Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMK MELALUI MODEL QUANTUM TEACHING MELIBATKAN MULTIPLE INTELLIGENCE Sofia Edriati; Hamdunah Hamdunah; Riri Astuti
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1280.36 KB) | DOI: 10.21831/cp.v35i3.8253

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar matematika dalam pembelajaran yang menggunakan model quantum teaching yang diterapkan berdasarkan multiple intelligences yang dimiliki siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Pre-test and Post-test Group. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Jurusan Jasa Boga salah satu SMK di Kota Padang. Sampel sebanyak satu kelas dipilih secara cluster random sampling. Data diperoleh melalui angket multiple intelligence dan teknik pretes-postes. Data angket dianalisis secara kualitatif dan data pretes-postes dianalisis menggunakan skor gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar matematika setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan model quantum teaching yang melibatkan multiple intelligence siswa. Kata Kunci: Quantum Teaching, Multiple Intelligence, prestasi belajar
Development A Constructivist Module and Web on Circle and Sphere Material with Wingeom Software Hamdunah Hamdunah; Alfi Yunita; Zulkardi Zulkardi; Muhafzan Muhafzan
Journal on Mathematics Education Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.7.2.3536.109-116

Abstract

This research aims to develop constructivist module and web on circle and sphere material with wingeom software are valid, practice and effective. The type of this research is development research. This research constitute development research utilize Plomp design that comprise of three phases: 1) the preliminary research, 2) prototyping phase, and 3) assessment phase. The research results obtained constructivist module and web on circle and sphere material with software wingeom are 1) valid in aspects of content, presentation, linguistic and kegrafikaan, 2) practice in the aspect of easy to use, efficient time and benefit, 3) effective based on the results of the final test student of mathematics education in STKIP PGRI West Sumatra on circle and the sphere material.Keywords: constructivist module, the web, circle and sphere, software Wingeom DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jme.7.2.3536.109-116
Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa Menggunakan Buku Teks dengan Pendekatan Konstruktivisme Alfi Yunita; Anny Sovia; Hamdunah Hamdunah
Jurnal Elemen Vol 6, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v6i1.1696

Abstract

Understanding mathematical concepts is an important ability to be mastered by students. It allows students to understand the essence of teaching and the material being learned. The purpose of the study is to analyze how mathematical concept understanding of students who learn by using constructivism-approach textbooks that have been developed in previous studies. This research was a descriptive study with a qualitative approach. The study was conducted by giving 10 item problems of conceptual understanding to participants that consisting of 17 students STKIP PGRI Sumatera Barat in Basic Mathematics subject. Furthermore, the students' answers were analyzed descriptively. The results of the study showed that a mastery achievement of the highest mathematical concept understanding was on indicators of using model, diagram, and symbols to represent a concept. While the lowest concept mastery was on indicators of recognizing conditions for determining a concept, students had difficulty in determining a settlement set from an inevitable inequality of absolute value.
Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Masalah Hamdunah Hamdunah; Lucky Heriyanti Jufri; Siskha Handayani
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v1i2.115

Abstract

Guru profesional dituntut dengan sejumlah persyaratan, seperti memiliki kualifikasi pendidikan profesi yang memadai, memiliki kompetensi keilmuan sesuai dengan bidang yang ditekuninya, memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan anak didiknya, mempunyai jiwa kreatif dan produktif. Salah satu kemampuan yang dituntut dalam kompetensi profesional seorang guru adalah kemampuan dalam menguasai materi ajar serta mengembangkannya. Pengembangan bahan ajar penting agar pembelajaran lebih efektif, efesien, dan tidak melenceng dari kompetensi yang ingin dicapai. Guru umumnya menyediakan bahan ajar yang monoton, yang sudah tersedia dan tinggal pakai. Guru kurang mengembangkan kreativitas untuk merencanakan, menyiapkan dan membuat bahan ajar secara matang yang kaya inovasi sehingga menarik bagi siswa. Agar bahan ajar lebih bermakna, inovatif, variatif, dan dapat membimbing siswa dalam memahami materi, maka bahan ajar dapat memuat suatu basis, yaitu pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran ini menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah. Siswa tidak hanya sekedar mencatat dan menghapal materi, namun mahasiswa aktif berpikir dalam menyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah dan akhirnya dapat membuat kesimpulan. Oleh karena itu, akan diadakan pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis masalah bagi guru Matematika MTsN 1 Kota Padang. Hasil pelatihan ini, guru lebih termotivasi dalam pengembangan bahan ajar yang kreatif dan inovatif sehingga siswa lebih tertarik dan paham terhadap materi pembelajaran serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Keywords: Guru, bahan ajar, berbasis masalah, berpikir kritis, pemecahan masalah
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Garis Ditinjau Dari Self Regulated Learning (SRL). Helenita Zube; Hamdunah Hamdunah; Mulia Suryani
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : IAIN BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v5i2.6415

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan faktor penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal persamaan garis lurus ditinjau dari self regulated learning (SRL) kelas VIII.2 SMPN 39 Padang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 32 siswa dari kelas VIII.2 SMPN 39 Padang. Instrumen yang digunakan berupa angket SRL, soal tes dan lembar wawancara. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa siswa dengan SRL tinggi tidak melakukan kesalahan, sedangkan siswa dengan SRL sedang melakukan setidaknya satu kesalahan dari ketiga indikator kesalahan, dan siswa SRL rendah dominan melakukan semua kesalahan yakni kesalahan konsep, prinsip dan operasi. Untuk faktor penyebabnya adalah siswa tidak menyerap informasi dengan baik, kurang pengalaman siswa dalam mengerjakan soal, siswa belum memahami materi atau konsep pra syarat secara teliti dan siswa lalai dalam menyelesaikan masalah..Kata Kunci : Analisis Kesalahan, Self Regulated Learning  (SRL), Persamaan Garis Lurus 
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VIII DITINJAU DARI MINAT BELAJAR Nurul Sya'diyah; Mulia Suryani; Hamdunah Hamdunah
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i1.8256

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran matematika adalah kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Aftriyati, dkk (2020) faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah peserta didik salah satunya adalah minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah berdasarkan minat belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini dipilih secara purposive sampling yang berasal dari kelas VIII 1 SMP Negeri 2 Kecamatan Payakumbuh. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa tes, angket, dan wawancara. Hasil tes dianalisis berdasarkan indikator pemecahan masalah menurut Polya yang ditinjau dari hasil angket minat belajar. Berdasarkan hasil penelitian  peserta didik dengan kategori minat belajar tinggi pada indikator memahami masalah diperoleh persentase sebesar 25%, merencanakan penyelesaian 0%, melaksanakan rencana 62,5% dan memeriksa kembali 0%. Peserta didik dengan kategori minat belajar sedang pada indikator memahami masalah diperoleh persentase sebesar 25%, merencanakan penyelesaian 0%, melaksanakan rencana 50% dan memeriksa kembali 0%. Peserta didik dengan kategori minat belajar rendah pada indikator memahami masalah diperoleh persentase sebesar 14%, merencanakan penyelesaian 0%, melaksanakan rencana 54% dan memeriksa kembali 0%.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Minat Belajar, Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Namira Salsabila; Radhya Yusri; Hamdunah Hamdunah
Jurnal Equation: Teori dan Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UIN FAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/equation.v6i1.10079

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa. Hubungan interaksi aktif antara guru dengan siswa kurang terwujud dengan baik mengakibatkan pembelajaran kurang berjalan dengan lancer sehingga berimplikasi pada hasil belajar matematika siswa. Model pembelajaran kooperatif tipe group investigationmerupakan model pembelajaran yang memprioritaskan siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 5 Padang. Metode penelitian ini adalah pre-eksperimen, dengan desain penelitian adalah one shot case study. Teknik pengambilan subjek penelitian adalah purposive sampling, sehingga dipilih kelas XI TKJ 1 dengan jumlah 33 siswa. Instrument penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif data hasil belajar siswa dan analisis statistika inferensial berupa analisis tes prasyarat. Tes prasyarat dibagi dua bagian yaitu uji normalitas dan uji regresi linier sederhana, dilanjutkan dengan uji determinasi dan uji hipotesis untuk memvalidasi hipotesis dengan uji-t. berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh thitung=3,76 dan ttabel=2,04 dengan thitung>ttabel maka tolak H0 pada taraf nyata ( ) 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri 5 Padang.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Matematika Dasar untuk Mahasiswa Alfi Yunita; Hamdunah Hamdunah; Anny Sovia
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 1 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1100.023 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i1.954

Abstract

Matematika dasar merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi sebagian program studi di STKIP PGRI Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat terhadap bahan ajar pada perkuliahan matematika dasar. Penelitian dilakukan melalui survei terhadap 88 mahasiswa yang terdiri atas 31 mahasiswa dari program studi pendidikan Fisika dan 57 mahasiswa dari program studi pendidikan biologi. Sampel diambil purposif, yaitu mahasiswa yang sudah berada dikelas lanjutan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar analisis, berupa angket, dan pedoman wawancara. Angket diberikan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Fisika dan Pendidikan Biologi. Data angket dan wawancara dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa membutuhkan buku teks bilingual dengan pendekatan konstruktivisme pada perkuliahan matematika dasar. Kata kunci: bahan ajar, matematika dasar. ABSTRACT Basic mathematics is one of the compulsory subjects for some courses in STKIP PGRI Sumatera Barat. This research aims to analyze the needs of students STKIP PGRI Sumatera Barat on teaching materials on basic mathematics lectures. The study was conducted through a survey of 88 student of advanced classes, consisting of 31 students from Physics education program and 57 students from biology education program were selected through purposive sampling. The instruments used in this research are the analysis sheet, in the form of questionnaires, and interview guidelines. Questionnaire and interview data were analyzed qualitatively. The results of this research indicate that students need bilingual textbooks with a constructivism approach in basic mathematics lectures. Keywords: teaching materials, basic mathematics.
Hubungan Kepercayaan Diri Siswa dengan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XI MIA 1 SMAN 3 Lubuk Basung Kabupaten Agam Vuve Ona Rahma Suci; Melisa .Melisa; Hamdunah .Hamdunah
Horizon Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.719 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v1i4.5188

Abstract

The ability to understand concepts is one of the goals of mathematical ability. One of the factors for the lack of ability to understand concepts is self-confidence. This study aims to determine the relationship between students' self-confidence and understanding of mathematical concepts in class XI MIA SMAN 3 Lubuk Basung Kabupaten Agam.This study uses inferential research where inferential research is a study that tests a hypothesis, and relates one variable to another with quantitative analysis. The subjects of this study were students of class XI MIA 1 SMAN 3 Lubuk Basung. The research instrument used was a self-confidence questionnaire and a test for understanding mathematical concepts. The data analysis technique used is simple linear regression analysis and product moment correlation.Based on data analysis, the regression coefficient of the questionnaire score (b) is with a significant level of 0.05 because the regression coefficient (b) is positive, so there is a positive effect of X on Y. It means that the bigger X, the bigger Y on average. The close linear relationship between X and Y can be seen from the correlation coefficient r = where r approaches 1, then a positive linear relationship between X and Y so that it can be concluded that the bigger X, the greater Y and self-confidence has a positive influence on the ability to understand concepts of class XI students. MIA 1 SMAN 3 Lubuk Basung Kabupaten Agam.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Dengan Model Pembelajaran Kumon Pada Siswa IX.1 Tahnia Dinda Rahmadanti; Hamdunah Hamdunah; Ainil Mardiyah
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v5i2.2823

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemahaman konsep matematis siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis dengan menggunakan model pembelajaran kumon pada siswa kelas IX.1 SMP Negeri 27 Padang. Jenis penelitian adalah penelian pre-eksperimen dengan desain the one-group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX.1. Instrumen yang digunakan adalah soal pre-test dan post-test berupa soal essay. Teknik analisis data yang digunakan adalah  uji T dan N-Gain. Berdasarkan hasil analisis data diketahui subjek berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis diperoleh t_hitung=23,18 dan t_tabel=2,04 karena t_hitung>t_tabel sehingga hipotesis diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sesudah diterapkan model pembelajaran kumon lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebelum diterapkan model pembelajaran kumon pada kelas IX.1 SMP Negeri 27 Padang, sehingga terdapat peningkatan menggunakan nilai N-Gain adalah 0,82 kategori tinggi. Kata Kunci: Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis; Model Pembelajaran Kumon