Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Angkutan Umum (Studi Kasus: Kinerja Angkutan Umum di Kota Salatiga) Yuwana, Harry Eka; Nugroho, Munajat Tri; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendukung kegiatan masyarakat Kota Salatiga tentunya diperlukan sarana dan prasarana transportasi umum yang memadai, salah satunya tersedianya angkutan kota (angkot). Saat ini, trayek yang ada di Kota Salatiga berjumlah 17 (BPS Kotamadya Salatiga). Penyimpangan trayek masih terjadi pada angkutan umum perkotaan Salatiga. Berdasarkan uraian kondisi di lapangan di atas, maka dipandang perlu untuk melakukan penelitian tentang "Evaluasi Kinerja Jaringan Angkutan Umum di Kota Salatiga". Metode penelitian ini adalah survei dinamis, dan survei statis. Tujuan survei ini adalah untuk dipergunakan dalam menganalisis kinerja yang sesungguhnya dari setiap pelayanan angkutan umum dengan rute tetap dalam wilayah penelitian dan menilai apakah terjadi penyimpangan trayek. Hasil penelitian Kinerja angkutan umum frekuensi sudah memenuhi standar kinerja angkutan umum yang diputuskan oleh Peraturan Menteri Perhubungan dapat dilihat dari frekuensi puncak diperoleh sebesar 5 kendaraan dalam 1 jam. Untuk kinerja angkutan umum headway dalam kondisi kurang dari standar kinerja angkutan umum yang diputuskan oleh Peraturan Menteri Perhubungan dapat dilihat dari rata-rata headway yang diperoleh sebesar 15,26 menit dibandingkan dengan standarnya yaitu 10 - 15 menit. Untuk load factor sudah memenuhi standar yang didapat sebesar 44,14% dan kecepatan perjalanan sudah memenuhi standar kinerja angkutan umum dilihat dari kecepatan perjalanan jam puncak didapat sebesar 34,36 km/jam.
Evaluasi Kinerja Supply Chain pada Konstruksi Gedung Sekolah dengan Menggunakan Pendekatan Metode Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Supply Chain Tiang Pancang Pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta) Herawaty, Shinta Putri; Nugroho, Munajat Tri; Qomarun, Q
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2024: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supply chain berperan penting dalam proyek konstruksi, kinerja supply chain yang optimal dapat meningkatkan efisiensi proyek, menghemat biaya, serta mempersiapkan perusahaan dalam menghadapi perssaingan antar rekanan. Penelitian ini dibatasi untuk mengevaluasi kinerja supply chain pada tiang pancang dan bertujuan untuk mengidentifikasi bobot pengaruh setiap kriteria SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain tiang pancang menggunakan metode AHP, pengukuran kinerja supply chain dilakukan menggunakan metode SCOR versi 11, hasil dari pengukuran kemudian dilakukan identifikasi dan memberikan saran perbaikan terhadap kinerja supply chain yang rendah. Hasil penelitian kinerja SCOR yang diperlukan dalam pengukuran kinerja supply chain tiang pancang pada proyek pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta adalah Perfect Order Fulfillment (POF), Order Fulfillment Cycle Time (OFCT), Upside Supply Chain Flexibility (USCF), dan Overall Value at Risk (OVR). Bobot pengaruh Perfect Order Fulfillment (POF) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 25%. Bobot pengaruh Order Fulfillment Cycle Time (OFCT) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 29%. Bobot pengaruh Upside Supply Chain Flexibility (USCF) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 23%. Bobot pengaruh Overall Value at Risk (OVR) SCOR terhadap pengukuran kinerja supply chain adalah 23%. Kinerja supply chain pada proyek Pembangunan SDN Mojo Kota Surakarta dengan menggunakan metode SCOR versi 11 adalah 9,479.
A Learning Model Based on Doing Empowering and Facilitating to Improve Life Skills Suranto, Suranto; Nugroho, Munajat Tri; Syah, Muhammad Fahmi Johan; Pratiwi, Adcharina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5630

Abstract

This research formulates learning models to improve life skills through doing, empowering and facilitating (DEFI). The developed model puts affective, cognitive, and psychomotoric forward. The object of research is students of heavy equipment mechanic competence. Data collection is obtained through observation, interview, questionnaire, documentation and literature study. Quantitative and qualitative analysis methods for goodness of fit model are data analysis and experimental tests. The t-test value hypothesis is used to determine the average test group as a measure of the effectiveness of the model's work, and the resulting learning model model is effective in improving life skills.
DEVELOPMENT OF STUDENT ENTREPRENEURIAL COMPETENCIES THROUGH INDEPENDENT ENTREPRENEURSHIP IN INDONESIA Suranto, Suranto; Munajat Tri Nugroho; Kussudyarsana, Kussudyarsana; Muhtadi, Muhtadi; Moh fahmi Johan Syah; Nurhidayat, Nurhidayat; Soepatini, Soepatini; Aan Sofyan; Fari Adi Prasetya
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 01 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023 Periode Januari - Maret
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on a goodness of fit model for developing students' entrepreneurial competencies through the independent entrepreneurship program. The resulting benefits of the independent entrepreneurship learning model are able to increase the mental competence of business independence. Data collection through observation, questionnaires, interviews, field practice, documentation and literature study. Research object of independent entrepreneurial students from implementing universities at Muhammadiyah University, Surakarta. Data analysis methods using validity, reliability, confirmatory analysis tests, t-student tests by looking at the differences before and after getting the independent entrepreneurship learning model. Development research uses one shot case study experiments, quantitative and qualitative approaches. Students receive guidance, mentoring, counseling, empowerment and training in entrepreneurial activities. Research design through one shot case study, through workshop stages, internships in MSMEs, product design and marketing. Novelty research, the independent entrepreneurship learning model through MBKM is implemented in Indonesia which involves MSMEs mentors, MSMEs interns, competent assistants in the business sector, field supervisors, students from various parts of Indonesia, state universities and private universities who take part in the WMK program. Based on the results, it is concluded that the development of a model for increasing entrepreneurial competence is declared a goodness of fit model, meaning that the model is very feasible in increasing the mental competence of business independence. The trend in the development of entrepreneurial mental competence has increased (increased) after receiving the independent entrepreneurial model treatment. Based on the t-test, there are differences in students' entrepreneurial mental competence before and after gaining independent entrepreneurial competence.
The Role of Social Capital, Innovation, and Capabilities on MSMEs’ Resilience in Economic Hard Times Kussudyarsana, Kussudyarsana; Maulana, Huda Kurnia; Maimun, Muhammad Halim; Santoso, Budi; Nugroho, Munajat Tri
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 14 No. 1: March 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mb.v14i1.15887

Abstract

Research aims: As the dust of the COVID-19 pandemic settles, one apparent theme of the resulting economic crisis is uncertainties. The uncertainties especially hurt the MSMEs, which often possess limited organizational resources and capabilities. Referred to the ability to evolve as the environments do, resilience has been seen as a mantra for MSMEs’ survival and success. The purpose of the current study is twofold. Firstly, this study seeks to examine the effect of innovation, resource capability, and social capital on the resilience of MSMEs in Indonesia. Secondly, this study is aimed to examine the relationship between company performance and resilience.Design/Methodology/Approach: Employing a quantitative approach, hypothesis testing utilized Partial Least Square (PLS) data analysis techniques with the SmartPLS 3.0 program. The population in the current inquiry was MSMEs owned by families in Solo Raya, Indonesia. The number of MSMEs involved was 215 MSMEs owned by families.Research findings: Resource capability, innovation, and social capital were found to positively influence the performance of MSMEs, which in turn affected the resilience of MSMEs.Theoretical contribution/Originality: The research findings provide a business resilience construct in third-world, grassroots enterprises where social and cultural factors dominate.Practitioner/Policy implication: Governmental programs, such as exhibitions or workshops, aimed at strengthening MSMEs’ social capital and internal capabilities and cultivating innovation culture are encouraged to assist MSMEs’ survival during economic hardships.Research limitation/Implication: This study only focused on MSMEs in the Greater Solo Region of Central Java, Indonesia, during the COVID-19 pandemic. Further studies thus are encouraged to test the results in other economic and cultural settings.
Implementasi Strategi Digital Marketing dengan Metode RACE (Reach, Act, Convert, Engage) (Studi Kasus: UMKM Aria Meubel) Wulandari, Khoiru Nisa Tri; Nugroho, Munajat Tri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pemasaran digital membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan media sosial dan platform daring. Namun, banyak UMKM belum mampu mengadopsi strategi pemasaran digital secara optimal sehingga promosi masih bergantung pada metode konvensional seperti mulut ke mulut dan pameran yang berdampak pada rendahnya jangkauan audiens dan efektivitas promosi. Penelitian ini berfokus pada implementasi strategi digital marketing menggunakan metode RACE (Reach, Act, Convert, Engage) sebagai kerangka untuk mengelola alur pemasaran digital secara terstruktur. Objek penelitian ini adalah UMKM Aria Meubel, yang sebelumnya hanya memanfaatkan WhatsApp dan Google Maps sebagai media pemasaran digital dan selebihnya masih pemasaran konvensional. Metode RACE pada penelitian ini diimplementasikan selama 12 minggu dimulai dari pemanfaatan media sosial Instagram dan TikTok untuk membangun brand awareness serta meningkatkan jangkauan dan interaksi audiens. Kemudian dilakukan pemanfaatan marketplace Shopee untuk memfasilitasi transaksi digital dan diikuti dengan testimoni pelanggan sebagai langkah menjaga hubungan dan loyalitas pascapembelian. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap Reach didapatkan total 260 followers dan 30.799 views pada Instagram, serta 242 followers dan 25.729 views pada TikTok. Tahap Act didapatkan 1.348 likes, 5 comments, dan 185 shares pada Instagram, serta 1.148 likes, 47 comments, dan 230 shares pada TikTok. Tahap Convert menghasilkan 5 transaksi dengan nilai penjualan sebesar Rp8.912.500 melalui Shopee, sementara tahap Engage menghasilkan 5 testimoni melalui media sosial ataupun Shopee. Dengan demikian, penerapan metode RACE terbukti efektif dalam membangun brand awareness, menjangkau pasar yang lebih luas, membangun interaksi, transaksi, serta membentuk loyalitas pelanggan di UMKM Aria Meubel.