Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA ELEMEN ANALISIS DATA DAN PELUANG Rahmi, Rahmi; Hamdunah, Hamdunah; Yunita, Alfi
JURNAL LEMMA Vol 11, No 2 (2025): Lemma: Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jl.2024.v11i2.9679

Abstract

The background of this research is because there are no electronic teaching materials that can help students to think critically, creatively and learn independently according to the demands of the independent curriculum in class X of SMA Negeri 1 Bungo and SMA Negeri 10 Tebo, Jambi Province. This study aims to produce valid and practical Electronic Student Worksheets (E-LKPD) based on Problem Based Learning on the element of data analysis and opportunity. This type of research is research and development using the ADDIE development model. The stages used in this development model are: analysis stage, design stage, development stage, implementation stage, and evaluation stage. The subjects of this study were class X students of SMA Negeri 1 Bungo and SMA Negeri 10 Tebo, Jambi Province. The research instruments used were observation sheets, interview guidelines, validity questionnaires and practicality questionnaires. Based on the results of the research and data analysis conducted, it can be concluded that the PBL-based E-LKPD on the element of data analysis and opportunity is in the very valid category with a percentage of 88.54%. The practicality of the use of PBL-based E-LKPD on the material of data analysis and opportunity element are 92.2% with a very practical category. The percentage results explain that the PBL-based E-LKPD on the element of Data Analysis and Opportunity are stated to be valid and practical.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas VIII SMP Arfiani, Vina; Rismen, Sefna; Hamdunah
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.092.07

Abstract

Hasil observasi yang dilakukan di SMP Negeri 43 Sijunjung pada tanggal 7 Januari 2025, diperoleh informasi bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal latihan, khususnya pada soal yang berkaitan dengan pemecahan masalah. Kesulitan ini tercermin dari ketidakmampuan peserta didik dalam memahami isi soal, yang ditandai dengan tidak dituliskannya informasi tentang apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, serta tidak adanya perencanaan dalam menyelesaikan soal tersebut. Wawancara dengan pendidik mata pelajaran matematika kelas VIII di sekolah tersebut juga mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta didik belum mampu menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik setelah menerapkan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan sebelum menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 43 Sijunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen. Subjek penelitian dipilih secara total sampling yaitu kelas VIII. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk soal uraian. Tes ini dilakukan pada dua tahap yaitu tahap pretest dan posttest. Rata-rata nilai pretest adalah 44,59 dan rata-rata nilai posttest adalah 47,91. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji paired sample t test. Hasil perhitungan uji paired sample t test untuk menghitung kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan bantuan minitab versi 20 diperoleh nilai p-value sebesar 0,022. Karena nilai p-value < maka Hâ‚€ ditolak, yang berarti kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik sesudah menerapkan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dibandingkan sebelum menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik.
PENGARUH PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS XI MIPA 1 SMAN 2 GUNUNG TALANG KAB. SOLOK Rahma, Anjar Sari; Hamdunah, Hamdunah; Juwita, Ratulani
JURNAL LEMMA Vol 10, No 1 (2023): Lemma: Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jl.2023.v10i1.5618

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep dan berkurangnya waktu belajar di masa pandemi Covid-19 di kelas XI MIPA 1 merupakan latar belakang dari penelitian ini. Sehingga tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh penerapan pembelajaran Blended Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Gunung Talang Kab.Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra- eksperimen dengan desain one shot case study. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, dipilih kelas XI MIPA 1 berjumlah 30 orang siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa tes akhir berbentuk uraian dengan reliabilitas tes adalah 0,361. Teknik analisis data yang digunakan uji-t. Berdasarkan analisis data dan taraf nyata 0.05, diperoleh t hitung = 3.05 dan t tabel = 1,69, karena t hitung > t tabel maka tolak H0. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran Blended Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Gunung Talang Kab.Solok.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Menggunakan Aplikasi Powtoon Pada Materi Limit Fungsi Aljabar Mardian, Cindi Putri; Rahmi, Rahmi; Hamdunah, Hamdunah
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v11i1.48027

Abstract

Kesulitan belajar matematika dikarenakan pada masa pandemi covid ini peserta didik tidak mendapatkan pembelajaran sepenuhnya merupakan latar belakang dari pengemabangan ini. Tujuan penelitian untuk mengembangkan media pembelajaran matematika menggunakan aplikasi powtoon pada materi limit fungsi aljabar yang valid, praktis dan efektif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA I SMAN 1 Pantai Cermin Kabupaten Solok. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model plomp yang terdiri dari 3 fase yaitu preliminary research, prototyping phase, dan assesment phase. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara, angket validasi, angket praktikalitas dan angket kemandirian belajar. Berdasarkan hasil penilaian validator yaitu ahli media dan ahli materi diperoleh persentase penilaian kevalidan media pembelajaran 89,4% dengan kategori sangat valid. Nilai akhir uji coba kepraktisan dengan guru dan peserta didik diperoleh persentase 87,33% dengan kategori sangat praktis, hasil uji efektifitas ditinjau dari kemandirian belajar peserta didik diperoleh nilai persentase 75,83% dengan kategori mandiri. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran matematika menggunakan aplikasi powtoon pada materi limit fungsi aljabar sudah layak digunakan.
Development of IT - Based Mathematics Learning Media Using Articulate Storyline Fadhila, Nurul; Rahmi, Rahmi; Hamdunah, Hamdunah
Al-Khawarizmi Vol 6 No 2 (2022): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v6i2.15843

Abstract

This research is motivated by the lack of motivation and participation of students in participating in learning mathematics. The purpose of this study was to produce a valid and practical IT-based mathematics learning media on Data Presentation material at SMP N 1 Padang Ganting. The type of research used is development research using the ADDIE development model. The research instrument used was a validation questionnaire, a practicality questionnaire that was useful to see the practicality of learning media by teachers and students. The results of the validity of IT-based learning media using Articuate Storylineby 98% with a very valid category. The final value of practicality with the teacher obtained a final score of 100% in the very practical category. The final value of practicality with students was obtained 96.7% in the very practical category. Based on the results of the study, it can be concluded that IT-based learning media using Articuate Storyline is declared valid and practical to use in learning data presentation materials at SMP N 1 Padang Ganting.
PELATIHAN PEMBUATAN LKPD BERBASIS MASALAH PADA GURU MATEMATIKA SMP Hamdunah, Hamdunah; Lucky Heriyanti Jufri
AbdiMuh : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): AbdiMuh
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/abdimuh.v2i2.185

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa SMPN 15 Padang dalam pembelajaran Statistika merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Guru SMPN 15 Padang. Ditambah lagi pada masa pandemi ini, pembelajaran di kelas dihapuskan dan siswa berinteraksi dengan guru hanya melalui Handphone, dan juga karena keterbatasan waktu yang ada. Dari permasalahan tersebut, muncullah ide, untuk memberikan pelatihan kepada guru SMPN 15 Padang, khususnya guru matematika, yaitu pelatihan pembuatan LKPD berbasis masalah. LKPD disini bermanfaat bagi siswa yang belajar di rumah sehingga dapat belajar secara mandiri walaupun tidak didampingi oleh guru di sekolah. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar guru matematika SMPN 15 Padang, dapat mengembangkan LKPD yang sesuai dengan karakteristik siswanya yang berisikan persoalan pemecahan masalah sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui LKPD dalam masa pandemi ini. Hasil dari pelatihan ini, terlihat bahwa guru matematika SMPN 15 Padang lebih termotivasi dalam pengembangan bahan ajar yang kreatif dan inovatif bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Fadhila Agussya; Dewi Yuliana Fitri; Hamdunah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7353

Abstract

Permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di jenjang SMP terletak pada rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami konsep-konsep abstrak, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel (SPLDV). Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan bahan ajar yang belum sepenuhnya mendukung kemandirian belajar sebagaimana diamanatkan dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) yang memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan secara efektif dalam proses pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE, yang meliputi tahapan analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas VIII SMP Negeri 30 Padang, sedangkan instrumen yang digunakan terdiri atas lembar validasi dan praktikalitas yang diisi oleh ahli materi, guru, dan peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis Problem Based Learning memperoleh tingkat validitas sebesar 72,7% dengan kategori valid, sedangkan tingkat kepraktisan mencapai 90,62% menurut guru dan 84,12% menurut peserta didik, keduanya tergolong sangat praktis. Modul ini dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kemandirian belajar serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan pemecahan masalah kontekstual. Dengan demikian, modul berbasis Problem Based Learning layak dijadikan alternatif bahan ajar untuk mendukung pembelajaran matematika yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka.