Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Kota Makassar Agusniati, Andi
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i3.280

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsi pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepala Sekolah pada Sekolah Dasar Negeri dengan menggunakan pendekatan gaya kepemimpinan laissez faire. Dengan mengetahui bagaimana menidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi Gaya Kepemimpinan ditampilkan Kepala Sekolah pada Sekolah Dasar Negeri, sehingga dapat memberikan sumbangan pikiran bagi manajemen pendidikan di Sekolah tentang keefektifan penampilan Gaya Kepemimpinan yang dominan pada Sekolah Dasar Negeri yang dikategorikan berhasil dan yang kategori tidak berhasil. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dimana mengutamakan data yang bersifat kualitas, subyektif, dan fenomelogis untuk menghasilkan kesimpulan. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Gaya Kepemimpinan laissez faire terhadap Kepala Sekolah Dasar Negeri di Makassar berdasarkan dari hasil wawancara. Sehingga kedepannya perlu arahan penanganan yang paling optimal dalam menangani permasalahan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Negeri dan membantu dalam menciptakan lingkungan kerja sekolah yang lebih efektif dan nyaman.
Tanggung Jawab Perdata Orang Tua Pelaku Bullying Anak di Sekolah: Analisis Yuridis terhadap Perlindungan Anak dalam Perspektif KUHPerdata dan UU Perlindungan Anak Mardatillah, Widya; Agusniati, Andi; Rizal, A.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18825

Abstract

Abstrak Fenomena bullying di lingkungan sekolah merupakan salah satu bentuk kekerasan yang berdampak serius terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tanggung jawab perdata orang tua terhadap perbuatan bullying yang dilakukan oleh anak di sekolah, ditinjau dari perspektif hukum positif Indonesia, khususnya Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dapat dimintai pertanggungjawaban perdata atas dasar kelalaian dalam pengawasan dan pembinaan anak sebagaimana diatur dalam Pasal 1367 KUHPerdata. Selain itu, Undang-Undang Perlindungan Anak menegaskan kewajiban orang tua dalam memberikan perlindungan yang optimal bagi anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tindakan kekerasan. Dalam praktiknya, penyelesaian kasus bullying melalui mekanisme perdata masih menghadapi tantangan berupa minimnya pemahaman hukum di masyarakat serta belum optimalnya pelibatan lembaga sekolah dan aparat hukum. Oleh karena itu, penerapan pendekatan restorative justice dapat menjadi solusi alternatif untuk memberikan keadilan bagi korban, pelaku, dan orang tua secara proporsional. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan regulasi serta peningkatan kesadaran hukum dalam perlindungan anak di satuan pendidikan. Kata Kunci: Tanggung jawab perdata, orang tua, bullying, anak, perlindungan hukum, KUHPerdata, UU Perlindungan Anak.
A Need Analysis MOOC for Based Instructional Material in Flipped English Speaking Class at Indonesian Higher Education Agusniati, Andi; Wahid, Areski; Nur, Rafi'ah; Asdar, Asdar
IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics) Vol 10, No 1 (2025): Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ijeltal.v10i1.1968

Abstract

This research aims to find out the characteristics of MOOC-based instructional material for the flipped English speaking class  and the model of MOOC-based instructional materials for flipped English speaking class The researchers implemented the initial phase of qualitative research to achieve their objectives. The study focused on students in the English Language Education (ELE) Department at Indonesian Higher Education, as well as the ELE program's lecturers. The findings revealed that the MOOC-based materials for the flipped-English speaking class were a need analysis to be supportive, accommodating, goal-oriented, and focused on both fluency and accuracy. These materials were diverse, up-to-date, engaging, and motivating. They included both monologues and dialogues suitable for formal and informal contexts, and also incorporated tools relevant to the Fourth Industrial Revolution, such as WhatsApp and Edmodo. The proposed model for MOOC-based materials in the flipped-English speaking class emphasized the integration of key elements: goals, content, activities, venue, and media. The goal was to help learners become proficient in speaking by mastering content that included various topics, language uses, and genres. The model engaged students in nine activities: guessing I, identifying, searching, finding, guessing II, clarifying, evaluating, reflecting, and projecting. The recommended learning venues were both online (using platforms like WhatsApp and Edmodo) and offline (such as classrooms, language labs, and outdoor settings). For media, the model suggested using laptops, LCD projectors, and leaflets during the learning sessions.
Pengaruh Media Interaktif Quizizz Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa UPT SPF Sekolah Dasar Inpres Tangkala I Kota Makassar Akbar, Akbar; Yunus, Muhammad Yunus; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media interaktif Quizizz terhadap minat dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Tangkala I Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain *Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group*. Sampel terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan Quizizz dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi angket minat belajar dan tes hasil belajar yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara minat dan hasil belajar siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Quizizz terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar melalui fitur gamifikasi, umpan balik langsung, dan visualisasi yang menarik. Peningkatan ini terlihat dari indikator minat belajar seperti perasaan senang, keterlibatan, perhatian, dan ketertarikan terhadap materi. Dari segi hasil belajar, siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi media digital interaktif seperti Quizizz dapat menjadi alternatif strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. This study aims to examine the effect of using the interactive media Quizizz on students' interest and learning outcomes in the subject of Civic Education among fourth-grade students of UPT SPF SD Inpres Tangkala I, Makassar City. The method employed was a quasi-experimental design using a *Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group*. The sample consisted of two groups: an experimental class using Quizizz and a control class employing conventional methods. Instruments included a learning interest questionnaire and achievement tests covering cognitive, affective, and psychomotor domains. Statistical analysis revealed significant differences in students' interest and learning outcomes between the experimental and control groups. Quizizz proved effective in enhancing student motivation through gamification features, immediate feedback, and engaging visual elements. Improvements were observed in indicators of learning interest, such as enjoyment, engagement, focus, and curiosity toward the material. In terms of learning outcomes, students in the experimental group showed better conceptual understanding and critical thinking skills. These findings suggest that integrating interactive digital media like Quizizz can serve as a strategic alternative for improving the quality of elementary education.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaranketerampilan Berbahasa di UPT SPF Sekolah Dasar Inpres Unggulan BTN Pemda Annisa, Annisa; Bakri, Muhammad; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran keterampilan berbahasa di kelas VI B UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Kurikulum Merdeka menawarkan fleksibilitas pembelajaran yang berfokus pada penguatan karakter, diferensiasi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi esensial peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi seperti penggunaan modul ajar, pembelajaran berbasis proyek, serta asesmen formatif untuk meningkatkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara siswa. Meskipun pelaksanaan kurikulum ini masih menemui beberapa kendala seperti keterbatasan pemahaman konsep dan kurangnya sarana pendukung, secara umum pendekatan yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan capaian belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kesiapan dan kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru dan penyediaan sumber daya yang memadai guna menunjang efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in language skills learning in class VI B of UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. The Merdeka Curriculum offers flexible learning that emphasizes character development, differentiated instruction, and the cultivation of essential competencies. The research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques including classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. Findings indicate that teachers have implemented various strategies such as the use of teaching modules, project-based learning, and formative assessments to enhance students' listening, reading, writing, and speaking abilities. Although challenges such as limited conceptual understanding and insufficient learning resources remain, the implementation generally yields positive effects on student engagement and academic outcomes. These results suggest that the success of the Merdeka Curriculum relies heavily on teachers’ readiness and creativity in designing instruction aligned with students’ characteristics. The study recommends strengthening teacher training and improving the provision of educational resources to support the effective implementation of the Merdeka Curriculum at the elementary level.
Perbandingan Model Project Based Learning dan Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah IPAS Siswa UPT SPF SD Inpres Mandai Kota Makassar Pratama, Anna Indra; Yunus, Muhammad; Agusniati, Andi
Jounal of Primary Education Vol 6 No 1 (2025): Bosowa Journal of Education, Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/bje.v6i1.6230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan perbandingan dua model pembelajaran, yaitu Project Based Learning  (PjBL) dan Problem Based Learning  (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di UPT SPF SD Inpres Mandai, Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest . Hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa baik model PjBL maupun PBL sama-sama efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Namun, berdasarkan uji independent sample t-test, terdapat perbedaan signifikan antara kedua model, dengan hasil menunjukkan bahwa PjBL lebih unggul dibandingkan PBL dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa secara menyeluruh. Model PjBL memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan konkret melalui proyek nyata seperti pembuatan alat pernapasan sederhana, sedangkan model PBL lebih menekankan pada diskusi dan analisis masalah nyata secara konseptual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual berbasis proyek maupun masalah sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS dan mengembangkan keterampilan abad 21, terutama pemecahan masalah. Penelitian ini juga memberikan implikasi bagi guru, sekolah, dan pengambil kebijakan untuk mempertimbangkan penerapan strategi pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan siswa. This study aims to analyze the effectiveness and comparison of two learning models, namely Project Based Learning  (PjBL) and Problem Based Learning  (PBL) on the problem solving ability of fifth grade students in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject at UPT SPF SD Inpres Mandai, Makassar City. The research method used is quantitative experiment with pretest-posttest  design. The results of data analysis using paired sample t-test showed that both PjBL and PBL models are equally effective in improving students' problem solving abilities. However, based on the independent sample t-test, there is a significant difference between the two models, with the results showing that PjBL is superior to PBL in developing students' problem solving abilities as a whole. The PjBL model provides an applicative and concrete learning experience through real projects such as making simple breathing apparatus, while the PBL model emphasizes more on discussion and analysis of real problems conceptually. This study concludes that the use of project-based and problem-based contextual learning models is very important to improve the quality of science learning and develop 21st century skills, especially problem solving. This study also provides implications for teachers, schools, and policy makers to consider the implementation of innovative learning strategies that are in accordance with the characteristics of the material and the needs of students.
PENGEMBANGAN MEDIA POP-UP BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Yuliana; Durotunnisa; Amrulla; Agusniati, Andi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol. 10 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v10i1.67448

Abstract

Abstract: This research identifies issues related to the development of Pop-Up Book media that have not progressed as expected, based on initial observations. The aim of the study is to develop Pop-Up Book media to enhance cognitive skills. The type of research used is Research and Development (R&D). This research and development method is employed to produce specific products and test their effectiveness, involving 15 children, consisting of 8 girls and 7 boys, at TK Ilmi Amalia in Palu City. Data were collected through observations, documentation, and interviews. Using Pop-Up Book media at Ilmi Amalia Kindergarten in Palu City, several children have shown development in recognizing concepts of time, understanding numbers, and problem-solving skills, as seen before and after the treatment involving material presentation and simulation using Pop-Up Book media. The aspects that developed the most are recognizing concepts of time and understanding numbers, where after the treatment with Pop-Up Book media, all children showed development. This indicates that Pop-Up Book media can stimulate three aspects of early childhood development; however, in the aspect of recognizing concepts of time, there are still 2 children who have not yet developed.  Keyword: Pop-Up Book Media, Cognitive  Abstrak: Penelitian ini mengindentifikasi masalah terkait pengembangan media Pop-Up Book yang belum berkembang sesuai harapan, berdasarkan observasi awal. Tujuan penelitian adalah pengembangan media Pop-Up Book dalam mengembangkan kemampuan kognitif. Jenis peneitian yang digunakan adalah penelitian riset dalam rangka R & D (Research and Development). Penelitian dan pengembangan  adalah metode penlitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk, melibatkan 15 anak terdiri dari 8 anak perampuan, 7 anak laki-laki, di TK Ilmi Amalia Kota Palu. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Menggunakan media Pop-Up Book di TK Ilmi Amalia Kota Palu terdapat beberapa anak yang sudah berekembang dalam aspek mengenal konsep waktu,mengenal angka dan keterampilan memecahkan masalah dapat dilihat dari sebeluum dan sesudah diberikan perlakuan penyajian materi dan simulasi menggunakan media Pop-Up Book. Adapun aspek yang paling berkembang yaitu mengenal konsep waktu dan mengenal angka dimana sesudah perlakuan menggunakan media Pop-Up Book semua anak sudah berkembang. Hal ini menunjukan bahwa media Pop-Up Book dapat menstimulasi 3 aspek perkembangan anak usia dini, walaupun begitu pada aspek mengenal konsep waktu masih ada 2 anak yang beleum berkembang. Kata Kunci: media Pop-Up Book,Kognitif