Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Doratoon pada Materi Ekosistem Siswa Kelas V SDN 09 Mattekko Pageno, Rahma Binti; Salmilah, Salmilah; Wiratman, Arwan
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 12 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengembangan media video animasi berbasis Doratoon untuk materi ekosistem di kelas V SDN 09 Mattekko. Tujuan penelitian mencakup prosedur pengembangan, validitas, dan kepraktisan media tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) sebagai landasan metodologinya. Proses pengembangan dimulai dengan tahap analisis untuk memahami kebutuhan dan karakteristik siswa kelas V SDN 09 Mattekko terkait materi ekosistem. Tahap ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi ini telah memenuhi kriteria validitas yang tinggi, dengan nilai validasi ahli media mencapai 97%, termasuk dalam kategori sangat valid. Validasi materi dan bahasa juga mencapai nilai 79,5%, yang tetap dalam kategori valid. Uji praktikalitas dilakukan terhadap guru kelas V SDN 09 Mattekko dan 17 peserta didik. Hasilnya menunjukkan nilai praktikalitas yang sangat tinggi, dengan guru memberikan nilai 98,2% dan peserta didik memberikan nilai 94,8%. Hal ini membuktikan bahwa media video animasi ini sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran, baik dari perspektif guru maupun peserta didik. Dengan nilai validitas dan praktikalitas yang tinggi, dapat disimpulkan bahwa media video animasi berbasis Doratoon ini layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Diharapkan bahwa produk ini dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi ekosistem dan membantu peserta didik untuk memahaminya dengan baik. Implikasi positif dari penggunaan media ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas V SDN 09 Mattekko dan menjadi sumber daya yang berharga dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep ekosistem.
Evaluasi Kompetensi TIK Guru dalam Pembelajaran: Studi Lapangan di SDN 071 Paraanta Kabupaten Luwu Utara Hasan, Muh.; Nursyamsi, Nursyamsi; Salmilah, Salmilah
Jurnal Pendidikan Refleksi Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Refleksi
Publisher : P3I Luwu Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guru dalam pembelajaran di SDN 071 Paraanta, serta menentukan faktor-faktor penghambat dan pendukung kompetensi TIK guru dalam pembelajaran di SDN 071 Paraanta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yang menggambarkan kompetensi TIK guru dalam pembelajaran serta faktor-faktor penghambat dan pendukung kompetensi TIK guru. Subjek dari penelitian ini adalah guru di SDN 071 Paraanta, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kompetensi TIK guru di SDN 071 Paraanta belum bisa dikatakan baik karena adanya keterbatasan fasilitas dan infrastruktur, ketersediaan jaringan yang sulit, aliran listrik di desa, dan masih adanya guru yang belum bisa mengoperasikan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Faktor-faktor yang menghambat kompetensi TIK guru dalam pembelajaran meliputi tingkat ketersediaan akses internet di sekolah dan kesulitan pasokan listrik. Selain itu, faktor pendukung kompetensi TIK guru dalam pembelajaran meliputi pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dapat diakses bahkan tanpa menggunakan jaringan.
From Knowledge to Practice: Enhancing Teacher Competence through a Life Skills-Based Module in the Merdeka Belajar Curriculum Padang, Nita Sampe; K, Nurdin; Salmilah, Salmilah
International Journal of Asian Education Vol. 6 No. 3 (2025): IJAE Vol. 06, No. 3, September 2025
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v6i3.500

Abstract

The implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in Indonesia requires teachers not only to understand policy principles but also to apply them effectively in classroom practice. However, many teachers face challenges in enacting differentiated instruction, indicating a gap between conceptual understanding and practical readiness. This study aimed to develop, validate, and evaluate a life skills-based module to enhance teacher competence in implementing the Merdeka Belajar Curriculum. The study followed the ADDIE model, Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation, employing a research and development design with a mixed-method approach. Data were collected at SMPIT Ibnu Sina Palopo from 12 participating teachers through questionnaires, expert validation sheets, teacher response instruments, pre-test and post-tests, interviews, and documentation. Quantitative data were analyzed descriptively and through gain scores, while qualitative data were examined thematically. The results indicated that teachers possessed adequate conceptual understanding of the curriculum but limited readiness to apply differentiated learning strategies. The developed module was rated highly valid by content, language, and design experts and assessed as practical by teachers during pilot implementation. Effectiveness testing showed significant improvement in teacher competence after using the module, supported by qualitative evidence of increased confidence and adaptability. In conclusion, the life skills-based module successfully bridged the gap between theoretical knowledge and classroom practice, confirming the importance of embedding personal, social, academic, and vocational competencies into teacher professional development. The study contributes to curriculum innovation and teacher training by offering a structured, practice-oriented resource that supports the successful enactment of the Merdeka Belajar Curriculum in Indonesian secondary schools.