Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja di Sektor Informal: Literature Review Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Nurvita, Silvia; Dewi, Viny Natalia; Kurniawan, Dhieo
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v5i1.234

Abstract

Indonesia merupakan negara industri dengan jumlah tenaga kerja di sektor informal lebih banyak daripada tenaga kerja di sektor formal. Pekerja di sektor informal rentan mengalami kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Hal ini diperparah dengan tidak adanya akses jaminan sosial bagi mereka. Sehingga diperlukan pelaksanaan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) secara maksimal bagi pekerja di sektor informal. Pos UKK adalah wadah sebagai upaya kesehatan berbasis masyarakat pada pekerja sektor informal yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat pekerja melalui pemberian pelayanan kesehatan dengan pendekatan utama promotif dan preventif, disertai kuratif dan rehabilitatif sederhana atau terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pos UKK dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bagi pekerja di sektor informal. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan artikel dengan menganalisis hasil penelitian terdahulu. Dalam pengumpulan artikel menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah hingga saat ini belum banyak pemilik usaha sektor informal yang memiliki pos UKK. Hanya beberapa sektor informal yang sudah memiliki pos UKK, namun dalam pelaksanaan pos UKK yang ada di beberapa wilayah di Indonesia masih belum berjalan secara maksimal. Perlu adanya kerjasama antara pemerintah, puskesmas, dan pemilik usaha sektor informal dalam pembentukan dan pelaksanaan pos UKK yang baik dan terintegrasi. Sehingga resiko penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja pada pekerja di sektor informal dapat dicegah serta produktivitas kerja meningkat.
Gambaran Kepuasan Masyarakat Tentang Aplikasi SATUSEHAT di Wilayah Kelurahan Nyatnyono Ungaran Barat Sonya Oagay, Meike Lany; Nurvita, Silvia; Noor Chotimah, Siti
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/jurmik.v4i1.236

Abstract

SATUSEHAT merupakan tranformasi dari aplikasi PeduliLindungi, merupakan platform penghubung system yang mengintegrasikan data kesehatan individu antar fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam bentuk rekam medis elektronik (RME) guna mendukung interoperabilitas data kesehatan melalui standardisasi dan digitalisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa banyak gambaran kepuasan Masyarakat terhadap aplikasi SATUSEHAT menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel berupa total quota sampling dengan jumlah 30 responden dan yang menjadi populasi yaitu seluruh masyaraka Kelurahan Nyatnyono terutama di Dusun Blaten Unggaran Barat. Hasil penelitian menunjukan seluruh dimensi independen, yang terdiri dari content, format, accurancy, ease of use dan timeliness, memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan pengguna. Hasil dari kepuasan pengguna menunjukan sebanyak 21 responden merasa puas dan 9 responden merasa tidak puas terhadap aplikasi SATUSEHAT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi SATUSEHAT sudah dalam kategori puas, hal tersebut dapat dibuktikan dengan 70% responden merasa puas.
Difficulties Experience of Halal Product Process Assistant During Halal Certification Process Rizkaprilisa, Windy; Paramastuti, Ratih; Anggraeni, Novia; Nurvita, Silvia; Hapsari, Martina Widhi; Murti, Paulus Damar Bayu
Journal of Digital Marketing and Halal Industry Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jdmhi.2024.6.2.20335

Abstract

The increase in the issuance of halal certificates will continue to occur every year. Not all business actors understand the halal certification process, so a Proses Produk Halal (PPH) assistant is needed to educate and guide them. PPH assistant experience many obstacles when assisting business actors in registering the halal status of their products. This study aims to analyze the difficulties faced by PPH assistants and formulate ways to overcome these difficulties. Methods of this research use descriptive research that aims to systematically describe or explain a phenomenon that is currently occurring with factual data. The result of this research are most respondents have been PPH assistants for less than 1 year (57%). Business actors apply for halal certification for their products after the products are marketed (47%) and when they are required to be halal certified (53%). The reason business actors apply for halal certification is to follow government regulations (50%). The biggest difficulty experienced by PPH assistants is that business actors need to learn the importance of halal certification for their products (53%). They think that halal certification is a halal product without registering halal (63%). 80% of business actors do not know how to register for halal certification. PPH assistants feel that many business actors do not know how to access the “Si Halal” website (67%). These difficulties result in PPH assistants having different times in the halal certification process, namely more than 3 months (77%), 1-3 months (17%), and less than 1 month (7%).
Gambaran Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Penyakit Diabetes Melitus di UPTD Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Tanati, Angel Agustiani Manangsang; Nurvita, Silvia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i6.17279

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus is a metabolic disorder where the pancreas is unable to produce enough insulin for the body, which currently being a threat to global health worldwide. Uncontrolled insulin use could rise blood glucose levels and harm the entire body system, especially in the nerves and blood vessels. Diabetes mellitus can be influenced by several factors, such as lifestyle, wrong diet methods, obesity, age, gender, or blood sugar levels. This study aims to determine how the description of the factors caused diabetes mellitus in Puskesmas Kedungmundu, Semarang City. This study used a quantitative approach descriptive design survey method. This study was conducted at Puskesmas Kedungmundu Semarang with total population of 53 respondents. The research sample was taken using the total sampling method with total sample of 49 respondents. The results showed that 35 respondents (71.4%) were female, 30 respondents (61.2%) were > 60 years old, 16 respondents (32.7%) lived in the Tembalang area and 33 respondents (67.3%) had a high fasting blood sugar index. In this study, the gender factor has the highest percentage.  The advice given is to do regular blood checks, manage a healthy diet and increase body activity. Keywords: Diabetes Mellitus, Risk Factors, UPTD Puskesmas Kedungmundu, Secondary Characteristics.  ABSTRAK Diabetes melitus merupakan suatu kondisi gangguan masalah metabolisme dimana pankreas tidak dapat mencukupi produksi insulin untuk tubuh yang saat ini tengah menjadi ancanman bagi kesehatan global di seluruh dunia. Penggunaan insulin yang tidak terkendali dapat menyebabkan kadar glukosa darah meningkat dan membahayakan seluruh sistem tubuh, terutama pada saraf dan pembuluh darah. Diabetes melitus sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, beberapa diantaranya seperti faktor gaya hidup, pola makan yang salah, obesitas, usia, jenis kelamin maupun tingkat gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran dari faktor-faktor penyebab penyakit diabetes melitus di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain deskripif metode survei. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Kedungmundu dengan populasi  seluruh pasien diabetes melitus sebanyak 53 responden. Sampel penelitian diambil menggunakan metode total sampling yang berjumlah 49 responden. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa sebanyak 35 responden(71,4%) berjenis kelamin perempuan, sebanyak 30 responden (61,2%) berusia > 60 tahun, sebanyak 16 responden (32,7%) berdomisili di wilayah Tembalang dan sebanyak 33 responden (67,3%) memiliki indeks gula darah puasa kategori tinggi. Pada penelitian ini faktor  jenis kelamin memiliki persentase tertinggi.  Saran  yang diberikan yaitu melakukan pemeriksaan darah secara berkala, mengatur pola makan yang sehat dan meningkatkan aktivitas tubuh. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Faktor Risiko, UPTD Puskesmas Kedungmundu, Karateristik Sekunder.
ANALISIS PENGELOLAAN REKAM MEDIS PASIEN MELALUI WEBSITE PERIGIGI DI KLINIK GIGI Aulia, Qonytha Firnada; Nurvita, Silvia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.44892

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan adalah institusi atau sarana yang menyediakan layanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu contoh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama adalah Klinik Pratama. Klinik Pratama bertugas memberikan layanan kesehatan dan memiliki kewajiban untuk mengelola rekam medis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian ini dari bulan oktober 2024 sampai januari 2025. Subjek dari penelitian ini sebanyak 4 orang terdiri dari koordinator IT website perigigi, Dokter gigi, Perawat, dan Asisten dokter. Variabel penelitian ini yaitu tampilan website perigigi, tampilan home website, tampilan pasien, tampilan registrasi pasien baru, tampilan pembayaran website, tampilan agenda website. Hasil penelitian ini kemudian dianalisis secara kualitatif dengan memaparkan hasil observasi dokumen rekam medis dan wawancara penggunaan website rekam medis website perigigi. Perigigi adalah website rekam medis elektronik pasien yang baru digunakan sejak awal tahun 2024 di Klinik Gigi Mandiri Drg. Imelda Susanti Hartono, langkah awal yaitu menganalisis kebutuhan sistem perigigi. RME di Klinik Gigi Mandiri Drg. Imelda Susanti Hartono berjalan dengan baik dan untuk menghadapi kendala yang ada, tim IT mempunyai back up, data yang terdapat diperigigi: data pasien, data pemeriksaan gigi pasien Rekam Medis (RM), data resep obat, data rencana perawatan pasien, data janji temu, data pembayaran, data odontogram, dan data ohis.
Tinjauan Kesiapan Pelaksanaan Rekam Medik Elektronik di Puskesmas Sungai Mesa Banjarmasin Pratama, Raden Pramudya Ridho; Nurvita, Silvia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48193

Abstract

Rekam medis yang berisi informasi penting mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, dan tindakan medis lainnya, harus dikelola dengan akurat dan aman. Puskesmas Sungai Mesa, yang saat ini sedang dalam proses transisi dari sistem konvensional ke digital, menjadi fokus penelitian ini untuk mengevaluasi tingkat kesiapan penerapan RME. Kesiapan yang baik dalam penerapan RME sangat penting agar sistem dapat berjalan dengan optimal dan menghindari masalah di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau kesiapan pelaksanaan Rekam Medik Elektronik (RME) di Puskesmas Sungai Mesa Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalaui wawancara dengan kepala puskesmas, petugas rekam medis, dan dokter untuk mengidentifikasi kesiapan budaya, kepemimpinan, dan strategi dalam implementasi RME. Hasil penelitian menunjukkan kesiapan puskesmas yang baik dalam menerapkan RME, dengan dukungan budaya organisasi yang positif dan komitmen manajemen yang kuat. Meskipun demikian, tantangan seperti pelatihan staf yang belum merata dan kebutuhan akan dukungan teknis masih perlu diatasi. Kesiapan kepemimpinan terlihat dari langkah-langkah strategis yang diambil, termasuk penyediaan infrastruktur yang memadai dan pelatihan yang terencana. Selain itu, strategi yang jelas dalam transisi ke RME, termasuk evaluasi rutin untuk mengidentifikasi kendala, menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi. Dengan komitmen yang kuat dari manajemen dan keterlibatan semua pihak, diharapkan RME dapat diimplementasikan secara efektif, memberikan manfaat signifikan bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Analisis Spasial Kasus Stunting Di Provinsi Jawa Tengah Devi, Angela Cintya; Nurvita, Silvia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i9.20017

Abstract

Stunting merupakan kondisi umum yang disebabkan oleh kekurangan gizi dan dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat utama yang terkait dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Menurut data Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Provinsi Jawa Tengah memiliki prevalensi sebesar 20,7%. Terdapat faktor langsung dan tidak langsung yang mempengaruhinya antara lain status gizi buruk, tingkat kemiskinan, status Berat Bayilahir Rendah (BBLR), tingkat pendidikan orang tua, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), dan tingkat sanitasi yang layak. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mendeskripsikan persebaran kasus stunting balita di Provinsi Jawa Tengah dan faktor-faktor penyebab terjadinya kasus stunting di Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan metode analisis data spasial menggunakan software Quantum GIS. Dengan waktu penelitian pada bulan November 2024 sampai Januari 2025 dan tempat penelitian Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Subjek penelitian adalah seluruh penduduk Jawa Tengah yang memiliki balita dengan diagnosis stunting. Berdasarkan hasil dari pemetaan didapatkan 3 kriteria wilayah yang memiliki risiko rendah, sedang, tinggi di Provinsi Jawa Tengah. Wilayah kasus stunting pada balita di Provinsi Jawa Tengah yang ada pada risiko tertinggi yaitu pada Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Banjarnegara. Hal ini disebabkan karena faktor langsung dan tidak langsung yang mempengaruhinya antara lain status gizi buruk, tingkat kemiskinan, status Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR), tingkat pendidikan orang tua, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), dan tingkat sanitasi yang layak.
Literasi Gizi Keluarga di Kampung Nelayan untuk Cegah Stunting Nurvita, Silvia; Dewi, Ratih Kumala; Chotimah, Siti Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i1.3922

Abstract

Masalah kesehatan di Indonesia masih menjadi perhatian yang serius seperti kasus stunting. Stunting mengakibatkan gangguan pertumbuhan, perkembangan otak dan kecerdasan anak. Prevalensi stunting di Indonesia tahun 2018 sebesar 30,8%. Prevalensi stuntingdi wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo sebesar 1160 jiwa per juli 2022. Kampung nelayan Kelurahan Tambakrejotermasuk wilayah yang memiliki kasus stunting. Pencegahan dan penanggulangan stunting telah dilakukan berbagai upaya oleh pemerintah namun masih ditemukan kasus stunting. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan literasi gizi keluarga kampung nelayan untuk mencegah stunting. Metode kegiatandenga ceramah dan diskusi materi yang ada di leaflet. Hasil pengabdian masyarakat ini pemateri menyampaikan materi sesuai leaflet dan peserta antusias menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri. Pertanyaan yang diberikan pemateri 90% dijawab peserta dengan benar. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang literasi gizi.
ANALISIS EPIDEMIOLOGI INSIDEN TUBERCULOSIS PARU DI KEDUNGMUNDU DENGAN GIS Nurvita, Silvia; Meyshella, Agnes
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26689

Abstract

Tuberkulosis (TB) Paru merupakan salah satu dari sepuluh penyakit menular kronis terbesar yang menyebabkan kondisi kesehatan buruk dan kematian di seluruh dunia, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial kejadian TB paru berdasarkan factor - faktor yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan analisis spasial menggunakan software Quantum GIS. Data kasus TB paru diperoleh dari Puskesmas Kedungmundu. Sampel penelitian terdiri dari 140 orang dari 7 lingkungan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa 49% kasus terjadi pada orang dewasa, dengan 51% memiliki BMI <18,5. Status ekonomi kurang mampu sebanyak 36%. Kelembapan rumah yang buruk terdapat 53%, 21% memiliki penerangan rumah yang tidak memadai, dan 56% memiliki ventilasi rumah yang buruk. Berdasarkan hasil penelitian di atas, sebagian besar penderita TBC berada pada rentang usia 25-59 tahun, dengan mayoritas memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang rendah. Aspek lingkungan fisik rumah yang perlu mendapat perhatian antara lain kelembaban dan ventilasi rumah. Jumlah kasus TB Paru terbanyak terdapat di lingkungan Tandang.
Pelayanan Peserta JKN Selama Pandemi Nurvita, Silvia
Jurnal Rekam Medis & Manajemen Infomasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.622 KB) | DOI: 10.53416/jurmik.v1i2.33

Abstract

Peningkatan kasus COVID-19 salah satunya berdampak pada pelayanan peserta JKN-KIS di fasilitas kesehatan maupun di kantor pelayanan BPJS Kesehatan.  Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dan kantor cabang BPJS Kesehatan akibat pandemi tentunya mengalami perubahan tata cara pelayanan dan jam operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan peserta JKN-KIS di fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan selama pandemi. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan studi literatur dari berbagai jurnal, buku, peraturan perundang – undangan. Hasil penelitian ini selama pandemi pelayanan peserta JKN di BPJS Kesehatan maupun di FKTP melalui kanal digital seperti Mobile JKN  dan Care Center 1500 400, WhatsApp (PANDAWA), Chat Assistant JKN (Chika).   Kata kunci: Pelayanan; Digita; JKN