Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGGUNAAN RADAR SEBAGAI ALAT NAVIGASI DI KAPAL KM SABUK NUSANTARA 75 Lao, Marlon Raga; Adiputra, I Komang Hedi Pramana; Haryanto, Dwi; Gumelar, Fajar
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 5 No. 1 (2025): JPB: MEI 2025
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v5i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan radar sebagai alat navigasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat optimalisasi pengoperasiannya di kapal KM Sabuk Nusantara 75. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi lapangan, wawancara dengan perwira kapal, dan dokumentasi teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun radar telah digunakan sesuai prosedur dasar, efektivitasnya masih terbatas. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya pelatihan teknis bagi perwira kapal, ketergantungan pada familiarisasi tanpa pemahaman menyeluruh, serta kendala teknis seperti kegagalan deteksi objek, malfungsi kursor, dan gangguan akibat kondisi cuaca buruk. Selain itu, pemeliharaan radar belum berjalan optimal karena lemahnya pengawasan dan tidak konsistennya pencatatan log perawatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan keselamatan pelayaran memerlukan strategi optimalisasi penggunaan radar melalui pelatihan teknis yang berkelanjutan, pengawasan perawatan yang lebih ketat, serta peningkatan pemahaman awak kapal terhadap fitur dan fungsi radar dalam berbagai kondisi pelayaran.
Pemberdayaan Koperasi Nelayan Produsen Papua Mina Sejahtera Melalui Pelatihan Penanganan dan Penyimpanan Ikan Yang Baik Kasim, Muh.; Rusli; Bagas Prakoso; Endang Gunaisah; Sepri; Suruwaky, Amir M.; Karubaba, Oktovianus C.; Dwi Haryanto; Meti Kendek; Ryan Puby Sumarta; Firman, Sri Wahyuni
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4523

Abstract

Pemberdayaan Koperasi Nelayan Produsen Papua Mina Sejahtera menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang menghadapi tantangan dalam penanganan pasca-panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota koperasi mengenai praktik penanganan dan penyimpanan ikan yang baik guna menjaga kualitas dan nilai ekonomis hasil tangkapan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pemaparan materi yang dilaksanakan pada 7 Desember 2023 di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dengan melibatkan 30 anggota koperasi sebagai peserta. Sesi kegiatan mencakup pemaparan materi dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan mengenai cara menghambat kemunduran mutu ikan, prinsip penanganan dari kapal hingga konsumen, serta pentingnya pengawetan. Antusiasme peserta yang tinggi selama sesi diskusi mengindikasikan keberhasilan transfer pengetahuan. Sebagai tindak lanjut, dilakukan pula pembagian alat penunjang keselamatan dan operasional seperti lifejacket, cooler box, dan jaring untuk mendukung penerapan praktik yang baik. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberdayakan nelayan melalui edukasi dan fasilitasi sarana, yang berpotensi meningkatkan kualitas produk, pendapatan, dan keberlanjutan ekonomi komunitas nelayan di Papua Mina Sejahtera.
Risk Assessment for Speedboat Tourism in Raja Ampat Using the Swiss Cheese Model (SCM) Arif, Antoni; Widarbowo, Dodik; Haryanto, Dwi; Gumelar, Fajar; Filemon, Filemon
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v10i2.22842

Abstract

The waters of Raja Ampat in Papua are one of the world's top maritime tourism destinations, attracting over 30,000 tourists annually since 2020. However, the challenging geographical conditions, such as shallow coral reefs, strong sea currents, and busy speedboat traffic, significantly increase the risk of maritime accidents. According to the National Disaster Management Agency (BNPB), from 2012 to 2024, six incidents in the area caused serious accidents, including vessel damage and injuries. This study aims to analyze the risks of tourist speedboat accidents in Raja Ampat using three complementary risk assessment methods: the Swiss Cheese Model (SCM), interviews, and questionnaires. The Swiss Cheese Model identifies gaps in several layers, such as Environment and Weather, Vessel and Safety Equipment, Skills and Competence of Operators, and Tourism Safety Management and Regulations. The analysis shows that the skills and competence of boat operators are significant weaknesses in accident cases, and it recommends that boat operators in Raja Ampat participate in SCRB (Survival Craft and Rescue Boat) training and certification programs
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGAWASAN BONGKAR MUAT DI KM LINTAS BAHARI 18 Ratumasa, Delpiero Franklin; Haryanto, Dwi; Sulistiono, Agus; Adiputra, I Komang Hedi Pramana; Nalle, Carles Yerid Absalom
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 5 No. 2 (2025): JPB: NOVEMBER 2025
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v5i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengawasan bongkar muat di KM Lintas Bahari 18 serta mengidentifikasi kendala operasional yang memengaruhi keselamatan dan kelancaran proses bongkar muat. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap perwira jaga, kru deck, dan tenaga bongkar muat pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan telah mengikuti prosedur dasar, namun efektivitasnya masih dipengaruhi keterbatasan alat bantu, kerusakan peralatan, ketidaksesuaian muatan, serta kurangnya ketelitian dalam pemeriksaan dokumen. Faktor manusia, termasuk pengalaman kru, beban kerja, dan konsistensi penerapan SOP juga berpengaruh signifikan. Optimalisasi pengawasan dapat dilakukan melalui peningkatan koordinasi, pemeriksaan dokumen yang lebih teliti, pemeliharaan alat secara berkala, serta pelatihan rutin bagi kru. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi risiko kerusakan muatan maupun kecelakaan kerja.