Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Klaim Non-Kapitasi di FKTP dan Pengelolaan Pembayaran Pada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang Amalia, Anita Rosa; Nurvita, Silvia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i4.16976

Abstract

ABSTRACT BPJS Health tries to provide health insurance to the entire community, so several parties are needed to support the sustainability of BPJS Health, such as Health Insurance Participants, Regional Government, Availability of Health Workers, and so on. This research aims to find out how the Non-Capitation Claim system is implemented at FKTP in Payment Management at BPJS Health Semarang Branch Office. This type of research uses qualitative methods, researchers conduct in-depth interviews with people related to the research objectives, and the technique of determining informants is Purposive Sampling in this research, carried out with consideration regarding the implementation of the Non-Capitation Claim System at FKTP and payment management at the BPJS Health Office. Semarang Branch. The research results show that the Non-Capitation claim payment procedure at the BPJS Health Semarang Branch Office uses data that is in accordance with the requirements for submitting a Non-Capitation Claim, namely sending a letter and claim file. The internal control system implemented at the Semarang BPJS Health office has been running effectively and clearly in accordance with the authority and responsibilities of each section as well as a clear relationship between management and employees. Keywords: Claim System, FKTP Non-Capitation, Payment Management  ABSTRAK BPJS Kesehatan berusaha memberikan jaminan Kesehatan kepada seluruh masyarakat, sehingga dibutuhkan beberapa pihak untuk mendukung keberlangsungan BPJS Kesehatan seperti Peserta Jaminan Kesehatan, Pemerintah Daerah, Ketersediaan Tenaga Kesehatan, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem Klaim Non-Kapitasi di FKTP dalam Pengelolaan Pembayaran pada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang.Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif peneliti melakukan wawancara mendalam dengan orang-orang yang berhubungan dengan tujuan penelitian tersebut, dan teknik penentuan informan secara Purposive Sampling dalam penelitian ini dilakukan dengan pertimbangan mengenai penerapan Sistem Klaim Non-Kapitasi di FKTP dan Pengelolaan Pembayaran Pada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prosedur Pembayaran Klaim Non-Kapitasi pada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang menggunakan data yang sesuai dengan persyaratan pengajuan Klaim Non-Kapitasi yaitu mengirimkan surat dan berkas klaim. Sistem pengendalian intern yang diterapkan pada kantor BPJS Kesehatan Semarang telah berjalan efektif dan jelas sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing bagian serta hubungan yang jelas antara pimpinan dan karyawan. Kata Kunci: Sistem Klaim, Non-Kapitasi FKTP, Pengelolaan Pembayaran
ANALISIS TREND KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2021-2023 Aviani, Arlika; Nurvita, Silvia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43518

Abstract

TBC tetap menjadi isu kesehatan masyarakat di dunia. Selain berdampak pada produktivitas kerja, penyakit ini menjadi penyebab utama kematian akibat infeksi. Berdasarkan data profil kesehatan, angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan positif dalam tiga tahun terakhir namun masih di bawah target nasional (90%). Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab keberhasilan tersebut dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendukung tercapainya target pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sampel dan populasi adalah penduduk yang terdiagnosis tuberkulosis. Pengolahan data dengan uji statistik univariat ditampilkan dalam bentuk grafik garis. Analisis kuantitatif dalam bentuk grafik garis dipadukan dengan analisis deskriptif hasil wawancara, dan sumber pustaka. Variabel yang diteliti adalah kerjasama dengan berbagai mitra dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga. Pada tahun 2021 angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (83,5%), tahun 2022 (84,5%), tahun 2023 (87%). Dari total 35 kabupaten/kota, terdapat 10 daerah dengan angka keberhasilan pengobatan tertinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi angka keberhasilan tersebut adalah kolaborasi lintas sektor dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga. Angka penemuan kasus tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun berturut-turut dicapai oleh Kota Tegal. Sementara itu, angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun terakhir dicapai oleh Pekalongan. Secara global, faktor-faktor yang mendukung angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah meliputi kolaborasi lintas sektor dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga.
Analisis Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Peserta JKN di Puskesmas Bandaharjo Semarang Widyaningrum, Amanda Monica; Nurvita, Silvia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i5.17136

Abstract

ABSTRACT Puskesmas is a Health Technical Implementation Unit (UPT) under the supervision of the District/City Health Service. In general, community health centers must provide health services that carry out public health efforts and first-level individual health efforts, prioritizing promotive and preventive efforts to achieve the highest level of public health in their work area. The quality of health services is part of the indicators of participant satisfaction, both in terms of infrastructure, service processes, and improvements that will be received by health service users. To measure consumer satisfaction, it is important to compare the quality of services received with what they expected. This study aims to analyze whether or not there is an influence of the variables reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangible on service quality on patient satisfaction of BPJS participants at the Bandaharjo Health Center and to determine the quality of health services at the Bandaharjo Health Center based on information from BPJS participant patients as consumers. The research was conducted in June 2024 with the research location at the Bandaharjo Health Center, Semarang City. The number of samples in this study was 71 who met the research inclusion criteria. This type of research is quantitative research, survey research method using an explanatory approach. Data analysis was carried out using Bivariate tests using the SPSS 26 chi square test. The results of the research showed that there was a relationship between the quality of health services and patient satisfaction of JKN participants between the Tangible Sig dimensions. (2-tailed) 0.034, Reliability dimension Sig. (2-tailed) 0.000, Responsiveness dimension Sig. (2-tailed) 0.034, Empathy dimension Sig. (2-tailed) 0.002, while the quality of health services in the Assurance dimension shows no relationship with patient satisfaction with Sig. (2-tailed) 0.259>0.05. It is hoped that it can provide positive input for the development of community knowledge, medical nursing personnel, as an appeal to the city government to always give special attention to health workers, especially at the Bandarharjo Semarang Health Center Health Facilities, to further improve the quality of service so that patient satisfaction can also increase, in order to maximize patient confidence in utilizing health services  Keywords: Quality of Health Services, Patient Satisfaction, JKN Participants    ABSTRAK Puskesmas merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesehatan dibawah supervise Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Secara umum puskesmas harus memberikan pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyakat yang setinggi-tingginya diwilayah kerjanya. Kualitas pelayanan kesehatan menjadi bagian dari indikator kepuasan peserta baik secara sarana prasarana, proses pelayanan, dan perbaikan yang akan diterima oleh pengguna layanan kesehatan tersebut, untuk mengukur kepuasan konsumen, penting untuk membandingkan kualitas layanan yang diterima dengan yang diharapkannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh variabel reability, responsiveness, assurance, empathy dan tangiblepada kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien peserta BPJS di Puskesmas Bandaharjo dan mengetahui kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Bandaharjo berdasarkan informasi dari pasien peserta BPJS selaku konsumen.Penelitian dilakukan pada bulan Juni Tahun 2024 dengan lokasi penelitian di Puskesmas Bandaharjo Kota Semarang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 71 yang telah memenuhi kriteria inklusi penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, metode penelitian survei dengan menggunakan pendekatan explanatory. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Bivariat menggunakan uji chi square SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kualitas pelayanan Kesehatan dengan kepuasan pasien peserta JKN antara dimensi Tangible Sig. (2-tailed) 0,034, dimensi Reliability Sig. (2-tailed) 0,000, dimensi Responsiveness Sig. (2-tailed) 0,034, dimensi Empathy Sig. (2-tailed) 0,002, sedangkan kulitas pelayanan Kesehatan pada dimensi Assurance menunjukkan tidak ada hubungan dengan kepuasan pasien dengan Sig. (2-tailed) 0,259>0,05. Diharapkan dapat memberikan masukan positif untuk pengembangan ilmu masyarakat, tenaga medis keperawatan, sebagai himbauan kepada pemerintah kota untuk selalu memberikan perhatian khusus bagi para petugas kesehatan terkhusus pada Fasilitas Kesehatan Puskesmas Bandarharjo Semarang dapat meningkatkan lagi kualitas pelayanan sehingga kepuasan pasien juga dapat meningkat, agar dapat memaksimalkan kepercayaan pasien dalam memanfaatkan pelayanan Kesehatan Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Pasien, Peserta JKN 
PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HIRARC PADA PEKERJAAN DI PENGGILINGAN PADI Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Nurvita, Silvia; Kurniawan, Dhieo
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i1.2760

Abstract

Industri penggilingan padi merupakan komponen penting dalam perekonomian nasional dan penyerapan tenaga kerja. Namun, berdasarkan data Kemnaker RI pada tahun 2023, jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia tercatat sebanyak 370.747 kasus. Hal ini menggambarkan bahwa pekerjaan industri menghadapi berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sehingga perlu adanya identifikasi bahaya dan penilaian risiko. Penggilingan padi UD. X di Kota Semarang merupakan industri informal dengan jumlah total pekerja sebanyak 16 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko K3 menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Penelitian ini dilakukan di industri penggilingan padi UD. X di Kota Semarang pada bulan April hingga Mei 2024. Jenis penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah responden sebanyak 6 orang yang ditentukan secara purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari lembar wawancara, lembar observasi, dan lembar HIRARC. Teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan triangulasi sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 21 potensi bahaya dengan risiko tertinggi ditemukan pada proses penggilingan padi tahap 1 pemecah gabah dan tahap pemutih beras 2, serta proses pengemasan beras. Hasil pengendalian risiko potensi bahaya di UD. X belum optimal dan perlu adanya perbaikan segera. Rekomendasi terkait perbaikan lingkungan kerja, pelatihan pekerja secara berkala, dan penerapan standard operational procedure (SOP) yang ketat diperlukan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja
ANALSIS TINGKAT KEBERHASILAN PENANGGULANGGAN KASUS DIARE PADA BALITA DI JAWA TENGAH Yulia Putri, Wakhiddatul Wahyu; Nurvita, Silvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44318

Abstract

Balita merupakan kelompok umur yang sangat rawan terhadap sebuah penyakit terutama infeksi penyakit seperti diare. Definis diare adalah ketika seseorang mengalami kenaikan frekuensi buang air besar tiga kali sehari dalam bentuk feses lembek, jika pada bayi maka feses yang dikeluarkan cair. Diare merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian pada balita menempati peringkat kedua. Menurut WHO (2024) diare menjadi penyebab kematian terbesar ketiga di dunia dengan kasus 443.832 kematian anak setiap tahunnya. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada balita seperti peran orang tua dalam penanganan dan pencegahan diare, pengelolaan sanitasi lingkungan, pemberian ASI ekslusif. Peneliti bertujuan menganalisis tingkat keberhasilan penanggulangan penyakit diare pada balita di Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui hasil wawancara, observasi dan analisis data kesehatan. Kemenkes yang menetapkan cakupan penemuan kasus diare pada balita sebesar 20 persen. Dalam hal keberhasilan intervensi, Provinsi Jawa Tengah telah melampaui target yang telah ditentukan yaitu sebesar 26,9 persen. Namun jika berdasarkan Kabupaten/Kota yang berada di wilayah Jawa Tengah masih terdapat 14 Kabupaten/Kota yang belum mencapai target nasional. Capaian pengobatan di Provinsi Jawa Tengah dalam penggunaan oralit 86,6 persen dan zinc 90 persen. Terdapat tantangan dalam penanggulangan kasus diare pada balita yaitu edukasi kepada orang tua tentang pengobatan diare pada anak.  
GAMBARAN PROSES VERIFIKASI BERKAS KLAIM PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT X Aryani, Diva Okti; Nurvita, Silvia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45214

Abstract

Verifikasi dokumen klaim tidak hanya berfokus pada pemeriksaan lengkapnya data pasien dan layanan yang telah diberikan, tetapi juga penting untuk kelancaran dalam proses pembayaran klaim. Hal ini berlaku baik untuk asuransi kesehatan, BPJS Kesehatan, maupun metode pembayaran lainnya. Jika pengelolaan proses ini tidak dilakukan dengan baik, dapat muncul masalah seperti penundaan klaim, penolakan, atau bahkan kerugian finansial untuk rumah sakit. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan coder di rumah sakit X. Variabel yang dianalisis dalam studi ini mencakup prosedur dokumen klaim, syarat kelengkapan dokumen klaim, kerja sama BPJS dengan fasilitas kesehatan, pengiriman dokumen klaim, masalah dalam verifikasi dokumen, dan pencairan tagihan BPJS. Hasil wawancara menunjukkan bahwa syarat kelengkapan dokumen klaim BPJS Kesehatan yang ditemukan mencakup beberapa dokumen penting seperti Surat Eligibilitas Peserta (SEP), hasil pengelompokan, resume medis, surat pengantar, hasil pemeriksaan pendukung, dan kuitansi. Untuk pasien yang dirujuk dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), laporan triage juga diperlukan. Keberadaan dokumen-dokumen ini sangat penting untuk mendukung proses klaim. Dari paparan permasalahan yang ada, dapat disimpulkan bahwa pelayanan di Rumah Sakit X sudah berjalan dengan baik namun, ada beberapa hal yang memperlambat proses kerja, sehingga diharapkan untuk melengkapi verifikasi dokumen klaim.
Implementasi Strategi Saluran Pemasaran Digital Asuransi Kesehatan PT XYZ Insurance Lianel, Lavenia Mulyana; Nurvita, Silvia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2277

Abstract

The development of digital technology continues to transform how the insurance industry interacts with customers. PT XYZ Insurance utilizes digital marketing strategies to enhance brand visibility and effectively reach more potential customers. This study aims to analyze how the company implements digital strategies in marketing insurance products to improve its competitiveness in the market. Using a descriptive method, this research was conducted through observation, interviews, and document analysis. The findings indicate that PT XYZ Insurance relies on six main channels: Search Engine Marketing (SEM), social media, email marketing, digital content, video marketing, and marketplace and e-commerce. This strategy has been effective in building brand awareness and increasing customer engagement. However, the company still faces challenges such as high marketing costs, suboptimal customer interaction levels, and the complexity of product education. Based on SWOT analysis, PT XYZ Insurance can optimize data-driven marketing, enhance interactive digital content quality, and integrate technology to Strengthen its competitive advantage in the insurance industry. Abstrak Perkembangan teknologi digital terus mengubah cara industri asuransi berinteraksi dengan pelanggan. PT XYZ Insurance memanfaatkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau lebih banyak calon nasabah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perusahaan menerapkan strategi digital pada pemasaran produk asuransi agar dapat bersaing di pasar. Menggunakan metode deskriptif, penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Pada penelitian hasil yang didapat menunjukkan bahwa PT XYZ Insurance mengandalkan enam saluran utama, yaitu Search Engine Marketing (SEM), social media marketing, email marketing, content marketing, video marketing, serta marketplace dan e-commerce. Strategi ini cukup efektif guna membangun brand awareness dan membantu meningkatkan engagement pelanggan. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan seperti biaya pemasaran yang tinggi, tingkat interaksi pelanggan yang belum optimal, serta kompleksitas edukasi produk. Berdasarkan analisis SWOT, PT XYZ Insurance dapat mengoptimalkan pemanfaatan data pemasaran, meningkatkan kualitas konten digital yang lebih interaktif, serta mengintegrasikan teknologi untuk memperkuat daya saingnya di industri asuransi.
Implementasi Strategi Saluran Pemasaran Digital Asuransi Kesehatan PT XYZ Insurance Lianel, Lavenia Mulyana; Nurvita, Silvia
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v7i1.2277

Abstract

The development of digital technology continues to transform how the insurance industry interacts with customers. PT XYZ Insurance utilizes digital marketing strategies to enhance brand visibility and effectively reach more potential customers. This study aims to analyze how the company implements digital strategies in marketing insurance products to improve its competitiveness in the market. Using a descriptive method, this research was conducted through observation, interviews, and document analysis. The findings indicate that PT XYZ Insurance relies on six main channels: Search Engine Marketing (SEM), social media, email marketing, digital content, video marketing, and marketplace and e-commerce. This strategy has been effective in building brand awareness and increasing customer engagement. However, the company still faces challenges such as high marketing costs, suboptimal customer interaction levels, and the complexity of product education. Based on SWOT analysis, PT XYZ Insurance can optimize data-driven marketing, enhance interactive digital content quality, and integrate technology to Strengthen its competitive advantage in the insurance industry. Abstrak Perkembangan teknologi digital terus mengubah cara industri asuransi berinteraksi dengan pelanggan. PT XYZ Insurance memanfaatkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas merek dan menjangkau lebih banyak calon nasabah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perusahaan menerapkan strategi digital pada pemasaran produk asuransi agar dapat bersaing di pasar. Menggunakan metode deskriptif, penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Pada penelitian hasil yang didapat menunjukkan bahwa PT XYZ Insurance mengandalkan enam saluran utama, yaitu Search Engine Marketing (SEM), social media marketing, email marketing, content marketing, video marketing, serta marketplace dan e-commerce. Strategi ini cukup efektif guna membangun brand awareness dan membantu meningkatkan engagement pelanggan. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan seperti biaya pemasaran yang tinggi, tingkat interaksi pelanggan yang belum optimal, serta kompleksitas edukasi produk. Berdasarkan analisis SWOT, PT XYZ Insurance dapat mengoptimalkan pemanfaatan data pemasaran, meningkatkan kualitas konten digital yang lebih interaktif, serta mengintegrasikan teknologi untuk memperkuat daya saingnya di industri asuransi.
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Pengisian Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura Periode Februari Tahun 2022 Bete, Maria Anggela; Nurvita, Silvia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v3i1.152

Abstract

Dari 90 DRM yang di telaah Kelengkapan pengisian formulir CPPT paling tertinggi pada Review Identifikasi sebesar 99% dan yang terendah adalah review autentifikasi sebesar 57%. Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu dokter Spesialis Jiwa dan perawat yang belum mendapatkan sosialisasi mengenai mengenai pedoman rekam medis dan SOP pengisian rekam medis. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan cara menelaah DRM dan wawancara petugas. Ada empat Variabel yang di review yakni review identifikasi, review pelaporan yang penting, review autentifikasi dan review pendokumentasian yang benar. Metode penggumpulan observasi (telaah dokumen rekam medis), instrument yang digunakan adalah lembar checklist. Pengolahan data dengan cara editing, coding dan Tabulasi data. Analisis data menggunakan Univariat. Hasil penelitian diperoleh nilai tertinggi pada review identifikasi 99% lengkap, dan nilai terendah pada review autentifikasi 57% tidak lengkap. Saran dari peneliti kepada kepala rekam medis untuk segera mensosialisasikan pedoman rekam medis dan SOP pengisian rekam medis.
Penggunaan Metode Evaluasi Sistem Informasi Kesehatan di Indonesia: Literature Review Chotimah, Siti Noor; Nurvita, Silvia; Natalia Dewi, Viny
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v3i2.231

Abstract

Evaluasi sistem dalam suatu Sistem Informasi Kesehatan (SIK) menjadi suatu proses untuk meminimalisir kesalahan informasi yang dihasilkan serta mengukur kepuasan pengguna. Evaluasi sistem dilakukan untuk maintenance di masa mendatang. Saat ini banyak metode yang dapat digunakan untuk melakukan evaluasi sistem, termasuk SIK. Kajian pustaka terkait metode evaluasi SIK telah banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode-metode evaluasi SIK yang diterapkan pada fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Jenis metode evaluasi SIK yang menjadi pembahasan dalam penelitian ini adalah metode Technology of Acceptance Model (TAM), End User Computing Satisfaction (EUCS), Task Technology Fit (TTF), dan Human Organizational Technology (HOT) Fit Model. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan pemilihan metode evaluasi bergantung dari sudut pandang evaluasi yang dilakukan. Sudut pandang tersebut diantaranya penekanan terhadap kepuasan pengguna, penerimaan pengguna, manusia (user), organisasi dan teknologi yang digunakan. Secara keseluruhan metode yang digunakan dalam penelitian dapat melakukan evaluasi. Perlu adanya pertimbangan sudut pandang pengguna sistem untuk hasil evaluasi sistem yang lebih baik di masa mendatang.