Claim Missing Document
Check
Articles

Kepatuhan Diet pada Penyandang Diabetes Mellitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Suputri, Julia; Astuti, Ani; Merdekawati, Diah
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v5i3.8921

Abstract

Diabetes mellitus has become a global health threat. Diabetes mellitus patients need to understand the importance of meal schedule consistency, food type, and caloric intake to prevent complications. Many factors influence dietary compliance in diabetes mellitus patients, including social support, information exposure, and comorbidities. This study aims to identify the factors associated with dietary compliance among diabetes mellitus patients. This is a quantitative study with a cross-sectional design. The population consisted of all diabetes mellitus patients visiting Simpang IV Sipin Health Center in 2021, totaling 1,543 patients. A sample of 91 respondents was selected using accidental sampling. The study was conducted from June 15 to July 12, 2023, at Simpang IV Sipin Health Center, Jambi City. Data were collected using questionnaires and analyzed univariately and bivariately using the chi-square statistical test. The univariate analysis results showed that most respondents had good social support, were exposed to information about diabetes mellitus diets, had comorbidities, and exhibited high dietary compliance. The bivariate analysis revealed a significant relationship between social support and comorbidities with dietary compliance, but no relationship was found between information exposure and dietary compliance in diabetes mellitus patients at Simpang IV Sipin Health Center, Jambi City.
Comparison of The Assessment of The Braden Scale and The Gosnell Scale in Assessing The Level of Risk of Pressure Sores in Bed Rest Patients Marviana, Marviana; Astuti, Ani; Merdekawati, Diah
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 12 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 12 Number 01 March 2022
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.066 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v12i01.875

Abstract

Background: Pressure sores will make the healing process take a long time. Skin care to prevent pressure sores can be started since the patient is identified as being at risk for pressure ulcers through a pressure ulcer risk assessment, a pressure ulcer risk assessment method using two scales, namely the Braden and Gosnell scales. Objectives: This study aims to compare the assessment of the Braden scale and the Gosnell scale in assessing the level of risk of pressure sores in bed rest patients. Methods: This research design uses quantitative with comparative studies. The population is 706 people with a total sample of 61 people by accidental sampling. The research was conducted on 12 August – 25 September 2020. Data were analyzed univariate and bivariate using test Kappa. Results: The results show that most of the risk levels of pressure sores are more with moderate risk as much as 47.5% assessed by the Braden scale. Most of the level of risk of pressure sores is more with a mild risk of 62.3% assessed by the Gosnell scale. The Gosnell scale is better used to measure pressure sores in bed rest patients in the Inpatient Room at Bhayangkara Hospital Jambi in 2020 by showing the Kappa test value of 0.797. Conclusion: The Gosnell scale is better used to measure pressure sores in bed rest patients. It is recommended that the Gosnell test scale be applied in hospitals as an assessment of the risk of pressure sores in bed rest patients.
SKRINNING KEJADIAN LUKA AKIBAT BULLYING FISIK PADA ANAK SEKOLAH DASAR Octavia, Dian; Merdekawati, Diah
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v4i2.1587

Abstract

Bullying fisik merupakan bentuk perilaku perundungan yang sering terjadi yaitu yang ditandai dengan tindakan kekerasan pada fisik seseorang, seperti memukul, menggigit, menjambak, menendang, mendorong, mengambil barang milik temannya secara paksa, mencubit, atau bahkan mencakar, hal ini merupakan delapan identifikasi tindakan perundungan fisik yang ditemui pada siswa sekolah dasar. Permasalahan: Kejadian bullying di  di SD N 207/IV di Kota Jambi dilaporkan namun hanya ditegur dan diberi hukuman yang ringan, belum adanya skrining berkala terkait luka akibat bullying fisik di SD N 207/IV Kota Jambi. Solusinya yaitu diperlukan adanya screening luka akibat bullying fisik baik dari pelaku atau pun korban untuk mendeteksi perilaku bullying pada anak SD secara objective di SD N IV Kota Jambi. Metode yang digunakan Survey analitik deskriptive quatitative dengan memberikan kuesioner kepada anak SD kelas 1 yang didampingi gurunya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan klien dalam melakukan deteksi screening luka akibat bullying fisik. Adapun kuesioner yang digunakan yaitu screening luka akibat bullying, screening pelaku bullying dan korban.  Hasilnya ditemukan Pelaku sebagian besar 60% memukul dan 58% mendorong. Jumalah luka yang ditemukan hanya 8%. Anak yang menjadi korban bullying 40% berfisik kecil dan lemah. Lokasi luka yang sering ditemukan di kaki 2%. Kegiatan pengabdian ini menemukan anak yang menjadi korban bullying adalah anak yang memiliki fisik kecil dan lemah. Pelaku bullying fisik cendrung memukul dan mendorong. Hal ini bertentangan dengan UU perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014. Kesimpulannya adalah layanan pengaduan untuk anak yang menjadi korban akibat bullying fisik ada namun siswa tidak berani melaporkan ke guru  di sekolah. Perlu adanya screening berkala agar bisa terdeteksi
Validity of Blood Pressure Measurement in Hypertention Patients Merdekawati, Diah; Dasuki, Dasuki; Aguspairi, Aguspairi
Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Vol 5 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jini.v5i2.36305

Abstract

Hypertension is abnormal blood pressure and should measure more than once. Precise blood pressure measurements will produce valid data. This research aims to determine the validity of blood pressure in hypertensive patients. The method is quantitative with a cross-sectional research design, sampling technique using accidental, namely as many as 153 respondents, at the Rawasari Community Health Center, Jambi City, and the kappa test is used to statistical test. The validity of the measurement uses accuracy, specificity, and sensitivity tests. The results obtained were 66% of respondents with degree 1 hypertension on the right arm and 58.8% on the left arm. Blood pressure in the right arm correlates with blood pressure in the left arm and vice versa with values of p = 0.000. The sensitivity value is 73.2%, the specificity value is 88.7%, and the accuracy value is 83%. But the left arm has a sensitivity value of 78.8%, a specificity value of 85.1%, and an accuracy value of 83%. Blood pressure measurement on the right arm is more valid than the left arm because it has a higher specificity and positive predictive value and has a higher LR+ value. The conclusion is that the right arm is better for measuring blood pressure.
Penerapan smart screening pada kelas rentan ulkus diabetik Merdekawati, Diah; Astuti, Ani; Kurniawati, Eti; Perawati, Santi; Aguspairi, Aguspairi
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v6i2.911

Abstract

Komplikasi diabetes mellitus berupa ulkus diabetik semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya penyandang diabetes mellitus. Tindakan pencegahan dapat dilakuakan dengan skrining resiko ulkus diabetik. Kegiatan ini sebagai upaya yang dilakukan untuk mengurangi komplikasi. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui resiko ulkus diabetik pada penyandang diabetes mellitus. Skrining resiko ulkus diabetik dilakukan dengan menggunakan aplikasi berbasis web yaitu smart screening ulkus diabetik yang memuat format pengkajian, standar prosedur operasional hingga konsultasi perawatan kaki pada penyandang diabetes mellitus. Hasil kegiatan diperoleh bahwa sebagian besar (37%) lansia penyandang diabetes mellitus memiliki resiko sedang mengalami ulkus. Kegiatan ini dapat dilanjutkan sebagai program tetap puskesmas guna mencegah dan mengurangi angka kejadian komplikasi berupa ulkus diabetik
Edukasi pertolongan pertama luka bakar berbasis video dan flayer terhadap peningkatan pengetahuan siswa/siswi: Video and Flayer Based First Aid Burn Education Towards Improving Students' Knowledge Merdekawati, Diah; Buhari, Basok; Amelia Sari, Anggun; Masnah, Cek
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 2 (2025): JiKep | Juni 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i2.2582

Abstract

Pertolongan pertama luka bakar penting bagi masyarakat, khususnya yang memiliki aktivitas di area sumber pemicu terjadi luka bakar. Salah satunya siswa/siswi kejuruan kuliner atau tata boga yang selalu terpapar dengan dapur dan peralatan listrik maupun gas. Perlu diberikan edukasi untuk meningkatakan pengetahuan dalam mengatasi masalah. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh video dan  flayer terhadap peningkatan pengetahuan tentang pertolongan pertama luka bakar. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra experimental, one group pretes-posttest. Populasi penelitian adalah Siswa/siswi Program kuliner di SMKN 4 Kota Jambi yang berjumlah 210 orang dengan sampel sebanyak 34 responden. Teknik penarikan sampel menggunakan propotional random sampling pada setiap kelas. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk menilai pengetahuan sebelum dan sesudah dipaparkan video dan flayer dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden mengalami rank positif. Sebelum intervensi diperoleh nilai rata-rata pengetahuan sebesar 21 dan sesudah intervensi dengan nilai rata-rata 23. Video dan flayer memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan responden, dari nilai rata-rata10,44 menjadi 16,74 dengan nilai p 0,004. Program edukasi pertolongan pertama luka bakar hendaknya diterapkan oleh pihak sekolah saat diawal pembelajaran, untuk memimalisir terjadi infeksi dari kecelakaan luka bakar dalam proses belajar mengajar.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TATALAKSANA DIABETES DAN PERAWATAN KAKI DALAM MENURUNKAN RESIKO ULKUS DIABETIK Astuti, Ani; Merdekawati, Diah; Perawati, Santi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1047-1051

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronik progresif yang resikonya akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Lansia dengan DM cenderung untuk lebih rentan terhadap terjadinya komplikasi. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah neuropati diabetik yang disebabkan oleh mikroangiopati yang berakibat terjadinya ulkus diabetik. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menurunkan resiko ulkus diabetik pada lansia dengan DM. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, simulasi dan demonstrasi serta pendampingan pada perawat dan kader. Sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan perawat dan kader dalam tata laksana diabetes dan perawatan kaki, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam memberikan pelayanan pada lansia dengan DM. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian ini adalah peningkatan kualitas hidup lansia dengan DM melalui perubahan perilaku dalam melaksanakan tatalaksana DM dan perawatan kaki.
Skrining dan Edukasi pada Kelompok Rentan Tuberkulosis Paru (TB) Berbasis Teknologi Digital di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Kurniawati, Eti; Merdekawati, Diah; Listiawaty, Renny; Yuniza, Yuniza; Syahirah, Riby Bintang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22406

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronikmenular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacteriumtuberculosis. Tahun 2020-2024 jumlah penderita TB di 20 Puskesmas mengalami peningkatan. Salah satu Puskesmas di Kota Jambi yangmemiliki banyak penderita TB adalah Puskesmas Simpang Kawat, dengan capaian suspek TB Paru sebanyak 541 (91,85 %) dengan prevalensi 1,9 sedangkan 62 pasien TB (+) yang mendapatkan layanan Kesehatan. Menjadi tugas penting bagi petugas kesehatan serta kader Posyandu dalam mencegah terjadinya peningkatan angka kejadian TB Paru. Tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang SKrining pencegahan dan pengendalian TB Paru. Kegiatan diawali dengan FGD bersama Mitra kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi tentang diabetes mellitus dan skrining ulkus diabetik serta pengenalan dan penggunaan tentang aplikasi SIFAR-TB. Metode pendekatan untuk mencapai target luaran adalah knowledge transfer dan technology transfer. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada peserta tentang skrining TB Paru baik secara manual maupun dengan aplikasi SIFAR-TB. Kegiatan skrining dan edukasi pada kelompok keluarga rentan TB dapat dilakukan secara berkesinambungan agar penularan TB dapat dicegah sejak dini.  Kata Kunci: Tuberkulosis, Skrining,Edukasi  ABSTRACT Introduction: Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. In 2020-2024 the number of TB sufferers in 20 Community Health Centers increased. One of the Community Health Centers in Jambi City that has many TB sufferers is Simpang Kawat Community Health Center, with a reach of 541 (91.85%) suspected Pulmonary TB with a prevalence of 1.9 while 62 TB patients (+) who received health services. Partners have posyandu cadres for several health service activities in the community with a total of 35 people. Routine activities carried out by posyandu cadres are coordinated by partners such as cadres for infectious diseases and non-infectious diseases. The description of the sanitation conditions of the patient's house includes the physical condition of the house which is vulnerable to becoming a breeding ground for tuberculosis bacteria, thus causing an increase in the prevalence of Pulmonary TB. Objective: The purpose of implementing the activity is to increase the knowledge and skills of partners regarding early detection of TB prevention and control and to improve the quality of partner services for Pulmonary TB sufferers. Method: The approach method to achieve the output target is knowledge transfer and technology transfer. Output targets: increasing knowledge, skills and health services Results: This activity was carried out in August 2025, starting with the FGD of the Community Service Team with the Simpang Kawat Health Center Health workers, then mentoring and education for Health workers and Posyandu Cadres as well as screening activities for the TB-vulnerable community in the Simpang Kawat Health Center work area. Conclusion: Screening and education activities for TB-vulnerable family groups can be carried out continuously so that TB transmission can be prevented early. Keywords: Tuberculosis, Screening, Education
Penggunaan Drill Method dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Pencegahan COVID-19 Merdekawati, Diah; Astuti, Ani; Puspita, Mefrie
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.14617

Abstract

Peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat diaplikasikan melalui dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satu masalah yang ditemukan yaitu kondisi dan lingkungan mitra (Rumah Yatim YMAJU) kurang memadai serta belum ada penerapan PHBS. Untuk itu, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam menerapkan PHBS. Solusi yang diberikan berupa edukasi tentang PHBS. Tujuan PHBS menjadikan peningkatan kualitas perilaku hidup bersih dan sehat pada sebagian besar masyarakat. Melalui PHBS tiap individu menjadi sadar dan ikut serta dalam menerapkan perilaku di kehidupan sehari-hari. Sasaran penyuluhan PHBS ini adalah anak yatim dibawah binaan Yayasan Mutiara Abadi Jariah Umat. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan dengan drill method berupa penyuluhan PHBS, demonstrasi dan simulasi mencuci tangan. Tahap evaluasi diperoleh hasil peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang PHBS dan mencuci tangan. Pengetahuan dan keterampilan PHBS yang baik akan menjadi dasar bagi peserta terhindar dari penularan COVID-19.
Smart Screening Ulkus Diabetik Merdekawati, Diah; Astuti, Ani; Kurniawati, Eti; Azzahira S, Nyimas Putri; Permadita, Shelly Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17611

Abstract

ABSTRAK Semakin banyak penyandang diabetes mellitus, semaikn besar angka kejadian ulkus. Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi adalah salah satu Puskesmas yang memiliki peningkatan jumlah penderita diabetes mellitus. Menjadi tugas penting bagi petugas kesehatan serta kader Posyandu dalam mencegah terjadinya peningkatan angka kejadian ulkus diabetik. Tujuan pelatihan smart screening yaitu meningkatkan kompetensi kader posyandu lansia dalam menilai resiko ulkus pada penyandang diabetes mellitus. Kegiatan diawali dengan pemberian materi tentang diabetes mellitus dan skrining ulkus diabetik serta pengenalan dan penggunaan aplikasi smart screening ulkus diabetik. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada peserta tentang skrining ulkus diabetik baik secara manual maupun dengan aplikasi. Kata Kunci: Smart Screening, Ulkus Diabetik  ABSTRACT The more people with diabetes, the greater the risk of developing diabetic ulcers. Simpang Kawat Health Center, Jambi City is one of the health centers that has an increasing number of diabetes mellitus sufferers. It is an important task for health workers and posyandu cadres to prevent an increase in the incidence of diabetic ulcers. The aim of this smart screening training is to increase the knowledge and skills of elderly posyandu cadres in assessing the risk of ulcers in people with diabetes mellitus. The activity began with providing material about diabetes mellitus and diabetic ulcer screening as well as the introduction and use of the diabetic ulcer smart screening application. There was an increase in participants' knowledge and skills regarding diabetic ulcer screening both manually and with applications. Keywords: Smart Screening, Ulcus Diabetic