan layak digunakan sebagai solusi digital untuk mendukung dokumentasi rapat yang lebih terstruktur, terukur, dan mudah diakses pada lingkungan organisasi pendidikan