Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN ADOPSI QRIS SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG TRANSFORMASI PEMBAYARAN DIGITAL PADA UMKM Saipul Alsukri; Kamaruddin; Nurrahmi Hayani; Sonia Sischa Eka Putri; Ilham Chanra Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6752

Abstract

Transformasi pembayaran digital menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran non tunai pada UMKM mikro masih relatif rendah, terutama pada usaha skala kecil. Transformasi pembayaran digital menjadi bagian penting dalam mendorong daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun tingkat adopsi pembayaran non tunai pada UMKM mikro masih relatif rendah, terutama pada usaha skala kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi implementasi QRIS untuk meningkatkan adopsi pembayaran digital pada UMKM di Kelurahan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa mata kuliah Digital Marketing melalui identifikasi UMKM, edukasi, registrasi dan aktivasi QRIS, simulasi transaksi, serta monitoring penggunaan. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan monitoring berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh UMKM yang mengikuti pendampingan berhasil mengaktifkan QRIS, melakukan transaksi digital pertama, dan mampu menggunakan QRIS secara mandiri. Pendampingan implementatif terbukti meningkatkan pemahaman dan kepercayaan pelaku UMKM dalam memanfaatkan pembayaran digital.
Pendampingan Branding Untuk Meningkatkan Brand Awareness UMKM Di Kelurahan Tuah Madani Kota Pekanbaru Nurrahmi Hayani; Ulfiah novita; Darni darni; Ristiliana Ristiliana
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol. 5 No. 1 (2026): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat brand awareness pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, yang tercermin dari lemahnya identitas merek, keterbatasan media promosi, dan tampilan visual usaha yang belum optimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness UMKM melalui pendampingan branding dengan pendekatan service learning. Kegiatan dilaksanakan pada periode Oktober hingga November 2025 dengan melibatkan delapan UMKM mitra yang bergerak di sektor kuliner dan minuman. Metode service learning dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu investigasi, persiapan, tindakan, dan refleksi, yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan branding mampu meningkatkan berbagai aspek visual dan promosi usaha, meliputi pengembangan logo, banner, kemasan, penataan booth, dan konten promosi digital. Beberapa UMKM juga mengalami peningkatan visibilitas usaha dan jumlah kunjungan pelanggan setelah intervensi dilakukan. Salah satu UMKM, misalnya, melaporkan peningkatan jumlah pelanggan harian dari sekitar 65–70 orang menjadi 85–90 orang per hari setelah dilakukan pembaruan desain banner promosi. Selain itu, program ini memberikan pengalaman pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa melalui penguatan keterampilan teknis dan interpersonal, sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat sekitar. Dengan demikian, pendampingan branding melalui pendekatan service learning dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing dan brand awareness UMKM.Kata kunci: branding, brand awareness, UMKM, service learning, promosi digital
PENDAMPINGAN PEMBUATAN NOMOR INDUK BERUSAHA (NIB) MELALUI ONLINE SINGLE SUBMISSION PADA UMKM DI KOTA PEKANBARU Nurrahmi Hayani; Darni Darni; Abdiana Ilosa; Nurcahaya Nurcahaya
Azam Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2023): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v2i3.75

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Online Single Submission (OSS) pada pelaku bisnis UMKM di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini mengadopsi konsep Service Learning dan dilakukan dengan mengikuti tahapan investigasi, persiapan, tindakan dan refleksi. Tahapan pertama ini mulai dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2023 dan melibatkan sebanyak 40 pemilik usaha UMKM di kota Pekanbaru. Setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan tersebut bersama pemilik usaha, terdapat 32 pemilik usaha yang berminat dan tertarik untuk mendaftar NIB. Namun saat dilakukannya pendampingan pendaftaran NIB ternyata hanya 26 pemilik usaha yang berhasil mendaftar NIB.
BETWEEN TRENDS AND JUDGEMENT: THE ROLE OF ONLINE FOMO AND FOPO IN SHAPING GENERATION Z’S IMPULSIVE BUYING BEHAVIOR Nurrahmi Hayani; Darni Darni; Abdiana Ilosa; Saipul al sukri; Husaini Sulaiman
Jurnal Al-Iqtishad Vol. 22 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Faculty of Economic and Social Science, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the impact of Online Fear of Missing Out (On-FOMO) and Fear of Other People’s Opinions (FOPO) on online impulsive buying behavior among Generation Z in Pekanbaru. Using a quantitative descriptive design, data were collected from 342 valid respondents aged 14 to 29 through purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression via SPSS 21.00. The results indicate that both On-FOMO and FOPO have a significant positive effect on impulsive buying, both partially and simultaneously. Specifically, On-FOMO triggers anxiety about missing trends, while FOPO drives the need for external validation and status symbols. The coefficient of determination shows that these variables contribute 20.6% to impulsive buying decisions. These findings imply that Gen Z’s consumption patterns have shifted from functional utility to symbolic identity validation. This research highlights how dual psychological pressures in the digital era override rational financial planning, turning impulsive shopping into a routine lifestyle. Consequently, there is an urgent need for enhanced digital financial literacy to mitigate these psychosocial vulnerabilities.