Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Hasil Belajar Keliling Luas Bangun Datar Menggunakan Model PBL di Kelas IV SD Ramadhayani Ramadhayani; Nelly Astimar
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7, No 5 (2019): EJPI-JIPD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v7i5.6405

Abstract

This research based on the low learning outcomes of students in mobile learning and the area of flat building because learning is still teacher centered so that the teacher does not provide opportunities for students to solve problems both individually and in groups thingking skills in solve the problem.The purpose of research to describe the improvement mobileand the area of flat building  learning outcomes with Problem-Based Learning model in class IV SDN 36 Cengkeh Padang City. This research is a classroom action research using qualitative and quantitative approach. The subjects were teachers and 28 students. The result of planning observation in cycle I is 76,78% and it increase to be 96,42%. in cycle II. The result of teacher aspect observation in cycle I is 78,57%  and it increase to be 98,21%in cycle II. The result of student aspect observation in cycle I is 75%  and it increase to be 98,21%in cycle II. The learning outcomes in cycle I is 60,89 and it increase to be 83,03 in cycle II.Keywords:Learning outcomes,Problem-Based Learning model Problem Based
Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Discovery Learning pada Siswa Kelas IV SD Annisa Annisa; Nelly Astimar
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 9, No 1 (2021): (Januari-April) e-JIPSD (Under Maintenance)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.24 KB) | DOI: 10.24036/e-jipsd.v9i1.8953

Abstract

This research is motivated by integrated thematic learning that has not been well implemented, is still in the process of improving. This causes the integrated thematic learning process to be carried out to the maximum. The purpose of this study, to improve the integrated thematic learning process using the Discovery Learning model. This type of research is classroom action research using qualitative and quantitative approaches. This research was conducted in the second semester of the 2018/2019 academic year. The results of the study showed an increase in: (1) the learning plan, namely cycle I obtained a percentage of 78,12% (enough), cycle II obtained a percentage of 93.75% (Very Good). (2) the implementation of learning cycle I obtained a percentage of 84,37% (Good), cycle II obtained a percentage of 96,87% (Very Good). It can be concluded that the Discovery Learning model can improve the integrated thematic learning process in elementary schools.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Tematik Terpadu Diana Puji Lestari; Nelly Astimar
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8, No 3 (2020): (September-Desember) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.76 KB) | DOI: 10.24036/e-jipsd.v8i3.9360

Abstract

This type of research is classroom action research (PTK) using qualitative and quantitative approaches. Held in two cycles, the first cycle consisted of 2 meetings, and the second cycle consisted of 1 meeting. The subjects of the study were 26 fourth grade students of SDN 21 Taluak, Banuhampu Subdistrict. The results showed an increase. The study was conducted in two cycles. The results of the first cycle study on lesson plans averaged 81,25% (B), increasing in the second cycle to 96,8% (SB). The implementation of the first cycle on teacher activities averaged 87,5% (B), increasing in the second cycle to 96,4% (SB). The implementation of the first cycle on student activities averaged 87,5% (B), increasing in the second cycle to 96,42% (SB). Student learning outcomes in the first cycle averaged80,6% (B), increasing in the second cycle to 88,2% (SB) Thus, it can be concluded that the Problem Based Learning model can improve student learning outcomes in integrated thematic learning in elementary schools.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Discovery Learning Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas V SDN 16 Bukit Siayah Lumpo Kabupaten Pesisir Selatan Khairul Nisa; Nelly Astimar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.462

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiga kali pertemuan meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian yaitu persentase pengamatan RPP pada siklus I 87,5% mengalami peningkatan pada siklus II 97,22%. Aktivitas guru pada siklus I 82,81% mengalami peningkatan pada siklus II 93,75%. Aktivitas peserta didik pada siklus I 82,81% mengalami peningkatan pada siklus II 93,75%. Sedangkan hasil belajar peserta didik pada siklus I 71,42 mengalami peningkatan pada siklus II 87,96. Dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V Sekolah Dasar.
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar (Studi Literatur) Rahmadona, Three; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.669

Abstract

Penelitian ini berawal dari pembelajaran tematik terpadu belum terlaksana dengan baik dan banyak peserta didik memeroleh hasil belajar belum maksimal. Pendekatan saintifik cocok digunakan pada pembelajaran tematik terpadu dalam rangka meningkatkan proses belajar, karena pendekatan ini menuntut keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran dan pengembangan karakter. Pendekatan saintifik adalah pendekatan yang menekankan kepada keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi literatur, yang bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan studi literatur, pertama-tama peneliti merumuskan masalah, kemudian dilanjutkan dengan menelusuri penelitian yang sudah ada dan relevan untuk dianalisis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan non-tes, yaitu menelusuri jurnal elektronik melalui Google Scholar. Dari hasil penelitian 25 artikel yang relevan, menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Kesimpulan rata-rata prasiklus 46,8008%, meningkat pada rata-rata siklus I 67,63%, dan meningkat lagi pada rata-rata siklus II 85,64%
Peningkatan Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning Di Kelas IV SD (Studi Literatur) Zuriati, Ety; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik dan studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil yang didapat beberapa jurnal dan review karya ilmiah skripsi yang relevan menunjukkan bahwa model Problem Based Learning adalah model yang memungkinkan siswa dalam menemukan masalah pada kehidupan sehari-hari dan membantu siswa untuk bisa berfikir kritis atas penemuan masalah tersebut, baik penemuan jawabannya individu maupun dalam bentuk diskusi.. Penelitian ini difokuskan kepada Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa dengan data yang diperoleh menggunakan beberapa siklus yaitu siklus I dan siklus II. Terdapat perencanaan yang dilakukan oleh beberapa jurnal dan karya ilmiah skripsi tentang keberhasilan model problem based learning ini secara garis besar hasil yang diperoleh sekitar 35% sampai 94%. Dari penelitian beberapa review jurnal dan review karya ilmiah skripsi yang relevan menunjukkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Snowball Throwing di Kelas IV Sekolah Dasar Irfa, Yuliati; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.728

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar tematik terpadu siswa menggunakan model Snowball Throwing di kelas IV SD Negeri 03 Sungai Angek Kabupaten Agam. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru dan 21 siswa kelas IV SD Negeri 03 Kabupaten Agam. Penggunaan model Cooperative Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu, hal ini terlihat dari penilaian aspek RPP di siklus I adalah 75% meningkat pada siklus II menjadi 97,2%. Pelaksanaan pembelajaran pada aspek guru siklus I yaitu 77,2% meningkat menjadi 97% pada siklus II dan dari aspek siswa siklus I yaitu 74,88% meningkat menjadi 94,11% pada siklus II, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan yaitu 74,3 menjadi 86,9, serta pada aspek keterampilan memperoleh rata-rata 83,6 menjadi 93,6.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learnig terhadap Hasil Belajar Kelipatan dan Faktor Bilangan di Kelas IV Sekolah Dasar Hilman, Akri Yeni; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar kelipatan dan faktor bilangan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk quasy eksperiment design. Desain yang digunakan The Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan di SDN 04 Nanggalo dan SDN 05 Nanggalo Kabupaten Pesisir Selatan. Teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling, yang mana populasi terdiri dari beberapa SD dalam satu Gugus 1 Koto XI Tarusan. Sehingga yang terpilih sebagai kelas sampel adalah IV SDN 05 Nanggalo sebagai kelas kontrol dan IV 04 Nanggalo sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri dari 15 soal pilihan ganda. Analisis data diambil dari hasil pretest dan posttest peserta didik. Selanjutnya dilakukan analisis data uji normalitas, homogenitas dan dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada hasil belajar peserta didik diperoleh bahwa thitung 4,18 > t tabel 1,67, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar kelipatan dan faktor bilangan di kelas IV SDN Gugus 1 Koto XI Tarusan.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Inkuiri di Kelas IV Sekolah Dasar Zuldesnita, Delif; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.753

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini adalah penelitiam tindakan kelas dalam bentuk studi literature.teknik pengambilan data adalah studi kepustakaan yang menggunakan data perpustakaan yang didapat dengan cara membaca,mencatat dan kemudian memprosesnya tanpa memerlukan penelitian langsung ( penelitian lapangan ). Hasil data yang didapat dari studi kepustakan yang diperoleh dari 21 jurnal dan 4 penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV dilihat dari hasil ketuntasan matematika dari sijkus I dengan presentase ketuntasan 49,50% dan mengalami kenaikan pada siklus II dengan presentase ketuntasan 96,61%.hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa telah mengalami ketuntasan belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Terpadu dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Group Investigation di Sekolah Dasar Famareta, Shindy; Astimar, Nelly
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.754

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar tematik terpadu peserta didik dengan menggunakan model kooperatif tipe group investigasion. Pembelajaran tematik terpadu adalah pembelajaran yang menggunakan tema sebagai fokus utama. Pembelajaran tersebut memberikan pengalaman bermakna kepada peserta didik karena dalam pembelajaran tematik terpadu peserta didik akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpalan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran, sedangkan untuk mengetahui kualitas hasil belajar peserta didik digunakan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model kooperatif tipe group investigasion dapat meningkatkan hasil belajar tematik teradu peserta didik. Dari nilai rata-rata pada siklus I 73,85% (C), menjadi 87,95 % pada siklus II.