Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Ideologi Ekonomi Politik Media RCTI Dan TV ONE Dalam Mengambil Angle Pemberitaan Menjelang Pemilu 2014 Murfianti, Fitri; Nugroho, Cahyo
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5025.964 KB) | DOI: 10.33153/capture.v6i2.755

Abstract

In the democratic state like Indonesia, election is a routine agenda as a democratic party, which was held every five years. The democratic partyis now enlivened by the presence of party cadres who are also involved in the media world. The party cadres use the media because they know that there is a great impact caused from it. They can determine the direction of the news according to their political ideology. The research has the aim to know the strength of the ideology preaching of candidate which is also engaged in the world of media, namely, Harry Tanoesoedibjo and Abu Rizal Bakrie, through media impressions in its program.The study used a qualitative research and focused on the news program Seputar Indonesia Pagi RCTI and Kabar Pagi TV One. The collecting data used observation, literature, and documentationtechniques which took on April 2-6th, 2014. The data analysis applied the Framing techniques byGamson and Modigliani.The result showed that the news program Seputar Indonesia Pagi RCTI andKabar Pagi TV One constructed their own interests, which aims to improve imaging in the eyes of the audience which resulted in an increase in the vote at election time.Keywords: framing, angle, and news
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI IMPLEMENTASI BUKU SAKU KESEHATAN GIGI DI KELURAHAN TANJUNG KAWALU Sri Suharja, Eliati; Kartika Dewi, Tita; Kamelia, Emma; Miko, Hadiyat; Rahayu, Culia; Nugroho, Cahyo; Kusmana, Aan; Anang, Anang; Ila Robbihi, Hilmiy; Samjaji, Samjaji
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.2091

Abstract

Penyakit karies dan jaringan periodontal merupakan penyakit yang mempunyai prevalensi tinggi di Masyarakat. Proporsi terbesar masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit sebesar 45,3%, sedangkan masalah kesehatan gusi bengkak dan atau abses 14%. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2013 masalah gigi dan mulut pada lansia sebesar 19,1%. Masalah kesehatan gigi dan mulut perlu mendapat perhatian yang serius agar dapat diupayakan cara pencegahan dan penanggulangannya. Tenaga kesehatan gigi harus ikut berperan aktif dalam meningkatkan pola hidup sehat masyarakat dengan memberikan penjelasan tentang cara menjaga dan memelihara kebersihan rongga mulut. Tujuan: Meningkatkan kesadaran terhadap  kesehatan gigi dan mulut masyarakat khususnya pra lansia di wilayah Kelurahan Tanjung Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan adalah penyuluhan sebanyak tiga kali oleh 15 kader kesehatan terhadap pra lansia sebanyak 60 orang dengan masing masing kader kesehatan memberikan penyuluhan kepada 4 orang pra lansia. Kegiatan yang dilaksanakan adalah penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut. Hasil: Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pra lansia sebelum dilakukan kegiatan mayoritas berpengetahuan kurang dengan jumlah 27 orang (45%), sedangkan hasil pengetahuan setelah diberikan penyuluhan dan intervesi oleh para kader mayoritas berpengetahuan sedang dengan jumlah 42 orang (70%). Kesimpulan: Pemberdayaan kader kesehatan melalui implementasi buku saku meningkatkan pengetahuan pra lansia di kelurahan Tanjung Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
ANOMALI GAS RADON SEBAGAI PREKURSOR GEMPABUMI DI SEKITAR SESAR PALUKORO Sulastri, Sulastri; Nursarifa, Saskia; Sunardi, Bambang; Rohadi, Supriyanto; Nugroho, Cahyo; Perdana, Yusuf Hadi
Jurnal Widya Climago Vol 2 No 2 (2020): Adaptasi Kebiasaan Baru
Publisher : Pusdiklat BMKG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radon gas concentration anomalies before the occurrence of earthquakes have been detected in many majoearthquake cases in the world, so they can be considered as early signs or earthquake precursors. The BMKGhas installed a radon gas concentration measuring device equipped with gauges of air pressure, air temperatureand rainfallaround the Palukoro Fault, namely at the Tadulako Earthquake Precursor Station. This study aims todetermine the existence of earthquake precursors around the PaluKoro Fault recorded by the Tadulako PrecursorStation, by utilizing the radon and air pressure sensors installed at the station. The data used are radon data and air pressure data in 2016 as well as data on earthquake events that occurred around the Palukoro Fault in thesame year.The data analysis method was carried out in three stages. First, the selection of an earthquake with acertain distance from Tadulako, where the possibility of the radon precursor can still be detected. Second, analysiof radon data anomalies using statistical methods, namely outside the mean ± 2 standard deviations, and lookingat earthquake data that corresponds to the radon anomaly. Third, selecting radon anomalies which are consideredas earthquake precursors whose rate of change is inversely proportional to the rate of change in air pressureThe analysis results show 9 radon gas anomalies detected in the second step and 4 radon gas anomalies thatfulfill the third step. This method needs to be tested on radon and air pressure data from BMKG precursor stationselsewhere.
Analisis Material Komposit Berbasis Serat Tebu dan Matriks Polyester sebagai Bahan Pembuatan Helm Nugroho, Cahyo; Wulandari, Diah; Sakti, Arya Mahendra; Ganda, Andita Nataria Fitri
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 9 No 01 (2024): JRM April 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v9i01.61980

Abstract

Pemanfaat serat tebu di Indonesia yang belum banyak dimanfaatkan menyebabkan limbah serat tebu hanya terbuang dan akan dibakar dengan begitu saja. Dengan potensi serat tebu yang melimpah di Indonesia tentu membuka peluang untuk memanfaatkan limbah serat tebu. Peneliti melakukan pemanfaatan limbah serat tebu untuk dijadikan sebagai salah satu bahan dasar dalam pembuatan cangkang helm. Bahan pendukung lainnya matriks polyester dan katalis dengan perbandingan 10:1 yang berfungsi sebagai perekat dan pengeras dari limbah serat tebu yang akan dicampurkan dan dijadikan cangkang helm. Penulis menggunakan metode Hand lay-up dengan variasi arah serat 0°, 45° dan 90° yang dilakukan pengujian impak. Peneliti menggunakan jenis kualitatif untuk menyajikan data dan jenis kuantitatif untuk penelitian eksperimen. Perbandingan yang digunakan 60% serat dan 40% resin dan katalis serta melakukan perendaman serat dengan NaOH 5% selama 2 jam. Spesimen terbaik dari setiap pengujian dihasilkan dari variasi arah serat 0° dengan menghasilkan nilai spesimen meliputi, uji impak dengan nilai 0.093 J/mm².
Analisis Variasi Temporal Magnitude of Completeness (Mc) dan b-value di Wilayah Bali-Nusa Tenggara Tahun 2017-2023 Bunaga, I Gusti Ketut Satria; Laily, Ein Nuzulul; Anggoro, Chadek Dimas Rakadhio; Nafi, Kautsar; Ariyani, Izza Mitha; Nugroho, Cahyo
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Penelitian ini menganalisis variasi temporal magnitude of completeness (Mc) dan b-value di wilayah Bali–Nusa Tenggara selama periode 2017–2023. Estimasi Mc dilakukan menggunakan metode Maximum Curvature (MAXC), sedangkan b-value dihitung dengan pendekatan Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil menunjukkan bahwa nilai Mc dan b-value berfluktuasi dari tahun ke tahun, seiring dengan peningkatan jumlah dan distribusi sensor seismik. Nilai Mc cenderung menurun setelah 2019, menunjukkan peningkatan sensitivitas sistem pemantauan. Sementara itu, variasi b-value mencerminkan perubahan kondisi tegangan di kerak bumi. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan model bahaya gempa bumi dan strategi mitigasi di wilayah Bali – Nusa Tenggara kedepannya. Keywords: Mc, b-value, Bali-Nusa Tenggara, MAXC, MLE, gempabumi
Review Literatur Komprehensif : Hubungan Kepuasan kerja dan Kinerja Kerja di Indonesia Periode 2020-2025 Nugroho, Cahyo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4556

Abstract

Kepuasan kerja telah lama dianggap sebagai salah satu determinan penting dalam peningkatan kinerja pegawai. Artikel ini bertujuan untuk mengulas secara kritis berbagai studi empiris di Indonesia yang meneliti hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja pegawai. Hasil review menunjukkan bahwa secara umum kepuasan kerja memiliki hubungan positif terhadap kinerja, namun kekuatan pengaruhnya bervariasi tergantung pada konteks organisasi dan faktor-faktor moderasi lain seperti motivasi dan lingkungan kerja. Artikel ini diakhiri dengan saran untuk penelitian lanjutan dan implikasi praktis bagi manajemen sumber daya manusia di Indonesia.
Ideologi Ekonomi Politik Media RCTI Dan TV ONE Dalam Mengambil Angle Pemberitaan Menjelang Pemilu 2014 Murfianti, Fitri; Nugroho, Cahyo
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/capture.v6i2.755

Abstract

In the democratic state like Indonesia, election is a routine agenda as a democratic party, which was held every five years. The democratic partyis now enlivened by the presence of party cadres who are also involved in the media world. The party cadres use the media because they know that there is a great impact caused from it. They can determine the direction of the news according to their political ideology. The research has the aim to know the strength of the ideology preaching of candidate which is also engaged in the world of media, namely, Harry Tanoesoedibjo and Abu Rizal Bakrie, through media impressions in its program.The study used a qualitative research and focused on the news program Seputar Indonesia Pagi RCTI and Kabar Pagi TV One. The collecting data used observation, literature, and documentationtechniques which took on April 2-6th, 2014. The data analysis applied the Framing techniques byGamson and Modigliani.The result showed that the news program Seputar Indonesia Pagi RCTI andKabar Pagi TV One constructed their own interests, which aims to improve imaging in the eyes of the audience which resulted in an increase in the vote at election time.Keywords: framing, angle, and news
Dapatkah Pembayaran Jasa Lingkungan Mencegah Deforestasi dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat? Pelajaran dari Hutan Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat Nugroho, Cahyo; Supriatna, Jatna; Kusworo, Ahmad
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 9 No 4 (2019): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.9.4.882-892

Abstract

In order to reduce deforestation, the Government of Indonesia has introduced several initiativies, including a Hutan Desa (village forest) program to bring local communities to become actor in the forest management. The Reduced Emissions from Deforestation and Forest Degradation plus (REDD+) and Payment for Environmental Services (PES) scheme for the hutan desa is one of the alternative scheme to provide economic incentives for their effort to manage their forest sustainably. This study aims to evaluate the impact of the initiation of REDD+ and PES funds for hutan desa to deforestation and community wellbeing. The impact to deforestation is measured through quantitative approach by comparing quantitatively forest cover on 1070ha of village forest through satelite image analysis. The impact to community wellbeing is measured through participatory wellbeing assessment involving 30 informants during a focus group discussion. An attribution to the variables are conducted qualitatively by in-depth interviews to 25 key informants. The result shows eventhough the benefit provided by the initiation of REDD+ and PES (the money) is much less than the opportunity cost, the community is still accepting the scheme and succeeds reducing deforestation. However, the benefit is not sufficient enough yet to improve community wellbeing.
Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak-Anak Melalui Pemberdayaan Guru di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya Kamelia, Emma; Nugroho, Cahyo; Taftazani, Rieza Zulfahmi
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12610

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah aspek kesejahteraan anak-anak yang sering terabaikan. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya 48,4% di dapatkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut dengan kriteria buruk. Untuk mengatasi masalah ini, program pemberdayaan guru di SDN 3 Sumelap, Kota Tasikmalaya, telah dilaksanakan. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru-guru dalam upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya merawat gigi dan mulut mereka secara dini. Dalam program ini, guru-guru diberikan pelatihan intensif tentang kesehatan gigi dan mulut, teknik menyikat gigi yang benar, dan cara memberikan edukasi kesehatan gigi kepada siswa. Hasil pengetahuan awal dan akhir guru-guru serta siswa-siswi yang diukur menunjukkan peningkatan yang signifikan. Program ini memiliki dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan gigi dan mulut di kalangan guru dan siswa. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan keterlibatan komunitas yang lebih luas, diharapkan program ini dapat menciptakan generasi yang lebih sadar akan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut mereka.