Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Adabiyah

Behavior of British King in Tom Hooper’s Film “The King’s Speech” (The Study of Pavlov Stimulus Response) Syahruni Junaid; Kurniawan P
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/JAd.v17i116i1a2

Abstract

Bertie sebagai karakter utama dalam film The King’s Speech, secara jelas menunjukkan hasil penelitian berdasarkan pada Teori Bloom. Penelitian ini menunjukkan hasil yang merujuk pada karakter utama dari sisi psikomotor. Dalam film tersebut, Bertie mengalami masalah saat bercakap di depan umum. Usaha Bertie untuk menjadi pembicara handal membuahkan hasil setelah bertemu dengan Lionel sebagai ahli terapis pembicara dengan cara memberikan treatment melalui musik. Dalam hal psikomotorik, hasilnya menunjukkan bahwa Ia dapat berbicara lancer di depan umum tanpa perasaan gugup lagi. Olehnya itu, ia dinobatkan sebagai simbol perlawanan Negara.
Critizising a Novel Syahruni Junaid
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 12 No 2 (2012): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia sastra, kritik adalah sesuatu hal yang sama pentingnya dengan karya sastra itu sendiri. Kritik adalah suatu proses memberikan penilaian terhadap suatu karya baik itu fiksi maupun non-fiksi. Terkadang kritik disalah artikan sebagai suatu hal yang berkaitan dengan penilaian negatif terhadap suatu karya, tapi sebenarnya tidak. Kritik justru dapat menggali keunggulan dari suatu karya, tapi tentu saja dengan mengikuti standar dan aturan yang sesuai dengan tujuannya.
Using Language Games as an Effective Way in Speaking Class Syahruni Junaid
Jurnal Adabiyah: Humanities and Islamic Studies Vol 10 No 2 (2010): Jurnal Adabiyah
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajaran bahasa Inggris bukan hanya harus menarik melainkan juga harus menyenangkan, karena dengan begitu, pemahaman pelajar akan materi yang disampaikan pun pasti akan lebih mudah. Berkaitan dengan hal itu, pengajar bahasa Inggris seharusnya lebih kreatif dalam menciptakan atau menemukan berbagai tehnik dalam menyampaikan materinya, agar para pelajar bukan hanya mampu memahaminya, tapi juga mampu menerapkannya. Oleh karena itu, tidak salah jika para pengajar tetap mempertimbangkan tahapan-tahapan awal proses pemerolehan bahasa pertama (first language acquisition) pada anak. Salah satunya adalah bagaimana seorang anak memperoleh kata-kata dan ungkapan-ungkapan baru pada saat mereka sedang bermain di taman bermain (playground) ataupun di rumah. Sehubungan dengan hal tersebut, akan menjadi sangat bermanfaat dan penting bagi para pengajar bahasa Inggris untuk menggunakan tehnik permainan (games) dalam mendorong  meningkatkan pemahaman dan kemampuan (skill) berbahasa Inggris mereka.
A STUDY OF AL-QUR'AN TOWARDS ENVIRONMENTAL ISSUES OF BUGINESE ELONG-ELONG (ECOCRITICAL APPROACH) Nahdhiyah, Nahdhiyah; Junaid, Syahruni
Jurnal Adabiyah Vol 21 No 1 (2021): June (Humanities)
Publisher : Faculty of Adab and Humanities - Alauddin State Islamic University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jad.v21i1a11

Abstract

This research aims to analyze environmental issues in Buginese elong-elong in terms of form and the  relationship between humans,  nature and God by using ecocritical theory. This research used qualitative approach to get an overview of integration with the interpretation of the Qur'an in Buginese elong-elong. This research used some instruments such as: documentation, questionnaire recording and guideline of focus group discussion (FGD). This research used content analysis technique with Miles and Hubberman theories in analyzing data. There are three steps in analyzing  data namely data reduction, data display, and drawing conclusion after verification. Furthermore, the researchers got that nature element is implicitly contained in Buginese elong-elong. Ecocentric and theocentric are most forms occurred as the relationship between humans and nature. Keywords: Ecocritic; Elong-elong; buginese; Mursery Rhyme ستخلص البحثتهدف هذه المقالة إلى تحليل القضايا البيئية فى الغناء البوغيسيي (elong-elong ugi) منن حيث العلاقة بين الإنسان والطبيعة والله باستخدام النظرية ekokritik ثم يتم استخدام نهج نوعي للحصول على صورة تكامل معرفة التفسير القرآني لبوجيس الغناء البوغيسي. أما الأدوات المستخدمة فتكون من الوثائق وتسجيل الاستبيان ومناقشة مجموعة التركيز التوجيهية (FGD). تحليل محتوى باستخدام تقنية Miles and Huberman المستخدمة في تحليل البيانات. هناك ثلاث مراحل لتحليل البيانات وهي تقليل البيانات ، عرض البيانات ، استنتاجات. تم  اتتحقق الباحث ان فيالغناء عناصر العلم موجودة في الغناء البوغسيي اشاريا .  ، الباحثان تجدان ان اكثر ما وجد فى العلاقة البشرية والطبيعية هي ايكوكريتق (ekosentris) و تبوسنتري (theosentris) . الكلمات الرءيسية :  الغناء البوغسي، ايكوكريتق-  ،  غناء مقدمة للنوم ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu-isu lingkungan pada elong-elong Bugis dalam hal wujud  dan hubungan antara manusia, alam dan Tuhan dengan menggunakan teori ekokritik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan gambaran bentuk integrasi ilmu tafsir Al Qur’an dalam elong-elong Bugis. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen anatara lain: dokumentasi, pencatatan angket dan guideline focus group discussion (FGD). Penelitian ini menggunakan teknik Content Analysis dengan teori Miles dan Hubberman dalam analisis data. Ada tiga tahap analisis data yaitu: reduksi  data, penyajian data dan kesimpulan setelah diverifikasi. Selanjutnya, peneliti mendapatkan bahwa unsur alam terkandung secara tersirat dalam elong-elong Bugis. Ekosentris dan teosentris adalah bentuk yang paling banyak muncul terkait hubungan manusia dan alam.