Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) marlinda indah eka budiarti; Irfan Faozun; Carles Y.A. Nalle; Lilik Yulianingsih
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 1 No. 2 (2021): JPB: NOVEMBER 2021
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.891 KB) | DOI: 10.54017/jpb.v1i2.23

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah “Mengembangkan e-modul berbasis Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) yang valid dan praktis. Metode penelitian Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan dalam pengembangan adalah yaitu model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek uji coba dalam pengembangan modul ini adalah mahasiswa semester 1 prodi Teknik Permesinan Kapal pada Polteknik Pelayaran Sorong. Instrument penelitian yang digunakan di dalam pengembangan ini yaitu : a) Lembar validasi modul; b) Lembar Kepraktisan Modul. Lembar validasi terdiri dari: a) Lembar Validasi Ahli Materi, dan b) Lembar Validasi Ahli Media. Sedangkan Lembar Kepraktisan Modul terdiri dari : a) Angket respon dosen; b) Angket respon mahasiswa, dan c) Lembar keefektifan. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik tes dan non-tes. Teknik tes yang dimaksud adalah tes hasil belajar terdiri dari lembar pretest dan lembar posttest. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah, sebagai berikut: Penilaian kevalidan modul berada pada nilai rata-rata 3,09 dan berada pada kriteria “valid” sehingga modul layak digunakan. Kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh presentase respon dosen yaitu 83% dan rata-rata presentase respon mahasiswa adalah 89% sehingga modul dinyatakan memenuhi kriteria kepraktisan. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-Modul berbasis Technological, Pedagogical, and Content Knowlodge (TPACK) memenuhi kriteria kevalid dan kepraktisan
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PANGAN LOKAL DI KELURAHAN BENPASI KECAMATAN KOTA KEFAMENANU KABUPATEN TTU Mardit N. Nalle; Achmad S.Maulana; Ody W.Matoneng; Carles Y.A Nalle; Rita Indrasti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.194 KB) | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i3.145

Abstract

Utilization of local raw materials available in the market can be the basis for the development of entrepreneurship training activities at the Gembor Farmer Group in the Benpasi area. In the implementation of this activity, it is done by looking for several people who are members of farmer groups or communities in the area to join in developing these activities. This is done to provide knowledge to the community to take advantage of the existing potential so that the resulting product can be sold at a reasonable price at the consumer level and provide hope for an increase in demand for a product. One form of this entrepreneurship is by training to make some processed products or market snacks such as several kinds of cakes which can later be used for the sales process to consumers. This will have an effect on increasing the community's income if the price is sold in accordance with the costs incurred. This training program is carried out by providing a positive influence on knowledge for the community so that in the future they can also play a role in developing these activities.
RANCANG BANGUN MODUL PRAKTIKUM DAN TRAINER SISTEM KONTROL BERBASIS REMOTE LABORATORY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Mohammad Arief Rahman; Heri Sutanto; Carles Yerid Absalom Nalle; Fandi Fandi
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 2 No. 2 (2022): JPB: NOVEMBER 2022
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v2i2.57

Abstract

Semenjak pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Sehingga berdampak pada kebijakan pemerintah, termasuk praktik proses pembelajaran dalam dunia pendidikan. Dari latar belakang ini kemudian peneliti berhasil mengembangkan modul praktikum pada Mata Kuliah Sistem Kontrol Berbasis Remote Laboratory pada Program Studi Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model penelitian ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu tahap analisa (Analyze), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Develop), tahap penerapan (Implementation), tahap penilaian (Evaluate). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket tanggapan taruna-taruni (pengguna modul). Berdasarkan uji kelayakan ahli materi diperoleh rata-rata nilai validitas sebesar 89,50% dengan kategori sangat layak, uji kelayakan ahli media diperoleh 85,50% dengan kategori sangat layak, sedangkan uji kelayakan media pembelajaran terhadap respon pengguna diperoleh rerata skor 84,58% terhadap penilaian keseluruhan aspek yaitu kualitas materi dan isi, karakteristik modul, dan tampilan modul, sehingga dikategorikan sangat layak. Hasil data tersebut menunjukkan modul yang dikembangkan sudah tergolong sangat layak dan praktis, untuk diimplementasikan sebagai media pembelajaran media online pada mata kuliah sistem kontrol pada Program Studi Permesinan Kapal Politeknik Pelayaran Sorong.
ANALISA KEBOCORAN KATUP GAS BUANG PADA MESIN INDUK DI KM. TONASA LINES XV M. Bagus Aditya; Carles Yerid Absalom Nalle
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.73

Abstract

Katup gas buang merupakan salah satu komponen pada mesin induk yang berfungsi untuk menutup dan membuka aliran keluanya sisa gas buang pembakaran dari ruang bakar atau liner, baik pada mesin diesel empat-tak maupun dua-tak. Penelitian dilaksanakan selama ±10 bulan di Kapal Tonasa Line XV. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kebocoran katup gas buang. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan pihak yang berhubungan. Data sekunder diperoleh dari lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data, dalam penelitian ini berupa jurnal yang ada di e-journal. Adapun hasil yang di peroleh dari identifikasi penilitian menunjukkan bahwa pertama: terjadinya keausan spindle dan seat valve dikarenakan kurangnya sistem perawatan, kedua: kelebihan jam kerja katup gas buang, ketiga: jalannya sistem air pendingin yang tersumbat. Identifikasi penelitian tersebut didapatkan penyebab kebocoran katup gas buang dikarenakan spindle dan seat valve mengalami aus, kelebihan jam kerja dan tersumbatnya jalan air pendingin. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan yakni dengan melakukan penggerindaan pada spindle dan seat valve, perawatan sesuai jam kerja, dan melakukan pembersihan jalannya air pendingin.
PENYULUHAN PERAWATAN MESIN TEMPEL PERAHU PENYEBERANGAN BAGI PELAKU UTAMA TRANSPORTASI LAUT DI PULAU DUM Ryan Puby Sumarta; Andreas Pujianto; Bagas Prakoso; Carles Yerid Absalom Nalle; Ahmad Hamir; Siswanto Siswanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.3998-4008

Abstract

Transportasi laut perahu bermotor “taksi laut” merupakan sarana penyeberangan utama baik orang maupun barang dari Pulau Dum ke Sorong atau sebaliknya. Kesadaran akan perawatan mesin penggerak perahu dari pelaku utama pengelola taksi laut adalah salah satu hal krusial dalam pelayaran.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kepada pemilik, kondektur, maupun motoris taksi laut terkait perawatan mesin tempel yang baik dan benar guna mencegah terjadinya kerusakan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan persiapan acara kegiatan, pemberian materi penyuluhan, serta evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test. Survei dan koordinasi dengan mitra dilakukan untuk mempersiapkan tempat dan waktu pelaksanaan, peserta, materi, maupun pemateri. Pemberian materi dilakukan dengan metode ceramah maupun tanya jawab tentang materi konfigurasi dan perawatan mesin tempel. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 88 orang. Evaluasi pre-test maupun post-test menggunakan sampel sebanyak 22 orang. Analisa data menggunakan uji t-paired untuk membandingkan hasil rata-rata evaluasi yang dilakukan. Hasil rata-rata nilai evaluasi pre-test dan post-test memiliki perbedaan signifikan dari uji t-paired. Kenaikan nilai rata-rata post-test sebesar 26,82 daripada pre-test menunjukkan bahwa peserta memahami materi yang diberikan oleh pemateri.
FUEL OIL PURIFIER UNTUK KINERJA MESIN DIESEL KAPAL Rifaldi, Aldi; Nalle, Carles Yerid Absalom; Riyanto, Budi; Hafita, Yuniar Ayu; Sumarta, Ryan Puby
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 1 (2024): JPB: MEI 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i1.120

Abstract

Penelitian ini mengkaji pentingnya penggunaan fuel oil purifier dalam menjaga kualitas dan kebersihan bahan bakar sebelum digunakan oleh mesin diesel pada kapal modern. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi peran fuel oil purifier dalam mendukung kelancaran operasional mesin diesel dan mengidentifikasi tantangan terkait penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemurnian bahan bakar menggunakan fuel oil purifier sangat penting untuk mencegah gangguan kinerja mesin diesel akibat kontaminasi bahan bakar. Fuel oil purifier juga membantu mencegah masalah seperti penyumbatan injektor dan rendahnya efisiensi pembakaran. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pemeliharaan rutin dan pengawasan terhadap fuel oil purifier untuk memastikan operasional yang optimal, serta perluasan pengembangan pedoman dan pelatihan kru kapal guna meningkatkan efektivitas penggunaan teknologi ini dalam industri maritim. Penelitian ini memberikan landasan yang kuat bagi industri maritim dalam mengoptimalkan penggunaan fuel oil purifier untuk mendukung kelancaran operasional kapal secara optimal dan efisien.
ANALISIS PENANGANAN SUHU GAS BUANG YANG TERLALU TINGGI PADA MESIN INDUK DI KAPAL MV. STAR SEJATI Labora, Muhammad Fahrur Razi Benduk Bin; Siswanto, Siswanto; Idris, Muhammad; Nalle, Carles Yerid Absalom; Filemon, Filemon
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 1 (2024): JPB: MEI 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i1.125

Abstract

Faktor utama penyebab suhu gas buang yang terlalu tinggi pada mesin induk kapal adalah kinerja pengabutan bahan bakar yang tidak sempurna dan kurangnya perawatan pada katup isap serta katup buang. Pembakaran tidak sempurna mengakibatkan borosnya pemakaian bahan bakar dan menghasilkan asap hitam pada cerobong asap, yang menyebabkan kenaikan suhu gas buang. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui tinjauan kepustakaan, wawancara, dan observasi di MV. Star Sejati selama periode tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah perbaikan yang diusulkan, seperti perawatan rutin dan penggantian komponen yang rusak dengan spare part baru, dapat mengatasi masalah suhu gas buang yang tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya menjaga perawatan komponen mesin secara terencana sesuai petunjuk buku panduan produsen untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan kapal. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran perawatan preventif dalam menjaga kinerja mesin induk kapal.
PENURUNAN KINERJA KOMPRESOR PADA KAPAL: FAKTOR PENYEBAB DAN UPAYA PERBAIKAN DI MV. JALES MAS Adeli, Usman; Nalle, Carles Yerid Absalom; Sumarta, Ryan Puby; Filemon, Filemon
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 2 (2024): JPB: NOVEMBER 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i2.150

Abstract

Dalam industri maritim, sistem kompresor berperan penting dalam mendukung operasi kapal, seperti suplai udara untuk sistem pneumatik, start-up mesin, dan pendinginan. Penurunan kinerja kompresor pada kapal MV. JALES MAS disebabkan oleh akumulasi kontaminasi, keausan komponen, ketidaksesuaian tekanan dan suhu, kebocoran, serta masalah pelumasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan observasi, wawancara, dan tinjauan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya penggantian filter secara teratur dan pemeriksaan tekanan berkontribusi signifikan terhadap penurunan kinerja. Implementasi perawatan seperti penggantian filter, perbaikan kebocoran, serta pemantauan tekanan dan suhu telah dilakukan, namun masih diperlukan peningkatan frekuensi pemeriksaan dan pelatihan personel. Temuan ini menekankan pentingnya penerapan pemeliharaan terencana dan penggunaan teknologi diagnostik canggih untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi kompresor kapal, yang pada akhirnya mendukung operasional kapal secara optimal.
IDENTIFIKASI DAN SOLUSI PENANGANAN PENURUNAN TEKANAN POMPA PENDINGIN AIR LAUT: STUDI PADA KAPAL NIAGA Ratu, Widel Jeris; Nalle, Carles Yerid Absalom; Sumarta, Ryan Puby; Filemon, Filemon
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 4 No. 2 (2024): JPB: NOVEMBER 2024
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v4i2.151

Abstract

Pompa pendingin air laut berperan penting dalam menjaga suhu mesin kapal dalam batas operasional yang aman, memengaruhi performa dan efisiensi kapal serta keselamatan pelayaran. Penurunan tekanan pada pompa pendingin dapat menyebabkan overheating dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama menurunnya tekanan pada pompa di kapal MV. Meratus Wakatobi serta mengevaluasi upaya perbaikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan Masinis IV, Oiler, dan Kepala Kamar Mesin, serta analisis dokumen terkait perawatan. Hasil menunjukkan bahwa penyumbatan filter sea chest oleh kotoran laut dan korosi pada impeller menjadi penyebab utama penurunan tekanan. Langkah perbaikan meliputi pembersihan filter, perawatan impeller, dan penerapan sistem pemeliharaan terencana (PMS). Kendala dalam manajemen suku cadang memperburuk masalah ini. Rekomendasi mencakup perawatan rutin, penggantian suku cadang sesuai spesifikasi, serta optimalisasi manajemen suku cadang untuk menjaga kinerja pompa. Dengan demikian, diharapkan tekanan pompa dapat dipertahankan secara optimal guna mendukung operasional kapal yang lebih andal dan aman.
EVALUASI TEKNIS DAN MANAJERIAL SISTEM FRESH WATER GENERATOR SEBAGAI PENUNJANG OPERASIONAL KAPAL NIAGA Bumbungan, Julio Levinsky; Nalle, Carles Yerid Absalom; Filemon, Filemon; Sumarta, Ryan Puby
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 5 No. 1 (2025): JPB: MEI 2025
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v5i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab penurunan performa sistem Fresh Water Generator (FWG) di kapal niaga serta merumuskan strategi pemeliharaan yang efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara dengan kru mesin selama pelayaran. Hasil menunjukkan bahwa penurunan kinerja FWG disebabkan oleh pembentukan kerak pada evaporator, kebocoran sistem kevakuman, serta gangguan pada pompa dan kondensor. Selain itu, lemahnya implementasi perawatan rutin, ketidakteraturan dokumentasi log operasional, dan kurangnya pelatihan teknis menjadi penyumbang utama terhadap kegagalan sistem. Kondisi ini berdampak pada peningkatan salinitas air, efisiensi energi yang menurun, serta tingginya biaya operasional akibat ketergantungan pada pasokan air pelabuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem pemeliharaan terstruktur, peningkatan kapasitas SDM, serta pengawasan teknis yang konsisten sangat diperlukan untuk menjamin keandalan FWG dalam mendukung keberlangsungan operasional kapal.